#30 tag 24jam
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Catat Total Penonton Lebih dari 85 Juta
Program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sukses dengan 85 juta penayangan di YouTube, inspirasi pelaku UMKM untuk berinovasi dan berkembang. [501] url asal
#shopee #umkm #reality-show #kompetisi-bisnis #e-commerce #haykal-kamil #maritim-bag #daniel-mananta #ruben-onsu #najla-alabisyir #lizzie-parra #micheal #sarwendah #homliv #youtube-shopee-indonesia
(CNN Indonesia - Ekonomi) 12/11/25 07:58
v/35844/
Program reality show Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas telah menyelesaikan penayangan enam episodenya di platform YouTube Shopee Indonesia. Program tersebut berhasil mencatatkan total lebih dari 85 juta kali penayangan selama masa tayangnya.
Capaian tersebut juga disertai dengan catatan interaksi penonton. Data menunjukkan program ini mengumpulkan lebih dari 25 ribu likes (suka) dan komentar. Episode final dari web series ini tercatat ditonton lebih dari 18 juta kali.
"Hasil ini menjadikan Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sebagai salah satu web series lokal yang menarik perhatian dan diterima di hati masyarakat," bunyi keterangan tertulis, Rabu (12/11).
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh para pelaku UMKM. Terdapat lebih dari 1.300 pelaku UMKM yang mendaftar untuk program ini.
Dari jumlah tersebut, 20 finalis terpilih untuk bersaing melalui enam tantangan bisnis, yang mencakup strategi branding, pemasaran digital, hingga presentasi bisnis.
Para finalis bersaing memperebutkan modal usaha senilai total Rp1 miliar serta gelar 'Jagoan UMKM' sebagai simbol ketekunan dan daya saing pelaku usaha nasional di era digital.
Sepanjang tayangan, sejumlah momen menjadi sorotan publik. Salah satunya di episode ketiga, ketika peserta harus memproduksi video promosi kreatif dengan berbagai kendala lapangan, seperti gangguan lokasi dan tekanan waktu.
Adegan lain yang banyak dibicarakan terjadi pada episode kelima saat peserta Micheal dari Maritim Bag meminta mengulang presentasi di tengah kompetisi, yang mendapat tanggapan tegas dari salah satu juri, Daniel Mananta.
"Dalam dunia nyata, there is no retake," tegas dia.
Momen ini menjadi viral karena menggambarkan dinamika nyata dunia usaha yang menuntut ketangguhan dan kesiapan mental.
Episode final menampilkan persaingan ketat dan kejutan ketika dua peserta mendapat kesempatan kedua untuk kembali berkompetisi. Setelah melalui tahap akhir penjurian, Yudiana dari homLiv tampil sebagai pemenang utama berkat ide bisnis yang dinilai inovatif dan strategis.
Kompetisi ini juga menghadirkan juri dan mentor dari berbagai latar belakang, antara lain Haykal Kamil, Najla Alabisyir, serta Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman. Kehadiran mereka memperkaya perspektif dan memperkuat pesan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia.
Gaung program ini turut meluas di media sosial, dengan partisipasi sejumlah figur publik seperti Daniel Mananta, Sarwendah, Lizzie Parra, dan Ruben Onsu yang membagikan dukungan terhadap ajang ini.
"Sebagai sesama pengusaha, mereka turut terinspirasi oleh semangat para pelaku UMKM yang berani berinovasi dan berjuang untuk naik kelas. Dukungan dan inspirasi dari para figur publik turut memperkuat gaung positif kompetisi ini di dunia digital," imbuh keterangan resmi.
Tagar #ShopeeJagoanUMKM juga menjadi tren di berbagai platform, diikuti dengan beragam konten pengguna dan video reaksi yang menyoroti semangat pelaku usaha lokal.
Program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas juga mendapat sambutan positif dari media nasional karena dinilai menghadirkan inovasi dalam format reality show yang menggabungkan edukasi bisnis dan hiburan.
Dengan capaian lebih dari 85 juta tayangan serta tingkat interaksi tinggi, program ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah inspirasi bagi ribuan pelaku UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan beradaptasi di ekosistem digital.
Perjalanan para finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat ditonton kembali di YouTube Shopee Indonesia. Sementara informasi lebih lanjut dapat ditemukan di tautan berikut.
Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Adu Strategi: Begini Serunya Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas 2025 hadir penuh inspirasi dan strategi. Empat finalis terbaik bersaing memperebutkan gelar Jagoan UMKM lewat tantangan Shopee Live yang menegangkan. [1,382] url asal
#shopee-jagoan-umkm-naik-kelas-2025 #grand-final-shopee #umkm-indonesia #anin-ds-modest #aveka #homliv #maritim-bag-indonesia #maman-abdurrahman #daniel-mananta #lizzie-parra #muhammad-sadad
Setelah berminggu-minggu melewati berbagai tantangan, mulai dari product development, creative marketing, logistic race, hingga elevator pitch yang penuh tekanan, para peserta kini dihadapkan pada babak penentuan yang akan membuktikan siapa yang benar-benar layak menyandang gelar Jagoan UMKM Naik Kelas.
Episode keenam, sekaligus Grand Final, dibuka dengan suasana penuh ketegangan setelah tantangan elevator pitch, di mana dua peserta, Aveka dan Maritim Bag, dinyatakan tidak memperoleh koin dari para juri. Namun, sebuah keputusan mengejutkan mengubah jalannya kompetisi.
Keduanya mendapat kesempatan kedua untuk tetap melangkah ke babak final, berdampingan dengan dua peserta lain yang telah konsisten menunjukkan performa terbaik mereka.
Kini, keempat finalis: Annisa (DS Modest), Fuat (Aveka), Yudiana (homLiv), dan Micheal (Maritim Bag Indonesia), kembali naik ke panggung dengan tekad dan semangat baru. Tantangan di babak terakhir ini bukan lagi sekadar soal produk, melainkan tentang bagaimana mereka mampu menghidupkan ide dan inovasi yang telah dibangun sejak awal perjalanan, serta menampilkan karakter brand mereka secara nyata di hadapan para juri dan publik melalui sesi Shopee Live.
Tantangan Grand Final: Ujian Terakhir untuk Inovasi dan Strategi Para Jagoan UMKM
Di babak terakhir, para finalis dihadapkan pada ujian terbesar sepanjang kompetisi, sebuah tantangan yang merangkum seluruh pembelajaran, kreativitas, dan strategi yang telah mereka asah selama perjalanan di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.Kali ini, mereka harus membuktikan kemampuan diri dalam meluncurkan inovasi produk hasil pengembangan mereka secara langsung kepada publik, melalui sesi Shopee Live berdurasi dua jam.
Setiap peserta harus melewati tiga tahap krusial, yaitu:
- Pemotretan produk, untuk memastikan tampilan visual yang memikat pembeli.
- Pembuatan video marketing kreatif, yang menantang peserta untuk mengonsep dan mengeksekusi ide promosi dalam waktu terbatas.
- Sesi Shopee Live, di mana seluruh strategi dan kreativitas dalam meluncurkan produk langsung di depan penonton, mulai dari interaksi, storytelling, hingga cara menjual yang efektif.
Namun siapa sangka, beberapa isi box justru menjadi jebakan tak terduga, ada yang berisi keuntungan berguna, ada pula yang berisi zonk.
Menemani juri utama Daniel Mananta dan Lizzie Parra, hadir juga Muhammad Sadad selaku Founder Erspo dan Erigo, sebagai juri tamu di babak final. Sadad menuturkan, “Makna UMKM naik kelas itu ketika bisnis menunjukkan progres yang memberi efek domino positif. Dari keempat finalis ini, saya melihat semangat itu hidup dalam setiap ide dan strategi mereka.”
Juri Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Foto: Shopee
Empat Cerita, Empat Inovasi Cinta Indonesia
Masing-masing finalis menghadirkan inovasi yang mencerminkan keunikan, kreativitas, dan semangat khas pelaku UMKM Indonesia. Dari produk fesyen hingga peralatan rumah tangga, setiap jagoan membawa cerita dan nilai yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama: mengangkat potensi produk lokal bertema ‘Cinta Indonesia’ agar mampu bersaing di panggung nasional.- Anin – DS Modest: Sajadah “Langgam Bertaut”
Anin dari DS Modest mendapatkan kesempatan spesial untuk Shopee Live bersama co-host misterius dari treasure box yang dipilihnya. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Anin untuk meluncurkan inovasi produknya, yaitu sajadah bertajuk “Langgam Bertaut”. Sajadah ini menampilkan motif Batang Garing dari Kalimantan Tengah dan motif Kawung dari Yogyakarta. Produk ini juga dilengkapi kode QR penunjuk arah kiblat berbasis web yang dirancang untuk memudahkan pengguna saat bepergian, sekaligus menegaskan semangat perjalanan, spiritualitas, dan kekayaan budaya Indonesia. Selama sesi Shopee Live berdurasi dua jam, Anin menampilkan strategi matang melalui live review, pre-order berhadiah parfum eksklusif, dan komunikasi hangat serta interaktif dengan penonton, menciptakan interaksi tinggi dan menuai pujian dari juri atas konsep dan branding yang konsisten. - Fuat – Aveka: Sepatu Batik
