Bisnis.com, SEMARANG — Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, kunjungan wisata Borobudur masih didominasi oleh Wisatawan Nusantara (Wisnus) khususnya wisatawan dari Pulau Jawa, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, mayoritas wisatawan yang datang masih memilih D.I. Yogyakarta sebagai pintu masuk sebelum melanjutkan perjalanan ke Magelang dan kawasan Borobudur.
Ketua Forum Rumpun Komunitas (FRK) Pariwisata Borobudur, Kirno Prasojo menjelaskan bahwa pola perjalanan wisatawan umumnya berasal dari D.I. Yogyakarta menuju Borobudur. Meski demikian, terdapat juga wisatawan yang datang dari wilayah barat seperti Purworejo dan Semarang, meski jumlahnya tidak sebanyak dari D.I. Yogyakarta.
“Kalau rata-rata tetap dari D.I. Yogyakarta dulu terus baru ke Borobudur. Ada juga yang dari daerah-daerah barat, seperti Purworejo dan Semarang juga ada. Tapi kalau dari arah Semarang itu berarti biasanya mereka ke D.I. Yogyakarta dulu baru ke Magelang atau ke Borobudur,” jelas Kirno, dikutip Rabu (24/12/2025).
Di sisi lain, berdasarkan lama menginap wisatawan, Kirno menjelaskan bahwa jelang Nataru, peningkatan kunjungan lebih banyak didorong oleh wisatawan yang menginap dibanding wisatawan harian.
Namun, sebagian besar wisatawan masih memilih D.I. Yogyakarta sebagai lokasi menginap, kecuali saat berlangsung event besar di kawasan Magelang atau Borobudur yang dapat mendorong tingkat hunian di sekitar kawasan Borobudur.
“Sebenarnya kalau lama tinggal itu sudah ada peningkatan, tapi tetap masih kalah dengan DIY. Kecuali ada event-event tertentu, misalnya event Borobudur Marathon itu baru banyak yang menginap di sekitar Borobudur. Tapi kalau liburan biasa tetap menginapnya masih banyak di D.I Yogyakarta,” katanya
Selaras dengan pernyataan Kirno terkait lama menginap wisatawan. General Manager Artotel Suites Bianti Reza Farhan menjelaskan bahwa pada periode libur Nataru okupansi hotel sudah terisi penuh hampir 100%.
“Saat ini okupansi Artotel Suites Bianti Yogyakarta sudah terisi penuh hampir 100%, kira-kira di kisaran 93%. Secara target sudah terpenuhi, tapi tentu kita terus berusaha supaya mencapai angka semaksimal mungkin,” jelas Reza, dikutip Rabu (24/12/2025)
Terkait proyeksi hotel terhadap pergerakan wisatawan pada periode Nataru tahun ini, Reza mengungkapkan bahwa Artotel Suites Bianti Yogyakarta optimistis pada jumlah wisatawan tahun 2025 akan alami peningkatan.
“Melihat tren pasar dari tahun ke tahun, jumlah wisatawan periode Nataru selalu meningkat. Bahwa kami juga melakukan forecasting,demand market untuk kebutuhan hotel sudah terlihat dari bulan Agustus. Ini jauh lebih awal dari yang kita duga, sehingga kami pun optimis bahwa jumlah wisatawan tahun ini akan meningkat,” ungkap Reza
Dalam upaya pemenuhan tingkat okupansi yang optimal, Reza menyebut bahwa Artotel Suites Bianti telah menyiapkan berbagai event akhir tahun hingga promo harga bagi para wisatawan yang ingin merayakan puncak pergantian tahun.
Terdapat sejumlah aktivitas menarik yang bisa diikuti para tamu mulai dari kompetisi photo taking, pembuatan essential oil, hingga aktivitas interaktif untuk anak-anak. Selain itu, menuju pergantian tahun, Artotel Suites Bianti juga akan menghadirkan artis nasional yang akan tampil dalam countdown party tahun 2025 ini. (Fadya Jasmin Malihah)