Bisnis.com, JAKARTA — Peritel dengan jenama MR. D.I.Y, PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) mempercepat ekspansi ritel modern dengan membuka toko ke-1.300 yang berlokasi di Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Perseroan pada tahun ini menganggarkan belanja modal setidaknya di angka yang sama dengan pada 2025, atau sekitar Rp720 miliar.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah mengatakan ekspansi yang dilakukan perusahaan bukan sekadar mengejar pertumbuhan bisnis, melainkan memastikan masyarakat di berbagai wilayah memiliki akses yang sama terhadap produk rumah tangga dengan harga terjangkau.
Sejalan dengan ekspansi tersebut, perseroan juga meluncurkan komitmen 'Harga Tetap Sama'. Kebijakan tersebut menjadi penegasan strategi perusahaan untuk menjaga keterjangkauan harga di tengah tekanan ekonomi dan fluktuasi biaya distribusi.
"Melalui komitmen Harga Tetap Sama, kami ingin menegaskan bahwa keterjangkauan tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip, Minggu (17/5/2026).
Melalui strategi ini, perseroan menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan kenaikan harga secara umum.
Perseroan menyatakan tidak akan melakukan kenaikan harga secara umum dan tetap mempertahankan kebijakan satu harga nasional yang telah diterapkan sejak awal operasional pada 2017.
"Harga yang tertera di rak toko MR.D.I.Y. Indonesia berlaku sama di seluruh wilayah tanpa penyesuaian harga berdasarkan lokasi, jarak, maupun kompleksitas distribusi ke toko mana pun," terangnya.
Langkah itu dinilai menjadi strategi penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat loyalitas konsumen di tengah persaingan industri ritel yang semakin ketat.
Ekspansi perseroan juga berlangsung agresif dalam beberapa bulan terakhir. Dalam kurun kurang dari sembilan bulan, MR.D.I.Y. Indonesia berhasil menambah sekitar 200 toko baru. Setelah membuka toko ke-1.100 di Jakarta pada Agustus 2025 dan toko ke-1.200 di Sumbawa pada Desember 2025, kini perseroan melanjutkan ekspansi ke Tana Tidung sebagai toko ke-1.300.
Direktur sekaligus VP of Business Development MR.D.I.Y. Indonesia, Michael Cohen mengatakan pemilihan lokasi ekspansi dilakukan melalui analisis ketat yang mempertimbangkan potensi pasar, pertumbuhan ekonomi lokal, dan kebutuhan masyarakat.
“Tana Tidung memenuhi seluruh indikator tersebut. Kehadiran di sini bukan pengecualian, melainkan kelanjutan logis dari strategi ekspansi yang konsisten di seluruh Indonesia,” katanya.
Ekspansi agresif tersebut ditopang fundamental bisnis yang dinilai solid. Pada Kuartal I/2026, MR.D.I.Y. Indonesia mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 35,5%, melanjutkan tren profitabilitas positif sepanjang tahun lalu.
"Ekspansi yang disiplin dapat berjalan seiring dengan kinerja keuangan yang sehat," terangnya.