Fuat dari Aveka menjadi peserta yang mendapatkan treasure box berisikan balon dan pom-pom. Meski hadiahnya terbilang “zonk”, hal itu tidak menyurutkan semangatnya. Justru, Fuat memanfaatkan hadiah treasure box tersebut untuk memperkuat presentasi produk dan kemeriahan sesi live shopping nya. Ia meluncurkan sepatu bermotif batik yang mengangkat nilai budaya Indonesia. Konsep video marketing yang sinematik, dan pembawaan natural saat sesi Shopee Live membuat performanya berkesan, meski ada koreksi yang diberikan oleh juri terkait detail produk. Interaksi Fuat dengan penonton, gaya storytelling dan cara ia menjelaskan keunikan produk membuat Aveka menonjol di babak final ini. - Yudiana – homLiv: Sutil Kayu “Malika Batik”
Yudiana dari homLiv membawa produk sutil kayu “Malika Batik” yang menggabungkan pemberdayaan komunitas Desa Wisata Krebet di Bantul, Yogyakarta dengan kehangatan nilai keluarga. Hadiah voucher Shopee Live senilai Rp1 juta ia manfaatkan untuk memperkuat sesi live dengan menampilkan dan me-review produk secara interaktif, memperlihatkan kualitas kayu jati dan keindahan motif batik yang khas. Dalam video marketing-nya, Yudiana juga menampilkan aktivitas memasak sehari-hari menggunakan sutil kayu jati bermotif batik, menggambarkan bagaimana setiap alat masak menyimpan cerita dan kehangatan keluarga Indonesia. Strateginya berhasil menunjukkan nilai budaya dan kreativitas, menghasilkan penjualan tinggi, sekaligus mendapatkan apresiasi dari para juri atas konsistensi branding dan energi positif yang ia tampilkan. - Micheal – Maritim Bag Indonesia: Tas Hybrid “Garuda Series”
Micheal dari Maritim Bag Indonesia memanfaatkan voucher Shopee Live senilai Rp2 juta untuk memaksimalkan performa live-nya. Ia meluncurkan tas hybrid untuk sekolah dan olahraga bertajuk “Garuda Series”, yang menonjolkan pesan inspiratif tentang prestasi anak Indonesia. Strategi promosi berupa voucher flash sale dan kampanye urgency diterapkan dengan matang. Interaksi Micheal dengan penonton di Shopee Live juga menunjukkan pemahaman kuat terhadap perilaku konsumen online, membuat sesi live nya ini berhasil menarik perhatian dan menuai pujian juri.
“Dari lebih dari 1.300 peserta UMKM di seluruh Indonesia, kini hanya tersisa empat jagoan di panggung ini. Tapi ingat, kemenangan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pelaku usaha lainnya,” ujar Maman.
Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat atas perjalanan para finalis, sekaligus pengingat bahwa keberhasilan sejati bukan hanya soal kemenangan, tetapi semangat untuk terus berkembang dan membawa dampak positif bagi sesama pelaku usaha. Dan tibalah saat yang paling dinanti, pengumuman pemenang Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Keempat finalis berdiri di atas panggung dengan penuh harapan, menantikan hasil akhir dari perjalanan panjang mereka. Namun, siapa yang akhirnya berhasil menyandang gelar Jagoan UMKM Naik Kelas? Siapa yang berhasil mencuri hati para investor dan juri di momen paling menentukan ini? Jangan lewatkan keseruannya di Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dan rasakan sendiri momen penuh kejutan, haru, dan inspirasi dari para Jagoan UMKM Indonesia!
Ruben Onsu juga ikut membagikan momen menarik dari ajang Grand Final Jagoan UMKM melalui unggahan video di media sosialnya. Dalam video tersebut, terlihat para peserta tengah serius melakukan sesi foto produk hasil inovasi mereka, mulai dari mengatur pencahayaan, memilih angle terbaik, hingga memastikan setiap detail tampak maksimal. Ruben pun menuliskan caption, “Gak bisa asal cekrek, ngerti banget. Semangat para Jagoan!”.
Unggahan ini bukan hanya menunjukkan kekagumannya terhadap semangat para peserta, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga bagi Ruben sendiri sebagai sesama pelaku UMKM. Melihat langsung proses di balik layar tersebut mengajarkannya betapa krusialnya peran visual dan kreativitas dalam menarik perhatian konsumen.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas bukan sekadar ajang untuk menentukan pemenang, tetapi perayaan atas daya saing, kreativitas, dan keberanian para pelaku UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan naik kelas. Melalui kompetisi ini, Shopee menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar mampu beradaptasi dengan dunia digital, mengembangkan kapasitas bisnis, serta memperluas pasar melalui ekosistem e-commerce yang inklusif dan berkelanjutan.
