#30 tag 24jam
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Catat Total Penonton Lebih dari 85 Juta
Program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sukses dengan 85 juta penayangan di YouTube, inspirasi pelaku UMKM untuk berinovasi dan berkembang. [501] url asal
#shopee #umkm #reality-show #kompetisi-bisnis #e-commerce #haykal-kamil #maritim-bag #daniel-mananta #ruben-onsu #najla-alabisyir #lizzie-parra #micheal #sarwendah #homliv #youtube-shopee-indonesia
(CNN Indonesia - Ekonomi) 12/11/25 07:58
v/35844/
Program reality show Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas telah menyelesaikan penayangan enam episodenya di platform YouTube Shopee Indonesia. Program tersebut berhasil mencatatkan total lebih dari 85 juta kali penayangan selama masa tayangnya.
Capaian tersebut juga disertai dengan catatan interaksi penonton. Data menunjukkan program ini mengumpulkan lebih dari 25 ribu likes (suka) dan komentar. Episode final dari web series ini tercatat ditonton lebih dari 18 juta kali.
"Hasil ini menjadikan Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sebagai salah satu web series lokal yang menarik perhatian dan diterima di hati masyarakat," bunyi keterangan tertulis, Rabu (12/11).
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh para pelaku UMKM. Terdapat lebih dari 1.300 pelaku UMKM yang mendaftar untuk program ini.
Dari jumlah tersebut, 20 finalis terpilih untuk bersaing melalui enam tantangan bisnis, yang mencakup strategi branding, pemasaran digital, hingga presentasi bisnis.
Para finalis bersaing memperebutkan modal usaha senilai total Rp1 miliar serta gelar 'Jagoan UMKM' sebagai simbol ketekunan dan daya saing pelaku usaha nasional di era digital.
Sepanjang tayangan, sejumlah momen menjadi sorotan publik. Salah satunya di episode ketiga, ketika peserta harus memproduksi video promosi kreatif dengan berbagai kendala lapangan, seperti gangguan lokasi dan tekanan waktu.
Adegan lain yang banyak dibicarakan terjadi pada episode kelima saat peserta Micheal dari Maritim Bag meminta mengulang presentasi di tengah kompetisi, yang mendapat tanggapan tegas dari salah satu juri, Daniel Mananta.
"Dalam dunia nyata, there is no retake," tegas dia.
Momen ini menjadi viral karena menggambarkan dinamika nyata dunia usaha yang menuntut ketangguhan dan kesiapan mental.
Episode final menampilkan persaingan ketat dan kejutan ketika dua peserta mendapat kesempatan kedua untuk kembali berkompetisi. Setelah melalui tahap akhir penjurian, Yudiana dari homLiv tampil sebagai pemenang utama berkat ide bisnis yang dinilai inovatif dan strategis.
Kompetisi ini juga menghadirkan juri dan mentor dari berbagai latar belakang, antara lain Haykal Kamil, Najla Alabisyir, serta Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman. Kehadiran mereka memperkaya perspektif dan memperkuat pesan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia.
Gaung program ini turut meluas di media sosial, dengan partisipasi sejumlah figur publik seperti Daniel Mananta, Sarwendah, Lizzie Parra, dan Ruben Onsu yang membagikan dukungan terhadap ajang ini.
"Sebagai sesama pengusaha, mereka turut terinspirasi oleh semangat para pelaku UMKM yang berani berinovasi dan berjuang untuk naik kelas. Dukungan dan inspirasi dari para figur publik turut memperkuat gaung positif kompetisi ini di dunia digital," imbuh keterangan resmi.
Tagar #ShopeeJagoanUMKM juga menjadi tren di berbagai platform, diikuti dengan beragam konten pengguna dan video reaksi yang menyoroti semangat pelaku usaha lokal.
Program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas juga mendapat sambutan positif dari media nasional karena dinilai menghadirkan inovasi dalam format reality show yang menggabungkan edukasi bisnis dan hiburan.
Dengan capaian lebih dari 85 juta tayangan serta tingkat interaksi tinggi, program ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah inspirasi bagi ribuan pelaku UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan beradaptasi di ekosistem digital.
