#30 tag 24jam
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Surat Al-Ankabut ayat 2 dan 3 ini tentang bahayanya fitnah akhir zaman. Kemunculan fitnah akhir zaman ini sangat berbahaya dan menimbulkan kekacauan. Begini penjelasannya.... | Halaman Lengkap [256] url asal
#ayat-ayat-al-quran #surat-surat-al-quran #fitnah-akhir-zaman #asbabun-nuzul-surat-al-ankabut #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 06/06/26 17:45
v/242220/
Surat Al-Ankabut ayat 2 dan 3 ini tentang bahayanya fitnah akhir zaman. Kemunculan fitnah akhir zamanini sangat berbahaya dan menimbulkan kekacauan. Dan Surat Al Ankabut ayat 2-3 telah mengingatkan hal tersebut 1.500 tahun yang lalu.Pada zaman ini, maraknya berbagai fenomena kegundahan dengan fitnah yang merajalela. Menyebarnya segala macam fitnah dunia menjadi pertanda bahaya dari perbuatan.
Allah Ta'ala berfirman :
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS Al Ankabut : 2-3)
Sementara hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam (SAW) bersabda yang artinya: “Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan tipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur didustakan.
Berbagai tipu daya yang tertutupi oleh sikap hasut, menjadikan muslihat itu menggenggam akhir zaman ini. Dengan berbagai cara, zaman ini sudah terpengaruh oleh banyaknya fitnah dunia dengan mengesampingkan resiko yang ada.
Menurut Ustaz Dr. Syafiq Basalamah, MA, fitnah akhir zaman yang mencakupi nafsu dan syahwat. "Ada orang yang siap menggadaikan imannya demi kekuasaan. Mengorbankan macam-macam (pergi ke dukun, tumbal) itu fitnah. (akhir zaman)," ujarnya pada Youtube Yufid TV dikutip pada Jumat (18/12/2020).
Nikmat dunia hanyalah sementara, ketakwaan hamba-Nya yang terus memikirkan amalan tak mudah terpengaruh akan segala fitnah dunia. Keimanan seseorang dapat menjadikan acuan utama dalam diri untuk menjauhkan dari perbuatan tercela dari fitnah akhir zaman.
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Kemunculan Dajjal di akhir zaman banyak ditandai oleh ciri dan perilaku-perilaku manusia saat ini. Apa saja ciri-ciri perilaku manusia yang mempercepat turunnya... | Halaman Lengkap [1,000] url asal
#tanda-akhir-zaman #dajjal #fitnah-dajjal #pengikut-dajjal
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 06/06/26 17:16
v/242200/
Kemunculan Dajjal di akhir zaman banyak ditandai oleh ciri dan perilaku-perilaku manusia saat ini. Apa saja ciri-ciri perilaku manusia yang mempercepat turunnya makhluk yang sangat berbahaya tersebut?Menurut KH Ahmad Bahauddin Nursalim, lebih dikenal sebagai Gus Baha, kemunculan dajjal dan pertanda hari kiamatakan segera terjadi memang bisa dilihat dari sikap dan perilaku setiap umat muslim.
Kyai asal Rembang ini menjelaskan, saat ini banyak perilaku umat muslim sudah sangat kentara yang bisa mempercepat datangnya dajjal. "Salah satunya adalah membangun masjid yang bisa menjadi tanda-tanda datangnya hari kiamat dan dajjal,"ungka Gus Baha dalam salah ceramahnya yang diunggah di kanal youtube, bebebrapa waktu lalu.
Kenapa dengan masjid? Gus Baha menyampaikan tentang salah satu sabda Nabi Muhammad dan sabda tersebut berhubungan dengan tanda-tanda datangnya hari kiamat. Saat ini banyak orang yang berlomba-lomba membagun masjid namun dengan niat yang tidak seharusnya.
"Meskipun membangun masjid merupakan perbuatan baik, namun banyak orang yang salah dalam niat untuk membangun masjid itu sendiri. Saat ini membangun masjid hanya jadi ajang untuk bermegah-megahan saja,"ujarnya.
Bahkan, lanjut Gus Baha, kemegahan masjid yang dibangun di saat ini tidak diimbangi dengan adanya jamaah yang memakmurkan masjid. " Kondisi ini sesuai seperti sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam,"tegasnya.
Selain yang diuraikan Gus Baha, masih banyak perilaku-perilaku manusia yang bisa mempercepat datangnya dajjal yang sudah terlihat saat ini. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perilaku-perilaku manusia tersebut, di antaranya :
1. Perilaku seks menyimpang
Orang-orang yang berperilaku seperti itu, disebut telah menjauh dari norma agama yang berlaku. Perkara ini sudah ditentang keras dalam ajaran agama Islam, bahkan diriwayatkan dari Abdillah bin Muhammad bin Aqil dan mendengar Jabir radhiyallahu'anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,Artinya: "Sesungguhnya perkara yang paling aku takuti pada umatku adalah munculnya perilaku kaum Luth." (HR Tirmidzi).
2. Senang bermaksiat
Kemaksiatan adalah perbuatan tercela, dan perbuatan ini merupakan salah satu ciri dari kelompok pengikut-pengikut dajjal. Mereka ini adalah orang yang suka bermaksiat, tidak mau berpuasa, mengabaikan panggilan azan, meninggalkan sholat, dan pemakan harta riba.3. Orang yang imannya lemah
Perilaku ini banyak ditujukan kepada kaum wanita. Disebutkan dalam sebuh hadis, para wanita akhir zaman disebut sebagai wanita yang memiliki keimanan paling lemah di bumi. Bahkan diceritakan pula, orang-orang akhir zaman mengikat wanita di keluarganya pada tiang agar tidak mudah pergi menjadi pengikut Dajjal.Dinukil dari hadis Ibnu 'Umar, Rasulullah SAW bersabda,
"Dajjal akan turun ke Mirqonah (nama sebuah lembah) dan mayoritas pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang yang pergi ke istrinya, ibunya, putrinya, dan saudarinya, dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal," (HR Ahmad).
4. Kelompok khawarij
Kaum Khawarij ini dicirikan sebagai kelompok yang mudah mengkafirkan orang lain karena tidak segolongan dengan mereka. Dikutip dari buku Membongkar Ciri Kaum Munafik: Tafsir Surah al-Jumu'ah dan al-Munafiqun karya Sayid Ali Khamene'i, Syekh Nashir Makarim Syirazi, Syekh Ja'far Subhani, kaum khawarij memang memiliki penilaian sendiri pada Al Quran.Perilaku Kaum Khawarij ini juga disebut kemunculannya pada akhir zaman dalam riwayat hadis berikut,
"Akan keluar di akhir zaman, sekelompok kaum yang pengalamannya kurang (pemahaman agamanya sedikit), akalnya bodoh. Mereka mendengung-dengungkan ucapan terbaik yang ada di muka bumi ini. mereka membaca Al-Quran, namun tidak melewati tenggorokannya. Mereka melesat dari agama, sebagaimana anak panah melesat dari hewan sasaran. Jika kalian menjumpai mereka, bunuhlah mereka. Karena membunuh mereka ada pahalanya di sisi Allah, bagi yang berhasil membunuh mereka." (HR Bukhari).
Turunnya Dajjal ke Bumi
Tentang turunnya dajjal ke bumi banyak dijelaskan dalam sejumlah hadis. Menurut Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyampaikan sejumlah hadis nabi SAW yang menjelaskan betapa menderitanya manusia sebelum dan setelah Dajjal turun ke bumi.Diriwayatkan, 3 tahun sebelum Dajjal muncul terjadi masa kekeringan yang sangat. Umat manusia tertimpa paceklik yang sangat parah.