Saksikan Episode Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dan temukan siapa UMKM yang berhasil menjadi pemenang kompetisi ini, hanya di YouTube Shopee Indonesia. Dapatkan juga kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program ‘Kuis Jagoan UMKM’ setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB dan penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui ‘Voting Partisipan Favorit’ pada landing page https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ep. 5: Dunia Bisnis di Depan Investor
Episode 5 Shopee Jagoan UMKM menampilkan Elevator Pitch Challenge, menguji finalis dalam presentasi bisnis tanpa pengulangan usaha. [418] url asal
#jagoan-umkm #elevator-pitch #kompetisi-bisnis #finalis #pelaku-umkm #shopee #zenitha #homliv #sunkrisps #aveka #maritim-bag #spinjam #fuat #daniel-mananta #sarwendah #race #grand-final #abraham-v
(CNN Indonesia - Ekonomi) 28/10/25 19:05
v/19098/
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 26 Oktober 2025 menampilkan tantangan baru bagi empat besar finalis yang tersisa. Setelah Sunkrisps dan Zenitha tersisih di babak Logistic Race, para peserta yang masih bertahan kini menghadapi ujian yang lebih kompleks, yaitu Elevator Pitch Challenge.
Dalam babak ini, empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus mampu meyakinkan tiga juri yang berperan sebagai calon investor, yakni Daniel Mananta dan Lizzie Parra sebagai juri utama, serta Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia, sebagai juri tamu
"Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini," bunyi keterangan tertulis, Selasa (28/10).
Konsep Elevator Pitch Challenge dibuat menyerupai situasi nyata dunia bisnis. Setiap juri menempati lokasi berbeda untuk menggambarkan beragam dinamika dalam proses pertemuan dengan investor.
Setelah seluruh presentasi selesai, para finalis kembali berkumpul untuk mendengarkan penilaian para juri. Setiap peserta menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan ide bisnis mereka.
Sebelum menjalani tantangan ini, para peserta mendapat waktu 60 menit untuk menyusun konsep dan strategi pitching. Mereka juga menerima pendampingan dari dua mentor profesional, yaitu Direktur PT Lentera Dana Nusantara/SPinjam, Maya Malidra, dan Shopee Seller Mentor & Founder DLCM Agency, Deddy Lim.
Keduanya membagikan wawasan mengenai perencanaan bisnis, pengemasan pesan, dan strategi komunikasi yang efektif di hadapan calon investor.
Tantangan Elevator Pitch tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai kesiapan mental, kejelasan visi, dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam menghadapi dunia bisnis yang kompetitif.
Penampilan para finalis di babak ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk figur publik Sarwendah. Melalui unggahan di media sosial, ia mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyampaikan ide bisnis dengan lugas dan percaya diri meski dalam waktu yang sangat terbatas.
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi salah satu babak paling menentukan menjelang grand final. Setiap peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mempertahankan posisi di kompetisi.
Babak ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kesiapan mental dan strategi bisnis menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk benar-benar naik kelas.
Sebagai informasi, episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat disaksikan melalui kanal YouTube Shopee Indonesia. Episode grand final dijadwalkan tayang pada Minggu (2/11), pukul 19.00 WIB, menampilkan pengumuman pemenang kompetisi.
Di samping itu, juga ada program Kuis Jagoan UMKM berlangsung setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB, dengan hadiah berupa iPhone 16 dan voucher Shopee bernilai jutaan rupiah.
Dukungan bagi para finalis juga dapat diberikan melalui fitur Voting Partisipan Favorit di laman berikut.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ep. 5: Dunia Bisnis diDepanInvestor
Episode 5 Shopee Jagoan UMKM menampilkan Elevator Pitch Challenge, menguji finalis dalam presentasi bisnis tanpa pengulangan usaha. [418] url asal
#jagoan-umkm #elevator-pitch #kompetisi-bisnis #finalis #pelaku-umkm #shopee #zenitha #homliv #sunkrisps #aveka #maritim-bag #spinjam #fuat #daniel-mananta #sarwendah #race #grand-final #abraham-v
(CNN Indonesia - Ekonomi) 28/10/25 19:05
v/19047/
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 26 Oktober 2025 menampilkan tantangan baru bagi empat besar finalis yang tersisa. Setelah Sunkrisps dan Zenitha tersisih di babak Logistic Race, para peserta yang masih bertahan kini menghadapi ujian yang lebih kompleks, yaitu Elevator Pitch Challenge.