Perjalanan para finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat ditonton kembali di YouTube Shopee Indonesia. Sementara informasi lebih lanjut dapat ditemukan di tautan berikut.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Tembus 85 Juta Views, Angkat Kisah UMKM Lokal yang Menginspirasi
Antusiasme penonton terus meningkat di setiap episodenya. [712] url asal
#shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #kompetisi-bisnis #web-series-lokal #antusiasme-penonton #pelaku-umkm #modal-usaha #gerakan-sosial
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, reality show UMKM perdana yang hadir dalam format web series di YouTube Shopee Indonesia, menutup enam episodenya dengan respons positif dari publik.
Sejak penayangan perdananya, program ini langsung menarik perhatian publik berkat perpaduan kisah inspiratif, drama kompetisi bisnis, dan pesan pemberdayaan yang kuat.
Hingga akhir penayangan, program ini berhasil mencatat lebih dari 85 juta views serta lebih dari 25 ribu likes dan komentar di YouTube Shopee Indonesia.
Hasil ini menjadikan Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sebagai salah satu web series lokal yang menarik perhatian dan diterima di hati masyarakat. Antusiasme penonton terus meningkat di setiap episodenya.
Bahkan episode final mencatat lebih dari 18 juta views, menandakan minat besar masyarakat bertahan hingga akhir tayangan. Tidak hanya populer, interaksi penonton di tiap episode luar biasa tinggi, dengan ribuan komentar dan likes yang membanjiri kolom YouTube.
Banyak penonton mengaku terinspirasi oleh semangat dan keteguhan para pengusaha UMKM yang menghadirkan kisah perjuangan nyata penuh emosi dan motivasi, terlihat dari kolom komentar YouTube Shopee Indonesia yang dipenuhi ungkapan dukungan dan apresiasi dari netizen.
Setiap tayangan tidak hanya memancing decak kagum, juga membangkitkan rasa bangga terhadap kreativitas dan daya juang anak bangsa yang berani berinovasi dan terus berusaha untuk naik kelas.
Lebih dari 1.300 pelaku UMKM dari berbagai kota di Indonesia turut mendaftar dalam ajang ini untuk mendapatkan kesempatan naik kelas dan memperluas jangkauan bisnis mereka.
Dari ribuan pendaftar tersebut, terpilih 20 finalis terbaik yang kemudian menjalani 6 tantangan bisnis berbeda, mulai dari uji kreativitas branding, strategi digital marketing, hingga kemampuanpresentasi bisnis di hadapan para juri profesional.
Para finalis berkompetisi memperebutkan modal usaha senilai total Rp 1 miliar dan gelar bergengsi sebagai “Jagoan UMKM”, yang menjadi simbol semangat dan daya juang pelaku usaha Indonesia yang terus berkembang bersama ekosistem digital.
Sepanjang perjalanannya, program ini menampilkan berbagai momen berkesan dan viral di media sosial.
Di episode 3, para finalis ditantang membuat creative video marketing di berbagai lokasi dengan kondisi penuh kejutan. Mulai dari kemunculan ular di lokasi kolam hingga tuntutan izin lokasi dari aparat keamanan yang memaksa peserta berimprovisasi di tengah tekanan waktu.
Hingga salah satu paling ramai diperbincangkan di episode 5, ketika Micheal dari Maritim Bag gugup saat melakukan elevator pitch dan meminta mengulang di tengah jalan.
Momen itu memicu respons tegas dari Daniel Mananta dengan kalimat yang kini ikonik: “Dalam dunia nyata, there is no retake”.
Adegan dalam tantangan ini menjadi sorotan karena menggambarkan tekanan nyata dunia usaha, sekaligus memberi pelajaran berharga tentang kepercayaan diri dan ketangguhan mental.
Tidak hanya itu, puncak kompetisi berlangsung penuh drama di episode final, yang menghadirkan twist mengejutkan ketika dua peserta diberi kesempatan kedua untuk kembali bersaing hingga akhir.
Setelah melewati tantangan final dan sesi penjurian yang menegangkan, Yudiana dari homLiv tampil memukau dengan ide bisnis kreatif dan strategi inspiratif, hingga akhirnya berhasil menyabet gelar pemenang utama Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Kehadiran para juri dan mentor ternama seperti Haykal Kamil, Najla Alabisyir, hingga Menteri UMKM Maman Abdurrahman turut memperkaya dinamika kompetisi sekaligus memperkuat pesan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia.