Pada tahun pertama, Allah WT memerintahkan kepada langit agar menahan sepertiga hujannya, dan memerintahkan kepada bumi agar menahan sepertiga tetumbuhannya.
Pada tahun kedua, Dia memerintahkan kepada langit agar menahan dua pertiga hujannya, dan memerintahkan kepada bumi agar menahan dua pertiga tetumbuhannya.
Pada tahun ketiga, Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan kepada langit agar menahan semua hujannya, hingga tidak setetes air hujan pun turun, dan Dia memerintahkan kepada bumi agar menahan semua tetumbuhannya hingga tidak menumbuhkan pepohonan dan tanaman lagi.
Dalam kondisi demikian, maka tidak ada seekor binatang pun melainkan binasa, kecuali yang dikehendaki oleh Allah tidak binasa.
Ketika ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengenai makanan yang dimakan oleh manusia pada zaman tersebut, maka beliau menjawab: "Tahlil, takbir, tasbih, dan tahmid, hal tersebut mengalir ke dalam tubuh mereka bagaikan mengalirnya makanan."
Dajjal lalu muncul di perbatasan antara Syam dan Irak. Ia melakukan pengrusakan ke arah kanan dan ke arah kirinya. Rasulullah SAW menginformasikan Dajjal tinggal di muka bumi selama 40 hari. Sehari sama dengan satu tahun, sehari lainnya sama dengan satu bulan, dan sehari yang lainnya lagi sama dengan satu Jumat (satu pekan), sedangkan hari-hari yang lainnya sama dengan hari-hari kalian sekarang.
Dajjal menyambangi seluruh bumi. Kecepatan Dajjal menyebar sama dengan hujan yang ditiup angin. Ia mendatangi suatu kaum, lalu menyeru mereka, akhirnya mereka beriman kepadanya dan taat kepadanya.
Sebelum Dajjal turun ke bumi bumi sangat tidak bersahabat. Paceklik parah, kemarau membara, dunia tanpa hujan. Begitu turun ke bumi, Dajjal memerintahkan kepada langit agar menurunkan hujannya, dan memerintahkan kepada bumi agar mengeluarkan tetumbuhannya.
Ternak pun menjadi gemuk-gemuk dan berkembang biak dengan sangat cepatnya serta memiliki air susu yang berlimpah.
Kemudian Dajjal mendatangi suatu kaum lainnya dan menyeru mereka tetapi mereka membantah seruannya dan menolak, maka Dajjal pergi meninggalkan mereka, kemudian pada pagi harinya di tangan mereka tidak ada harta benda lagi barang sedikit pun. Paceklik terjadi.
Dajjal melewati sebuah kampung yang telah ditinggalkan para penghuninya, lalu ia berkata kepadanya, "Keluarkanlah semua harta perbendaharaanmu!"
Maka semua harta perbendaharaannya mengikutinya bagaikan lebah yang mengikuti ratunya. Kemudian Dajjal memanggil seorang lelaki yang muda lagi segar. Lalu lelaki itu dia pukul dengan pedang hingga terbelah menjadi dua bagian dalam keadaan jatuh tergeletak, lalu ia memanggilnya, maka dengan serta merta lelaki itu hidup kembali dan datang, sedangkan wajahnya tampak berseri seraya tertawa. Wallahu A'lam
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Fitnah terbesar akhir zaman ditandai dengan kemunculan Dajjal, dan salah satu yang terpengaruh dari fitnah ini adalah didominasi kaum wanita. Mengapa demikian?... | Halaman Lengkap [863] url asal
#dajjal #fitnah-dajjal #perempuan-akhir-zaman #zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 06/06/26 05:15
v/184785/
Fitnah terbesar akhir zaman ditandai dengan kemunculan Dajjal, dan salah satu yang terpengaruh dari fitnah ini adalah didominasi kaum wanita. Mengapa demikian? Simak ulasannya berikut ini.Sosok Dajjal, digambarkan dalam hadis-hadis Nabi sebagai seorang pendusta yang sebelah matanya buta, tertulis di keningnya huruf kaf fa’ dan ra’ ((ك ف ر). Kemunculannya pertanda kiamat sudah sangat dekat.
Dajjal menjadi fitnah terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Sampai-sampai, setiap Nabi yang diutus, mengingatkan umatnya tentang fitnah Dajjal.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah diutus seorang nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Diantara dua matanya tertulis: Kafir” (HR. Bukhari 7131).
Dijelaskan pula bahwa menjelang akhir zaman ini, kemunculan Dajjal ini akan diikuti dengan beberapa kelompok pengikutnya. Dan salah satu pengikut Dajjal itu, ternyata kebanyakan kaum wanita. Astagfirullah! Kenapa banyak kaum wanita yang menjadi pengikut Dajjal?
Pengaruh Terbesar Dialami Kaum Wanita
Berdasarkan riwayat Ahmad, kebanyakan yang terpengaruh dengan fitnah Dajjal adalah kaum wanita. Ibnu Umar radhiyallahu'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Dajjal akan turun di lembah air Murqonah' ini, maka orang yang datang kepadanya kebanyakan kaum wanita, sehingga seseorang akan pergi menemui sahabat karibnya, ibunya, anak perempuanya, saudara perempuannya, dan kepada bibinya untuk meneguhkan hatinya karena kuatir mereka akan pergi menemui Dajjal." [HR Ahmad)
Hadis ini sama sekali bukan bermaksud merendahkan wanita. Dalam buku “al-Mausū’ah fī al-Fitan wa al-Malāhim wa Asyrāti as-Sā’ah”, Dr. Muhammad Ahmad al-Mubayyadh menjelaskan, banyak di kalangan perempuan yang mengikuti Dajjal karena gampang tergoda dengan syahwat dunia , dan tidak begitu mengedepankan akalnya sebagaimana laki-laki. Sementara itu, fitnah Dajjal yang begitu menggoda –di saat kondisi dunia kala itu begitu memprihatinkan– misalnya api diperlihatkan menjadi air, sebaliknya air diperlihatkan bagai api dan berbagai fitnah lainnya sangat sulit dilawan jika tak berbenteng keimanan.
Kemudian, sering disebutkan bahwa sebagian besar penghuni neraka adalah perempuan. Tentang hal ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :.
" Kebanyakan ahli neraka adalah terdiri daripada kaum wanita." Maka menangislah mereka dan bertanya salah seorang daripada mereka: " Mengapa terjadi demikian, adakah kerana mereka berzina atau membunuh anak atau kafir? " Baginda menjawab : " Tidak, mereka ini ialah mereka yang menggunakan lidah menyakiti hati suami dan tidak bersyukur akan nikmat yang disediakan oleh suaminya." (Muslim)(Baca juga : Inilah Rambu-rambu Berhias Sesuai Syariat )
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas radhiyallahu'anhu, ia berkata bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Aku melihat api neraka dan penghuni terbanyak di dalamnya adalah dari kalangan wanita yang tidak bersyukur. “Lantas shahabat bertanya, “Apakah karena mereka tidak beriman kepada Allah?”, Rasulullah menjawab, “Mereka tidak tahu berterima kasih kepada suami-suami mereka dan pula tidak bersyukur terhadap pertolongan dan kebaikan yang di berikan kepada mereka. Jika kalian melakukan kebaikan kepada mereka, maka dia berkata. “Saya tidak pernah menerima kebaikan apapun dari kamu” (HR Bukhari)
" Apabila perempuan keluar rumah, sedangkan suaminya membencinya, dia dilaknat oleh semua malaikat di langit, dan semua apa yang dilaluinya selain daripada jin dan manusia sehingga dia kembali. " (Thabarani di dalam al-Awsat)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada mereka, "Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyaklah beristigfar yaitu memohon ampun. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang lebih banyak menjadi penghuni neraka. 'Seorang wanita yang cukup pintar di anatara mereka bertanya, 'Wahai Rasulullah, kenapa kami kaum wanita yang lebih banyak menjadi penhuni neraka?' Rasulullah. bersabda, 'Kamu banyak mengutuk dan mengingkari suami. Aku tidak melihat mereka yang kekurangan akal dan agama yang lebih menguasai pemilik akal, daripada golongan kamu.'Wanita itu bertanya lagi, 'Wahai Rasulullah! Apakah maksud kekurangan akal dan agama itu?'
