#30 tag 24jam
Cara Lakukan Salat Qiyamul Lail di Malam Ganjil Ramadan Agar Diampuni Allah
Salat Qiyamul Lail di malam ganjil Ramadan dianjurkan untuk meraih Lailatul Qadar dan ampunan Allah. Berikut cara melakukannya. [669] url asal
#lailatul-qadar #malam-lailatul-qadar #qiyamul-lail #salat-qiyamul-lail #malam-ganjil-ramadan #doa-lailatul-qadar #ibadah-malam-lailatul-qadar #salat-tahajud #salat-witir #niat-salat-qiyamul-lail #tata
(Bisnis.Com - Terbaru) 11/03/26 06:09
v/161174/
Bisnis.com, JAKARTA - Malam Lailatul Qadar sangat ditunggu umat Muslim karena niscaya ketika beribadah saat malam itu akan diampuni dosanya yang telah lalu.
Malam Lailatul qadar juga seringkali disebut dengan malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Datangnya malam Lailatul Qadar tidak bisa diprediksi oleh manusia. Mengutip NU Online, sejatinya Allah merahasiakan kapan malam Lailatul Qadar hadir.
Kehadirannya yang tak ditetapkan ini membuat umat muslim harus mencari malam pada hari-hari akhir Ramadan.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْراكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ، لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1000 bulan.” (QS Al-Qadr: 1-3).
Rasulullah pun mengingatkan umatnya untuk mencari malam Lailatul Qadar pada 10 hari terakhir Ramadan, seperti yang tertulis di dalam kitabnya At-Tanbih.
“Dianjurkan mencari lailatul qadar di setiap malam Ramadhan, terutama malam sepuluh akhir dan malam ganjil. Lailatul qadar paling sering diharapkan terjadi pada malam 21 dan 23. Saat malam lailatul qadar disunahkan membaca do’a, ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’ (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku).”
Dalam kitab tersebut juga terdapat doa yang dilakukan saat turunnya malam Lailatul Qadar. Doa tersebut juga dipanjatkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mendapat syafaat dari Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW meminta umat muslim untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh pada malam Lailatul Qadar.
‘Aisyah mengatakan, “Saat memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Rasulullah SAW fokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” (HR Al-Bukhari).
Pada malam Lailatul Qadar, turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan, dikutip dari NU Online. Malam lailatul qadar pun menjadi malam yang penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.
Selain pada malam Lailatul Qadar, menjalani salat Qiyamul Lail juga bisa dilakukan oleh umat muslim agar semakin dekat dengan sang pencipta.
Dikutip dari NU online, pada malam hari terutama pada sepertiga malam yang terakhir, adalah saat hiruk-pikuk aktifitas manusia terhenti untuk sementara waktu. Suasana sunyi sangat membantu kita untuk menenangkan diri dan berkontemplasi.
Qiyamul lail itu semakin berlipat ganda lagi pahalanya ketika dikerjakan pada sepertiga Ramadan yang terakhir, yakni saat terjadi malam lailatul qadar, atau tepatnya saat ibadah Ramadan kita telah mengendur.
Qiyamul lail diperuntukkan bagi mereka yang telah tertidur sejenak di waktu malam, lalu bangun dan mengambil air wudhu.
Lantas bagaimana niat dan tata cara salat Qiyamul Lail ini?
Pada dasarnya jumlah rakaat salat tahajud, salat witir, qiyamu Ramadhan, dan qiyamu lail adalah sama yakni sebelas rakaat (Berdasarkan HR. al-Bukhari dari ‘Aisyah).
Cara Melaksanakan Salat Qiyamul Lail
Berikut tata cara melakukan ibadah salat sunah qiyamul lail untuk menyambut Lailatul Qadr di bulan Ramadan ini:
1. Waktu pelaksanaannya adalah setelah sholat isya sampai sebelum waktu shubuh.
(Berdasarkan HR. al-Bukhari dan Muslim dari ‘Aisyah). Tetapi yang paling baik adalah pada sepertiga akhir malam (berdasarkan HR. Ahmad, Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Jabir).
2. Salat tahajud
Salat ini boleh dikerjakan secara berjamaah (berdasarkan HR. Muslim dari Ibnu ‘Abbas), dan boleh juga dilakukan sendirian. Diawali dengan sholat iftitah dua rakaat (berdasarkan HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud dari Abu Hurairah).