Antusiasme publik juga meluas hingga ke media sosial, di mana sejumlah selebritas ternama seperti Daniel Mananta, Sarwendah, Lizzie Parra, hingga Ruben Onsu ikut membagikan unggahan tentang Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di akun mereka.
Sebagai sesama pengusaha, mereka turut terinspirasi oleh semangat para pelaku UMKM yang berani berinovasi dan berjuang untuk naik kelas. Dukungan dan inspirasi dari para figur publik turut memperkuat gaung positif kompetisi ini di dunia digital.
Tagar #ShopeeJagoanUMKM pun viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam konten buatan pengguna, video reaksi, serta testimoni inspiratif dari penonton di seluruh Indonesia.
Tidak heran jika media nasional menyambut positif program ini. Beragam pemberitaan menyoroti semangat UMKM untuk berkembang, serta format inovatif reality show berbentuk web series yang mampu menghibur sekaligus mengedukasi.
Dengan capaian lebih dari 85 juta views, tingkat interaksi lintas platform yang tinggi, dan respons publik yang antusias, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas melampaui ekspektasi sebagai ajang kompetisi semata.
Program ini menjelma menjadi gerakan sosial yang menginspirasi ribuan pelaku UMKM Indonesia untuk terus berkembang, berinovasi, dan berani naik kelas.
Tonton kembali perjalanan inspiratif para finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di YouTube Shopee Indonesia, dan saksikan bagaimana semangat UMKM lokal terus tumbuh bersama Shopee. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Episode 5: 60 Detik Mengubah Segalanya
Empat finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menghadapi tantangan Elevator Pitch. Siapa yang mampu memikat hati investor dalam waktu satu menit? Saksikan! [1,020] url asal
#e-commerce #umkm #kompetisi-bisnis
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 29/10/25 06:59
v/19490/
Jakarta, CNBC Indonesia- Empat besar finalisShopee Jagoan UMKM Naik Kelaskembali menerima tantangan baru yang jauh lebih menegangkan. Bukan hanya seberapa bagus produk mereka, tapi seberapa berani dan efektif mereka menjual proposal dan ide bisnisnya dengan waktu yang nyaris mustahil: hanya dalam satu menit.
Inilah tantangan Elevator Pitch, babak yang jadi penentu apakah para finalis tersisa akan naik kelas atau pulang lebih cepat. Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini.
Empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus berhadapan langsung dengan tiga juri yang berperan sebagai calon investor: juri utama Daniel Mananta dan Lizzie Parra, serta juri tamu Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia.
Proses pitching kali ini diatur dengan latar suasana dan skenario yang berbeda dan semakin menegangkan. Masing-masing juri menunggu di berbagai lokasi, sebagai representatif dari dunia bisnis yang tak pernah sama:
- Investor pertama, Daniel Mananta,menunggu di jogging track, mencerminkan ritme cepat dan konsistensi yang dibutuhkan dalam membangun bisnis.
- Investor kedua, Abraham Victor,berada di lobby, dimana kesan pertama, ide, dan personal brandingdiuji.
- Investor ketiga, Lizzie Parra,menanti di dalam elevator, ruang sempit, sunyi, dan penuh tekanan, di mana setiap detik dan kata yang keluar menentukan hasil.
Siapa yang mampu memaksimalkan pitch dan memikat hati ketiga calon investor di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Episode 5?
Di Balik 60 Detik: Antara Penentuan &Pertarungan Empat Jagoan UMKM
Setelah menyelesaikan tantangan ini, seluruh peserta kembali dikumpulkan untuk sesi penjurian. Di titik ini, tantangan mencapai puncak ketegangan. Setiap finalis punya ceritanya sendiri, empat karakter dengan empat cara berbeda dalam menghadapi satu tantangan yang sama. Ada yang gugup, ada yang berani, ada yang nyaris menyerah, dan ada juga yang justru bersinar.