Rasulullah bersabda,'Maksud kekurangan akal ialah kesaksian dua orang wanita sama dengan kesaksian seorang lelaki. Inilah yang dikatakan kekurangan akal. Begitu juga wanita tidak mengerjakan sembahyang pada malam-malam yang dilaluinya kemudian berbuka pada bulan ramadhan karena haid. Maka inilah yang dikatakan kekurangan agama'."(HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hadis lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad)
Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadis di atas dengan pernyataannya :
“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.” (Kitab Jahannam Ahwaluha wa Ahluha)
MTN Seni Budaya Bawa 23 Seniman Muda ke Publik Lewat Pameran Lights in Frame di Bali
MTN menggelar pameran "Lights in Frame" di Bali, menampilkan 23 seniman muda dari MTN Lab 2025. Acara ini berlangsung 3 Juni-12 Juli 2026. [289] url asal
#mtn-seni-budaya #pameran-lights-in-frame #seniman-muda #fotografi-bali #mtn-lab-2025 #praktik-artistik #performance-art #kenduri-akhir-zaman #lokakarya-seni #teknik-cetak-fotografi #pigmen-tumbuhan
(Bisnis.Com - Terbaru) 02/06/26 16:15
v/237706/
Bisnis.com, JAKARTA — Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya mulai menguji keberlanjutan praktik seniman muda dengan membawa karya mereka ke ruang publik melalui pameran Lights in Frame di Bali.
Pameran yang berlangsung pada 3 Juni–12 Juli 2026 ini menampilkan 23 alumni MTN Lab 2025 yang menjadi bagian dari MTN Presentasi. Program tersebut bertujuan memperluas akses publik terhadap karya seni sekaligus menguji keberlanjutan praktik artistik para peserta.
Langkah ini menandai pergeseran fokus MTN yang tidak hanya berhenti pada pembinaan talenta, tetapi juga mendorong eksposur karya ke publik yang lebih luas.
“Dalam pameran ini, fotografi tidak lagi diposisikan sekadar medium visual, melainkan sebagai cara berpikir dalam memahami realitas,” demikian dikutip dari taklimat resmi, Selasa (2/6/2026).
Pendekatan tersebut tercermin melalui eksplorasi lintas medium, mulai dari fotografi, video, hingga instalasi yang berangkat dari pengalaman residensi para seniman di berbagai daerah.
Pada pembukaan pameran, tiga seniman akan menghadirkan pertunjukan seni (performance art) bertajuk Kenduri Akhir Zaman: Altar-Altar yang Terlupakan. Karya tersebut menggabungkan ekspresi vokal, bunyi elektronik dan analog, serta material pangan dengan pendekatan kosmologi lintas budaya.
Selain pameran, MTN juga menggelar lokakarya dan talkshow yang melibatkan sejumlah praktisi seni sebagai mentor. Kegiatan ini diarahkan untuk memperluas pertukaran pengetahuan sekaligus memperkuat jejaring talenta muda.
Salah satu lokakarya mengangkat teknik cetak fotografi berbasis pigmen tumbuhan yang menekankan hubungan antara medium fotografi dan material alam dalam praktik artistik kontemporer.
Di sisi lain, sesi Photography: From Self-Expression to Visual Communication yang dipandu Ng Swan Ti mengajak peserta memahami fotografi sebagai bahasa visual yang terus berkembang seiring perubahan teknologi dan budaya visual.
Rangkaian kegiatan MTN Seni Budaya dalam FOTO Bali Festival 2026 akan ditutup dengan talkshow bertajuk Fotografi dan Arsip: Membaca Zaman yang menghadirkan Firman Ichsan dan Rio Helmi, dengan moderator Marlowe Bandem.
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Salah satu sungai tertua dan paling bersejarah dalam peradaban manusia perlahan menghilang. Sungai Eufrat, yang dulunya merupakan tempat kelahiran peradaban Mesopotamia,... | Halaman Lengkap [285] url asal
#sains #sains-dan-alquran #tanda-tanda-kiamat #kiamat #akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 27/05/26 12:05
v/233364/
BAGHDAD - Salah satu sungai tertua dan paling bersejarah dalam peradaban manusia perlahan menghilang. Sungai Eufrat, yang dulunya merupakan tempat kelahiran peradaban Mesopotamia, semakin menghilang dari pandangan sejarah dan kenyataan.Situasi menjadi semakin kritis ketika Irak dan Turki terpaksa menandatangani perjanjian diplomatik darurat pada November 2025 hanya untuk menjaga kelangsungan hidup sungai tersebut.
Satelit GRACE (Gravity Recovery and Climate Experiment) NASA, sepasang satelit yang mengukur perubahan gravitasi Bumi untuk mendeteksi jumlah air di suatu wilayah, telah diam-diam mencatat krisis ini dari orbit selama lebih dari dua dekade.
Antara tahun 2003 dan 2010, satelit tersebut mencatat hilangnya sekitar 144 kilometer kubik air tawar dari cekungan Sungai Tigris dan Eufrat secara keseluruhan.
Situasi ini diyakini disebabkan oleh berbagai tekanan dan ancaman yang terkait dengan fenomena perubahan iklim, termasuk kekeringan berkepanjangan di wilayah tersebut.
Suhu di timur laut Damaskus telah meningkat sekitar satu derajat Celcius dibandingkan dengan seabad yang lalu, sementara curah hujan rata-rata telah turun 18 milimeter per bulan per abad.
Seiring kenaikan suhu, laju penguapan air juga meningkat, menyebabkan kekurangan air hujan untuk mengisi kembali sungai.
Di hulu, Ankara telah membangun jaringan bendungan besar yang telah mengurangi aliran alami Sungai Eufrat ke Suriah dan Irak.
Aliran tahunan alami Sungai Eufrat di perbatasan Turki-Suriah, yang diperkirakan sekitar 30 miliar meter kubik antara tahun 1930 dan 1973, telah turun menjadi sekitar 25 miliar meter kubik setelah pembangunan bendungan besar antara tahun 1974 dan 2010.
Air juga telah digunakan sebagai alat politik. Pada tahun 2021, Damaskus menuduh Ankara sengaja menghalangi aliran sungai di perbatasan, yang memengaruhi Sungai Eufrat.