3. Salat sebelas rakaat
Beberapa hadis Nabi Muhammad saw menjelaskan bahwa sholat tahajud bisa dilaksanakan dengan berbagai cara di antaranya adalah
a) melaksanakan empat rakaat + empat rakaat + tiga rakaat (4 + 4 + 3 = 11 rakaat) (berdasarkan HR. Al-Bukhari dari ‘Aisyah);
b) dua rakaat iftitah + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + satu rakaat (2 + 2 + 2 + 2 + 2 + 2 + 1 = 13 rakaat) (berdasarkan HR. Muslim dari ‘Aisyah).
4. Salat witir
Pada salat witir hendaknya membaca surat al-A’la setelah al-Fatihah pada rakaat pertama, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan al-Ikhlas pada rakaat yang ketiga.
5. Membaca doa
Setelah salam, sambil duduk membaca “Subhanal-malikil-qudduus” (3x) dengan mengeraskan dan memanjangkan pada bacaan yang ketiga, lalu membaca:“Rabbil-malaaikati war-ruuh” (Berdasarkan HR. al-Baihaqi, juz 3/ no. 4640; Thabrani, juz 8/ no. 8115; Daruqutni, juz 2/ no. 2, dari Ubay bin Ka’ab. Hadis ini dikuatkan oleh ‘Iraqi)
6. Memanjatkan doa dan meminta pengampunan dari Allah SWT.
Tata Cara Lengkap Salat Tahajud Beserta Keutamaan, Rakaat, Niat, dan Doa Rasulullah
Salat Tahajud adalah ibadah sunnah yang dianjurkan, dilakukan malam hari setelah tidur. Keutamaannya termasuk mendekatkan diri kepada Allah dan menghapus dosa. Doa setelah salat dianjurkan, mengikuti [994] url asal
#tahajud #salat-tahajud #keutamaan-tahajud #niat-tahajud #doa-tahajud #rakaat-tahajud #waktu-tahajud #cara-salat-tahajud #manfaat-tahajud #tahajud-malam #qiyamul-lail #doa-setelah-tahajud #keutamaan-sa
(Bisnis.Com - Terbaru) 02/03/26 16:36
v/152181/
Bisnis.com, JAKARTA - Salat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Secara bahasa, tahajud berarti berupaya melawan atau meninggalkan tidur. Adapun menurut istilah fikih, Tahajud adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah seseorang tidur terlebih dahulu.
Para ulama sepakat (ijma’) bahwa hukum salat Tahajud adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan, karena ibadah ini senantiasa dikerjakan oleh Nabi Muhammad. Keutamaan Tahajud ditegaskan dalam Al-Qur’an dan hadis. Dalam QS Al-Isra ayat 79, Allah berfirman:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
"Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah bersabda bahwa salat paling utama setelah salat wajib adalah salat malam. Hadis lain menyebutkan bahwa qiyamul lail (salat malam) adalah kebiasaan orang-orang saleh terdahulu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus kesalahan, dan mencegah dari perbuatan dosa.
Waktu dan Jumlah Rakaat
Salat Tahajud dilaksanakan setelah salat Isya hingga sebelum terbit fajar, dengan syarat telah tidur terlebih dahulu walau hanya sebentar.
Jumlah rakaatnya tidak dibatasi. Namun, pelaksanaannya dianjurkan dua rakaat salam. Minimal dua rakaat sudah termasuk Tahajud, dan semakin banyak rakaat sesuai kemampuan, semakin baik.
Bacaan Surat dalam Salat Tahajud
Setelah membaca Surah Al-Fatihah, diperbolehkan membaca surat apa pun dalam Al-Qur’an, baik pendek maupun panjang.
Sebagaimana firman Allah dalam QS Al-Muzammil ayat 20:
فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ
"... Maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an."
Sebagian ulama menganjurkan membaca Al-Qur’an secara berurutan hingga khatam dalam jangka waktu tertentu sesuai kemampuan dan semangat masing-masing.
Tata Cara Salat Tahajud
Berikut panduan pelaksanaan salat Tahajud dua rakaat:
1. Niat Salat Tahajud
Dibaca bersamaan dengan takbiratul ihram:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.
“Aku menyengaja salat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”
2. Membaca Doa Iftitah (Salah Satu)
Versi pertama:
اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allaahu akbar Kabiroo Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.
Atau versi kedua:
اَللّهُمَّ باَعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَاياَيَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِاَللّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَاياَ كَماَ يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِاَللّهُمَّ اغْسِلْ خَطَاياَيَ باِلْماَءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.
