#30 tag 24jam
Skill Analisis Data Jadi Kunci, Mahasiswa Prasmul Raih Prestasi di Ajang Nasional 2025
Avril meraih Juara 1 dalam Unbottle Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh Coca-Cola Europacific Partners Indonesia. Kompetisi ini merupakan ajang studi kasus... | Halaman Lengkap [413] url asal
#mahasiswa-berprestasi #prasetiya-mulya #kompetisi-nasional #data-analyst
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/04/26 15:05
v/185200/
JAKARTA - Kebutuhan industri terhadap talenta yang mampu mengolah dan menganalisis data terus meningkat seiring percepatan transformasi digital. Kemampuan seperti analisis data, critical thinking, dan problem solving kini menjadi kompetensi utama yang dicari perusahaan di berbagai sektor.Laporan dari World Economic Forum juga menegaskan bahwa keterampilan berbasis data menjadi salah satu yang paling dibutuhkan di masa depan. Hal ini membuat program studi yang mengintegrasikan bisnis dan analitik, seperti Business Mathematics, semakin relevan dalam menjawab kebutuhan industri.
Relevansi tersebut tercermin dari capaian mahasiswa Program Studi Business Mathematics Universitas Prasetiya Mulya. Sepanjang 2025, salah satu mahasiswanya, Avril Lawrencia, berhasil meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional.
Avril meraih Juara 1 dalam Unbottle Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh Coca-Cola Europacific Partners Indonesia. Kompetisi ini merupakan ajang studi kasus bisnis di industri FMCG yang menantang peserta untuk merumuskan solusi terkait penjualan dan keberlanjutan.
Selain itu, Avril juga meraih posisi 1st Runner Up dalam GEAR 2025 yang diselenggarakan oleh Astra Honda Motor, serta dinobatkan sebagai Best Individual dalam INKOMPASS Innovation Challenge 2025 yang diinisiasi oleh PT HM Sampoerna Tbk.
Ketiga kompetisi tersebut menguji kemampuan peserta dalam menganalisis data, memahami permasalahan bisnis nyata, serta merumuskan strategi berbasis pendekatan kuantitatif dan keberlanjutan. Ajang-ajang ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sehingga menjadi indikator kompetensi di bidang analisis bisnis dan data.
Ketua Program Studi Business Mathematics Universitas Prasetiya Mulya, Yeftanus Antonio, menyampaikan bahwa capaian mahasiswa ini mencerminkan pentingnya pendekatan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri.
“Kami melihat kebutuhan industri yang semakin kuat terhadap talenta yang berpikir analitik, inovatif, dan strategis. Karena itu, kurikulum S1 Business Mathematics dirancang untuk menekankan pengambilan keputusan berbasis data, pemecahan masalah nyata, serta integrasi antara bisnis dan teknologi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa metode pembelajaran berbasis real case study menjadi kunci dalam membekali mahasiswa menghadapi kompleksitas dunia kerja, sekaligus mendorong lahirnya solusi bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.
Avril Lawrencia juga mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi memberikan gambaran nyata mengenai ekspektasi industri saat ini.
“Kami tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu mengolah data dan menghasilkan solusi yang aplikatif serta berdampak,” katanya.
Program Studi Business Mathematics Universitas Prasetiya Mulya dirancang untuk mengintegrasikan pendekatan kuantitatif, analitik data, dan konteks bisnis dalam satu kurikulum terpadu. Pendekatan ini dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan akan talenta multidisiplin yang mampu menjembatani aspek bisnis dan teknologi.
Melalui capaian mahasiswa dan pendekatan pembelajaran yang diterapkan, program studi ini menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global di era ekonomi berbasis data.
5 Keahlian yang Bisa Dongkrak Pendapatan Kelas Menengah, Apa Saja?
Kelas menengah menghadapi tekanan ekonomi yang kian besar pada 2025. Sejumlah keahlian berpenghasilan tinggi dinilai dapat meningkatkan pendapatan [622] url asal
#penjualan #kelas-menengah #digital-marketing #data-analyst #skill-berpenghasilan-tinggi
(Kompas.com - Money) 15/12/25 14:38
v/73123/
KOMPAS.com - Kelas menengah menghadapi tekanan ekonomi yang kian besar pada 2025. Biaya hidup terus meningkat, sementara jalur karier konvensional dinilai tidak lagi menjamin kenaikan pendapatan yang sepadan.