Sebelumnya, Kementerian Sumber Daya Air Irak juga memperingatkan bahwa sungai tersebut dapat mengering sepenuhnya pada tahun 2040, sebuah perkembangan yang oleh sebagian orang juga dikaitkan dengan teori kiamat
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Asbabun nuzul atau sebab turunnya surat Ar Rum ayat 1-2 terbagi dalam dua riwayat. Salah satunya menyebutkan bahwa bangsa Romawi telah mengalahkan bangsa Persia... | Halaman Lengkap [314] url asal
#persia #asbabun-nuzul #surat-ar-rum-tanda-kebesaran-allah #perang-akhir-zaman #bangsa-romawi
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 09/04/26 17:43
v/186688/
Asbabun nuzul atau sebab turunnya surat Ar Rumayat 1-2 terbagi dalam dua riwayat. Salah satunya menyebutkan bahwa Bangsa Romawi telah mengalahkan Bangsa Persia , sedangkan riwayat kedua menyebutkan bahwa Bangsa Romawitelah dikalahkan Bangsa Persia.Surat Ar Rum merupakan surah ke-30 dalam Al Qur'an yang terdiri dari 60 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah. Pada awal surat ini menjelaskan tentang kekalahan kekalahan bangsa Romawi.
Allah SWT Berfirman :
Artinya : "Telah dikalahkan bangsa Romawi." (QS Ar Rum : 1-2)
Dilansir dari buku "Asbabun Nuzul : Sebab Sebab Turunnya Ayat Al Qur'an Imam As-Suyuthi", At Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Sa'id, dia mengatakan ;
Tatkala perang Badar, bangsa Romawi mampu mengalahkan bangsa Persia. Hal itu membuat orang-orang mukmin merasa heran. Maka turunlah ayat, "Telah dikalahkan bangsa Romawi..." hingga firman-Nya, "Karena pertolongan Allah..." (QS Ar Rum : 2-5)
Riwayat yang pertama ini mengikuti qiraah ghalabat dengan fathah karena ayat ini turun pada saat mereka mendapatkan kemenangan yaitu saat perang Badar.
Terdapat pula riwayat yang mengikuti qiraat dhammah. Maka maknanya adalah bahwa orang-orang Romawi setelah mereka mengalahkan Persia, mereka akan dikalahkan oleh orang-orang Muslim, sehingga maknanya sesuai. Jika tidak demikian maka tidak akan memiliki makna yang berarti.
Sementara riwayat yang mengatakan bahwa bagsa Romawi telah dikalahkan bangsa Persia berasal dari Ibnu Abi Hatim yang meriwayatkan dari Ibnu Syihab, dia mengatakan ;
Kami mendengar bahwa orang-orang musyrik mendebat orang-orang Islam ketika masih berada di Makkah yaitu sebelum Rasulullah SAW keluar berhijrah. Mereka kemudian mengatakan : orang-orang Romawi bersaksi bahwa mereka adalah ahli kitab.
Sedangkan mereka telah dikalahkan oleh orang-orang Majusi. Sedangkan kalian bisa menyangka bahwa kalian bisa mengalahkan kami dengan adanya Al Kitab yang diturunkan kepada Nabi kalian.
Bagaimana dengan orang-orang Majusi yang mengalahkan orang-orang Romawi yang Ahli Kitab? Kami akan mengalahkan kalian sebagaimana orang-orang Persia mengalahkan orang-orang Romawi. Maka turunlah Surat Ar Rum ayat 1 dan 2.
Penjelasan Hadis tentang Kemunculan dan Fitnah Dajjal
Hadis Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam tentang kemunculan dan fitnah Dajjal ini penting diketahui kaum Muslim. Simak penjelasannya berikut ini : Hadis Nabi Shalallahu... | Halaman Lengkap [395] url asal
#hadis #fitnah-dajjal #dajjal #fitnah-akhir-zaman #hadis-fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/04/26 11:22
v/184914/
Hadis Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam tentang kemunculan dan fitnah Dajjalini penting diketahui kaum Muslim. Simak penjelasannya berikut ini :Diketahui, bahwa Dajjaladalah seorang laki-laki dari anak cucu Adam as. Muncul di akhir zaman dan mengaku memiliki sifat rububiyah. Keluar dari Timur dari Khurasan.
Kemudian ia berjalan di muka bumi, maka ia tidak meninggalkan satu negeri kecuali ia memasukinya, kecuali Masjidil Aqsha , Tursina, Makkah dan Madinah , ia tidak bisa memasukinya; karena malaikat menjaganya.
Menurut Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijri dalam kitab "Ringkasan Fiqih Islam Bab:Tauhid dan keimanan, Dajjal akan turun di danau asin, maka kota Madinah bergetar tiga kali, keluar darinya setiap orang kafir dan munafik.
Hadis dari Abdullah bin Umar ra , ia berkata, ‘Kami sedang duduk di sisi Rasulullah SAW, lalu beliau menyebutkan fitnah, beliau banyak menyebutnya sehingga menyebutkan fitnah Ahlaas.
Ada yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah fitnah Ahlaas itu?’
Beliau menjawab, ‘Ia adalah lari dan perang.’
Kemudian fitnah as-Saraa, asapnya dari bawah dua kaki seorang laki-laki dari ahli baitku. Dia mengaku bahwa dia dariku dan dia bukanlah dariku, sesungguhnya wali-wali (kekasih-kekasihku) adalah orang-orang yang bertakwa. Kemudian manusia berdamai di atas seorang laki-laki seperti pinggul di atas tulang rusuk.
Kemudian fitnah Duhaima yang tidak membiarkan seseorang dari umat ini kecuali menamparnya satu tamparan. Apabila dikatakan: berakhir fitnah tersebut malah semakin panjang. Jadilah pada saat seseorang pagi hari beriman dan sore hari menjadi kafir sehingga jadilah manusia ke kemah-kemah, kemah iman yang tidak ada kemunafikan padanya dan kemah nifak yang tidak ada iman padanya. Apabila sudah seperti itu, maka tunggulah Dajjal dari harinya atau besoknya.’ (HR Ahmad dan Abu Daud).
Fitnah Dajjal
Keluarnya Dajjal adalah fitnah besar disebabkan apa yang Allah SWT ciptakan bersamanya berupa perkara-perkara di luar kebiasan yang besar, yang membingungkan akal.Disebutkan dalam hadis sahih bahwa bersamanya ada surga dan neraka. Nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Dan sesungguhnya bersamanya ada gunung roti, sungai air.
Dia menyuruh langit (untuk menurunkan hujan) maka turunlah hujan. Menyuruh bumi (untuk menumbuhkan tumbuhan) maka tumbuhlah tumbuhan. Perbendaharan bumi mengikutinya. Melewati bumi dengan kecepatan besar seperti hujan bila dibawa angin.
Dia menetap di bumi selama empat puluh hari. Satu hari seperti setahun, satu hari seperti satu bulan, satu hari seperti satu Jum’at, dan semua harinya seperti hari-hari kita. Kemudian dia dibunuh oleh Isa bin Maryam as di sisi pintu Ludd di Palestina. Wallahu A'lam
Surat Al Ankabut Ayat 2-3 : Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Surat Al-Ankabut ayat 2 dan 3 menjelaskan tentang bahayanya fitnah akhir zaman. Kemunculan fitnah akhir zaman ini sangat berbahaya dan menimbulkan kekacauan. Surat... | Halaman Lengkap [282] url asal
#ayat-ayat-al-quran #surat-surat-al-quran #fitnah-akhir-zaman #asbabun-nuzul-surat-al-ankabut
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 20:15
v/184400/
Surat Al-Ankabut ayat 2 dan 3 menjelaskan tentang bahayanya fitnah akhir zaman. Kemunculan fitnah akhir zamanini sangat berbahaya dan menimbulkan kekacauan. Dan Surat Al Ankabut ayat 2-3 telah mengingatkan hal tersebut 1.500 tahun yang lalu.Pada zaman ini, maraknya berbagai fenomena kegundahan dengan fitnah yang merajalela. Menyebarnya segala macam fitnah dunia menjadi pertanda bahaya dari perbuatan.