Allaahumma baa’id bainii wabainaa khotoo yaa ya kamaa baa ‘adta bainal masyriqi wal maghrib. Allaahumma naqqinii minal khotoo yaa kamaa yunqqots tsaubul abyadhuu minaddanas. Allaahummaghsil khotoo yaa ya bil maa i wats tsalji walbarod.
3. Melanjutkan Tata Cara Salat
Layaknya salat wajib, dalam pelaksanaan salat tahajud, setiap rakaat diawali dengan membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surah Al-Qur’an sesuai kemampuan. Setelah itu dilanjutkan dengan rukuk, kemudian bangkit untuk i’tidal. Selanjutnya melakukan sujud, lalu duduk di antara dua sujud, dan kembali sujud untuk menyempurnakan satu rakaat. Pada rakaat kedua dilakukan tasyahud awal sebelum berdiri kembali jika salat terdiri dari lebih dari dua rakaat. Pada rakaat terakhir, setelah sujud terakhir, dilanjutkan dengan tasyahud akhir yang disertai shalawat kepada Nabi Muhammad, kemudian salat ditutup dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri sebagai tanda berakhirnya ibadah.
Doa Setelah Salat Tahajud yang Dianjurkan Rasulullah
Dilansir dari laman resmi NU Online, Setelah menunaikan salat Tahajud, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan munajat kepada Allah. Salah satu doa yang paling masyhur adalah doa yang dibaca Rasulullah sebagaimana diriwayatkan oleh Muhammad dalam hadis sahih riwayat Al-Bukhari dan Muslim. Doa ini juga banyak dikutip dalam literatur keislaman, termasuk dalam artikel keagamaan yang membahas amalan salat malam.
1. Doa Riwayat Al-Bukhari dan Muslim
Berikut lafal doa yang dibaca Rasulullah setelah salat malam:
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.
Secara makna, doa ini berisi pujian agung kepada Allah sebagai Penguasa, Pemilik, dan Cahaya langit serta bumi. Di dalamnya juga terdapat pengakuan bahwa janji Allah adalah benar, surga dan neraka adalah nyata, serta hari kiamat pasti terjadi. Doa tersebut dilanjutkan dengan pernyataan kepasrahan total kepada Allah, permohonan ampun atas dosa yang tampak maupun tersembunyi, serta pengakuan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya.
2. Doa Riwayat Sunan Ibnu Majah
Selain riwayat di atas, terdapat pula redaksi doa yang diriwayatkan dalam kitab Sunan Ibnu Majah karya Ibnu Majah. Lafalnya sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيَّامُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدَّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ
Allâhumma lakal hamdu Anta nûrus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Anta qayyâmus nûrus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Anta Mâlikus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Antal haqqu wawa’duka haqqun waqauluka haqqun waliqâ`uka haqqun wal jannatu haqqun wannâru haqqun wassâ’atu haqqun wannabiyyûna haqqun wa Muhammadun haqqun, allâhumma laka aslamtu wabika âmantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wabika khashamtu wa ilaika hâkamtu, faghfirlî Anta walâ ilâha ghairuka walâ haula walâ quwwata illâ bika.
Secara substansi, doa ini juga diawali dengan pujian kepada Allah sebagai Cahaya dan Penguasa langit dan bumi, disertai penegasan bahwa seluruh janji-Nya adalah benar. Kemudian dilanjutkan dengan pengakuan iman, tawakal, tobat, serta permohonan ampun atas seluruh dosa, baik yang telah dilakukan maupun yang belum, yang disadari ataupun tidak.
Salat Tahajud adalah ibadah malam yang penuh keutamaan dan menjadi ciri orang-orang saleh. Meski tidak wajib, keistiqamahan dalam menjalankannya menjadi salah satu jalan mendekatkan diri kepada Allah. Cukup dua rakaat setiap malam jika belum mampu lebih. Yang terpenting adalah konsistensi, keikhlasan, dan kekhusyukan dalam menjalankannya.
Inilah 4 Janji Allah Bagi Para Ahli Tahajud
Ada 4 janji Allah Subhanahu Wataala bagi siapa saja yang menjadi ahli Tahajud ini. Apa janji Allah SWT tersebut, dan mengapa Salat Tahajud begitu istimewa. Ada... | Halaman Lengkap [786] url asal
#qiyamul-lail #salat-malam #salat-tahajud #janji-allah #tahajud
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/12/25 21:15
v/65478/
Ada 4 janji AllahSubhanahu Wata'ala bagi siapa saja yang menjadi ahli Tahajud ini. Apa janji Allah SWT tersebut, dan mengapa Salat Tahajudbegitu istimewa.Islam menekankan bahwa Salat Tahajudmerupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Di antara keutamaan salat Tahajud adalah terkabulnya hajat ataupun permintaan orang yang melaksanakannya.
