KOMPAS.com – Di tengah ketidakpastian ekonomi seperti saat ini, penyiapan warisan untuk anak dan keluarga merupakan langkah bijak. Upaya ini bahkan disarankan dilakukan sedini mungkin agar aset yang ditinggalkan bisa memberikan manfaat finansial secara maksimal.
Akan tetapi, warisan kerap diabaikan dalam perencanaan finansial. Banyak orang menganggap pembicaraan soal warisan tabu. Padahal, menyiapkan warisan sejak dini sama pentingnya dengan dana darurat, tabungan pendidikan, atau perlindungan kesehatan.
Bagi orangtua, persiapan warisan sejak dini dapat mengurangi kekhawatiran masa depan anak dan keluarga bila ditinggalkan kelak. Orangtua juga merasa tenang karena pembagian aset sudah diatur sehingga risiko konflik keluarga akibat warisan atau aset hilang bisa diminimalkan.
Anak dan keluarga pun bisa menjadikan warisan sebagai jaring pengaman ekonomi bila sang kepala keluarga meninggal dunia.
Baik generasi milenial maupun Gen Z sebenarnya sudah mempunyai literasi terkait perencanaan keuangan.
Dikutip dari laporan Populix “Navigating Youth Financial Habits in the Digital Age” yang diluncurkan Juli 2025, kedua generasi tersebut sudah mengalokasikan dana untuk tabungan dan investasi serta kesehatan dan asuransi.
Alokasi untuk tabungan dan investasi sebesar 15 persen dari pengeluaran serta kesehatan dan asuransi 6 persen.
Kedua generasi tersebut juga sudah membagi-bagi pendapatan ke pos pengeluaran dan tabungan setelah mendapatkannya, yakni jumlahnya mencapai 42 persen dari total responden. Hanya, persiapan warisan belum menjadi pos terpisah dalam perencanaan keuangan.
Langkah kecil perencanaan warisan
Dikutip dari laman Kementerian Keuangan, perencanaan warisan bisa dilakukan dari langkah kecil sejak dini. Pertama, hitung net worth yang dimiliki. Caranya adalah dengan menjumlahkan seluruh aset yang dimiliki dengan kewajiban pembayaran, seperti utang dan cicilan.
Kedua, kaji kondisi keluarga. Seberapa pun aset yang diwariskan, Anda perlu melihat kondisi keluarga. Bagaimanapun, merekalah yang akan mengelola aset yang ditinggalkan.
Ketiga, buat rencana waris. Masa depan tidak bisa ditebak. Tentukan rencana jangka panjang dan ahli waris yang akan mengelola aset. Evaluasi dan perbarui rencana waris jika ada pertambahan anggota keluarga.
Keempat, lengkapi dengan asuransi jiwa. Agar perencanaan warisan maksimal, kepemilikan asuransi jiwa dapat menjadi pertimbangan.
Asuransi jiwa memiliki manfaat serupa seperti warisan. Klaim manfaatnya bisa diajukan setelah pemilik polis meninggal dunia, mengidap penyakit yang tak tersembuhkan, atau cacat seumur hidup.
Penerima manfaatnya adalah anggota keluarga inti atau pihak-pihak lain yang memiliki insurable interest dengan pemegang polis dan telah tercantum dalam polis.
Dengan asuransi jiwa, Anda dapat memastikan keluarga atau ahli waris terlindungi secara finansial bila Anda mengalami hal yang terduga.
Selain itu, keberadaan manfaat dari asuransi jiwa secara tidak langsung juga memberi perlindungan terhadap aset yang diwariskan. Sebab, dengan manfaat yang diberikan, ahli waris tidak perlu menjual aset warisan tersebut.
FWD Treasury Legacy Protection
Salah satu produk yang patut dilirik adalah FWD Treasury Legacy Protection dari FWD Insurance. Asuransi jiwa ini dirancang untuk membantu Anda mempersiapkan masa depan keluarga dan sekaligus dana hari tua.
FWD Treasury Legacy Protection merupakan asuransi jiwa seumur hidup (hingga usia 100 tahun) yang memberikan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia dan penyakit yang tak tersembuhkan atau terminal illness.
Produk ini memberikan pilihan untuk mendapatkan sebesar 50 persen yang pertanggungan pada usia 55 tahun, 65 tahun, atau 75 tahun untuk menikmati hari tua.
Anda pun tidak perlu khawatir jika ingin memiliki uang pertanggungan yang tinggi. Sebab, FWD Treasury Legacy Protection memberikan kemudahan pada pemeriksaan kesehatan dan finansial untuk perlindungan mulai dari Rp 5 miliar atau 50.000 dollar AS.
Preminya pun terjangkau dengan masa pembayaran premi sekaligus, 3 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun. Anda bisa memilih sendiri frekuensi pembayaran, mulai dari bulanan, triwulanan, semesteran, hingga tahunan.
Keunggulannya tak berhenti di situ. Anda juga akan mendapatkan perlindungan sementara hingga Rp 200 juta jika terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan meski polis belum disetujui.
FWD Treasury Legacy Protection dipasarkan lewat bancassurance. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan ilustrasi perlindungan dari asuransi FWD Treasury Legacy Protection, Anda bisa mengunjungi laman ini.
Perencanaan warisan dan asuransi jiwa bisa dimulai sejak dini agar keluarga terlindungi. Jangan menunggu hingga Anda punya kondisi finansial sempurna. Ambil langkah kecil sejak dini untuk membangun fondasi perlindungan yang kokoh untuk keluarga.