Allah Ta'ala berfirman :
وَلَقَدۡ فَتَـنَّا الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ فَلَيَـعۡلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ صَدَقُوۡا وَلَيَعۡلَمَنَّ الۡكٰذِبِيۡنَ
Ahasiban naasu anyu yutrakuuu any yaquuluuu aamannaa wa hum la yuftanuun (2)Wa laqad fatannal laziina min qablihim fala ya'lamannal laahul laziina sadaquu wa la ya'lamannal kaazibiin(3)
Artinya: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (2).. dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS Al Ankabut : 2-3)
Sementara hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam (SAW) bersabda yang artinya: “Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan tipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur didustakan.
Berbagai tipu daya yang tertutupi oleh sikap hasut, menjadikan muslihat itu menggenggam akhir zaman ini. Dengan berbagai cara, zaman ini sudah terpengaruh oleh banyaknya fitnah dunia dengan mengesampingkan resiko yang ada.
Menurut Ustaz Dr. Syafiq Basalamah, MA, fitnah akhir zaman yang mencakupi nafsu dan syahwat. "Ada orang yang siap menggadaikan imannya demi kekuasaan. Mengorbankan macam-macam (pergi ke dukun, tumbal) itu fitnah. (akhir zaman)," ujarnya pada Youtube Yufid TV.
Nikmat dunia hanyalah sementara, ketakwaan hamba-Nya yang terus memikirkan amalan tak mudah terpengaruh akan segala fitnah dunia. Keimanan seseorang dapat menjadikan acuan utama dalam diri untuk menjauhkan dari perbuatan tercela dari fitnah akhir zaman.
Fitnah Akhir Zaman Makin Nyata, Ini 5 Amalan Peneguh Hati bagi Umat Muslim
Fitnah akhir zaman kian nampak saat ini, namun ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalan apa saja itu? Simak ulasannya berikut... | Halaman Lengkap [599] url asal
#akhir-zaman #zaman-fitnah #amalan-di-zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 16:49
v/184133/
Fitnah akhir zaman kian nampak saat ini, namun ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalanapa saja itu? Simak ulasannya berikut ini:Banyak Hadis menceritakan fitnah di akhir zaman sebagai pertanda dekatnya Hari Kiamat. Namun, kapan waktunya itu rahasia Allah 'Azza wa Jalla dan hanya Dia yang mengetahuinya.
Dalam Hadis dijelaskan beberapa tanda-tanda Kiamatdi antaranya, zaman terasa ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat) dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak Al-haraj (pembunuhan). (HR Al-Bukhari No 637). Selain itu, menyebarnya berita bohong, munculnya fitnah wanita, fitnah harta, fitnah sesama muslim dan fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari perkara ini.
Dalam satu riwayat, Rasulullah SAW pernah berpesan ketika fitnah bertebaran. Berikut sabda beliau:
Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu 'anhu berkata, "Biasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam tentang kebajikan. Namun saya justru bertanya kepada beliau tentang kejahatan (kuburukan), karena saya khawatir akan menimpaku. Lalu saya bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami dahulu berada dalam kejahilan dan kejahatan, karena itu Allah Ta'ala menurunkan kebaikan (agama) ini kepada kami. Mungkinkah sesudah ini timbul lagi kejahatan?" Beliau menjawab: "Ya." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu ada lagi kebaikan?" Beliau menjawab: "Ya, akan tetapi ada cacatnya! saya bertanya, "Apa cacatnya?"
Beliau bersabda: "(Akan muncul) Kaum yang mengamalkan sunnah selain dari sunnahku, dan memimpin tanpa hidayahku, kamu tahu mereka tapi kamu ingkari." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu akan ada kejahatan lagi?" Jawab beliau: "Ya. Yaitu orang-orang yang menyeru menuju neraka Jahannam, barangsiapa memenuhi seruannya maka ia akan dilemparkan ke dalam neraka itu." Maka saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah! Tunjukanlah kepada kami ciri-ciri mereka."
Beliau menjawab: "Baik. Kulit mereka seperti kulit kita dan berbicara dengan bahasa kita." Aku bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, bagaimana petunjuk Anda seandainya saya menemui hal yang demikian?" Jawab beliau: "Tetaplah kamu bersama jama'ah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka." Saya bertanya lagi, "Jika tidak ada jama'ah dan imam?" beliau menjawab: "Tinggalkan semua kelompok meskipun kamu menggigit akar kayu sampai ajal menjemput, dan kamu masih tetap pada pendirianmu." (HR Muslim No 3434)
5 Amalan Peneguh Hati pada Zaman Penuh Fitnah:
1. Menyibukkan diri dengan Al-Qur'an Mulia
Orang yang menyibukkan dirinya dengan Al-Qur'an Karim, membacanya dan merenungi maknanya maka Allah akan meneguhkan hatinya.Artinya: "Demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar)." (Surat Al-Furqan ayat 32)
2. Membaca Sirah dan Kisah-kisah para Nabi
Membaca sirah atau perjalanan hidup para Nabi dapat meneguhkan hati dan iman sebagaiman firman Allah berikut:Artinya: "Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu." (Surat Hud ayat 120)
3. Beramal dengan Ilmu
Amalan berikutnya mengamalkan apa yang diketahui. Berikut firman Allah:Artinya: "Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)." (Surat An-Nisa ayat 66)
4. Berdoa
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867). Salah satu doa yang diajarkan beliau:Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qalbii 'alaa Diinik.
Artinya: "Wahai Yang Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada Mu."
5. Teman yang Baik
Teman yang baik juga dapat meneguhkan hati ketika kita berada pada zaman fitnah. Karena itu sering-seringlah berkumpul dengan orang-orang saleh. Allah berfirman:Artinya: "Dan bersabarlah bersama orang-orang yang berdoa kepada Tuhan mereka pada pagi dan petang hari dalam keadaan mereka menginginkan keridhoan Allah. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) menginginkan perhiasan dunia." (Surat Al-Kahfi ayat 28)
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Kumpulan hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam tentang kedahsyatan fitnah akhir zaman ini penting diketahui umat Muslim. Simak ulasannya berikut ini.... | Halaman Lengkap [2,204] url asal
#hadis-nabi #zaman-fitnah #hadis-fitnah-akhir-zaman #fitnah-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 16:13
v/184074/
Kumpulan hadis Nabi MuhammadShallallahu Alaihi Wassalam tentang kedahsyatan fitnah akhir zamanini penting diketahui umat Muslim. Simak ulasannya berikut ini.Saat ini, dunia sedang berada pada akhir zaman yang dipenuhi banyak fitnah (ujian) dan cobaan. Kata fitnah sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu al-Fitnati (الفِتْنَةُ) yang artinya ujian dan cobaan.
Banyak Hadis mengabarkan tentang maraknya fitnah yang merupakan pertanda dekatnya hari Kiamat. Di antaranya, singkatnya waktu, kebakhilan yang merajalela, perselisihan, pembunuhan, peperangan, kemungkaran, maksiat terang-terangan, menyebarnya berita bohong dan lainnya.
