4 Arahan Nadiem di Grup WA Mas Menteri Core Team

4 Arahan Nadiem di Grup WA Mas Menteri Core Team

Nadiem Makarim memberikan empat arahan di grup WA sebelum jadi Mendikbudristek: otomatisasi, pemberdayaan agen perubahan, rekrutmen baru, dan koordinasi eksternal.

(Bisnis.Com) 19/01/26 16:29 107450

Bisnis.com, JAKARTA — Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap empat arahan Nadiem Makarim di grup WA Mas Menteri Core Team sebelum dilantik menjadi Mendikbudristek.

Hal tersebut disampaikan jaksa dalam sidang lanjutan sidang Nadiem Makarim terkait kasus Chromebook di PN Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Empat arahan itu tertuang dalam bahasa Inggris mulai dari:

One: Remove humans and replace with software;

Two: Find internal change agent and empower them.

Three: Bring in fresh blood from outside;

Four: Build new team within ministry to coordinate external allies.

Setelah itu, jaksa menerjemahkan arahan itu ke bahasa Indonesia.

"Pertama singkirkan manusia, dan gantikan dengan perangkat lunak, kedua temukan agen perubahan internal dan berdayakan mereka, ketiga bawa masuk tenaga baru dari luar, keempat bangun tim baru dalam pelayanan untuk koordinasi dengan sekutu eksternal," ujar jaksa.

Dalam hal ini, Nadiem pun menjelaskan bahwa poin soal menyingkirkan manusia untuk perangkat lunak itu berarti bisa dimaknai positif.

Sebab, tenaga manusia justru bisa digunakan untuk pekerjaan yang lebih bernilai. Dengan begitu, tugas-tugas yang dinilai bisa dikerjakan otomatis oleh perangkat lunak.

"Karena di generasi saya dan ke bawah, untuk bisa melakukan otomasi itu adalah hal yang sangat positif, di mana manusia tidak perlu mengerjakan hal-hal yang manual sehingga mereka bisa mengerjakan hal-hal yang lebih value add. Kalau kita mau otomasi sesuatu, itu akan mengefisienkan," ujar Nadiem.

Selain itu, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim juga menjelaskan soal tudingan mengunci Chrome Os pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan alias Permendikbud.

Nadiem mulanya meluruskan bahwa Chromebook bukan merupakan sebuah produk laptop, melainkan sistem operasi Chrome Os yang tersemat pada laptop berbagai merek.

Setelah itu, Nadiem membantah Permendikbud itu mengatur spesifikasi soal pengadaan barang digitalisasi pendidikan. Sebab, aturan itu dikeluarkan untuk mengatur tata kelola penyaluran dana alokasi khusus (DAK).

"Saya ingin membahas mengenai Permendikbud DAK yang beberapa kali disebut dikunci, dikunci, dikunci. Nah, ada satu kesalahan yang menurut saya mispersepsi mengenai Permen DAK ini. Kalau yang muliar bisa membaca Permen ini atau siapa pun membaca, Permen ini tidak ada isinya mengenai spek. Isi tubuh daripada Permen itu adalah tata kelola penggunaan DAK, hanya DAK," ujar Nadiem di ruang sidang, Senin (19/1/2026).

#nadiem-makarim #arahan-nadiem #grup-wa-mas-menteri #core-team #sidang-nadiem-makarim #kasus-chromebook #perangkat-lunak #agen-perubahan-internal #tenaga-baru #tim-baru #otomasi-pekerjaan #permendikbud

https://kabar24.bisnis.com/read/20260119/16/1945255/4-arahan-nadiem-di-grup-wa-mas-menteri-core-team