Waspada Super Flu! Kemenkes Ungkap Gejala & Cara Mencegah Virus H3N2

Waspada Super Flu! Kemenkes Ungkap Gejala & Cara Mencegah Virus H3N2

Kemenkes mengungkap gejala super flu H3N2 dan cara pencegahan. Kasus terkendali, dominan di Asia dan Amerika.

(Bisnis.Com) 04/01/26 09:21 92556

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memaparkan sejumlah langkah pencegahan super flu atau influenza A(H3N2) subclade K kendati tingkat penyebaran masih rendah atau 62 kasus per Desember 2025.

Kemenkes mencatat berdasarkan data per Desember 2025, terdapat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine mengatakan hasil surveilans juga menunjukkan bahwa influenza A(H3) merupakan varian dominan. Tren kasus influenza nasional tercatat menurun dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Dari total 843 spesimen positif influenza yang diperiksa, sebanyak 348 sampel menjalani pemeriksaan WGS. Seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal dan saat ini bersirkulasi secara global dalam sistem surveilans WHO.

Dia menjelaskan gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan

"Kemenkes akan terus memperkuat surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan untuk merespons perkembangan situasi influenza sesuai dinamika yang ada," katanya dalam siaran pers, dikutip Minggu (4/1/2026).

Dia mengimbau masyarakat melindungi diri untuk upaya pencegahan terjangkit virus influenza A(H3N2) subclade K.

Cara Mencegah Virus Super Flu (H3N2):

  • Perilaku hidup bersih dan sehat
  • menjaga daya tahan tubuh
  • vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.
  • tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu
  • menggunakan masker
  • menerapkan etika batuk
  • segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari.

Dia menegaskan bahwa situasi super flu atau influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.

Prima menuturkan bahwa secara global peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring dengan masuknya musim dingin. Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan hingga kini telah dilaporkan di lebih dari 80 negara.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan," ujarnya.

Di kawasan Asia, subclade K telah dilaporkan di sejumlah negara, antara lain China, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand sejak Juli 2025. Meskipun influenza A(H3) menjadi varian dominan, tren kasus influenza di negara-negara tersebut menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

#super-flu #kemenkes #gejala-super-flu #cara-mencegah-super-flu #influenza-a-h3n2 #kasus-super-flu #gejala-flu #pencegahan-influenza #vaksinasi-influenza

https://lifestyle.bisnis.com/read/20260104/106/1941347/waspada-super-flu-kemenkes-ungkap-gejala-cara-mencegah-virus-h3n2