Dalam satu riwayat, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: "Tidaklah akan tersisa dari dunia ini melainkan cobaan dan fitnah." (HR Ibnu Majah)
Adapun fitnah terbesar yang akan dialami manusia pada akhir zaman adalah fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari keburukan fitnah ini. Salah satu bahaya fitnah dapat menimbulkan kesengsaraan. Termasuk menyebarkan berita dusta atau bohong atau mengada-ngada yang kemudian merugikan orang lain.
kumpulan Hadis tentang Fitnah Akhir Zaman:
1. Dicabutnya Ilmu dan Banyaknya Pembunuhan
Artinya: "Zaman akan semakin dekat, dicabutnya ilmu, akan timbul fitnah-fitnah, dimasukkan (ke dalam hati) sifat kikir dan akan banyak al-Harj, mereka (para sahabat) bertanya: "Apakah al-Harj wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Pembunuhan". (HR Al-Bukhari dan Muslim)
2. Berbicara Tidak pada Tempatnya
Artinya: "Tidaklah engkau berbicara dengan suatu kaum seuatu perkataan yang tidak bisa dipahami oleh akal mereka kecuali akan menjadi (menimbulkan) fitnah bagi sebagian dari mereka." (HR Muslim)
3. Pendusta Dipercaya dan Orang Bodoh Mengurusi Urusan Umat
Artinya: Rasulullah SAW bersabda: "Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia. Pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidhoh turut bicara." Lalu beliau ditanya, "Apakah Ruwaibidhoh itu?" Beliau menjawab: "Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan orang banyak (umat)." (HR Ibnu Majah)
4. Banyak Kekacauan
Artinya: "Kelak akan ada banyak kekacauan dimana di dalamnya orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada yang berusaha (dalam fitnah). Siapa yang menghadapi kekacauan tersebut maka hendaknya dia menghindarinya dan siapa yang mendapati tempat kembali atau tempat berlindung darinya maka hendaknya dia berlindung." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
5. Banyak Perpecahan
Artinya: "Kelak akan ada banyak kekacauan dan perpecahan. Jika sudah seperti itu maka patahkanlah pedangmu dan pakailah pedang dari kayu." (HR. Ahmad no. 20622)
6. Munculnya Fitnah Wanita
Artinya: "Tidak aku tinggalkan di masa setelah aku nanti fitnah yang lebih membahyakan kaum lelaki daripada fitnah wanita." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
7. Dua Kelompok Besar Berperang dan Munculnya 30 Pendusta Mengaku Nabi
Artinya: "Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga dua kelompok besar saling berperang dan banyak terbunuh di antara dua kelompok tersebut, yang seruan mereka adalah satu. Dan hingga dibangkitkannya para Dajjal lagi pendusta hampir 30 orang. Semuanya mengaku bahwa dirinya Rasulullah, dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa, zaman berdekatan, fitnah menjadi muncul, banyak terjadi pembunuhan, berlimpah ruahnya harta di tengah kalian sehingga para pemilik harta bingung terhadap orang yang akan menerima shadaqahnya. Sampai dia berusaha menawarkannya kepada seseorang namun orang tersebut berkata: 'Saya tidak membutuhkannya'. Orang-orang berlomba-lomba dalam meninggikan bangunan. Ketika seseorang lewat pada sebuah kuburan dia berkata: 'Aduhai jika saya berada di sana'; terbitnya matahari dari sebelah barat dan apabila terbit dari sebelah barat di saat orang-orang melihatnya, mereka beriman seluruhnya (maka itulah waktu yang tidak bermanfaat keimanan bagi setiap orang yang sebelumnya dia tidak beriman atau dia tidak berbuat kebaikan dengan keimanannya)." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
8. Menyerahkan Urusan Umat kepada Perempuan
Artinya: "Allah telah menjagaku dari fitnah (perang Jamal) berkat sesuatu (satu hadits) yang aku dengar dari Rasulullah sholallahu 'alaihi wasallam ketika Kisra (raja Persia) meninggal, beliau bersabda, "siapa penggantinya?" Para Sahabat menjawab: "Putrinya", maka beliau pun bersabda: "Tidak akan sukses selamanya sebuah kaum, yang menyerahkan urusan mereka (pemimpin) kepada seorang perempuan." Abu Bakrah radhiyallahu anhu berkata, "Ketika Aisyah radhiyallahu berangkat ke Bashrah, aku ingat hadits Rasulullah tersebut, maka Allah pun menyelamatkan aku (dengan tidak ikut ikutan fitnah yaitu peperangan Jamal)." (HR at-Tirmidzi 2262)
9. Munculnya Huru-Hara dan Tanduk Setan dari Najed
Artinya: "Ya Allah, berilah kami barokah pada negeri Syam, Ya Allah berilah kami barokah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Nejed? Rasulullah berdoa: 'Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman'. Para sahabat masih bertanya: termasuk Nejed? Rasulullah SAW menjawab: "Di sana terjadi gempa dan huru-hara, dan di sana muncul dua tanduk setan." (HR Al-Bukhari)
10. Zina Dilakukan Terang-terangan
"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum laki-laki mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalanan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, 'Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini." (HR Abu Ya'la)11. Tidak Perduli Harta yang Halal dan Haram
Artinya: "Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atauyangharam." (HR Al-Bukhari 2083)
12. Wafatnya Para Ulama dan Orang Bodoh Berfatwa Tanpa Ilmu
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mencabut ilmu dari hamba-hamba-Nya sekaligus, tetapi Dia akan mencabut ilmu dengan mewafatkan para Ulama. Sehingga ketika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, orang-orang akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh. Lalu para pemimpin itu ditanya, kemudian mereka berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka menjadi sesat dan menyesatkan orang lain." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
13. Waktu Terasa Singkat
Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi hingga waktu terasa berlalu begitu cepatnya. Satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti seminggu, satu minggu seperti satu hari, dan satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti kedipan mata." (HR Ahmad)
14. Munculnya Dajjal Pembawa Fitnah Besar
Artinya: "Tidaklah diutus seorang Nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Di antara kedua matanya tertulis: كَافِرٌ (kafir)." (HR Al-Bukhari 7131)
15. Menjual Agama Demi Kepentingan Dunia
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersegeralah untuk mengerjakan amalan-amalan saleh sebelum datang berbagai fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari. Kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari, kemudian menjadi kafir di pagi hari. Dia menjual agamanya demi kepentingan dunia." (HR Muslim)16. Fitnah Jelang Kiamat Seperti Potongan-potongan Kegelapan Malam
Dari Abu Musa Al-Asy'ari, dia berkata, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya menjelang hari Kiamat akan terjadi berbagai macam fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari kemudian menjadi kafir di pagi hari. Ketika itu, orang yang duduk lebih baik daripada orang yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berlari. Maka hancurkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, serta pukulkanlah pedang-pedang kalian kepada bebatuan, dan jika fitnah tersebut memasuki kediamannya, hendaklah dia menjadi sebaik-baik anak Adam." (HR Abu Dawud)17. Ingin Menjadi Ahli Kubur
Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai ada seseorang melewati kuburan lalu berkata, "Seandainya aku berada di tempatnya." (HR Al-Bukhari dan Muslim)18. Fitnah Dibentangkan di Atas Hati Hati Seperti Tikar
