KAI Commuter Prediksi Jumlah Penumpang saat Lebaran 2026 Tumbuh 1,19%
KAI Commuter prediksi penumpang Lebaran 2026 naik 1,19% dengan 45 juta penumpang. Penambahan kereta dan fasilitas tingkatkan kapasitas dan kenyamanan.
(Bisnis.Com) 11/03/26 15:32 161957
Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter memproyeksikan adanya peningkatan jumlah penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026 sebesar 1,19%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memprediksikan bahwa rangkaian KRL ini akan mengangkut sedikitnya 45 juta penumpang dari total kapasitas 50.244.436 orang.
Jumlah kapasitas tersebut tercatat tumbuh sekitar 4% dari kapasitas tahun lalu, seiring dengan penambahan jumlah rangkaian kereta.
“Karena memang ada penambahan KA di angkutan Lebaran ini, sehingga kami proyeksikan ada peningkatan volume penumpang,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (11/3/2026).
Secara total, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.149 perjalanan setiap harinya di area Jabodetabek, Merak dan sekitarnya, termasuk perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Secara perinci, untuk KRL Jabodetabek tersedia 1.065 perjalanan setiap hari dengan total kapasitas angkut mencapai 47.059.996. Karina prediksi sebanyak 18.972.445 orang akan menggunakan Commuter Line Jabodetabek.
Kemudian sebanyak 70 perjalanan Commuter Line Basoetta, dengan dengan total kapasitas angkut sebanyak 415.616 dan diproyeksikan 145.963 orang bergerak menuju bandara untuk mudik.
Selain itu, juga mengoperasikan sebanyak 14 perjalanan per hari untuk Commuter Line Merak dan menyediakan kapasitas angkut sebanyak 412.352 dengan volume pengguna di lintas ini diprediksi mencapai 299.259 orang, atau meningkat 1% dari tahun lalu.
Guna menjamin kenyamanan, KAI Commuter menyiagakan 5.400 petugas frontliner, mulai dari Masinis, Petugas Pengamanan, hingga Petugas Kesehatan.
KAI Commuter juga menambah fasilitas pendukung pada stasiun padat penumpang, seperti toilet portable di Stasiun Bogor dan Stasiun Pasar Minggu, serta tenda ruang tunggu di Stasiun Bekasi, Bogor, Tangerang, Rangkasbitung, dan Cilegon.
Sebagai informasi, mulai 13–20 Maret 2026, KAI Commuter melakukan penyesuaian layanan di mana perjalanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon. Pengguna yang akan menuju Stasiun Merak akan dialihkan menggunakan transportasi lanjutan di Stasiun Cilegon.
Penyesuaian layanan ini dilakukan juga di tahun-tahun sebelumnya untuk penataan lalu lintas kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, khususnya pada kondisi arus puncak Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H.
Saat ini, stasiun-stasiun Commuter Line telah terintegrasi dengan berbagai moda seperti MRT, LRT Jabodebek, Bus TransJakarta, hingga transportasi daring. Pengguna juga dapat memanfaatkan Kartu Multi Trip (KMT) untuk transaksi pembayaran di semua moda tersebut.
#kai-commuter #penumpang-lebaran #peningkatan-penumpang #krl-jabodetabek #commuter-line-basoetta #commuter-line-merak #kapasitas-angkut #perjalanan-harian #prediksi-penumpang #fasilitas-stasiun #petuga