Keistimewaan tersebut dilandaskan dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam.”
Berdasarkan hadis tersebut, ada baiknya umat Muslim meminta suatu hal yang lebih tinggi dan bermanfaat bagi banyak orang. Bukan hanya perkara kekayaan ataupun kemuliaan di dunia.
Lantas, apa saja hal yang bisa diminta setelah Salat Tahajud? Dikutip dari buku Amalan Ringan Paling Menakjubkan tulisan Syeikh Ali Jaber dan buku Tadabbur Doa Sehari-hari, karya Ahmad, berikut empat hal yang diminta setelah salat Tahajud.
1. Meminta Pengampunan Dosa
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, salat tahajud merupakan waktu yang yang tepat untuk berdoa. Salah satu doa yang bisa dipanjatkan adalah meminta pengampunan dosa.Allah berfirman:
Artinya: Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Muzzammil: 20).
2. Meminta Diberikan Kesabaran
Seorang Muslim yang melaksanakan Salat Tahajud hendaknya meminta untuk diberikan kesabaran dapat dipanjatkan setelah salat tahajud.Allah SWT berfirman:
Artinya: Dan bersabarlah dalam menanti ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri. (QS. At Thur: 48).
3. Meminta Keselamatan
Seorang Muslim dapat memohon kepada Allah agar diberi keselamatan dunia dan akhirat setelah Salat Tahajud.Hal tersebut berdasarkan surat Al-Furqan ayat 63-64, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَٱلَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَٰمًا
Arab-Latin: Wa 'ibādur-raḥmānillażīna yamsyụna 'alal-arḍi haunaw wa iżā, Wallażīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyāmā
Artinya: Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. (QS. Al Furqan: 63-64).
4. Meminta Ditinggikan Derajatnya
Muslim yang beriman tentu ingin ditempatkan di tempat yang terbaik di surga-Nya Allah Subhanahu Wata'ala. Maka dari itu, hendaknya seorang Muslim yang melaksanakan sholat tahajud untuk meminta ditinggikan derajatnya.Allah telah menjanjikan akan meninggikan derajat umat Muslim yang senantiasa melaksanakan Salat Tahajud di tiap sepertiga malam.
Artinya: Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. (QS. Al Isra: 79).
4 Janji Allah Bagi Ahli Tahajud
Menurut Ustaz Adi Hidayat (UAH), ada empat janji Allah Ta'ala bagi mereka ahli Tahajud. "Salat malam ini adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kita. Karena mereka tahu sholat malam adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa," kata Ustaz Adi Hidayat dalam satu ceramahnya yang disiarkan akun IG @kajiianustadzadihidayat.lc.Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan doa pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya." (HR Muslim No 757)
Allah menjanjikan 4 kemuliaan bagi ahli Tahajud saat berada di dunia:
1. Allah akan angkat kariernya di tempat yang terbaik.
2. Allah Bimbing semua aktivitasnya sehingga jadi lebih mudah.
3. Allah bimbing setiap dia punya masalah supaya mendapatkan solusi terbaik.
4. Allah akan lindungi dia ketika beraktivitas dalam kehidupannya.
Adapun di Akhirat nanti, Allah menjanjikan mereka memasuki surga dengan kenikmatan yang ada di dalamnya. Di dunia mereka dapat 4 kemuliaan, di Akhirat mereka ditempatkan paling minimal di taman-taman Surga.
Wallahu A'lam
Zikir dan Doa Setelah Salat Tahajud Beserta Urutannya
Zikir dan doa setelah salat tahajud penting diketahui kaum muslim. Bila diamalkan rutin, terutama yang punya keinginan agar segera terkabul. Zikir dan doa setelah... | Halaman Lengkap [727] url asal
#salat-tahajud #keutamaan-sholat-tahajud #zikir-dan-doa #doa-setelah-sholat-tahajud
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/12/25 20:26
v/65377/
Zikir dan doa setelah salat tahajud penting diketahui kaum muslim. Bila diamalkan rutin, terutama yang punya keinginan agar segera terkabul.Doa setelah salat tahajudmerupakan waktu paling mustajab. Keutamaan doa setelah salat tahajud disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Umamah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
"Barang siapa yang bangun di tengah malam, lalu mengucapkan, "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Mahabesar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, " kemudian ia mengucapkan, "Ya Tuhanku berilah ampunan bagiku" —atau kemudian ia berdoa—
niscaya akan diperkenankan baginya. Dan jika dia bangkit membenahi diri, lalu berwudu, kemudian salat, maka salatnya diterima.