Dalam babak ini, empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus mampu meyakinkan tiga juri yang berperan sebagai calon investor, yakni Daniel Mananta dan Lizzie Parra sebagai juri utama, serta Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia, sebagai juri tamu
"Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini," bunyi keterangan tertulis, Selasa (28/10).
Konsep Elevator Pitch Challenge dibuat menyerupai situasi nyata dunia bisnis. Setiap juri menempati lokasi berbeda untuk menggambarkan beragam dinamika dalam proses pertemuan dengan investor.
Setelah seluruh presentasi selesai, para finalis kembali berkumpul untuk mendengarkan penilaian para juri. Setiap peserta menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan ide bisnis mereka.
Sebelum menjalani tantangan ini, para peserta mendapat waktu 60 menit untuk menyusun konsep dan strategi pitching. Mereka juga menerima pendampingan dari dua mentor profesional, yaitu Direktur PT Lentera Dana Nusantara/SPinjam, Maya Malidra, dan Shopee Seller Mentor & Founder DLCM Agency, Deddy Lim.
Keduanya membagikan wawasan mengenai perencanaan bisnis, pengemasan pesan, dan strategi komunikasi yang efektif di hadapan calon investor.
Tantangan Elevator Pitch tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai kesiapan mental, kejelasan visi, dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam menghadapi dunia bisnis yang kompetitif.
Penampilan para finalis di babak ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk figur publik Sarwendah. Melalui unggahan di media sosial, ia mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyampaikan ide bisnis dengan lugas dan percaya diri meski dalam waktu yang sangat terbatas.
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi salah satu babak paling menentukan menjelang grand final. Setiap peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mempertahankan posisi di kompetisi.
Babak ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kesiapan mental dan strategi bisnis menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk benar-benar naik kelas.
Sebagai informasi, episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat disaksikan melalui kanal YouTube Shopee Indonesia. Episode grand final dijadwalkan tayang pada Minggu (2/11), pukul 19.00 WIB, menampilkan pengumuman pemenang kompetisi.
Di samping itu, juga ada program Kuis Jagoan UMKM berlangsung setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB, dengan hadiah berupa iPhone 16 dan voucher Shopee bernilai jutaan rupiah.
Dukungan bagi para finalis juga dapat diberikan melalui fitur Voting Partisipan Favorit di laman berikut.
Tantangan Episode 3 Bikin Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Makin Intens
Di episode tiga, para Jagoan UMKM diminta membuat video promosi yang berpotensi viral dengan lokasi syuting ditentukan secara acak lewat undian dadu raksasa. [974] url asal
#e-commerce #shopee-jagoan-umkm #shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #sunkrisps #alabisyir #baim-alkatiri #iphone-16 #golden-star #dthree #lizzie-parra #daniel-mananta #temmy-satya-permana #kuis #b-erl-cos
(CNN Indonesia - Ekonomi) 14/10/25 12:08
v/2617/
Penayangan episode ketiga kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di kanal YouTube Shopee Indonesia pada Minggu (12/10) menyajikan persaingan yang semakin menegangkan, menuntut para peserta terus berinovasi agar dapat bertahan.
Sejak debut, program serial kompetisi ini menjadi panggung bagi para pengusaha UMKM untuk membuktikan kreativitas, strategi, dan daya juang dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Pada episode sebelumnya, 10 peserta ditantang menghadirkan inovasi produk bertema 'Cinta Indonesia' yang diwujudkan mulai dari ide orisinal, desain produk, hingga cara mengemas unsur lokal ke dalam identitas brand mereka.
Dari 10 peserta, 7 berhasil mengamankan posisi di babak berikutnya, disusul oleh Aveka yang sukses lolos dari posisi tiga terbawah. Sementara itu, X-Perfumery dari Malang milik Baim 'Cilik', serta UMKM Dthree asal Tasikmalaya harus mengakhiri perjalanan.
Rusman, pemilik Dthree, mengungkapkan rasa legawa atas langkahnya yang terhenti di kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
"Namanya kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah. Takdir terbaik sudah ditetapkan, dan saya tidak menyesal karena sudah berikhtiar semaksimal mungkin," katanya.
Sementara pendiri X-Perfumery, Baim Alkatiri menyampaikan apresiasi kepada para peserta lain.
"Mungkin tantangan kali ini belum bisa saya taklukkan, tapi saya salut untuk semua kontestan yang berhasil melangkah ke babak berikutnya," ujar Baim.
Episode Ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Sebanyak 8 peserta kini siap menghadapi tantangan baru dengan menunjukkan kemampuan promosi dan storytelling dalam Creative Video Marketing, ujian yang menilai cara adaptasi para peserta dengan dunia digital, dan mengemas produk secara menarik bagi konsumen.
