Bisnis.com, JAKARTA – PT Indonesia International Expo (IIE), pengelola Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, menghadirkan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam ajang PetFest 2026 melalui kolaborasi dengan PT AI Indonesia.
Inovasi tersebut diwujudkan dalam platform PetFest.AI yang digunakan untuk mendukung pengalaman pengunjung selama penyelenggaraan PetFest 2026 pada 1–3 Mei 2026 di Hall 810 ICE BSD City, Tangerang.
PetFest 2026 merupakan salah satu festival hewan peliharaan terbesar di Indonesia yang tahun ini mengusung tema “Petropolis”, yakni konsep kota modern yang dirancang khusus untuk hewan peliharaan.
Ajang ini tidak hanya untuk pemilik hewan peliharaan, tetapi juga komunitas pecinta kucing dan anjing, serta pelaku industri pet care yang terus berkembang di Indonesia. Beragam kegiatan dihadirkan, mulai dari pameran produk, kompetisi, edukasi, hingga program adopsi hewan.
Melalui kolaborasi ini, PT AI Indonesia memperkenalkan PetFest.AI sebagai platform berbasis WhatsApp yang dirancang untuk menjawab kebutuhan informasi pengunjung secara cepat, akurat, dan interaktif.
Kehadiran teknologi ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan pengalaman fisik dan digital dalam penyelenggaraan acara berskala besar.
PetFest.AI memungkinkan puluhan ribu pengunjung mengakses berbagai informasi penting secara real-time, antara lain informasi exhibitor, produk, dan layanan yang tersedia di area pameran; jadwal kegiatan harian, kompetisi, serta aktivitas edukatif selama acara berlangsung.
Selain itu, pengunjung juga dapat memperoleh rekomendasi produk maupun aktivitas yang disesuaikan dengan preferensi masing-masing, serta memanfaatkan fitur navigasi untuk memudahkan mobilitas di dalam area pameran.
Platform ini juga membuka ruang interaksi dua arah antara pengunjung dan sistem AI selama 24 jam penuh. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengunjung untuk memperoleh informasi kapan pun dibutuhkan, tanpa terbatas pada waktu operasional acara.
Senior Manager Event Creation and Partnership IIE, Margaretha Wijaya, menyampaikan bahwa kehadiran teknologi AI dalam PetFest 2026 merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.
“Kami menginginkan pengalaman baru bagi pengunjung Pet Expo 2026. Saat berada di pameran, mereka dapat berinteraksi dengan AI yang memberikan berbagai informasi, mulai dari informasi mengenai exhibitor hingga berbagai kegiatan yang diadakan selama pameran berlangsung,” ujar Margaretha dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, pemanfaatan AI saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, khususnya dalam mengakses informasi secara cepat langsung dari perangkat seluler pribadinya.
“Saat ini teknologi AI sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari dalam mencari informasi. Dengan adanya PetFest.AI, berbagai kebutuhan informasi yang relevan terkait PetFest 2026 dapat dengan mudah diakses oleh para pengunjung,” tambahnya.
Sementara itu, CEO PT AI Indonesia, Sony Subrata, menilai pengembangan PetFest.AI sebagai salah satu implementasi teknologi AI terdepan dalam industri event di Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengembangkan PetFest.AI. Platform ini merupakan bagian dari frontier technology yang akan sangat membantu pengunjung PetFest 2026 dalam mendapatkan informasi. Berbagai fitur yang ada di PetFest.AI memiliki keunikan dan akan terus dikembangkan agar kecerdasan AI di dalamnya semakin meningkat serta memperluas cakupan informasi yang dapat diakses,” ujar Sony.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada pengembangan solusi AI berbasis kebutuhan berbagai sektor, PT AI Indonesia mengembangkan PetFest.AI tidak hanya sebagai inovasi teknologi, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi ekosistem event di Indonesia.
Dalam konteks tersebut, PetFest.AI membuka peluang baru bagi pelaku industri, khususnya brand dan exhibitor, untuk melakukan promosi secara lebih personal dan interaktif. Melalui pendekatan conversational engagement, brand dapat berkomunikasi langsung dengan pengunjung dalam format percakapan yang relevan dan kontekstual.
Selain itu, platform ini juga memungkinkan integrasi sponsorship berbasis AI, serta pengumpulan insights mengenai pengunjung secara real-time untuk meningkatkan layanan. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk memahami perilaku dan preferensi pengunjung secara lebih mendalam, sehingga mendukung strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.
Model ini dinilai sebagai pendekatan baru dalam industri penyelenggaraan acara, di mana pengalaman fisik di lokasi pameran terhubung secara seamless dengan ekosistem digital. Dengan demikian, interaksi antara pengunjung dan brand tidak berhenti saat acara berlangsung, tetapi dapat berlanjut dalam jangka panjang melalui kanal digital.
Dalam pelaksanaannya, PetFest 2026 menghadirkan berbagai zona tematik yang selaras dengan konsep “Petropolis”, antara lain Rumah Dinas Kabipet, Lifestyle Brand Area, Rumah Kasih, Petropolis Safari Garden, K9 Show, Propaganda Cat Show, Museum of Cats, Sugar Glider Competition, dan Fun Agility Competition for Dogs.
Selain itu, pengunjung yang hadir juga dapat menikmati pameran produk pet, termasuk makanan, aksesori, serta mengikuti berbagai kompetisi seperti show kucing dan anjing, lomba kreatif, hingga program adopsi hewan yang mengedepankan aspek kesejahteraan hewan (animal welfare).