Hudzaifah berkata, "Saya mendengar Rasulullah shollalluhu 'alaihi wasallam bersabda: "Fitnah dibentangkan di atas hati-hati seperti tikar, berulang-ulang. Hati yang menyerap fitnah tersebut disematkan di dalamnya titik hitam, sedangkan hati yang menolak fitnah tersebut disematkan titik putih, sampai memenuhi dua hati itu. Hati yang pertama putih bersih, tidak akan terganggu oleh fitnah sedikitpun selama langit dan bumi masih tegak. Sedangkan hati yang kedua hitam pekat, seperti cangkir terbalik, tidak mengenal yang makruf dan tidak mampu mengingkari kemungkaran, hanya mengikuti hawa nafsunya." (HR Muslim)19. Syahwat Mengikuti Nafsu
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan." (HR Ahmad)20. Berbagai Cobaan Akan Menimpa Generasi belakangan
Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya seluruh Nabi sebelumku pasti telah menunjukkan semua kebaikan yang ia ketahui kepada umatnya, dan memperingatkan mereka dari semua keburukan yang ia ketahui. Dan sesungguhnya, kebaikan umat ini terletak pada generasi pertama. Adapun generasi belakangan, mereka akan tertimpa cobaan dan perkara-perkara yang kalian ingkari, fitnah datang silih berganti, ketika fitnah itu menimpa, orang yang beriman berkata, 'Kebinasaanku telah tiba!' Kemudian fitnah itu berlalu.Lalu muncul fitnah lagi, orang yang beriman berkata, 'Inilah saatnya, inilah saatnya!' Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari neraka dan masuk surga, maka hendaknya dia berusaha mati dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan hendaklah dia bergaul dengan manusia dengan baik, sebagaimana dia senang jika manusia bersikap baik kepadanya. Dan barangsiapa yang berbaiat untuk menaati seorang pemimpin, dia mengikrarkan perjanjian dengan sepenuh hatinya, maka hendaklah dia menaatinya semaksimal mungkin. Jika ada orang yang berusaha menyelisihinya, maka penggallah leher orang tersebut." (HR Muslim)
21. Ujian di Dalam Kubur
Dari Asma' radhiyallahu 'anha berkata: "Aku menemui Sayyidah Aisyah saat dia sedang sholat. Setelah itu aku tanyakan kepadanya: "Apa yang sedang dilakukan orang-orang?" Aisyah memberi isyarat ke langit. Ternyata orang-orang sedang melaksanakan sholat (gerhana matahari). Maka Aisyah berkata: "Maha suci Allah". Aku tanyakan lagi: "Satu tanda saja?" Lalu dia memberi isyarat dengan kepalanya, maksudnya mengangguk tanda mengiyakan. Maka akupun ikut sholat namun timbul perasaan yang membingungkanku, hingga aku menyiram kepalaku dengan air.Dalam khotbahnya, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam memuji Allah dan mensucikan-Nya, lalu bersabda: "Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku, kecuali aku sudah melihatnya dari tempatku ini hingga surga dan neraka, lalu diwahyukan kepadaku: "Bahwa kalian akan terkena fitnah dalam kubur kalian seperti atau hampir berupa- fitnah yang aku sendiri tidak tahu apa yang diucapkan Asma' di antaranya adalah fitnah Masihud Dajjal.
Akan ditanyakan kepada seseorang (di dalam kuburnya). Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini? Adapun orang beriman atau orang yang yakin, -Asma' kurang pasti mana yang dimaksud di antara keduanya- akan menjawab: "Dia adalah Muhammad Rasulullah telah datang kepada kami membawa penjelasan dan petunjuk. Maka kami sambut dan kami ikuti. Dia adalah Muhammad." Diucapkannya tiga kali. Maka kepada orang itu dikatakan: "Tidurlah dengan tenang, sungguh kami telah mengetahui bahwa kamu adalah orang yang yakin".
Adapun orang Munafiq atau orang yang ragu, -Asma' kurang pasti mana yang dimaksud di antara keduanya, akan menjawab: "Aku tidak tahu siapa dia, aku mendengar manusia membicarakan sesuatu maka akupun mengatakannya." (HR Al-Bukhari)
22. Sebaik-baik Harta Muslim Adalah Kambing yang Digembalakan di Lereng Gunung
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Tak lama lagi sebaik-baik harta seorang muslim adalah kambing yang ia gembalakan di lereng-lereng gunung dan tempat-tempat hujan turun, ia lari untuk menyelamatkan agamanya dari gelombang fitnah." (HR Al-Bukhari)23. Banyak Orang Hidup Nikmat di Dunia Namun Telanjang di Akhirat
Dari Ummu Salamah berkata, "Pada suatu malam Nabi shollallahu 'alaihi wasallam terbangun lalu bersabda: "Subhaanallah (Maha suci Allah), fitnah apakah yang diturunkan pada malam ini? Dan apa yang dibuka dari dua perbendaharaan (Romawi dan Persia)? "Bangunlah wahai orang-orang yang ada di balik dinding (kamar-kamar), karena betapa banyak orang hidup menikmati nikmat-nikmat dari Allah di dunia ini, namun akan telanjang nanti di Akhirat (tidak mendapatkan kebaikan)." (HR Al-Bukhari)24. Fitnah Menerpa Umat Islam Laksana Gelombang Samudera
Hudzaifah berkata, "Saat itu kami sedang duduk-duduk bersama Umar. Maka berkatalah Umar, "Siapakah di antara kalian yang tahu betul terhadap sabda Rasulullah berkaitan dengan fitnah?" Maka aku pun menjawab, "Akulah orangnya." Maka Umar berkata: "Sungguh, engkau terhadap masalah ini termasuk orang yang berani." Maka aku pun langsung mengatakan permasalahan itu di hadapannya: "(Ketahuilah), fitnah yang menimpa seorang laki-laki terkait keluarga, harta, anak, atau tetangganya dapat dilebur dengan sholat, puasa, sedekah, dan melakukan amar makruf dan nahi munkar."Umar berkata, "Bukan itu yang aku maksudkan, tetapi fitnah yang menerpa (umat Islam) laksana gelombang samudera." Maka Hudzaifah berkata, "(Tenang saja) engkau tidak akan mengalami pedihnya fitnah itu, wahai Amirul Mukminin, karena antara fitnah itu dan diri Anda terdapat pintu yang tertutup (yang menghalanginya)." Umar balik bertanya, "Apakah pintu tersebut akan terbuka atau didobrak?" Hudzaifah menjawab: "Pintu tersebut akan didobrak secara paksa." Kami (perawi) pun berkata, "Apakah Umar juga mengetahui pintu itu?" Hudzaifah menjawab: "Iya, dia pun juga mengetahuinya seperti siang yang akan mendahului malam. Ketahuilah, aku tidak menceritakan hal ini dengan mengada-ada. Biarkan aku pergi untuk bertanya langsung kepada Hudzaifah. Maka kami pun menyuruh Masruq untuk menanyakannya, maka Hudzaifah pun menjawab: "Pintu itu adalah Umar." (HR Al-Bukhari)
25. Bahaya Fitnah Ghibah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu pernah bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah ghibah itu?". Beliau menjawab, "Kamu menceritakan saudaramu apa yang dia tidak suka". Ditanyakan lagi, "Bagaimana pendapatmu, jika pada saudaraku itu seperti apa yang aku katakan?" Beliau menjawab, "Jika ada padanya sebagaimana yang kamu katakan berarti kamu telah meng-ghibahnya. Tetapi jika tidak ada padanya, maka berarti kamu telah membuat kebohongan atau fitnah." (HR Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)Demikianlah kumpulan Hadis tentang fitnah yang harus kita waspadai. Semoga bermanfaat untuk menambah keimanan kita. Mengenai fitnah ini, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya banyak berdoa memohon perlindungan kepada Allah.
Artinya: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867
Inilah Benteng Terakhir Pertahanan Umat Islam Jika Perang Akhir Zaman Terjadi
Di manakah benteng terakhir pertahanan umat Islam jika peperangan besar akhir zaman terjadi? Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini. Di manakah benteng terakhir... | Halaman Lengkap [406] url asal
#tanda-tanda-kiamat #pertahanan #benteng #sikap-umat-islam-di-akhir-zaman #perang-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 04/04/26 19:23
v/181677/
Di manakah benteng terakhir pertahanan umat Islam jika peperangan besar akhir zamanterjadi? Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.Perang akhir zaman menjadi salah satu tanda dekatnya kedatangan hari kiamat. Pertempuran tersebut kelak akan melibatkan orang-orang Muslim yang beriman melawan musuh-musuh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan tanda-tanda itu sudah mulai nampak dengan adanya konflik global serta perang Amerika Serikat- Israel dengan Iran saat ini. Siapa yang menang dalam peperangan akhir zamannanti? Dan bagaimana kondisi umat Islam?
