BRI Private menawarkan layanan perjalanan premium dengan private jet dan helikopter, memberikan diskon hingga USD 4,500 untuk nasabah hingga 31 Desember 2026 [244] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah dinamika mobilitas yang semakin tinggi, efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan menjadi prioritas utama, khususnya bagi nasabah dengan aktivitas bisnis dan personal yang padat. Memahami kebutuhan tersebut, BRI Private menghadirkan privilege eksklusif berupa layanan perjalanan premium menggunakan private jet dan helicopter.
Dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang seamless, personal, dan berkelas, layanan ini memungkinkan nasabah menikmati fleksibilitas penuh, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional. Setiap detail perjalanan dipersiapkan secara optimal untuk memastikan kenyamanan, privasi, serta efisiensi waktu yang maksimal.
Sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan nilai lebih, BRI Private memberikan penawaran spesial berupa diskon hingga USD4,500 untuk layanan private jet dan helicopter. Privilege ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengakses perjalanan eksklusif dengan standar layanan terbaik, didukung berbagai pilihan armada dengan kapasitas hingga 12 penumpang.
Akses terhadap layanan ini dirancang sederhana dan nyaman. Nasabah cukup menunjukkan Kartu BRI Private serta melakukan reservasi melalui Private Banker, minimal tiga hari kerja sebelum jadwal keberangkatan. Dengan dukungan tim profesional, setiap perjalanan akan dikurasi secara personal sesuai kebutuhan, baik untuk kepentingan bisnis maupun leisure.
Program ini berlaku hingga 31 Desember 2026 di seluruh Indonesia, memberikan kesempatan bagi nasabah untuk menikmati pengalaman perjalanan yang lebih efisien, privat, dan berkelas.
Melalui inisiatif ini,BRI Privateterus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan nasabah, namun juga mampu meningkatkan kualitas hidup melalui berbagai privilege eksklusif.
Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, nasabah dapat menghubungi Private Banker Anda.
KEK Sanur menawarkan wisata kesehatan terintegrasi dengan layanan bandara dan perbankan digital, memudahkan wisatawan mengakses layanan medis premium di Bali. [510] url asal
Bisnis.com, DENPASAR - Layanan medical tourism di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur bakal dilakukan secara terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang ingin berobat sekaligus berwisata.
Untuk memenuhi layanan tersebut, PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Bank Mandiri, dan InJourney Aviation Services (IAS) meluncurkan layanan medical tourism terintegrasi pertama di Indonesia yang menghubungkan layanan kesehatan, perbankan digital, dan pendampingan perjalanan udara dalam satu ekosistem terpadu di Bali International Hospital (BIH) atau Rumah Sakit Internasional Bali.
Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat ekosistem BUMN sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.
Senior Vice President Retail Deposit Product Solution Bank Mandiri, Rudi Nugraha, menjelaskan bahwa integrasi layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses paket Medical Check-up (MCU) di BIH secara digital melalui satu platform dengan dukungan basis pengguna Livin’ by Mandiri yang telah melampaui 37,2 juta pada akhir 2025 lalu.
Rudi menambahkan, untuk dapat menikmati kemudahan tersebut, nasabah cukup mengakses fitur Livin, memilih paket MCU di BIH, menentukan jadwal, serta menyelesaikan transaksi secara digital sebelum memperoleh konfirmasi dan panduan perjalanan.
“Integrasi layanan MCU Premium Bali International Hospital dengan VIP Airport Assistant Joumpa merupakan langkah strategis untuk memberikan pengalaman layanan yang seamless, nyaman, dan terintegrasi end-to-end dalam satu platform digital,” jelas Rudi, dikutip Minggu (16/2/2026).
Setelah pemesanan terkonfirmasi, rangkaian layanan berlanjut pada aspek perjalanan melalui layanan Joumpa IAS setibanya di Bandara Ngurah Rai, mulai dari penyambutan, asistensi bagasi, fast track, hingga transportasi menuju BIH, sehingga menghadirkan pengalaman yang efisien dan nyaman bagi pasien maupun pendamping.
Sementara itu, Direktur Komersial IHC Harmeni Wijaya menjelaskan kesiapan fasilitas dan standar layanan BIH menjadi fondasi utama dalam penguatan daya saing medical tourism nasional.
Sebagai bagian dari rumah sakit di bawah naungan IHC, BIH berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan (KEK) Sanur dan menjadi pusat layanan program ini dengan fasilitas 255 tempat tidur, delapan kamar operasi, 38 ruang ICU, dan empat cath lab.
Rumah sakit bertaraf internasional ini, diperkuat teknologi MRI 3.0 Tesla, CT 256-slice, PET-CT, Varian TrueBeam, dan SagiNova Brachytherapy, serta kolaborasi global bersama SingHealth (Singapura), ICON Cancer Centre (Australia), Innoquest & Pathology Asia, Sapporo Cardiovascular Clinic (Jepang).
Program ini turut diperkuat oleh jaringan IHC yang mencakup 38 rumah sakit dan 72 klinik di seluruh Indonesia, memastikan kesinambungan layanan pasca pemeriksaan.
“Inisiatif ini menjadi upaya dalam memperkuat daya saing Indonesia di pasar medical tourism regional. Dengan fasilitas BIH yang berstandar global serta layanan terintegrasi sejak proses reservasi hingga pemeriksaan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan medis premium,” ujarnya.
Direktur Komersial IAS Muchdian Muchlis menjelaskan pasien akan didampingi sejak tiba di bandara hingga menuju fasilitas kesehatan.
“Melalui layanan Joumpa, kami menghadirkan asistensi personal mulai dari penyambutan, fast track, pengelolaan bagasi, hingga transportasi menuju Bali International Hospital,” jelas Muchis.
Kolaborasi IHC, Bank Mandiri, dan IAS ini diproyeksikan menjadi model sinergi BUMN dalam membangun ekosistem medical tourism nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Integrasi layanan kesehatan, keuangan digital, dan konektivitas aviasi tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing sektor kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata berbasis layanan medis secara berkelanjutan.
1771204172_c42fb404-ad43-4a8a-87d9-192b57a2b21d.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56