Di tengah kondisi tersebut, penguasaan lima keahlian dengan potensi penghasilan tinggi menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan.
Keahlian ini memiliki permintaan pasar yang kuat dan tidak selalu mensyaratkan pendidikan formal empat tahun.
Beberapa bidang seperti analisis data, sales dan negosiasi, penguasaan AI, digital marketing, hingga cybersecurity, dinilai menawarkan peluang penghasilan di atas rata-rata kelas menengah.
Keahlian tersebut dapat dipelajari melalui pelatihan daring dan sertifikasi dengan biaya relatif terjangkau.
Dilansir dari New Trader U, Senin (15/12/2025), berikut lima keahlian dengan potensi penghasilan tinggi yang dinilai menjanjikan bagi kelas menengah:
1. Data Analyst
Pengambilan keputusan berbasis data kini menjadi praktik umum di berbagai industri. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan terhadap analis data yang mampu mengolah data menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis.
Data analyst bertugas mengumpulkan, mengelola, dan menafsirkan data. Peran ini membuat profesi tersebut menjadi bagian penting dalam strategi perusahaan.
Pendapatan data analyst berkisar 82.000 dollar AS hingga 156.000 dollar AS per tahun. Keahlian ini dapat dipelajari melalui kursus daring dan sertifikasi dengan biaya relatif terjangkau, termasuk penggunaan Excel, SQL, Python, dan Tableau.
Meski teknologi kecerdasan buatan mampu memproses data, interpretasi dan rekomendasi strategis tetap membutuhkan peran manusia.
2. Sales dan Negosiasi
Bidang penjualan menjadi salah satu jalur paling langsung untuk meningkatkan pendapatan. Gaji pokok tenaga penjualan berada di kisaran 88.000 dollar AS hingga 154.000 dollar AS per tahun.
Dengan tambahan komisi, total kompensasi rata-rata mencapai 148.858 dollar AS. Di sejumlah sektor khusus, angka ini dapat lebih tinggi.
Profesi ini mengandalkan kemampuan komunikasi, relasi interpersonal, dan kecerdasan emosional. Banyak posisi sales spesialis tidak mensyaratkan gelar sarjana, dengan gaji awal 70.000–90.000 dollar AS.
Pengalaman kerja sebelumnya dapat menjadi modal utama, termasuk di bidang alat kesehatan dan peralatan industri. Sistem komisi membuat pendapatan bergantung langsung pada kinerja.
3. AI Skills dan Prompt Engineering
Keahlian kecerdasan buatan memberikan premi upah yang signifikan. Pada 2024, pekerja dengan kemampuan AI memperoleh tambahan pendapatan rata-rata 56 persen atau sekitar 18.000 dollar AS per tahun.
Peningkatan ini tidak hanya berlaku bagi insinyur AI. Pekerja dari berbagai bidang dapat meningkatkan nilai kerja dengan memanfaatkan AI sesuai bidang masing-masing.
Riset menunjukkan AI meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Perusahaan lebih menghargai kemampuan menerapkan AI secara praktis dibandingkan sekadar kepemilikan sertifikat.
4. Digital Marketing
Pemanfaatan generative AI mendorong pertumbuhan pesat sektor pemasaran digital. Industri ini diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 32,1 persen hingga 2028, dengan nilai pasar lebih dari 24,1 miliar dollar AS.
Content creator dan marketing manager mencatatkan pendapatan rata-rata 79.054 dollar AS per tahun. Spesialis SEO, iklan digital, email marketing, dan media sosial umumnya memperoleh kompensasi lebih tinggi.
Keahlian ini dapat dipelajari melalui kursus daring gratis atau berbiaya rendah. Kombinasi digital marketing dan AI dinilai semakin meningkatkan daya saing tenaga kerja.
5. Cybersecurity
Meningkatnya serangan siber membuat kebutuhan tenaga keamanan digital terus bertambah. Perusahaan membutuhkan spesialis untuk melindungi sistem dan data mereka.
Profesi keamanan siber menawarkan gaji kompetitif dan tingkat keamanan kerja yang tinggi. Banyak tenaga kerja masuk melalui sertifikasi seperti CompTIA Security+, CEH, dan CISSP.
