Bisnis.com, JAKARTA - Muncul kabar bahwa gaji manajer kopdes Merah Putih mencapai Rp8 juta per bulannya. Benarkah demikian?
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui panitia seleksi nasional resmi membuka rekrutmen untuk posisi 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Zulkifli Hasan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, mengatakan rekrutmen tahap pertama itu menyediakan 30.000 formasi.
Seleksi terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 semua jurusan dengan syarat usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi https://phtc.panselnas.go.id.
Zulkifli menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa pungutan biaya.
Saat ini, proses rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih masih berlangsung.
Lantas Berapa Besaran Gaji Manajer Kopdes?
Saat ini belum diketahui secara pasti berapa gaji manajer Kopdes.
Akan tetapi, meski belum ditetapkan secara resmi, pemerintah memberikan gambaran bahwa besaran gaji akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan lokasi penempatan.
Gaji manajer diperkirakan sedikit di atas UMR daerah setempat
Posisi non-manajerial seperti kasir, sopir, dan sekuriti kemungkinan menerima gaji setara UMR.
Sebagai gambaran, UMR tertinggi saat ini berada di Kota Bekasi sebesar Rp5,69 juta, sedangkan yang terendah di Kabupaten Banjarnegara sekitar Rp2,17 juta.
Artinya, gaji manajer Kopdes berpotensi berada di kisaran tersebut atau sedikit lebih tinggi, tergantung wilayah dan tanggung jawab.
Sementara pekerja dengan posisi kasir, sekuriti, hingga sopir diprediksi akan mendapatkan gaji sesuai dengan UMR yang ditetapkan oleh daerahnya masing-masing.
Besaran UMR di setiap daerah berbeda-beda tergantung pada faktor-faktor seperti biaya hidup, kondisi ekonomi, dan lainnya. UMR ini menjadi acuan bagi perusahaan dalam memberikan upah karyawan.
Itulah perkiraan gaji manajer kopdes yang mungkin banyak ditanyakan oleh masyarakat saat ini.