Di episode kali ini, para Jagoan UMKM diminta membuat video promosi kreatif dan berpotensi viral dengan lokasi syuting yang ditentukan secara acak lewat pelemparan dadu raksasa, mulai dari parkiran, kolam, gym, dan gudang. Keberuntungan jatuh kepada Michael Kwok, pemilik Maritim Bag Indonesia, yang berhak menentukan lokasinya sendiri karena meraih Golden Star di babak sebelumnya.
Sebelum memulai syuting, peserta mendapat pembekalan dari mentor profesional dan berpengalaman, termasuk dari Temmy Satya Permana (Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM), Wientor Rah Mada (Direktur Utama SMESCO Indonesia 2024-2025), serta Najla Bisyir, CEO Bittersweet by Najla yang juga menjadi juri tamu di episode ketiga ini. Para mentor memberikan saran mengenai strategi komunikasi visual, storytelling yang kuat, hingga pentingnya eksekusi yang efisien.
Najla Bisyir (Alabisyir) juga sempat berbagi pengalaman tentang adaptasi, ketahanan, dan semangat belajar tanpa henti untuk menciptakan produk UMKM yang viral.
"Kalau mau UMKM naik kelas, harus bisa beradaptasi dengan tren, belajar dari trial and error, dan terus menemukan formula yang pas untuk konsumen," kata Alabisyir.
Kehadiran Alabisyir melengkapi jajaran juri utama, yaitu Daniel Mananta dan Lizzie Parra, founder & CMO BLP Beauty. Kombinasi pengalaman ketiga juri memberikan sudut pandang beragam tentang perkembangan UMKM dari sisi produk, hingga kekuatan cerita, identitas, dan pemasaran.
Tantangan kali ini tidak hanya mengandalkan ide, tetapi juga ketahanan mental. Setiap lokasi menghadirkan pengalaman tak terduga yang menguji kreativitas dan adaptasi para peserta. Di lokasi kolam, peserta seperti Aveka, Zenitha dan homLiv dikejutkan dengan seekor ular yang muncul tiba-tiba di tengah proses syuting.
Di area parkir, B Erl Cosmetics dan Hirakiya harus menghadapi aparat keamanan yang menuntut izin lokasi, memaksa mereka cepat berimprovisasi. Di gudang, Sunkrisps dan DS Modest berjuang dengan kondisi pencahayaan yang minim serta kehadiran orang tak dikenal yang sempat mengganggu jalannya proses syuting.
Sedangkan di gym, Maritim Bag Indonesia harus menghadapi tantangan berupa lampu yang berkali-kali padam dan menyala setiap beberapa menit, menyulitkan proses pengambilan gambar. Meski penuh rintangan, seluruh peserta tetap berkomitmen menyelesaikan video berdurasi maksimal 15 detik, sesuai dengan waktu yang ditentukan sebelum video dipresentasikan di depan para juri.
Kedelapan peserta pun menahan beragam emosi di hadapan para juri. Tantangan Creative Video Marketing resmi berakhir, namun ketegangan justru baru dimulai. Di babak ini, penilaian diberikan pada komunikasi untuk menjual sebuah nilai di setiap detik video.
Giliran pertama, Maritim Bag Indonesia mencuri perhatian lewat video promosi bertema tas multifungsi untuk aktivitas olahraga, dan mendapat pujian dari para juri akan pesan videonya yang jelas serta targetnya yang tepat.
Sunkrisps juga menjadi sorotan berkat video life hack yang menyentuh, menawarkan solusi cerdas bagi anak-anak yang sulit makan sayur dan dinilai mempunyai konsep yang autentik dan menyenangkan, seperti testimoni nyata dari pelanggan. Para juri pun menyatakan apresiasi atas kerapian skrip Zenitha, membuat konten cocok dipasarkan melalui fitur Shopee Video.
Di sisi lain, beberapa peserta harus menghadapi kritik membangun. Tampilan visual B Erl Cosmetics dinilai terlalu padat, sehingga pesan utamanya tak tersampaikan. Sementara, Hirakiya menerima penilaian dari Alabisyir bahwa konsep videonya belum solid, dengan Lizzie yang menyebut alur video nya masih kurang terarah.
Puncak perhatian episode kali ini jatuh pada DS Modest, yang tampil dengan video promosi tas sajadah menggunakan teknologi AI text-to-voice. Ide video itu disebut Daniel sebagai langkah cerdas yang merepresentasikan keberanian UMKM untuk bereksperimen dan beradaptasi di era digital.
