Bisnis.com, JAKARTA - Label halal pada produk kecantikan semakin menjadi perhatian konsumen di Indonesia. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, label halal kini menjadi faktor penting pembelian produk kecantikan.
Di kalangan konsumen, khususnya Muslim, label halal pada produk kecantikan memang telah bergeser maknanya. Label halal, salah satunya telah menjadi simbol keamanan, kebersihan, dan tanggung jawab produsen.
Dokter kecantikan Gaby Syerly Irawan mengatakan label halal memang menjadi faktor psikologis yang memberi rasa aman bagi banyak pasien. Namun aspek tersebut tidak serta-merta menjamin kecocokan secara medis.
Dalam praktik klinis, misalnya, dia kerap menemukan kasus iritasi atau reaksi alergi yang tidak berkaitan dengan status halal produk. Reaksi ini, paparnya, dapat dipicu oleh bahan tertentu meski produk telah bersertifikat halal.
“Keamanan kulit tetap ditentukan oleh komposisi bahan, konsentrasi, stabilitas formulasi, serta kondisi kulit masing masing pasien,” katanya.
Gaby juga menyoroti kecenderungan munculnya rasa aman semu di kalangan konsumen. Label halal penting secara nilai, tetapi kulit tidak merespons label. Kulit bereaksi terhadap bahan dan formulasi yang digunakan.
Tanpa pemahaman yang utuh, rasa aman tersebut menurut dia justru bisa menyesatkan. Sebab keamanan kulit bukan hanya soal apa yang boleh digunakan, tetapi apa yang benar-benar dibutuhkan kulit.
Terpisah, dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi Arini Astasari Widodo menegaskan semua jenis kosmetik, baik halal maupun tidak, tetap harus memenuhi standar keamanan bahan baku dan formulasi.
“Label halal dapat menunjukkan kepatuhan syariat dan keaslian bahan, tetapi bukan penanda tunggal keamanan dermatologis,” ujarnya.
Kulit berjerawat, misalnya, lebih membutuhkan bahan non-komedogenik dan non-iritatif, sementara kulit sensitif bisa bereaksi terhadap komposisi tertentu meski bahan tersebut halal secara syariat.
“Karena itu saya selalu mendorong pasien membaca profil bahan dan mencari bukti ilmiah, bukan berhenti di label,” katanya.