Berat Badan Rawan Naik Saat Liburan, Dokter Anjurkan Olahraga Sederhana Ini
Saat liburan, berat badan rawan naik. Dokter sarankan olahraga ringan seperti jalan kaki untuk menjaga keseimbangan energi dan kesehatan tubuh.
(Bisnis.Com) 27/12/25 03:10 85819
Bisnis.com, JAKARTA - Masa liburan kerap membuat rutinitas harian berubah, termasuk pola makan dan berolahraga. Aktivitas fisik yang berkurang, ditambah waktu santai yang lebih panjang, membuat risiko kenaikan berat badan meningkat.
Menanggapi risiko kenaikan berat badan saat liburan, Dokter Spesialis Gizi dan Nutrisi Inge Permadhi menegaskan bahwa menjaga berat badan tidak hanya bergantung pada pengaturan asupan makanan, tetapi juga perlu diimbangi dengan aktivitas fisik.
Soal asupan makan, Dokter Inge menekankan pentingnya menjaga asupan kalori agar tetap terkendali selama masa liburan. Menurutnya, wisatawan perlu lebih bijak dalam memilih makanan, terutama yang tinggi kalori seperti makanan berminyak, berlemak, gorengan, serta makanan manis.
Meski jenis makanan tersebut sebenarnya tetap boleh dikonsumsi, tetapi jumlahnya tetap perlu dibatasi. Selain itu, frekuensi makannya pun tidak boleh berlebihan.
Selain pengaturan makanan, Dokter Inge juga mengingatkan pentingnya tetap melakukan olahraga ringan selama liburan. Aktivitas fisik sederhana dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dokter Inge menekankan bahwa aktivitas olahraga selama liburan tidak harus dilakukan secara rumit. Ia memahami bahwa di masa liburan, banyak orang lebih fokus menikmati waktu bersantai dan bersenang-senang sehingga olahraga kerap terabaikan.
Meski demikian, ada aktivitas sederhana yang bisa dijadikan alternatif olahraga, salah satunya dengan berjalan kaki. Kebiasaan berjalan, baik saat berwisata maupun beraktivitas sehari-hari, sudah termasuk bentuk aktivitas fisik yang bermanfaat bagi tubuh.
“Olahraga saat liburan tidak harus pergi ke gym atau lari. Cukup dengan berjalan kaki. Biasakan, selama masih bisa ditempuh dengan berjalan, pilih berjalan kaki daripada menggunakan kendaraan,” kata Dokter Inge.
Dokter Spesialis Gizi Klinik Oki Yonatan Oentiono turut menegaskan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menjaga berat badan selama masa liburan. Menurutnya, tetap bergerak aktif membantu menjaga keseimbangan energi meski pola aktivitas harian berubah.
Beberapa pilihan yang disarankan antara lain berjalan kaki sekitar 8.000–10.000 langkah per hari, memanfaatkan tangga di penginapan, berenang secara santai, atau melakukan latihan singkat selama 10–15 menit dengan gerakan berat badan sendiri pada pagi hari.
#berat-badan #liburan #olahraga-sederhana #aktivitas-fisik #asupan-kalori #makanan-tinggi-kalori #menjaga-berat-badan #berjalan-kaki #aktivitas-ringan #olahraga-ringan #kesehatan-tubuh #pola-makan #wis