Bisnis.com, JAKARTA — Serangkaian program daur ulang dan pelestarian ditempuh Plaza Indonesia untuk menangani sampah yang berasal dari operasional tenant atau penyewa.
Financial Controller & General Manager Plaza Indonesia, Pitra Zayanoza, menjelaskan bahwa program daur ulang dan lingkungan kini berjalan lebih terstruktur, terukur, serta melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan di dalam kompleks. Salah satunya dalam mengelola sampah organik.
Dalam beberapa tahun terakhir, pihaknya berhasil mengelola sampah organik menjadi fertilizer atau pupuk. “Kami menyebutnya kasgot,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (3/12/2025).
Pupuk yang dihasilkan dari pengelolaan limbah tersebut digunakan di kompleks Plaza Indonesia. Pitra menyampaikan, manajemen juga mengembangkan program nursery education bagi tim internal.
Para karyawan dilatih melakukan stacking, perbanyakan, serta penanaman kembali tanaman. Setelah metode tersebut berhasil diterapkan, Plaza Indonesia mengembangkan “gardening for employee”, program berkebun di area rooftop lantai 8 yang kini menjadi ruang hijau baru di kompleks tersebut.
“Kami akan buat acara gardening for tenant,” imbuhnya.
Sementara itu, kelebihan pupuk nantinya akan disalurkan ke taman-taman kota. “Jadi memang kami memanfaatkan waste yang kami produksi sehari-hari untuk dapat bermanfaat buat lingkungan. Kami gunakan sendiri dan sisanya kami serahkan kepada lingkungan,” terang Pitra.
Plaza Indonesia katanya setiap hari menghasilkan berton-ton sampah, baik organik maupun nonorganik. Untuk mengurangi sampah residu, manajemen mal terus mengedukasi dan menginspeksi tenant agar melakukan penyortiran sampah.
“Tujuannya untuk mengecilkan residual waste dan terbukti di tahun terakhir, residual waste kami itu turun 50% dari tahun sebelumnya. Dengan edukasi dan inspeksi,” jelasnya.
Plaza Indonesia juga terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran untuk daur ulang sampah. Contohnya, menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM) yang turut diinisiasi Sharp dan Plasticpay.
“Kolaborasi dengan Sharp dan Plasticpay merupakan langkah konkret kami untuk memperluas fasilitas daur ulang dan mengajak para pengunjung berkontribusi langsung terhadap pengurangan sampah plastik,” sebutnya.