Danantara Beberkan Alasan Parkir Dana di SBN Usai Dikritik Menkeu Purbaya

Danantara Beberkan Alasan Parkir Dana di SBN Usai Dikritik Menkeu Purbaya

Danantara Indonesia mengalokasikan dana ke SBN untuk diversifikasi dan likuiditas, meski dikritik Menkeu Purbaya. Fokus investasi pada proyek strategis dan aset likuid.

(Bisnis.Com) 20/10/25 17:13 9959

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia mengungkapkan alasan menempatkan sebagian uangnya di surat berharga negara (SBN). Penjelasan ini setelah Danantara dikritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Managing Director Treasury Danantara Indonesia Ali Setiawan menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi untuk menjaga stabilitas dan likuiditas portofolio investasi nasional. Selain itu, dia menyebutkan bahwa strategi ini juga bertujuan menyeimbangkan antara investasi jangka panjang dengan instrumen yang mudah dicairkan.

“Kalau kami menerima dana 100, tentu tidak semuanya langsung digunakan untuk proyek berisiko tinggi. Sebagian perlu disimpan di instrumen yang likuid agar bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu,” ujar Ali, dikutip Senin (20/10/2025).

Menurutnya, portofolio Danantara ke depan akan terbagi dalam dua kategori utama, yakni investasi langsung dan investasi di pasar modal.

Komposisinya, semisal 60%-70% untuk membangun proyek strategis, sementara sebesar 30% hingga 40% ditempatkan pada aset likuid seperti SBN.

Pendekatan ini disebut penting agar Danantara memiliki ruang menyalurkan pendanaan ke proyek prioritas tanpa mengorbankan likuiditas jangka pendek.

Ali menekankan bahwa Danantara berbeda dengan sovereign wealth fund negara lain. Musababnya, sumber pendanaannya murni dari dividen BUMN dalam mata uang rupiah, bukan dari hasil ekspor komoditas atau cadangan devisa.

“Pendanaan kami seluruhnya bersumber dari dividen BUMN dan dalam rupiah. Jadi, sifatnya lebih domestik, tidak seperti sovereign fund yang berasal dari hasil minyak atau dolar,” pungkas Ali.

Di sisi lain, delapan sektor akan menjadi fokus utama Danantara Indonesia antara lain hilirisasi, energi termasuk energi terbarukan, kesehatan, dan teknologi.

Sejumlah proyek juga sedang dimatangkan bersama pemerintah daerah, kementerian, serta mitra internasional. Salah satunya waste-to-energy (WtE) yang relevan untuk pengelolaan sampah perkotaan dan transisi energi bersih.

“Proyek-proyek tersebut membutuhkan waktu. Misalnya pembangunan hydropower plant bisa memakan empat hingga lima tahun. Oleh karena itu, ekspektasi hasil harus realistis,” kata Ali.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan bahwa Danantara lebih banyak menggunakan dividen BUMN untuk membeli SBN pemerintah ketimbang menyalurkannya ke berbagai proyek.

Kritik itu disampaikan Purbaya saat menghadiri rapat perdana sebagai anggota dewan pengawas Danantara di Wisma Danantara Indonesia, Rabu (15/10).

Purbaya mencatat bahwa sepanjang 2025 Danantara telah menikmati dividen BUMN senilai Rp90 triliun sesuai dengan target APBN. Namun demikian, sebagian besar dana itu masih dialihkan ke pembelian SBN pemerintah.

“Kalau Anda taruh obligasi begitu banyak di pemerintah, keahlian Anda apa? Tapi mereka bilang ini hanya tiga bulan terakhir, karena belum sempat buat proyek. Ke depan akan mereka perbaiki,” ucap Purbaya.

Dia mendorong agar pendapatan Danantara dari dividen BUMN diinvestasikan ke proyek-proyek yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah diketahui menargetkan investasi nasional naik 8,5% pada 2029 atau akhir periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan total investasi mencapai Rp10.000 triliun dan pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai 8%.

Secara proporsi, investasi swasta ditargetkan mampu menyumbang Rp8.300 triliun, Danantara senilai Rp980 triliun, dan pemerintah Rp710 triliun.

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#danantara-investasi #parkir-dana-sbn #kritik-menkeu-purbaya #strategi-diversifikasi #stabilitas-likuiditas #investasi-nasional #aset-likuid-sbn #dividen-bumn #investasi-proyek-strategis #sovereign-wea

https://market.bisnis.com/read/20251020/192/1921866/danantara-beberkan-alasan-parkir-dana-di-sbn-usai-dikritik-menkeu-purbaya