IHSG Ambles 7,64%, Saham Tergabung Indeks MSCI: PTRO, BUMI, PANI Ditinggal

IHSG Ambles 7,64%, Saham Tergabung Indeks MSCI: PTRO, BUMI, PANI Ditinggal

IHSG turun 7,64% dengan saham MSCI seperti PTRO, BUMI, dan PANI ditinggalkan investor. MSCI membekukan indeks karena isu free float dan aksesibilitas pasar.

(Bisnis.Com) 28/01/26 11:36 116800

Bisnis.com, JAKARTA – Saham-saham yang masuk ke dalam indeks MSCI seperti saham PT Petrosea Tbk. (PTRO), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC), maupun PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) memerah ditinggal investor.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11.11 WIB, IHSG telah terkoreksi 7,64% ke posisi 8.293,77. Kini, hanya tersisa 27 saham yang masih menguat, 801 melemah, dan 129 stagnan.

Saham-saham yang telah menjadi bagian dari MSCI, ambles. Saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) misalnya, terkoreksi hingga 14,87% ke Rp7.300 pada perdagangan intraday hari ini.

Begitu juga dengan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang terkoreksi hingga 14,53% ke Rp294, atau saham PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) yang ambles 15,00% ke Rp3.060 per saham. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) juga terkoreksi hingga 14,89% ke Rp9.575.

Saham-saham konglomerat milik Prajogo Pangestu juga tampak kompak tertunduk. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) ambles 14,21% ke Rp8.150, saham PT barito Pacific Tbk. (BRPT) ambles 14,81% ke Rp2.300, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) mengalami ARB dengan terkoreksi 15,00% ke Rp1.190, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melemah hingga 14,33% ke Rp1.520, atau saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah hingga 9,64% ke Rp6.325.

Sucor Sekuritas dalam riset hariannya, menjelaskan bahwa MSCI telah mengeluarkan peringatan bagi pasar modal Indonesia dengan membekukan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham dalam negeri lantaran kekhawatiran isufree floatdan aksesibilitas pasar.

Setidaknya terdapat tiga poin dari putusan MSCI hari ini: tidak terdapat peningkatanForeign Inclusion Factor(FIF) danNumber of Shares(NOS), tidak ada penambahanInvestible Market Index(IMI), dan berdampak pada tidak ada peningkatan bobot pada papan utama untukrebalancingFebruari 2026.

“Ditambah potensi pengurangan bobot negara berkembang dan bahkan reklasifikasi pasar negara berkembang yang mungkin terjadi dalam tinjauan Mei 2026,” kata analis Sucor Sekuritas dalam risetnya, Rabu (28/1/2026).

Sucor menilai, apabila ketidaksepakatan mengenaifree floatberlanjut dan Indonesia belum mampu membuktikan perbaikan transparansi, maka hal ini dinilai dapat memicu penurunan bobot saham Indonesia dalam MSCI Emerging Market Index.

Saham-saham seperti PTRO, BUMI, IMPC, atau PANI, sebagai saham-saham yang telah masuk ke dalam MSCI, disebut akan kehilangan momentumnya selepas kejadian ini.

Meskipun begitu, Sucor menilai terdapat beberapa saham fundamental baik seperti perbankan yang kembalireboundsetelah aksipanic sellingdan memperlihatkan reaksiknee jerk.

“Di lain sisi, pasar obligasi terlihat relatif tenang dan belum terdeteksi adanyapanic sellingpagi ini,” katanya.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#ihsg #ihsg-terkoreksi #saham-msci #saham-ptro #saham-bumi #saham-pani #saham-impc #saham-terkoreksi #saham-melemah #saham-ambles #msci-indonesia #free-float #aksesibilitas-pasar #saham-fundamental #pa

https://market.bisnis.com/read/20260128/7/1947899/ihsg-ambles-764-saham-tergabung-indeks-msci-ptro-bumi-pani-ditinggal