Berikut adalah highlight momen di balik tantangan Elevator Pitch, di mana perjuangan mereka benar-benar diuji dan dinilai langsung oleh para juri:
Micheal, Maritim Bag: Kesalahan yang Tak Termaafkan
Peserta pertama, Micheal dari Maritim Bag Indonesia, membuka babak dengan percaya diri. Ia berbicara lantang tentang rencananya membawa tas badminton lokal ke komunitas anak sekolah. Namun sayangnya, di tengah presentasi dengan Lizzie di dalam elevator, suara Micheal mendadak goyah.
Sorry, aku bisa ulangi gak?ucap Micheal dengan wajah panik. Lizzie pun cukup kecewa dengan momen pengambilan ulang video ini.
Sedangkan Daniel tampak menatap sedikit kebingungan, hingga akhirnya berkata, Dalam dunia nyata, there is no retake.
Kalimat itu menggema di seluruh ruangan, dan mungkin juga di hati para peserta lain yang sedang menunggu giliran. Ruangan langsung hening dan satu momen yang seolah menjadi pengingat: dunia bisnis tidak mengenal kata ulang.
Yudiana, homLiv: Tenang, Hangat, tapi Belum Kuat
Giliran berikutnya, Yudiana dari homLiv, tampil lebih percaya diri. Dengan senyum hangat, ia memulai dengan pick-up lineyang menarik perhatian calon investor, khususnya di dalam elevatordengan Lizzie.
Kak Lizzie, sutil kayu homLiv yang aku kirim udah dipakai belum? ungkap Yudiana membuka percakapan.
Pitch-nya disampaikan dengan penuh energi positif dan semangat pemberdayaan perempuan di balik produknya. Lizzie pun memuji kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh Yudiana. Tetapi, keadaan justru berbanding terbalik saat Yudiana mempresentasikan produknya di area Lobby bersama Abraham. Kamu semangat banget, tapi jujur saya belum kebayang ya, ini alat masaknya apa? Terus spesialnya apa?jelas Abraham yang mematahkan semangat Yudiana.
Annisa Herdyana, DS Modest: Pitch yang Memikat Hati Juri
Namun di tengah tekanan itu, satu peserta tampil konsisten bersinar, yaitu Annisa atau yang akrab disapa Anin dari DS Modest. Dengan kepercayaan diri yang matang, ia mempresentasikan produk sajadah dan sarung waterproofyang dirancang mudah untuk di bawa ketika traveling.
Daniel berhasil terpikat dengan produk milik DS Modest karena berhasil menjawab masalah bagi para pelari. Abraham turut memuji penampilan dari Anin, Pitch-nya was very well done, secara konten dan pace itu bener-bener very well done. Mulai dari pick-up linesampai hook ada. Kalau dari saya gak ada feedback. It was a very good pitch.
Fuat, Aveka: Pitch yang Bikin Juri Terdiam
Peserta terakhir, Fuat dari Aveka, mencoba tampil spontan dengan hanya memahami karakter dari masing-masing para calon investor. Namun presentasinya justru membuat juri kebingungan.
Daniel yang dikenal objektif, kali ini tak bisa menahan kritiknya, Tadi itu pitchterburuk yang pernah saya dengar seumur hidup saya.
Ruangan kembali hening. Momen ini menjadi turning pointpaling emosional sepanjang kompetisi. Namun, bukan berarti perjalanan Fuat yang di episode sebelumnya mendapatkan Golden Star berakhir di situ.
Sebelum melakukan tantangan Elevator Pitch, keempat finalis diberi waktu selama 60 menituntuk menyiapkan konsep dan strategi terbaik mereka. Selain itu, mereka juga mendapat bimbingan langsung dari dua mentor profesional, yaitu Maya Malidra (Direktur PT Lentera Dana Nusantara, SPinjam)dan Deddy Lim (Shopee Seller Mentor &Founder DLCM Agency), yang berbagi wawasan mendalam tentang bagaimana membangun perencanaan bisnis yang matang, serta cara menyampaikan nilai usaha dengan percaya diri, terstruktur, dan penuh keyakinan.
Tantangan ini tidak hanya menguji kemampuan para peserta dalam mempresentasikan ide bisnis mereka di depan para investor, tetapi juga berhasil menginspirasi banyak penonton, termasuk Sarwendah. Ia ikut terpacu melihat bagaimana para peserta berani menyampaikan visi dan strategi bisnis mereka dengan percaya diri dalam waktu yang singkat. Dalam unggahan di media sosialnya, ia menulis, Patut aku nonton dan catet! Siapa tahu ketemu investor di lift juga. Ungkapan ringan namun bermakna ini menunjukkan antusiasmenya yang juga sebagai seorang pebisnis. Sarwendah terlihat kagum dengan semangat para peserta dalam menaklukkan tantangan dan menjadikan pengalaman di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas episode 5 sebagai motivasi untuk terus berkembang.
