Hartadinata (HRTA) Menilai Bea Keluar Ekspor Berdampak Minim terhadap Kinerja

Hartadinata (HRTA) Menilai Bea Keluar Ekspor Berdampak Minim terhadap Kinerja

PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menilai bahwa penerapan bea keluar ekspor 7,5%–15% tidak akan berdampak signifikan terhadap kinerja perusahaan.

(Bisnis.Com) 09/01/26 06:35 97852

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menuturkan rencana penerapan bea keluar ekspor sebesar 7,5%–15% pada tahun ini diproyeksikan tidak akan memberikan tekanan berarti terhadap kinerja perseroan.

Direktur Investor Relations HRTA Thendra Crisnanda mengatakan perseroan menilai kebijakan tersebut relatif terbatas dampaknya, mengingat aktivitas ekspor bukan menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.

Berdasarkan data kinerja hingga sembilan bulan berjalan pada 2025, kontribusi ekspor terhadap pendapatan HRTA hanya sekitar 0,43%.

"Pada dasarnya, aktivitas ekspor bukan merupakan kontributor utama bagi pendapatan HRTA di mana hanya berkontribusi sebesar 0,43% hingga kuartal III/2025," ujarnya kepada Bisnis dikutip, Kamis (8/1/2026).

Dia melanjutkan mayoritas penjualan masih bertumpu pada pasar domestik, baik melalui bullion bank, segmen wholesale, maupun jaringan ritel yang tersebar di berbagai daerah.

Selain itu perseroan juga sudah menyiapkan langkah mitigasi yang berfokus terhadap dua hal.

Pertama, yakni memperkuat penjualan domestik, yang memang sudah menjadi basis bisnis HRTA. Permintaan emas batangan dan perhiasan dalam negeri masih sangat kuat, didukung oleh penetrasi bullion bank, institutional buyers, ETF gold, dan perluasan jaringan retail.

Kedua, melakukan diversifikasi pasar ekspor dan penyesuaian portofolio untuk memastikan bahwa ekspor yang tetap dilakukan adalah ekspor bernilai tambah lebih tinggi sehingga lebih tahan terhadap bea keluar.

"Secara keseluruhan, kami melihat bahwa bea keluar tidak akan mengganggu operasional maupun profitabilitas secara material. Di sisi lain," imbuhnya.

Dia menegaskan perseroan berada dalam posisi yang kuat untuk menavigasi perubahan kebijakan di mana secara tidak langsung HRTA berada posisi yang diuntungkan karena adanya tambahan alokasi supply domestik karena terdapat potensi dari pertambangan lokal akan mengarahkan penjualan lebih ke pasar domestik.

"Hal ini sejalan dengan agenda hilirisasi Pemerintah Indonesia untuk kebijakan DMO Emas di Indonesia," katanya.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#hrta #hartadinata-abadi #bea-keluar-ekspor #kinerja-hrta #ekspor-emas #penjualan-domestik #pasar-domestik #diversifikasi-pasar #kebijakan-ekspor #kontribusi-ekspor #penetrasi-bullion-bank #jaringan-re

https://market.bisnis.com/read/20260109/192/1942871/hartadinata-hrta-menilai-bea-keluar-ekspor-berdampak-minim-terhadap-kinerja