Bidang ini sulit diautomasi karena menuntut analisis situasi dan pengambilan keputusan secara cepat. Permintaan diperkirakan terus meningkat seiring digitalisasi bisnis.
Kelima keahlian di atas dapat dipelajari tanpa biaya pendidikan tinggi yang mahal, menawarkan gaji di atas rata-rata pendapatan kelas menengah, serta relatif tahan terhadap otomatisasi.
Strategi yang dinilai paling efektif adalah memilih satu keahlian yang selaras dengan pengalaman yang sudah dimiliki, lalu mengembangkannya secara bertahap. Investasi utamanya adalah waktu dan konsistensi, bukan biaya pendidikan yang besar.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
20 Rumus Excel yang Sering Dipakai di Dunia Kerja
Pelajari 20 rumus Excel penting untuk mempermudah pengolahan data di dunia kerja. [1,508] url asal
#microsoft-excel #rumus-excel #fungsi-excel #pengolahan-data #akuntansi #data-analyst #rumus-function #rumus-formula #tips-excel #keterampilan-kerja
(CNBC Indonesia - Tech) 29/10/25 12:08
v/20710/
Jakarta, CNBC Indonesia - Microsoft Excel adalah software yang paling sering digunakan dalam dunia kerja. Saat ini, banyak pekerjaan yang mencantumkan syarat menguasai Excel untuk para pelamarnya, seperti akuntan, data analyst dan marketing.
Excel digunakan untuk mengelola data sederhana hingga rumit, mengelola teks dan membuat diagram maupun grafik.
Hampir semua tipe perhitungan atau pengolahan data di Excel memiliki rumus yang bisa digunakan lewat keyboard. Rumus ini bisa menghemat waktu pengguna sehingga tak perlu menggunakan toolbar atau menggunakan penghitungan yang rumit.
Rumus Excel adalah hal yang wajib dikuasai untuk menjalankan aplikasi Excel. Setiap rumus Excel harus diawali dengan tanda sama dengan (=).
Rumus Excel dibagi menjadi dua, yaitu rumus Formula dan rumus Function. Apa perbedaannya?
Rumus Formula: rumus Excel yang diketik secara manual oleh para pengguna aplikasi ini. Seperti rumus "=B1+B2+B3" atau "=C1-C2/C3".
Rumus Function: template rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel. Seperti rumus "=SUM(A1:A3)" atau "MIN(A1:A5)".
Dalam dunia profesional, kedua rumus tersebut sering digunakan. Rumus formula biasanya digunakan pada data-data yang bersifat sederhana. Sedangkan rumus function umumnya digunakan untuk mengolah data dengan skala besar.
Pada dasarnya, di dunia kerja rumus Excel yang sering digunakan adalah rumus function. Hal ini dikarenakan rumus function lebih bervariasi dan mudah digunakan.
Rumus Excel function memiliki banyak manfaat yang ditawari untuk mempermudah penggunaan Excel, di antaranya adalah:
- Mendapatkan perhitungan hasil yang akurat ketika harus mengkalkulasi banyak data.
- Membuat visualisasi data untuk kebutuhan presentasi.
- Merapikan dan menyortir data-data dalam jumlah banyak menjadi lebih rapi.
- Mempersingkat waktu saat mengolah data.
- Simple dan praktis untuk mengolah data dalam jumlah besar.
Kumpulan Rumus Function di Excel
Untuk menggunakan rumus Excel, ada tiga komponen yang harus digunakan. Yaitu tanda sama dengan "=", nama function (SUM, MIN, IF) dan sel yang diambil datanya seperti klik sel A1 sampai A3 (A1:A3). Tapi ada cara lain yang lebih mudah untuk menggunakan rumus Excel loh!
- Klik sel yang menjadi tempat hasil data kalkulasi akan dimunculkan.
- Pilih menu "Formulas" di toolbar Microsoft Excel.
- Klik pilihan menu "AutoSum" dan pilih rumus yang ingin digunakan.
- Pilih sel yang ingin dikalkulasikan datanya.
- Tekan enter pada keyboard, hasil akan muncul.
Agar bisa mengaplikasikan Microsoft Excel dengan baik, pelajari 20 rumus Excel di bawah ini untuk mempermudah pekerjaanmu dan ketahui fungsinya!