Foto: dok Istimewa |
Sepertinya episode kali ini akan menjadi salah satu yang paling menegangkan sepanjang kompetisi. Setiap peserta sudah menampilkan strategi terbaik mereka. Tapi pertanyaannya kini, siapa yang layak melangkah ke grand finaldan siapa yang harus mengakhiri perjalanannya di babak ini?
Saksikan Episode 5 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas hanya di! Jangan lewatkan kesempatan untuk mengetahui siapa yang menjadi pemenang kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di Grand Finalpada episode berikutnya yang akan tayang pada Minggu, 2 November 2025 pukul 19.00 WIB. Catat tanggal nya dan saksikan keseruan nya!
Dapatkan juga kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program Kuis Jagoan UMKMsetiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB dan penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui Voting Partisipan Favoritpada landing page.
(dpu/dpu)
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ep. 5: Dunia Bisnis di Depan Investor
Episode 5 Shopee Jagoan UMKM menampilkan Elevator Pitch Challenge, menguji finalis dalam presentasi bisnis tanpa pengulangan usaha. [418] url asal
#jagoan-umkm #elevator-pitch #kompetisi-bisnis #finalis #pelaku-umkm #shopee #zenitha #homliv #sunkrisps #aveka #maritim-bag #spinjam #fuat #daniel-mananta #sarwendah #race #grand-final #abraham-v
(CNN Indonesia - Ekonomi) 28/10/25 19:05
v/19098/
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 26 Oktober 2025 menampilkan tantangan baru bagi empat besar finalis yang tersisa. Setelah Sunkrisps dan Zenitha tersisih di babak Logistic Race, para peserta yang masih bertahan kini menghadapi ujian yang lebih kompleks, yaitu Elevator Pitch Challenge.
Dalam babak ini, empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus mampu meyakinkan tiga juri yang berperan sebagai calon investor, yakni Daniel Mananta dan Lizzie Parra sebagai juri utama, serta Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia, sebagai juri tamu
"Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini," bunyi keterangan tertulis, Selasa (28/10).
Konsep Elevator Pitch Challenge dibuat menyerupai situasi nyata dunia bisnis. Setiap juri menempati lokasi berbeda untuk menggambarkan beragam dinamika dalam proses pertemuan dengan investor.
Setelah seluruh presentasi selesai, para finalis kembali berkumpul untuk mendengarkan penilaian para juri. Setiap peserta menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan ide bisnis mereka.
Sebelum menjalani tantangan ini, para peserta mendapat waktu 60 menit untuk menyusun konsep dan strategi pitching. Mereka juga menerima pendampingan dari dua mentor profesional, yaitu Direktur PT Lentera Dana Nusantara/SPinjam, Maya Malidra, dan Shopee Seller Mentor & Founder DLCM Agency, Deddy Lim.
Keduanya membagikan wawasan mengenai perencanaan bisnis, pengemasan pesan, dan strategi komunikasi yang efektif di hadapan calon investor.
Tantangan Elevator Pitch tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai kesiapan mental, kejelasan visi, dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam menghadapi dunia bisnis yang kompetitif.
Penampilan para finalis di babak ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk figur publik Sarwendah. Melalui unggahan di media sosial, ia mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyampaikan ide bisnis dengan lugas dan percaya diri meski dalam waktu yang sangat terbatas.
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi salah satu babak paling menentukan menjelang grand final. Setiap peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mempertahankan posisi di kompetisi.
Babak ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kesiapan mental dan strategi bisnis menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk benar-benar naik kelas.
Sebagai informasi, episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat disaksikan melalui kanal YouTube Shopee Indonesia. Episode grand final dijadwalkan tayang pada Minggu (2/11), pukul 19.00 WIB, menampilkan pengumuman pemenang kompetisi.