Urutan Zikir dan Doa Setelah Salat Tahajud
1. Membaca Istighfar
Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih. (Dibaca Sebanya 3 X).
Artinya : “Saya mohon ampun kepada allahyang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.”
2. Membaca Laa Ilaaha illallah
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
3. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Mahabesar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah,"
4. Membaca Sayyidul Istighfar
Allahumma anta rabbii laa ilaha Illa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika, wawa'dika mas tatho'tu, a'dzubika min syarri maa shona'tu, abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abu u bidzanbi faghfirli fainnahu laa yaghfiru dzunuuba Illa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau-lah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap pada ikatan-Mu dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu,
aku mengakui nikmat-Mu kepadaku. Maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau".
Doa setelah Salat Tahajud
Allaahumma lakalhamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, laka mulku samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, walakal hamdu, anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu, anta malikus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu, antal haqqu, wawa’dukal haqqu, waliqaa uka haqqun, waqauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wannabbiyuuna haqqun, wa muhammadun sallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, wassa’atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wabika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu wamaa akhrartu, wamaa asrartu wamaa a’lantu, antal muqaddimu wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illaa anta.
Artinya : “Ya Allah, bagi Mu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Penguasa langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu itu benar, bertemu dengan-Mu adalah benar, firman-Mu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mulah saya berserah diri, kepada-Mulah saya beriman, kepada-Mu saya bertawakal. Kepada-Mu saya kembali, kepada-Mu saya mengadu, dan kepada-Mu saya berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang saya sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripada saya. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau”.
Keistimewaan doa setelah salat tahajud ini disebutkan dalam hadist Nabi SAW:
Dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa`alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah salat-salat
wajib." (HR. Tirmidzi) [No. 3499 Maktabatu Al Ma`arif Riyadh] Hasan.
Itulah bacaan zikir dan doa setelah salat tahajud sesuai sunnah untuk diamalkan agar mendapat keutamaan. Semoga Bermanfaat Wallahu A'lam
Rahasia Doa dan Zikir setelah Salat Malam: Amalan Rasulullah yang Bikin Hati Tenang
Doa dan zikir setelah salat malam menjadi amalan yang dapat mendekatkan hati seorang hamba kepada Allah. Salah satunya setelah salat Tahajud. Salah satu keutamaan... | Halaman Lengkap [981] url asal
#qiyamul-lail #doa-dan-zikir #keutamaan-doa #salat-malam #tahajud
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 28/11/25 21:15
v/20717/
Salah satu keutamaan salat malamatau tahajud adalah pintu terbukanya doa. Rasulullah SAW bersabda,"Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir setiap malam, lalu berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan beri, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka Aku akan ampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).
Doa dan zikir setelah salat malam menjadi amalanyang dapat mendekatkan hati seorang hamba kepada Allah.
Bacaan Zikir dan Doa setelah Tahajud :
1. Membaca Istighfar
Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih. (Dibaca Sebanyak 3 X).
Artinya : “Saya mohon ampun kepada allahyang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.”
2. Membaca Laa Ilaaha illallah
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Artinya:
Tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala puji, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
3. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir
Subhaanallaah, walhamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah. Dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Allah Mahabesar, dan tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah,"
4. Membaca Sayyidul Istighfar
Allahumma anta rabbii laa ilaha Illa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika, wawa'dika mas tatho'tu, a'dzubika min syarri maa shona'tu, abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abu u bidzanbi faghfirli fainnahu laa yaghfiru dzunuuba Illa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau-lah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap pada ikatan-Mu dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku. Maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau".
Doa Setelah Salat Tahajud:
“Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wasallama haq. Was sa‘atu haq.
Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.”
Artinya, “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.
Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.
Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku.
Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)
Selain itu, ada pula doa salat tahajud dari kitab Sunan Ibnu Majah:
“Allâhumma lakal hamdu Anta nûrus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Anta qayyâmus nûrus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Anta Mâlikus samâwâti wal ardli wa man fîhinna, walakal hamdu Antal haqqu wawa’duka haqqun waqauluka haqqun waliqâ`uka haqqun wal jannatu haqqun wannâru haqqun wassâ’atu haqqun wannabiyyûna haqqun wa Muhammadun haqqun, allâhumma laka aslamtu wabika âmantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu wabika khashamtu wa ilaika hâkamtu, faghfirlî Anta walâ ilâha ghairuka walâ haula walâ quwwata illâ bika.”
