Kinerja Manufaktur di Kuartal III/2025 Naik, Tapi Kontribusinya Masih di Bawah 20%

Kinerja Manufaktur di Kuartal III/2025 Naik, Tapi Kontribusinya Masih di Bawah 20%

Kontribusi manufaktur ke PDB Indonesia kuartal III/2025 naik jadi 19,15%, didorong permintaan domestik dan luar negeri, meski masih di bawah 20%.

(Bisnis.Com) 05/11/25 14:25 28383

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat industri pengolahan alias manufaktur masih menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2025 berdasarkan lapangan usaha, bahkan kontribusi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Meski terua meningkat, kontribusi manufaktur ke produk domestik bruto (PDB) masih di bawah 20%. Selama 4 tahun terakhir, kontribusi manufaktur ke PDB kuartal III berkutat di angka 17,97% (2022) dan 19,15% (2025).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan bahwa sektor manufaktur tumbuh 5,54% secara tahunan (year on year/YoY) pada kuartal III/2025.

"Industri pengolahan tumbuh didorong oleh permintaan domestik dan luar negeri, dimana industri makanan dan minuman tumbuh 6,49%, utamanya didorong oleh peningkatan produksi untuk CPO dan turunannya," ungkap Edy dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Sementara berdasarkan distribusinya ke PDB atau perekonomian, sektor manufaktur berkontribusi sebesar 19,15%. Angka itu lebih tinggi dari distribusi lapangan usaha utama lainnya terhadap PDB seperti pertanian (14,35%), perdagangan (13,19%), konstruksi (9,82%), hingga pertambangan (8,51%).

Adapun, distribusi sektor manufaktur sebesar 19,15% itu naik dibandingkan pada kuartal III/2024 (19,02%), kuartal III/2023 (18,75%), kuartal III/2022 (17,88%) dan setara pada kuartal III/2021 (19,15%). Artinya, terjadi peningkatan kontribusi sektor manufaktur ke pembentukan PDB secara tahunan dalam tiga tahun terakhir.

Sementara itu, BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2025 sebesar 5,04% YoY. Nilai tersebut naik dibandingkan pertumbuhan ekonomi 4,95% YoY periode yang sama tahun lalu, namun melambat dibandingkan 5,12% pada kuartal sebelumnya.

Edy menjelaskan bahwa produk domestik bruto atau PDB Indonesia atas dasar harga berlaku pada kuartal III/2025 mencapai Rp6.060 triliun. Lalu, PDB atas harga konstan mencapai Rp3.444,8 triliun.

"Ditopang oleh aktivitas domestik dan permintaan luar negeri, ekonomi Indonesia kuartal III/2025 tumbuh sebesar 5,04%," ujar Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Pertumbuhan ekonomi ini berada di atas proyeksi analis sebelumnya. Sebelumnya, sebanyak 30 ekonom yang dihimpun Bloomberg memproyeksikan median atau nilai tengah pertumbuhan ekonomi kuartal III /2025 sebesar 5% YoY.

#manufaktur-pdb #kontribusi-manufaktur #industri-pengolahan #pertumbuhan-ekonomi #sektor-manufaktur #kontribusi-pdb #pertumbuhan-manufaktur #industri-makanan-minuman #permintaan-domestik #permintaan-lu

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251105/9/1926375/kinerja-manufaktur-di-kuartal-iii2025-naik-tapi-kontribusinya-masih-di-bawah-20