Di samping itu, juga ada program Kuis Jagoan UMKM berlangsung setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB, dengan hadiah berupa iPhone 16 dan voucher Shopee bernilai jutaan rupiah.
Dukungan bagi para finalis juga dapat diberikan melalui fitur Voting Partisipan Favorit di laman berikut.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ep. 5: Dunia Bisnis diDepanInvestor
Episode 5 Shopee Jagoan UMKM menampilkan Elevator Pitch Challenge, menguji finalis dalam presentasi bisnis tanpa pengulangan usaha. [418] url asal
#jagoan-umkm #elevator-pitch #kompetisi-bisnis #finalis #pelaku-umkm #shopee #zenitha #homliv #sunkrisps #aveka #maritim-bag #spinjam #fuat #daniel-mananta #sarwendah #race #grand-final #abraham-v
(CNN Indonesia - Ekonomi) 28/10/25 19:05
v/19047/
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 26 Oktober 2025 menampilkan tantangan baru bagi empat besar finalis yang tersisa. Setelah Sunkrisps dan Zenitha tersisih di babak Logistic Race, para peserta yang masih bertahan kini menghadapi ujian yang lebih kompleks, yaitu Elevator Pitch Challenge.
Dalam babak ini, empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus mampu meyakinkan tiga juri yang berperan sebagai calon investor, yakni Daniel Mananta dan Lizzie Parra sebagai juri utama, serta Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia, sebagai juri tamu
"Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini," bunyi keterangan tertulis, Selasa (28/10).
Konsep Elevator Pitch Challenge dibuat menyerupai situasi nyata dunia bisnis. Setiap juri menempati lokasi berbeda untuk menggambarkan beragam dinamika dalam proses pertemuan dengan investor.
Setelah seluruh presentasi selesai, para finalis kembali berkumpul untuk mendengarkan penilaian para juri. Setiap peserta menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan ide bisnis mereka.
Sebelum menjalani tantangan ini, para peserta mendapat waktu 60 menit untuk menyusun konsep dan strategi pitching. Mereka juga menerima pendampingan dari dua mentor profesional, yaitu Direktur PT Lentera Dana Nusantara/SPinjam, Maya Malidra, dan Shopee Seller Mentor & Founder DLCM Agency, Deddy Lim.
Keduanya membagikan wawasan mengenai perencanaan bisnis, pengemasan pesan, dan strategi komunikasi yang efektif di hadapan calon investor.
Tantangan Elevator Pitch tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai kesiapan mental, kejelasan visi, dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam menghadapi dunia bisnis yang kompetitif.
Penampilan para finalis di babak ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk figur publik Sarwendah. Melalui unggahan di media sosial, ia mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyampaikan ide bisnis dengan lugas dan percaya diri meski dalam waktu yang sangat terbatas.
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi salah satu babak paling menentukan menjelang grand final. Setiap peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mempertahankan posisi di kompetisi.
Babak ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kesiapan mental dan strategi bisnis menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk benar-benar naik kelas.
Sebagai informasi, episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat disaksikan melalui kanal YouTube Shopee Indonesia. Episode grand final dijadwalkan tayang pada Minggu (2/11), pukul 19.00 WIB, menampilkan pengumuman pemenang kompetisi.
Di samping itu, juga ada program Kuis Jagoan UMKM berlangsung setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB, dengan hadiah berupa iPhone 16 dan voucher Shopee bernilai jutaan rupiah.
Dukungan bagi para finalis juga dapat diberikan melalui fitur Voting Partisipan Favorit di laman berikut.
Penuh Kejutan, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Uji Daya Juang Peserta
Episode ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menantang peserta untuk berinovasi dalam video promosi. Saksikan kreativitas mereka dan dukung favorit Anda! [1,212] url asal
#shopee #jagoan-umkm #kompetisi-bisnis #kreativitas-umkm #inovasi-produk #dukungan-umkm #adaptasi-digital
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 14/10/25 10:45
v/2547/
Jakarta, CNBC Indonesia -Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas lagi-lagi berhasil mencuri perhatian masyarakat sejak penayangan episode ketiga di kanalYouTube Shopee Indonesiapada Minggu, 12 Oktober 2025.
Serial kompetisi ini menjadi panggung bagi para UMKM terbaik se-Indonesiauntukmembuktikan kreativitas, strategi, serta daya juang mereka dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Dalam episode kali ini, para peserta dituntut terus berinovasi agar dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan menegangkan.