1. SUM
SUM adalah rumus Excel yang digunakan untuk menjumlahkan angka pada sel-sel tertentu. Contohnya jika Anda ingin menjumlahkan angka pada sel A2 sampai sel A10 maka rumus yang digunakan adalah:
=SUM(A2:A6)
2. MAX dan MIN
MAX dan MIN adalah rumus Excel yang digunakan untuk mencari angka tertinggi atau terendah di dalam deretan sel yang berisi angka.
Contohnya jika Anda ingin mencari nilai tertinggi dan terendah dari hasil penjualan bulan Januari 2020 - Januari 2021, masukkan hasil penjualan data pada 1 sel deret ke bawah atau ke samping (misal sel A2 sampai sel A13). Lalu Anda bisa menggunakan rumus:
Terbesar: =MAX(A2:A13)
Terkecil: =MIN(A2:A13)
3. AVERAGE
Rumus Excel AVERAGE berfungsi untuk menghitung rata-rata angka pada beberapa jumlah sel. Contohnya, Anda sedang mencari rata-rata nilai mata kuliah yang ada pada sel A2 hingga A20, Anda bisa menggunakan rumus:
=AVERAGE(A2:A20)
4. COUNT
Rumus COUNT pada Excel berfungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka. Contohnya adalah data pada sel A1 sampai sel M1 terdapat data angka dan data huruf. Untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka maka Anda bisa menggunakan rumus ini:
=COUNT(A1:M1)
5. COUNTA
Hampir sama dengan COUNT, rumus Excel COUNTA digunakan bukan hanya menghitung jumlah sel yang berisi angka, tetapi juga sel berisi apapun. Sehingga Anda bisa menghitung jumlah sel yang tidak kosong.
Contohnya, Anda memiliki data angka dan juga kata pada sel A1 sampai dengan sel P1. Di antara sel tersebut terdapat beberapa sel yang kosong. Untuk menghitung jumlah sel yang berisi data, Anda bisa menggunakan rumus Excel:
=COUNTA(A1:P1)
6. TRIM
Rumus Excel TRIM berguna untuk menghapus spasi yang berlebih pada kalimat yang ada di sel. Rumus ini hanya bisa diaplikasikan pada satu sel saja. Contoh rumusnya adalah:
=TRIM(A3)
7. IF
Rumus IF merupakan rumus Excel yang digunakan untuk memainkan logika tertentu. Rumus ini memang cukup kompleks untuk digunakan. Biasanya rumus ini digunakan untuk menganalisis data benar/salah dan lulus/tidak lulus.
Contohnya jika Anda ingin mendapatkan data mahasiswa yang lulus dan yang mengulang sesuai dengan nilai rata-rata yang ditentukan, Anda bisa menggunakan rumus logika ini:
=IF(A2>75;"LULUS";"MENGULANG")
8. AND
Rumus Excel AND digunakan untuk menentukan benar (TRUE) atau salah (FALSE) pada data yang ada di sel menggunakan rumus logika.
Contohnya saat Anda ingin mencari tahu "apakah nilai A1 lebih dari 75 dan kurang dari 100?" maka bisa menggunakan rumus ini. Jika data pada sel memenuhi kriteria maka akan muncul hasil dengan tulisan TRUE begitu sebaliknya. Rumusnya adalah:
=AND(A1>75;A1<100)
9. OR
Hampir sama dengan rumus AND, rumus OR juga berfungsi untuk menentukan salah atau benarnya data yang ada di sel. Bedanya, rumus AND harus memenuhi semua kriteria yang ada di rumus logika, sedangkan rumus OR boleh memenuhi salah satu kriteria rumus logika.
Contohnya jika Anda memiliki data angka, dan ingin mencari tahu "apakah nilai A1 kurang dari 60 atau lebih dari 90?". Jika memenuhi salah satunya maka akan muncul hasil TRUE. Begini rumusnya:
=OR(A1<60;A1.90)
10. NOT
Rumus Excel NOT adalah kebalikan dari rumus AND dan OR. Karena rumus ini akan memunculkan jawaban TRUE pada data yang tidak masuk kriteria.