Artinya, “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkaulah penerang langit dan bumi dan segala yang ada di dalamnya, dan puji bagi-Mu. Engkaulah yang menguasai langit dan bumi dan segala yang ada di dalamnya, dan segala puji bagi-Mu. Engkaulah Pemilik Surga, dan bumi dan siapa pun yang ada di dalamnya, dan puji bagi-Mu. Engkaulah yang benar, dan janjimu benar, dan perkataanmu benar, dan bertemu denganmu adalah benar, dan surga itu benar, dan Neraka itu benar, dan Hari Kiamat itu benar, dan Para nabi itu benar, dan Muhammad itu benar. Ya Allah kepada-Mu aku berserah diri, dan kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku bertawakal, dan kepada-Mu aku bertaubat. Dan kepadaMu aku berselisih, dan kepadaMu aku menghakimi, maka ampunilah aku atas apa yang aku kemukakan dan apa yang aku tunda, dan apa yang aku tunda dan apa yang aku ridha. Dan sebagaimana telah Engkau nyatakan, Engkaulah yang mendahului dan Engkaulah yang kedua, tidak ada Tuhan selain Engkau, dan tidak ada Tuhan selain Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Engkau.” (Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, [Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyah, 2018], halaman 155).
Itulah bacaan zikir dan doa setelah salat tahajud sesuai sunnah untuk diamalkan agar mendapat keutamaan. Semoga Bermanfaat
Perbedaan Salat Tahajud dan Qiyamul Lail, Umat Muslim Wajib Tahu!
Ada perbedaan antara salat Tahajud dan Qiyamul Lail yang perlu diketahui umat muslim agar tidak keliru dalam memaknainya. Apa saja perbedaannya? Ada perbedaan antara... | Halaman Lengkap [185] url asal
#fiqih-salat #qiyamul-lail #salat-sunnah #salat-tahajud #tahajud
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 21/11/25 19:11
v/46115/
Ada perbedaan antara salat Tahajuddan Qiyamul Lail yang perlu diketahui umat muslim agar tidak keliru dalam memaknainya. Qiyamul Lailartinya menghidupkan malam atau mendirikan malam dengan ibadah. Lalu bagaimana dengan Tahajud?Dalam Buku "33 Macam Jenis Shalat Sunnah", Ustaz Muhammad Ajib Lc menjelaskan ibadah apapun yang dilakukan pada malam hari seperti salat Tahajud, salat Tarawih, salat Witir, salat Hajat dan lainnya disebut dengan Qiyamullail.
Sedangkan Tahajud adalah salat sunnah malam yang dilakukan setelah bangun dari tidur setelah salat fardhu Isya. Salat Tahajjud itu adalah bagian dari Qiyamul Lail. Jadi, istilah Qiyamul Lail ini lebih umum dibanding dengan istilah Tahajud.
Namun jika anda salat sunnahnya sebelum tidur maka disebut sebagai salat sunnah mutlak. Dan salat mutlaq ini juga termasuk bagian dari Qiyamullail jika dikerjakan pada malam hari.
Ustaz Ajib menukil keterangan dari Syekh Nawawi Al-Bantani rahimahullah (wafat 1316 H), seorang ulama besar Mazhab Syafi'i asal Banten) menyebutkan sebagai berikut:
وبعد فعل العشا تقدميا يرم هتجدا.هناية الزين )ص: 114 )
"Di antara yang termasuk salat mutlaq adalah salat Qiyamullail, jika dilaksanakan setelah tidur maka disebut dengan salat Tahajud walaupun tidurnya di waktu setelah Maghrib dan setelah salat Isya secara jamak taqdim."
Wallahu A'lam
6 Doa Minta Rezeki Tak Terduga dari Segala Penjuru
Contoh doa meminta rezeki tak terduga, Allahumma akfini bi halalika ‘an haramika, wa aghnini bi fadhlika ‘amman siwak. [1,277] url asal
#doa-rezeki #rezeki-tak-terduga #doa-minta-rezeki #doa-rezeki-halal #doa-rezeki-berkah #doa-rezeki-subuh #doa-rezeki-dhuha #doa-rezeki-tahajud #doa-rezeki-cepat #doa-rezeki-ampuh #doa-rezeki-mustajab
(Bisnis.Com - Terbaru) 04/11/25 15:30
v/27109/
Bisnis.com, JAKARTA - Doa minta rezeki tak terduga adalah amalan spiritual yang dilakukan seorang Muslim untuk memohon kelapangan hidup, kemudahan urusan, dan datangnya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Dalam ajaran Islam, rezeki bukan hanya berupa harta, tetapi juga kesehatan, ketenangan hati, kesempatan, dan pertolongan Allah yang datang di saat sulit. Dengan membaca doa secara ikhlas dan disertai usaha nyata, seorang hamba menunjukkan tawakal dan keyakinannya bahwa hanya Allah-lah pembuka pintu rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
Makna dan Keutamaan Doa Minta Rezeki Tak Terduga
Rezeki dalam Islam didefinisikan sebagai seluruh karunia Allah yang diberikan kepada makhluk-Nya, baik berupa materi maupun nonmateri. Setiap manusia telah dijamin rezekinya sebagaimana firman Allah dalam QS. Hud ayat 6:
“Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.”