Pada episode terdahulu, 10 peserta ditantang menghadirkan inovasi produk bertema 'Cinta Indonesia' di mana masing-masing peserta menampilkan karya terbaik. Dimulai dari ide orisinal, desain produk, hingga cara mengemas unsur lokal ke dalam identitas brand mereka. Dari sepuluh peserta yang tampil, tujuh berhasil mengamankan posisi di babak berikutnya, disusul oleh Aveka yang sukses lolos dari posisi tiga terbawah. Sayangnya, X-Perfumery dari Malang milik Baim 'Cilik', serta UMKM asal Tasikmalaya yaitu Dthree harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi ini.
Pemilik Dthree, Rusman mengungkapkan rasa legawa atas langkahnya yang terhenti di kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. "Namanya kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah. Takdir terbaik sudah ditetapkan, dan saya tidak menyesal karena sudah berikhtiar semaksimal mungkin," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).
Sementara itu, Pendiri X-Perfumery, Baim Alkatiri turut menyampaikan apresiasinya kepada para peserta lain. "Mungkin tantangan kali ini belum bisa saya taklukkan, tapi saya salut untuk semua kontestan yang berhasil melangkah ke babak berikutnya," imbuh dia.
8 Jagoan UMKM kembali beraksi, Alabisyir hadir jadi juri memeriahkan di episode 3
Asal tahu saja, delapan peserta yang tersisa kini siap menghadapi babak selanjutnya dengan tantangan baru yang tak kalah menantang. Kali ini, para peserta harus menunjukkan kemampuan promosi dan storytelling dalam tantangan Creative Video Marketing. Ini merupakan ujian yang menilai sejauh mana para peserta mampu beradaptasi dengan dunia digital dan mengemas produk mereka secara menarik di mata konsumen.
Episode ketiga turut menghadirkan tamu istimewa, yaitu Najla Bisyir atau yang akrab disapa Alabisyir, CEO Bittersweet by Najla, pelopor dessert box yang viral di Indonesia. Alabisyir yang menjadi juri tamu berbagi pengalaman berharga tentang pentingnya adaptasi, ketahanan, dan semangat belajar tanpa henti untuk menciptakan produk UMKM yang viral.
"Kalau mau UMKM naik kelas, harus bisa beradaptasi dengan tren, belajar dari trial and error, dan terus menemukan formula yang pas untuk konsumen," jelasnya.
Kehadiran Alabisyir melengkapi jajaran juri utama, yaitu Daniel Mananta dan Lizzie Parra selaku founder & CMO BLP Beauty. Kombinasi antara pengalaman ketiganya mampu memberikan sudut pandang beragam tentang bagaimana UMKM dapat berkembang yang tidak hanya dari sisi produk, melainkan juga dari kekuatan cerita, identitas, dan pemasaran.
Tantangan Creative Video Marketing: menguji ide, strategi, dan ketangguhan peserta
Sepanjang episode ketiga ini, para Jagoan UMKM ditantang untuk menciptakan video promosi kreatif dan berpotensi viral dengan lokasi syuting yang ditentukan secara acak lewat pelemparan dadu raksasa.
Keberuntungan jatuh kepada Pemilik Maritim Bag Indonesia, Michael Kwok yang berhak menentukan lokasinya sendiri karena meraih Golden Star di babak sebelumnya. Empat lokasi disiapkan untuk menguji kreativitas mereka, mulai dari parkiran, kolam, gym, dan gudang.
Sebelum memulai proses syuting, para peserta mendapat pembekalan dari mentor profesional dan berpengalaman. Mulai dari Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM, Temmy Satya Permana, Direktur Utama SMESCO Indonesia 2025-2025, Wientor Rah Mada, serta CEO Bittersweet by Najla, Najla Bisyir. Para mentor memberikan saran mengenai strategi komunikasi visual, storytelling yang kuat, serta pentingnya eksekusi yang efisien.
Drama dan kejutan di lokasi syuting, menambah bumbu tantangan bagi Jagoan UMKM
Kali ini, tantangan yang dihadapi peserta tidak hanya mengandalkan ide, melainkan juga ketahanan mental. Pasalnya, setiap lokasi menghadirkan pengalaman tak terduga yang menguji kreativitas dan adaptasi para peserta.