Sajian serial kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas turut mencuri perhatian publik figur, seperti Sarwendah yang membagikan cuplikan tayangan episode ketiga di akun media sosial pribadinya. Pada unggahan itu, Sarwendah mengaku adrenalinnya ikut terpacu ketika Hirakiya mempresentasikan karya, membuktikan bahwa tayangan ini mampu menghadirkan emosi dan inspirasi bagi penonton di luar dunia bisnis UMKM.
Episode ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sekaligus menjadi bukti bahwa dalam dunia bisnis modern, kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kualitas produk. Para peserta belajar bahwa video pemasaran yang baik juga mampu menyampaikan nilai, emosi, dan makna di baliknya.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas terus menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM lahir dari kreativitas yang berani, komunikasi yang kuat, dan kepekaan membaca tren digital. Di episode selanjutnya, dua peserta akan tereliminasi, menyisakan enam besar Jagoan UMKM.
Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas akan tayang pada 19 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Rekap episode sebelumnya bisa disaksikan di YouTube Shopee Indonesia, dengan program 'Kuis Jagoan UMKM' berhadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa diikuti di setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB.Penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' di sini.
Adu Ide Kreatif di Depan Daniel Mananta & Lizzie Parra, Peserta Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Bikin Juri Terpukau
Adu ide kreatif di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas bikin Daniel Mananta dan Lizzie Parra kagum. Simak kisah inspiratif dan inovasi para peserta. [1,051] url asal
#shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #daniel-mananta #lizzie-parra #umkm-indonesia #kompetisi-umkm #ide-kreatif-umkm #inspirasi-bisnis-umkm #golden-star-lizzie-parra #haykal-kamil #najla-bisyir #sh
Jakarta: Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas resmi dimulai dengan penayangan dua episode perdana yang langsung menghadirkan gebrakan penuh emosi pada Minggu, 5 Oktober lalu. Program kompetisi ini menjadi panggung spektakuler bagi para pelaku UMKM terbaik Indonesia dalam membuktikan kualitas, kreativitas, dan daya juang mereka.Tidak hanya soal adu produk, ajang ini memadukan drama persaingan, kisah penuh haru, dan bukti nyata semangat cinta Indonesia. Setiap detik tayangan menghadirkan kejutan, mulai dari cerita bisnis yang dibangun dari nol, mimpi besar yang dipertaruhkan, hingga keberanian unjuk diri di panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Kompetisi ini menjelma jadi tontonan inspiratif yang membekas di hati penonton, meninggalkan rasa kagum sekaligus harapan baru bagi masa depan UMKM Tanah Air.
Acara ini turut menghadirkan jajaran juri dengan pengalaman bisnis yang mumpuni. Ada Daniel Mananta yang banyak dikenal sebagai presenter TV, namun di balik layar ia adalah pengusaha sukses lewat brand fesyen DAMN! I Love Indonesia yang konsisten mengangkat semangat cinta Tanah Air.
Pengalaman Daniel menjadikannya sosok tepat untuk menilai bagaimana UMKM tidak hanya punya produk bagus, tetapi juga mampu mengangkat identitas Indonesia. Sementara itu, Lizzie Parra, pendiri BLP Beauty yang sukses mengubah wajah industri kecantikan Indonesia dengan produk lokal berkualitas dan penuh inovasi, juga hadir sebagai juri. Kehadiran Lizzie sebagai juri memberikan warna tersendiri bagi kompetisi ini, terutama bagi peserta yang bergerak di dunia kecantikan dan gaya hidup.
Tantangan pertama dimulai: Kisah perjuangan dan inspiratif dari para Jagoan UMKM
Setiap peserta hadir dengan cerita perjuangan yang unik, menghadirkan kejutan di panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Pada episode perdana, finalis Top 20 diminta mempresentasikan usaha mereka, mulai dari Unique Selling Point (USP), teknis operasional, hingga proyeksi pertumbuhan bisnisnya.Episode ini menunjukkan transformasi Baim Alkatiri, mantan artis cilik yang kini sukses lewat brand parfum X-PERFUMERY, hingga Annisa yang akrab disapa Anin dengan DS Modest yang produk sajadah dan sarung travelnya meraih rekor MURI. Tidak hanya itu, ada juga Micheal dengan Maritim Bag Indonesia yang produk tasnya dikenal di dunia bulutangkis, Angga Pras seorang eks timnas pelajar U-19 yang membangun brand fesyen pria Gloaming, serta Fuat, guru honorer pemilik Aveka yang menjual sepatu karena melihat kebutuhan murid-muridnya, menunjukkan betapa beragamnya latar belakang para Jagoan UMKM.