Doa menjadi salah satu sarana utama untuk membuka pintu rezeki. Allah berfirman dalam QS. At-Thalaq ayat 2-3:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
Makna dari ayat ini menunjukkan bahwa rezeki tak terduga adalah bentuk karunia Allah yang datang karena ketakwaan, kesabaran, dan keikhlasan hamba-Nya. Rezeki tidak hanya datang melalui jalan logis, tetapi juga melalui kesempatan, bantuan, dan kemudahan yang tidak pernah diduga sebelumnya.
Doa Singkat Minta Rezeki yang Bisa Dihafalkan
Berikut beberapa doa pendek yang mudah dihafalkan dan diamalkan setiap hari:
- اللّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رِزْقِكَ
Allāhumma iftaḥ lī abwāba rizqik.
“Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rezeki-Mu.” - رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Rabbi innī limā anzalta ilayya min khayrin faqīr.
(QS. Al-Qashash: 24)
“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” - اللّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي رِزْقِي
Allāhumma bārik lī fī rizqī.
“Ya Allah, berkahilah rezekiku.”
Doa-doa ini dapat dibaca kapan saja, terutama di pagi hari sebelum beraktivitas atau saat merasa cemas terhadap kondisi ekonomi.
Doa Minta Rezeki Tak Terduga Saat Mengalami Kesulitan Ekonomi
Kesulitan ekonomi sering kali menjadi ujian keimanan dan kesabaran. Dalam kondisi ini, Islam mengajarkan agar umatnya tetap berdoa dan berusaha tanpa putus asa. Berikut doa yang dapat diamalkan saat menghadapi kesulitan rezeki:
اللّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allāhumma akfinī bi ḥalālika ‘an ḥarāmika, wa aghninī bi faḍlika ‘amman siwāk.
Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki halal-Mu dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.” (HR. Tirmidzi)
Doa ini bisa dibaca setiap selesai shalat wajib, terutama setelah shalat Subuh dan Dhuha, ketika hati sedang tenang dan pikiran fokus kepada Allah SWT. Bacaan ini mengandung makna bahwa seorang hamba memohon kecukupan hidup dengan cara yang halal dan penuh keberkahan.
Doa Mendatangkan Rezeki Secepat Kilat
Dalam Islam, tidak ada konsep instan tanpa sebab, namun Allah Maha Kuasa memberi rezeki dalam waktu yang cepat bagi hamba yang bersungguh-sungguh. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon kemudahan rezeki adalah:
اللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِزْقًا طَيِّبًا، وَعِلْمًا نَافِعًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allāhumma innī as’aluka rizqan ṭayyiban, wa ‘ilman nāfi‘an, wa ‘amalan mutaqabbalan.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan amal yang Engkau terima.” (HR. Ibnu Majah)
Doa ini dapat diamalkan setiap pagi setelah shalat Subuh, atau saat hendak memulai pekerjaan. Ulama menyebut bahwa siapa yang membacanya dengan penuh keyakinan, Allah akan memudahkan jalannya dan melapangkan segala urusannya.
Agar doa lebih mustajab, perbanyak istighfar dan sedekah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa memperbanyak istighfar, Allah akan memberikan jalan keluar bagi setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad)
Doa Pembuka Rezeki dari Segala Penjuru
Doa berikut dikenal luas sebagai amalan untuk memohon rezeki yang datang dari seluruh arah, disertai keberkahan dan ketenangan hidup:
اللّهُمَّ ارْزُقْنِي رِزْقًا حَلالًا طَيِّبًا وَاسِعًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ
Allāhumma urzuqnī rizqan ḥalālan ṭayyiban wāsi‘an min kulli jihah.
Artinya: “Ya Allah, berilah aku rezeki yang halal, baik, dan luas dari segala penjuru.”
