Masuk MSCI, Surge (WIFI) Kebut Ekspansi
Surge (WIFI) masuk MSCI Small Cap Index, mempercepat ekspansi digital dengan fokus pada broadband dan kemitraan global, menargetkan 5 juta homepass di 2026.
(Bisnis.Com) 06/11/25 14:57 29801
Bisnis.com, JAKARTA— PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge memantapkan rencana ekspansi seiring dengan masuknya saham perseroan ke dalam MSCI Indonesia Small Cap Index untuk periode rebalancing November 2025.
Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong menyampaikan masuknya WIFI ke dalam MSCI Indonesia Small Cap Index menandai pengakuan terhadap fundamental dan likuiditas saham perusahaan.
“Dengan langkah ekspansif, dan pengakuan dari MSCI atas performa sahamnya, WIFI berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat perannya dalam memperluas akses digital Indonesia yang inklusif dan berdaya saing global,” paparnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/11/2025).
Berdasarkan analisis Samuel Sekuritas Indonesia, WIFI dinilai memiliki probabilitas tinggi untuk bergabung dalam indeks tersebut setelah melampaui ambang batas minimum yang disyaratkan, seperti Free Float Adjusted Market Cap (FFMC) sebesar US$375 juta, Average Daily Traded Value (ADTV) sebesar US$1,5 juta, dan Annualized Traded Value Ratio (ATVR) sebesar 15%.
Keanggotaan dalam MSCI Index biasanya menjadi katalis positif bagi pergerakan saham karena akan menarik minat dana kelolaan pasif (passive funds) global seperti ETF dan reksa dana yang mereplikasi indeks tersebut.
Dengan demikian, diharapkan akan terjadi aliran dana asing (estimated fund flow) sekitar Rp100 miliar hingga Rp500 miliar ke saham-saham yang baru masuk, termasuk WIFI.
Dari sisi fundamental, anak usaha Surge, yakni PT Telemedia Komunikasi Pratama, ditetapkan sebagai pemenang lelang pita frekuensi radio 1,4 GHz Regional I oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kemenangan lelang tersebut memberikan hak penggunaan 1 blok pita frekuensi 80 MHz (1432–1512 MHz) untuk wilayah Jawa, Papua, dan Maluku selama 10 tahun.
“Momentum ini menjadi sinyal kuat bagi arah ekspansi Surge yang berfokus pada penguatan jaringan digital nasional dan penetrasi layanan broadband berkecepatan tinggi,” tutur Shannedy Ong.
Kemenangan di pita frekuensi 1,4 GHz memperkuat langkah Surge dalam memperluas konektivitas digital melalui layanan Fixed Broadband dan Fiber to the Home (FTTH). Perusahaan menargetkan 5 juta homepass hingga tahun 2026, dengan 2,5 juta homepass terpasang pada akhir 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Surge dalam mempercepat penetrasi layanan internet berbasis serat optik yang cepat dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar broadband nasional yang masih memiliki potensi besar di luar kota besar.
Surge memanfaatkan kekuatan infrastruktur milik anak usahanya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), yang telah mengoperasikan jaringan backbone serat optik sepanjang 6.927 km di sepanjang jalur kereta, jalan provinsi, dan jalan tol di Pulau Jawa hingga akhir 2023.
Pemanfaatan jaringan eksisting ini memungkinkan efisiensi biaya investasi dan operasional dalam memperluas layanan broadband di berbagai daerah.
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, WIFI telah menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan global dan mitra teknologi kelas dunia. Misalnya dengan NTT e-Asia Pte. Ltd. (Jepang) yang kini memegang 49% saham di IJE, memperkuat kapabilitas operasional dan ekspansi jaringan digital Surge.
Surge turut menjalin kerja sama dengan tier-1 technology vendors seperti Nokia, Qualcomm, OREX SAI, dan Huawei dalam pengembangan teknologi jaringan, perangkat, serta solusi digital terkini.
Selain itu, perusahaan berkolaborasi dengan operator menara seperti Tower Bersama Group (TBIG) dan Centratama (CENT) untuk memperluas jangkauan layanan hingga radius 500 meter dari setiap titik layanan.
Melalui kombinasi antara frekuensi 1,4 GHz, jaringan backbone serat optik, dan kemitraan global, Surge menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain utama dalam transformasi digital nasional.
Di sisi lain, peluncuran jaringan Starlite Wi-Fi 7 sebagai yang pertama di Indonesia semakin memperkuat posisi perusahaan dalam menyediakan layanan konektivitas cepat, stabil, dan efisien bagi masyarakat luas.
#wifi #surge #msci-indonesia #small-cap-index #ekspansi-surge #saham-wifi #digital-indonesia #akses-digital #broadband-indonesia #frekuensi-radio #jaringan-serat-optik #layanan-broadband #penetrasi-int
https://market.bisnis.com/read/20251106/7/1926746/masuk-msci-surge-wifi-kebut-ekspansi