Mandiri Sekuritas Ungkap Sektor Saham Unggulan 2026, dari Perbankan hingga Konsumer
Mandiri Sekuritas memproyeksikan IHSG mencapai 9.350 pada 2026, didorong sektor konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, dan pertambangan.
(Bisnis.Com) 03/12/25 18:34 59795
Bisnis.com, JAKARTA — Mandiri Sekuritas mempertahankan peringkat overweight untuk pasar saham Indonesia seiring ekspektasi perbaikan sentimen dan valuasi yang mendorong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Deputi Kepala Divisi Equity Research and Strategy Mandiri Sekuritas, Kresna Partogi Hutabarat, memproyeksikan bahwa pergerakan indeks komposit pada skenario optimistis atau bull caseberpotensi menembus 9.350 pada 2026. Adapun, secara base case, indeks diperkirakan mencapai level 9.050.
“Perbaikan sentimen dan valuasi diharapkan mendorong kenaikan IHSG dan juga imbal hasil dividen yang menarik bagi investor saham ke depan,” ujarnya dalam acara Mandiri Macro and Market Brief, Rabu (3/12/2025).
Dia menuturkan saat ini terdapat diskrepansi antara IHSG dengan sejumlah indeks yang menggambarkan kinerja saham-saham berfundamental baik.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sudah menguat 21,71% year to date (YtD) hingga penutupan perdagangan Selasa (2/12). Namun, di sisi lain, LQ45 hanya tumbuh 3,40% YtD dan IDX30 terapresasi sebesar 3,58% YtD.
“Ada semacam discrepancy antara performa saham yang didorong oleh faktor fundamental dan juga yang didorong oleh faktor flow,” pungkasnya.
Kondisi tersebut dinilai memberikan peluang bagi investor untuk memanfaatkan valuasi saham blue chip yang relatif murah. IDX30, misalnya, memiliki forwardprice earning (PE) sekitar 11 kali dan imbal hasil dividen mendekati 6%. Adapun saat ini indeks komposit diperdagangkan di 13 kali forward PE.
Mandiri Sekuritas juga mengungkapkan sejumlah sektor yang berpotensi menjadi motor penggerak pasar pada 2026, antara lain konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, serta sektor pertambangan seperti emas dan tembaga.
Menurut Kresna, sektor-sektor ini memiliki potensi pertumbuhan kuat sehingga mendukung peringkat overweight yang disematkan Mandiri Sekuritas. “Hal itu bisa menjadi pendorong performa IHSG untuk tahun 2026,” pungkasnya.
Pada hari ini, IHSG ditutup terkoreksi tipis sebesar 0,06% atau 5,25 poin menuju level 8.611,79. Tercatat, sebanyak 349 saham naik, 332 saham turun, dan 275 stagnan. Adapun kapitalisasi pasar alias market cap mencapai Rp15.815 triliun.
________
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#ihsg-2026 #mandiri-sekuritas #sektor-unggulan #perbankan-2026 #konsumer-2026 #telekomunikasi-2026 #ritel-2026 #pertambangan-2026 #saham-blue-chip #valuasi-saham #imbal-hasil-dividen #indeks-komposit #n-a