Berkaitan dengan itu, ada salah satu tempat yang disebut-sebut bakal menjadi benteng pasukan Muslim nantinya. Bernama Ghouta, lokasinya di Damaskus, Suriah. Mendengar Ghouta, sebagian orang mungkin masih tampak asing.
Ghouta Benteng Umat Islam di Perang Akhir Zaman
Ghouta merupakan wilayah pedesaan di barat daya Suriah yang mengelilingi kota Damaskus di sepanjang tepi timur dan selatannya. Namanya sendiri diambil dari istilah bahasa Arab “ghuta” yang artinya 'taman'.Sekilas, Ghouta adalah oasis yang terbentuk oleh Sungai Barada yang mengalir di sebelah timur Gunung Qasioun dan tujuh anak sungainya. Oasis itu juga mengelilingi kota Damaskus.
Secara historis, Ghouta juga disebutkan sebagai daerah subur. Hal ini karena keberadaan lahan pertanian dan kebun yang luas di sana.
Terlepas dari itu, Ghouta punya ikatan kuat dengan kaum muslimin di akhir zaman. Hal ini didasarkan pada sebuah hadis yang menyebut wilayah itu sebagai pusat kekuatan benteng pasukan Muslim di pertempuran menjelang kiamat.
Dari Abu Darda’ Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Saw pernah bersabda:
Artinya: “Sesungguhnya benteng kaum muslimin saat perang (akhir zaman) adalah di Ghouta, sebelah kota yang disebut sebagai Damaskus. Tempat itu adalah salah satu tempat terbaik wilayah Syam.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Dishahihkan dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 3097).
Kemungkinan tersebut diperkuat dengan hadis lain yang menyebutkan bahwa A'maq dan Dabiq kelak akan menjadi tempat berlangsungnya peperangan akhir zaman. Pada momen itu, nantinya pasukan muslim akan bertempur melawan Romawi.
Diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Rasulullah Saw bersabda yang artinya:
"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu”.
Nah, A'maq dan Dabiq itu diketahui berlokasi di Damaskus, ibu kota Suriah. Nama tersebut kini muncul dalam majalah online bernama "Dabiq" dan outlet berita bernama "Amaq News Agency" yang banyak membahas tentang jihadis.
Demikian ulasan mengenai Ghouta, lokasi benteng umat Islam di perang akhir zaman.
Ad-Dukhan, Tanda Akhir Zaman dalam Al Quran Surat Ad-Dukhan Ayat 10-12
Tanda-tanda akhir zaman ini sudah dikabarkan dalam Al Quran, salah satunya dalam surat Ad Dukhan ayat 10-12. Berikut penjelasannya. Tanda-tanda akhir zaman ini... | Halaman Lengkap [571] url asal
#ad-dukhan #akhir-zaman #asap-dukhan #surat-ad-dukhan #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 04/04/26 16:22
v/181589/
Tanda-tanda akhir zaman ini sudah dikabarkan dalam Al Quran, salah satunya dalam surat Ad Dukhan ayat 10-12. Berikut penjelasannya.Surat Ad Dukhan ayat 10 sampai 15 mengabarkan tentang salah satu peristiwa di akhir zaman kelak yaitu munculnya ad dukhan(kabut hitam) di akhir zaman. Apa itu dukhan dan bagaimana sifatnya?
Surat Ad Dukhan Ayat 10-11
Allah Ta’ala berfirman:“Maka tunggulah hari ketika langit membawa dukhan (kabut) yang nyata. yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih” (QS. Ad Dukhan ayat 10 – 11).
Imam Al Qurthubi dalam Tafsir-nya menjelaskan tentang makna ad dukhan dalam ayat ini:
الأول : أنه من أشراط الساعة لم يجيء بعد. وممن قال إن الدخان لم يأت بعد : علي وابن عباس وابن عمرو وأبو هريرة وزيد بن علي والحسن وابن أبي مليكة
القول الثاني : أن الدخان هو ما أصاب قريشا من الجوع بدعاء النبي صلى الله عليه وسلم . حتى كان الرجل يرى بين السماء والأرض دخانا .قاله ابن مسعود
القول الثالث : إنه يوم فتح مكة لما حجبت السماء الغبرة ; قاله عبد الرحمن الأعرج
“Makna ad dukhan ada 3 pendapat:
1. Pendapat pertama
Ad dukhan adalah salah satu tanda hari kiamat yang belum terjadi. Diantara yang berpendapat demikian adalah Ali, Ibnu Abbas, Ibnu ‘Amr, Abu Hurairah, Zaid bin Ali, Al Hasan dan Ibnu Abi Mulaikah.2. Pendapat kedua
Ad dukhan adalah khayalan yang menimpa kaum Quraisy ketika mereka mengalami kelaparan ekstrim atas doa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Sehingga orang-orang ketika itu seperti melihat dukhan (asap) di antara langit dan bumi. Ini adalah pendapat Ibnu Mas’ud.3. Pendapat ketiga
Ad dukhan adalah debu yang mengepul di hari Fathu Makkah, sehingga menutupi langit. Ini adalah pendapat Abdurrahman Al A’raj”Bentuk dan Sifat Ad Dukhan
Dikutip dari muslim.or.id, Ad dukhan bentuknya berupa asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir akan keluar cairan dari kuping mereka dan merasakan kesakitan yang luar biasa.Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Akan datang dukhan (asap) kepada manusia di hari kiamat, yang memasuki pernapasan mereka, sehingga mereka akan merasakan seperti pilek” (HR. Muslim no.2798).
Dari Abu Malik Al Asy’ari radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sesungguhnya Rabb kalian memperingatkan kalian dari tiga hal: asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir maka mereka akan sesak nafas dan keluar cairan dari kuping mereka, kemudian yang kedua munculnya dabbah dan yang ketiga munculnya dajjal” (HR. Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya, 7/235).
Dalam riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu:
“Manusia akan berkumpul di Irak. Adapun orang Mukmin, mereka akan merasakan seperti pilek. Sedangkan orang kafir mereka akan tertutupi kematian” (HR. Ibnu Wazir dalam Al ‘Awashim wal Qawashim, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 3639).
Surat Ad Dukhan Ayat 12
Allah Ta’ala berfirman:“(Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman” (QS. Ad Dukhan: 12)
Al Qurthubi rahimahullah menjelaskan,
“Sebagian ulama mengatakan, maksud ayat ini, kaum Quraisy datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam kemudian mengatakan: jika Allah lenyapkan adzab ini, kami akan masuk Islam. Kemudian ternyata mereka melanggar janji mereka. Qatadah mengatakan bahwa adzab yang dimaksud dalam ayat ini adalah ad dukhan. Sebagian ulama mengatakan, maknanya adalah musibah kelaparan.” (Tafsir Al Qurthubi)
Tanda Akhir Zaman yang Belum Terjadi
Ayat-ayat di atas menunjukkan akan adanya ad dukhan sebagai salah satu tanda hari kiamat. Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Hudzaifah bin Usaid radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda: bencana penenggelaman manusia ke tanah di negeri barat, negeri timur dan di jazirah Arab, terjadi ad dukhan, munculnya dajjal, munculnya dabbah, munculnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari barat, munculnya api yang keluar cekungan Aden yang mengusir manusia” (HR. Muslim no.2901).
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56