Contohnya Anda mencari tahu "apakah nilai A1 tidak lebih dari 100?" jika angkanya adalah kurang dari 100 maka akan muncul hasil TRUE. Rumusnya adalah:
=NOT(A1>100)
11. VLOOKUP
Rumus satu ini memang cukup susah dan ribet. Tapi, jika mengerti tujuan dan penggunaan rumus ini, pekerjaan akan lebih mudah dan ringkas. Rumus Excel VLOOKUP digunakan untuk mencari data secara vertikal atau tegak. Dengan rumus berikut:
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])
Keterangan:
Lookup_value: Isi sel atau nilai yang diketik.
Table_array: Sel atau tabel yang digunakan untuk rujukan pencarian.
Col_Index_num: Kolom yang ditunjukkan untuk mengambil nilai.
Range_Lookup: Bisa dikosongkan, bisa juga diisi dengan "True" untuk tabel yang disusun berurutan dengan pencarian diartikan sebagai sama dengan atau lebih kecil. Bisa diisi dengan "False" untuk tabel yang tidak harus berurutan dan diartikan sebagai sama persis.
12. HLOOKUP
Sama halnya dengan VLOOKUP, rumus Excel Hlookup digunakan untuk mencari data, bedanya rumus ini ditujukkan untuk data-data horizontal atau mendatar. Dengan rumus yang digunakan adalah:
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])
13. CHOOSE
Rumus Excel ini digunakan untuk memilih dan menampilkan suatu nilai pada satu list nilai. Rumus ini digunakan untuk memilih 1 nilai sampai 254 sesuai dengan nomor indeks.
Contohnya, nilai 1 - 7 adalah nama hari dalam satu minggu, rumus ini akan menempatkan nama salah satu hari jika menggunakan nomor indeks 1 sampai dengan 7. Rumusnya adalah:
=CHOOSE(index_num,value1,[value 2],.....)
14. PRODUCT
Rumus Excel ini berguna untuk melakukan perkalian pada data yang ada di suatu range. Rumus Excel ini ditulis seperti di bawah ini:
=PRODUCT(numb1_numb2)
Contohnya, jika ingin mengalikan data pada kolom B3 dan B9, maka rumusnya menjadi =PRODUCT(B3,B9).
15. POWER
POWER digunakan untuk menghasilkan bilangan pangkat, misalnya Anda sedang mencari tahu 6 pangkat 12, letakkan angka 6 misal pada kolom A3 dan angka 12 pada B2, maka gunakan rumus di bawah ini:
=POWER(A3,B2)
16. SQRT
Rumus yang berfungsi untuk menghasilkan nilai akar dari bilangan. Misalkan Anda ingin mencari tahu akar dari 144, maka bisa menggunakan rumus:
=SQRT(144)
17. CONCATENATE
Rumus Excel ini digunakan untuk menggabungkan data. Misalkan Anda ingin menggabungkan data di kolom C1 dan C2, maka rumusnya adalah:
=CONCATENATE(C1;C2)
18. CEILING
Rumus ini digunakan untuk membulatkan angka pada kelipatan sepuluh ke angka atas terdekat. Misalkan Anda mencantumkan data di B2 sebesar Rp 36.399, jika menggunakan rumus ceiling, akan menentukan hasil pembulatan ke angka atas terdekat menjadi Rp 36.400, dengan rumus:
=CEILING(B2;10)
19. COUNTIF
Rumus COUNTIF adalah rumus Excel yang digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memiliki kriteria sama untuk kebutuhan sortir data.
Misalkan Anda sedang melakukan survei dan ingin tahu kecenderungan orang membaca berita (Online atau Koran), dari 100 responden, berapa orang yang lebih menyukai membaca berita melalui koran. Jika data responden ada di kolom B2 sampai B101, maka rumusnya adalah:
=COUNTIF(B2;B101;"Koran")
20. PROPER
PROPER berfungsi untuk mengubah huruf pertama pada teks menjadi huruf kapital, misalnya Anda menulis "warga negara indonesia" di el A2, maka gunakan rumus excel ini:
=PROPER(A2) untuk menghasilkan teks "Warga Negara Indonesia".
Demikian rumus Excel lengkap dari pengolahan data dasar hingga yang menggunakan logika. Dengan menguasai rumus Excel tentunya akan ada nilai tambah pada diri Anda dan menjadikan pengolahan data lebih singkat serta mudah.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56