Bisnis.com, BANDUNG — Peluang pasar mainan anak di Indonesia dinilai masih terbuka lebar seiring meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya permainan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Kondisi tersebut dimanfaatkan sejumlah pelaku usaha, termasuk PMB Toys, untuk memperluas pangsa pasar melalui produk mainan edukatif dan kreatif.
PMB Toys merupakan jenama mainan anak di bawah naungan PT Pangeran Maju Bahagia yang telah hadir di Indonesia sejak 2011.
Selama lebih dari 1 dekade, perusahaan ini fokus mengembangkan produk mainan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendukung proses belajar anak melalui aktivitas bermain.
General Manager PT Pangeran Maju Bahagia Handy Lie mengatakan potensi pasar mainan anak di Indonesia masih cukup besar, terutama untuk produk yang memiliki nilai edukasi.
Menurutnya, perubahan pola konsumsi keluarga dalam beberapa tahun terakhir membuat orang tua semakin selektif dalam memilih mainan bagi anak.
Produk yang mampu merangsang kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik dinilai memiliki peluang pasar yang lebih besar.
"Permainan saat ini tidak hanya dilihat sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar bagi anak. Karena itu, kami berupaya menghadirkan produk yang mampu memberikan pengalaman bermain sekaligus mendukung perkembangan anak," kata Handy Lie dalam keterangan resmi yang diperoleh Bisnis, Senin (13/4/2026).
Salah satu kategori produk yang dikembangkan PMB Toys adalah kendaraan mini untuk anak, seperti mobil-mobilan dan motor-motoran dengan berbagai ukuran dan tema.
Produk tersebut dirancang untuk membantu anak melatih koordinasi, motorik, hingga kemampuan bermain peran melalui aktivitas yang menyenangkan.
Untuk memperkuat daya saing di pasar, PMB Toys juga menghadirkan produk yang memiliki lisensi resmi dari sejumlah merek otomotif global, di antaranya Honda, Toyota, Mitsubishi Motors, Mitsubishi Fuso, serta Vespa.
Lisensi tersebut memungkinkan produk mainan memiliki desain yang menyerupai kendaraan asli dengan standar keamanan yang diakui secara internasional.
Di sisi distribusi, perusahaan juga memperluas jangkauan pasar melalui berbagai kanal penjualan, baik melalui jaringan toko distributor maupun platform digital. Strategi ini dilakukan untuk menjangkau konsumen yang semakin banyak berbelanja secara daring.
Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan konsumen. Melalui akun Instagram @pmbtoysofficial, PMB Toys memperkenalkan koleksi produk terbaru, informasi promosi, hingga rekomendasi mainan sesuai usia anak.
Handy Lie menuturkan bahwa kualitas dan keamanan tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam mengembangkan produk. Setiap mainan dipilih dan dikembangkan dengan memperhatikan standar keamanan serta material yang sesuai untuk anak-anak.
Memasuki 2026, PMB Toys menargetkan pertumbuhan bisnis melalui inovasi produk serta perluasan pasar di Indonesia.
Dengan potensi pasar mainan anak yang masih besar dan meningkatnya kebutuhan produk edukatif, perusahaan optimistis dapat memperkuat posisinya di industri mainan nasional.