Bisnis.com, PADANG - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Barat mencatat pada kloter 01 ini tercatat 391 jamaah calon haji asal Kota Padang yang akan berangkat dan jumlah ini mengalami pengurangan jika dilihat pada data yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar M. Rifki mengatakan dalam data sebelumnya seharusnya pada kloter 01 ini terdapat 393 jamaah calon haji yang akan berangkat dari Embarkasi Padang. Setelah mendapat konfirmasi dari pihak keluarga, terdapat 2 orang batal berangkat pada kloter 01 ini dengan alasan sakit.
"Ada dua orang dari kloter 01 ini mendadak sakit jelang keberangkatan hari ini. Jadi untuk dua orang ini akan dilakukan keberangkatan pada kloter berikutnya," kata dia, Kamis (23/4/2026).
Dia menyampaikan belum ada informasi pasti terkait penyebab sakit atas kondisi dua orang jamaah calon haji yang batal berangkat pada kloter 01 ini. Rifki berharap kedua orang dimaksud bisa kembali sembuh sesegera mungkin, sehingga dapat bergabung bersama jamaah calon haji lainnya.
Menurutnya pada pelaksanaan haji 2026 ini ada sebanyak 5.402 jamaah calon haji yang akan diberangkatkan Embarkasi Padang. Dari jumlah itu, terdiri dari 4.033 jamaah asal Sumbar dan 1.369 jamaah dari Provinsi Bengkulu.
"Penerbangan dilakukan sebanyak 14 kali melalui maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM)," jelasnya.
Rifki bilang untuk keberangkatan kloter 01 ini akan dilakukan pada pukul 01.05 WIB. Namun mengingat rombongan ini kloter 01 ini, akan ada acara pelepasan keberangkatan pukul 16.00 WIB nanti, kemudian untuk boarding diperkirakan dimulai pada 22.00 WIB.
Lebih lanjut pihaknya bilang untuk komposisi jamaah tahun ini juga didominasi oleh lanjut usia, yakni 26% jamaah berusia di atas 65 tahun yang jumlahnya mencapai seribu orang. Bahkan ada berusia sekitar 98 tahun, dan yang termuda di bawah 20 tahun.
Melihat cukup banyaknya jamaah calon haji yang berusia lansia, pelayanan prima menjadi prioritas yang akan dilakukan bagi petugas haji. Dikatakannya pada tahun 2026 ini, calon jamaah haji Embarkasi Padang menggunakan maskapai Garuda Indonesia, dari segi layanan untuk lansia ada kemudahan, dan berbeda pada tahun lalu, jamaah haji harus digotong untuk naik pesawat.
"Kami berharap tahun ini pelaksanaan lebih baik. Begitupun soal geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, semoga tidak berdampak terhadap pelaksanaan haji tahun 2026 ini," harapnya.