Makna doa ini menggambarkan permohonan seorang hamba agar diberikan rezeki yang tidak hanya cukup, tetapi juga penuh keberkahan dan datang tanpa kesulitan.
Ayat pendukungnya terdapat dalam QS. Saba’ ayat 39:
“Apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya; dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”
Amalan ini bisa dibaca setelah shalat Dhuha, sedekah, atau setiap kali merasa khawatir akan kebutuhan hidup.
Amalan agar Doa Rezeki Cepat Dikabulkan
Agar doa yang dipanjatkan lebih mudah diterima, Rasulullah SAW memberikan panduan etika berdoa yang dapat diterapkan sehari-hari:
- Niat ikhlas karena Allah, jangan berdoa hanya demi dunia, tapi untuk mencari keberkahan.
- Jaga kehalalan rezeki, hindari riba, penipuan, dan perbuatan zalim.
- Perbanyak istighfar dan dzikir, karena istighfar menghapus dosa yang menghalangi rezeki.
- Syukuri nikmat sekecil apa pun, rasa syukur menambah kelapangan rezeki (QS. Ibrahim: 7).
- Bersedekah dan membantu sesama, sedekah mempercepat datangnya balasan rezeki.
- Jaga salat wajib dan sunnah, terutama Dhuha dan Tahajud, yang disebut sebagai waktu pembuka rezeki.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, rezeki yang paling luas adalah hati yang tenang dan cukup. Ketika hati tenang, Allah akan memudahkan urusan dunia dan akhirat.
Kapan Waktu Terbaik Membaca Doa Rezeki
Beberapa waktu disebut mustajab untuk memohon rezeki kepada Allah SWT:
1. Setelah Shalat Dhuha
Shalat Dhuha dikenal sebagai shalat pembuka pintu rezeki. Lakukan minimal dua rakaat, lalu lanjutkan dengan doa rezeki agar Allah melapangkan jalan penghidupan.
2. Setelah Shalat Tahajud
Sepertiga malam terakhir adalah waktu terbaik untuk berdoa. Dalam suasana hening, hati lebih khusyuk dan doa lebih mudah dikabulkan.
3. Setelah Shalat Wajib
Khususnya Subuh dan Maghrib, karena waktu ini disebut waktu keberkahan rezeki.
4. Saat Hujan Turun
Rasulullah SAW bersabda: “Doa tidak tertolak pada dua waktu: ketika azan berkumandang dan saat hujan turun.” (HR. Abu Dawud)
5. Saat Sujud dalam Shalat
Sujud adalah momen terdekat seorang hamba dengan Rabb-nya. Maka, mintalah kelapangan rezeki di saat sujud dengan penuh ketundukan.
Doa minta rezeki tak terduga mengajarkan bahwa rezeki bukan hanya soal materi, tetapi juga ketenangan, kemudahan, dan keberkahan hidup. Seorang Muslim hendaknya senantiasa memadukan doa, usaha, dan tawakal sebagai bentuk kesungguhan dalam mencari rezeki.
Dengan berdoa, bersyukur, serta menjaga kehalalan usaha, insya Allah Allah SWT akan membukakan pintu-pintu rezeki dari segala penjuru dan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya dengan cara yang penuh hikmah.
“Barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.” (QS. At-Thalaq: 3)
Menurut tafsir Ibnu Katsir, ayat QS. At-Thalaq: 3 menegaskan bahwa orang yang bertakwa akan diberikan rezeki dari arah yang tidak disangka, bukan berarti tanpa usaha, melainkan melalui cara yang penuh berkah dan tak terduga oleh logika manusia.
FAQ
- Apa doa paling ampuh untuk rezeki tak terduga?
Doa yang paling dianjurkan adalah اللّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرامِكَ (Allahumma akfini bi halālika ‘an harāmika), agar Allah mencukupkan rezeki dari jalan yang halal. - Kapan waktu paling mustajab membaca doa rezeki?
Setelah shalat Dhuha, Tahajud, dan di waktu Subuh. - Apakah doa rezeki harus dalam bahasa Arab?
Tidak wajib. Boleh berdoa dalam bahasa apa pun asalkan hati ikhlas dan penuh keyakinan. - Apakah rezeki bisa datang tanpa usaha?
Tidak. Islam mengajarkan keseimbangan antara doa dan ikhtiar. Usaha adalah bagian dari doa yang diwujudkan dalam tindakan. - Apa tanda rezeki penuh berkah?
Rezeki yang menenangkan hati, mencukupi kebutuhan, dan bermanfaat bagi orang lain.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56