Salah satu kisah yang mengharukan datang dari Rusman, pemilik Dthree, yang mengundurkan diri dari pekerjaannya setelah kehilangan sang anak. Sebelumnya, ia adalah sosok yang fokus mengejar karier sehingga jarang memiliki waktu untuk keluarga. Kepergian anaknya menjadi titik balik yang membuka matanya akan pentingnya waktu bersama keluarga, yang akhirnya mendorongnya untuk memulai bisnis yang menjunjung nilai kekeluargaan sebagai inti usahanya.Keselarasan antara tujuan bisnis dan nilai yang dipegang teguh inilah yang membuat Dthree terpilih dan berhasil meraih Golden Star dari Lizzie Parra di episode pertama.

Peserta Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Tantangan kedua berlanjut: Membuat produk bertema Nusantara
Kini tersisa 10 finalis yang dihadapkan dengan tantangan baru untuk menciptakan inovasi sebuah produk di episode kedua. Para Jagoan UMKM ditantang untuk mengembangkan produk baru dengan tema ‘Cinta Indonesia’ sekaligus membuat strategi pemasaran yang optimal.Setiap peserta mempresentasikan produk yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia, seperti Zenitha dengan hijab sablon motif rumah adat, Hirakiya yang memperkenalkan tas seni bordir motif Priangan, HomLiv yang menampilkan alat masak dengan sentuhan batik, serta DS Modest yang mengembangkan sajadah travel inovatif lengkap dengan tag kode QR untuk menentukan arah kiblat, serta gantungan kunci akrilik bermotif kekayaan Indonesia yang dapat dikustomisasi.
Ketegangan pun semakin memuncak dengan hadirnya Haykal Kamil, Creativepreneur & Founder of ZM Zaskia Mecca, yang menjadi juri tamu dan menilai serta memberikan insight, khususnya kepada Dthree yang menampilkan abaya dengan sentuhan motif batik di tangan. Setelah meraih Golden Star di episode 1, Dthree kini dihadapkan dengan kenyataan bahwa penampilannya di episode 2 tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi para juri.
Haykal sebagai pemilik bisnis fesyen muslim yang berpengalaman, memberikan kritik tajam namun membangun, dan menekankan pentingnya diferensiasi dan inovasi agar produk tidak hanya menarik tetapi juga memiliki nilai jual yang kuat.
Di sisi lain, para juri terpukau dengan Erlyanie, pemilik B Erl Cosmetics yang memperkenalkan produk body shower oil dengan kandungan khas Indonesia, termasuk bunga melati yang memancarkan aroma yang dirindukan dari almarhum ibunya. Terinspirasi oleh sang ibu, Erlyanie membawa nilai emosional dalam setiap tetes produknya.
Inovasi ini tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mendulang pujian dari para juri yang mengakui kedalaman ide dan kualitas produk tersebut, dan menjadikan B Erl Cosmetics sebagai salah satu UMKM yang mendapatkan nilai tinggi di episode ini.
Penuh ketegangan, episode kedua berakhir dengan tiga peserta yang berada di posisi terbawah, yakni Dthree, Aveka, dan X-Perfumery. Akan ada dua orang yang tereliminasi, dan 8 peserta tersisa yang kembali bertarung di episode selanjutnya. Tantangan semakin berat, dan para peserta kini harus mengatasi ujian baru yang menuntut lebih dari sekadar kreativitas, tetapi juga strategi pemasaran yang jitu.
Episode 3 akan menguji mereka dengan tantangan konten pemasaran interaktif dan kreatif, di mana setiap peserta dituntut untuk membuat konten promosi yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga dapat mendorong produk mereka ke pasar yang lebih luas. Karya-karya mereka akan dinilai oleh para juri utama, serta juri tamu spesial Najla Bisyir, CEO Bittersweet by Najla dan konten kreator sukses yang dikenal dengan kemampuan luar biasanya dalam menciptakan konten viral dan berdaya jual tinggi.
Episode Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas kali ini, semakin memperlihatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh produk yang unggul, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dengan tren pemasaran dan berinovasi di setiap langkah. Kompetisi ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi para pengusaha UMKM di Indonesia untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah.
Lalu, siapa dua Jagoan UMKM yang harus tereliminasi? Jangan lewatkan episode 3 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang akan tayang pada 12 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB untuk mengetahui siapa yang akan melanjutkan perjalanan dan siapa yang harus mengakhiri kompetisi.
Sambil menunggu, kamu juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya dan teaser episode 3 di YouTube Shopee Indonesia. Dapatkan juga kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program ‘Kuis Jagoan UMKM’ setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB dan penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui ‘Voting Partisipan Favorit’ pada landing pagehttps://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56