Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi Jakarta menargetkan pembongkaran tiang monorel yang berjejer di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, beserta dengan penataan kawasan, selesai dalam waktu delapan bulan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jakarta Pramono Anung saat menyaksikan pembongkaran perdana tiang monorel bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso (Bang Yos), serta jajaran terkait lainnya, Rabu (14/1/2026).
“Bulan September. Delapan bulan, bulan September,” ujar Pramono kepada wartawan di lokasi.
Pramono menjelaskan terdapat 109 tiang monorel yang akan dibongkar di sepanjang kawasan Kuningan hingga Grand Melia Hotel.
Saat ditanya mengenai pembongkaran tiang monorel di kawasan Senayan, Pramono menyebut Pemprov Jakarta akan memprioritaskan pembongkaran di wilayah Kuningan terlebih dahulu.
Selain itu, beberapa tiang eks monorel rencananya tidak akan dibongkar seluruhnya dan akan dimanfaatkan untuk pemasangan videotron atau keperluan lainnya.
Dana Pembongkaran Tiang Monorel
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan biaya pembongkaran tiang monorel hanya sebesar Rp254 juta.
Sementara itu, untuk penataan kawasan secara keseluruhan, meliputi pembangunan jalan, saluran air, dan taman, diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp102 miliar.
"Sehingga sekaligus saya ingin meluruskan bahwa yang Rp100 miliar itu bukan motongnya [tiang eks monorel]. motongnya hanya Rp254 juta rupiah," jelas Pramono.