Bisnis.com, JAKARTA - Peringkat merek paling berharga di dunia tahun 2025 menunjukkan dominasi perusahaan teknologi AS yang masih terus berlanjut dan belum tertandingi.
Menurut laporan terbaru Brand Finance, Apple, Microsoft, Google, dan Amazon menempati empat posisi teratas secara global. Bersama-sama, merek-merek ini bernilai hampir US$1,8 triliun, lebih besar dari total gabungan 20 merek berikutnya dalam daftar.
Daftar ini berdasarkan laporan terbaru Brand Finance terhadap peringkat 500 merek paling berharga di dunia. Peringkat ini mengevaluasi nilai merek berdasarkan investasi pemasaran, kekuatan merek, dan kinerja keuangan.
Tabel data di bawah ini menunjukkan 10 perusahaan teratas berdasarkan nilai merek pada tahun 2025, beserta negara asal merek tersebut.
1. Apple: US$574,5 miliar (AS)
2. Microsoft: US$461,1 miliar (AS)
3. Google: US$413,0 miliar (AS)
4. Amazon: US$356,4 miliar (AS)
5. Walmart: US$137,2 miliar (AS)
6. Samsung Group: US$110,6 miliar (Korea Selatan)
7. TikTok/Douyin: US$105,8 miliar (China)
8. Facebook: US$91,5 miliar (AS)
9. NVIDIA: US$87,9 miliar (AS)
10. State Grid Corporation of China: US$85,6 miliar (China)
Pada tahun 2025, Apple mempertahankan posisinya sebagai merek paling berharga di dunia dengan nilai US$574,5 miliar, diikuti oleh Microsoft (US$461,1 miliar), Google (US$413,0 miliar), dan Amazon (US$356,4 miliar).
Perusahaan-perusahaan paling bernilai ini juga merupakan milik orang-orang terkaya di dunia, seperti mendiang Steve Jobs yang mendirikan Apple, Bill Gates di balik Microsoft, Sergey Brin dan Larry Page di belakang Google, dan Jeff Bezos yang mendirikan Amazon.
Selain itu, Walmart milik keluarga Walton melengkapi lima besar dengan nilai US$137,2 miliar, menunjukkan kekuatan abadi raksasa ritel ini di samping para raksasa teknologi.
Dominasi Perusahaan Teknologi
Peringkat ini juga menegaskan kembali betapa kuatnya perusahaan teknologi AS dalam ekonomi global.
Enam dari 10 merek teratas adalah perusahaan teknologi Amerika atau produk mereka, termasuk Apple, Microsoft, Alphabet/Google, Amazon, Meta/Facebook, dan pendatang baru Nvidia. Secara keseluruhan, merek-merek perusahaan ini bernilai lebih dari US$2,1 triliun.
Salah satu kisah menonjol di tahun 2025 adalah lompatan Nvidia ke dalam 10 besar global. Nilai mereknya melonjak menjadi US$87,9 miliar, mencerminkan kepemimpinan perusahaan dalam perangkat keras AI dan perluasan kehadirannya di berbagai pusat data dan perangkat konsumen.
Pertumbuhan tahunan yang hampir 100% mencerminkan ledakan AI yang telah mengubah sentimen investor dan kesadaran publik terhadap merek tersebut.
Sementara itu, di Asia TikTok memimpin sebagai merek paling bernilai dan menempati posisi ketujuh dalam peringkat. Nilai merek TikTok melonjak lebih dari US$20 miliar pada tahun 2025, mencerminkan kekuatannya yang berkelanjutan dan terus berkembang di lanskap media sosial global.
Dengan tujuh merek di 25 posisi teratas dan 69 di 500 merek global teratas berdasarkan nilai, China tetap menjadi negara paling dominan kedua dalam peringkat tersebut pada tahun 2025.