Iran Siap Hadapi Serangan AS Tanpa Gunakan Senjata Nuklir
Iran siap menghadapi serangan AS tanpa senjata nuklir, mengandalkan kekuatan militer konvensional. Ketegangan meningkat setelah AS mengerahkan armada laut.
(Bisnis.Com) 29/01/26 10:53 118166
Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan telah mempersiapkan angkatan bersenjata untuk menghadapi Amerika Serikat jika konflik tak terbendung.
Abbas mengatakan pasukan di negaranya akan meladeni setiap serangan dari darat, udara, dan laut dengan mengerahkan peralatan tempur.
"Angkatan bersenjata kita yang gagah dan berani siap dengan jari-jari mereka di pelatuk untuk segera dan dengan kuat menanggapi setiap agresi terhadap tanah, udara, dan laut kita tercinta," tulis Abbas di akun X pribadinya, Kamis (29/1/2026).
Dia mengatakan Iran telah memiliki pelajaran berharga saat menghadapi serangan militer Israel sehingga menjadi modal mempelajari taktik perang.
Namun dirinya menegaskan tidak akan menggunakan senjata nuklir jika perang benar-benar terjadi. Menurutnya, Iran tidak pernah berupaya untuk memperoleh senjata nuklir.
"Pada saat yang sama Iran selalu menyambut baik kesepakatan nuklir yang saling menguntungkan, adil, dan merata dengan kedudukan yang setara dan bebas dari paksaan, ancaman, dan intimidasi yang menjamin hak Iran atas teknologi nuklir damai, dan menjamin tidak ada senjata nuklir," sambungnya.
Ketegangan kedua negara semakin memuncak ketika Presiden AS Donald Trump mengerahkan armada laut ke Timur Tengah yang memicu spekulasi meningkatnya potensi serangan terhadap Iran di tengah penumpasan brutal rezim Teheran atas gelombang protes nasional.
“Kami mengirim armada besar ke arah itu dan kita lihat apa yang terjadi. Saya lebih memilih tidak ada apa-apa yang terjadi, tapi kami mengawasi mereka dengan sangat ketat," ujar Trump dikutip dari Bloomberg.
Beberapa waktu lalu, USS Abraham Lincoln sempat melintas Selat Malaka antara Malaysia dan Indonesia didampingi tiga kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Spruance, USS Michael Murphy, dan USS Frank E. Petersen Jr., yang mampu membawa rudal Tomahawk. Sayap udara kapal induk itu mencakup jet tempur F-35C.
#iran #serangan-as #angkatan-bersenjata #konflik-iran #peralatan-tempur #agresi-militer #serangan-darat #serangan-udara #serangan-laut #taktik-perang #senjata-nuklir #kesepakatan-nuklir #teknologi-nukl