Bisnis.com, JAKARTA—LippoLand akan melakukan grand launching proyek rumah terjangkau mulai dari harga Rp98 juta bertajuk Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta di Jawa Barat pada Februari 2026.
Manajemen HWB Purwakarta menyampaikan grand launching HWB Purwakarta akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kawasan ini dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai lingkungan hidup yang aktif, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan harga rumah mulai dari Rp98 juta dan status kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM), HWB Purwakarta menghadirkan akses kepemilikan rumah yang nyata dan legal bagi keluarga Indonesia.
“Skema pembiayaan yang ditawarkan pun dirancang ringan dan realistis, dengan tenor hingga 20 tahun serta cicilan mulai dari Rp600.000 per bulan, sehingga hunian formal kini dapat dijangkau oleh para pekerja, pelaku usaha, dan masyarakat produktif,” papar Manajemen HWB Purwakarta dalam keterangan resmi, Jumat (30/1/2026).
HWB Purwakarta juga mengembangkan zona komersial terintegrasi Griya Niaga sebagai pusat bisnis strategis di jantung Kawasan Hunian Warisan Bangsa. Proyek ini berupa ruko tiga lantai yang berada di jalan utama kawasan, dirancang untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi modern yang mendukung gaya hidup penghuni sekaligus meningkatkan daya tarik investasi kawasan.
Zona komersial terintegrasi Griya Niaga memiliki ruko dengan ukuran ideal 4 x 12 meter yang menghadap langsung ke boulevard utama selebar 16 meter, memberikan visibilitas maksimal dan kemudahan akses bagi pengunjung. Setiap unit dirancang dengan balkon, didukung sistem listrik underground untuk menciptakan lingkungan bisnis yang rapi, aman, dan berkelas.
“Kehadiran Griya Niaga membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi penghuni maupun investor, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan,” imbuh Manajemen HWB Purwakarta.
Sebagai bagian dari penguatan fungsi sosial dan spiritual kawasan, HWB Purwakarta juga menggelar peresmian Masjid Tajug Istimewa Nusantara pada Jumat (30/1/2026).
Peresmian ini dihadiri oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Camat Bungursari Wita Gusrianita, Kepala Desa Karangmukti H Endin Jaenudin, Pembina Masjid & Yayasan Bakti Pertiwi Sejahtera KH. Mahfud Efendi, perwakilan Yayasan, Danang Kemayanjati dan Darwin, serta Manajemen HWB Purwakarta dan Lippoland.
Masjid Tajug Istimewa Nusantara di HWB Purwakarta berdiri di atas lahan sekitar 240 meter persegi dengan daya tampung hingga 150 jamaah. Kehadiran masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memperkuat nilai kebersamaan serta kualitas hidup warga di dalam kawasan.
Dari sisi sosial, HWB Purwakarta juga dilengkapi balai pertemuan warga dan ruang komunitas yang dirancang untuk mendorong interaksi sosial yang sehat. Fasilitas ini berperan dalam menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga, memperkuat solidaritas komunitas, serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan harmonis.