Di lokasi kolam, peserta seperti Aveka, Zenitha dan homLiv dikejutkan dengan kehadiran ular yang muncul tiba-tiba saat proses syuting berlangsung. Sedangkan di area parkir, B Erl Cosmetics dan Hirakiya harus menghadapi aparat keamanan yang menuntut izin lokasi, sehingga memaksa mereka berimprovisasi dengan cepat.
Beralih di gudang, Sunkrisps dan DS Modest berjuang dengan kondisi pencahayaan yang minim serta kehadiran orang tak dikenal yang sempat mengganggu jalannya proses syuting. Adapun di gym, Maritim Bag Indonesia harus menghadapi tantangan berupa lampu yang berkali-kali padam dan menyala selama beberapa menit, sehingga menyulitkan proses pengambilan gambar.
Meskipun dipenuhi rintangan, seluruh peserta tetap berkomitmen menyelesaikan video berdurasi maksimal 15 detik tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan sebelum video dipresentasikan di hadapan para juri.
Terjadi pergantian sorotan kamera yang menampilkan delapan pelaku UMKM yang menahan tegang di hadapan para juri. Tantangan Creative Video Marketing resmi berakhir, namun ketegangan justru baru dimulai. Dalam babak ini, kreativitas bukan lagi sekadar ide, tetapi tentang bagaimana setiap detik video mampu berbicara untuk menjual sebuah nilai.
Untuk giliran pertama, Maritim Bag Indonesia tampil mencuri perhatian lewat video promosi bertema tas multifungsi untuk aktivitas olahraga, serta mendapat pujian dari para juri akan pesan videonya yang jelas serta target-nya yang tepat.
Sunkrisps juga mendapat sorotan berkat video life hack yang menyentuh, menawarkan solusi cerdas bagi anak-anak yang sulit makan sayur, dan dinilai mempunyai konsep yang autentik dan menyenangkan, seperti testimoni nyata dari pelanggan. Ditambah lagi, Zenitha yang konten videonya mendapat pujian dari para juri lantaran kerapian skripnya dan konten yang sangat cocok dipasarkan melalui fitur Shopee Video.
Di sisi lain, sejumlah peserta harus menghadapi kritik membangun dari para juri. Sebagai contoh, B Erl Cosmetics mendapat catatan dari para juri yang menilai tampilan visualnya terlalu padat sehingga pesan utamanya kurang tersampaikan. Sementara itu, Hirakiya menghadapi tantangan terberat kali ini, dengan Alabisyir yang menilai konsep videonya belum solid dan Lizzie yang menyebut alur video nya masih kurang terarah.
Lebih lanjut, puncak perhatian episode kali ini jatuh pada DS Modest yang tampil dengan video promosi tas sajadah menggunakan teknologi AI text-to-voice. Ide video itu membuatnya disebut Daniel sebagai langkah cerdas yang merepresentasikan keberanian UMKM untuk bereksperimen dan beradaptasi di era teknologi digital.
Serial kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas tak hanya menarik perhatian para penonton setia di YouTube, melainkan juga mencuri perhatian publik figur. Salah satunya adalah Sarwendah yang terpantau membagikan cuplikan tayangan episode ketiga di akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Sarwendah merasa adrenalinnya ikut terpacu saat menyaksikan momen menegangkan ketika Hirakiya mempresentasikan karyanya di hadapan para juri. Antusiasme ini memperlihatkan bagaimana serial kompetisi ini mampu menghadirkan emosi dan inspirasi, bahkan bagi penonton di luar dunia bisnis UMKM.
Lantas, episode kali ini menjadi bukti bahwa dalam dunia bisnis modern, kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kualitas produk. Para peserta diajak belajar bahwa video pemasaran yang baik bukan hanya menampilkan produk, melainkan juga mampu menyampaikan nilai, emosi, dan makna di baliknya.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas pun tidak henti-hentinya menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM lahir dari kreativitas yang berani, komunikasi yang kuat, dan kepekaan membaca tren digital.
Untuk selanjutnya, dua peserta akan tereliminasi, dan enam besar Jagoan UMKM tersisa siap menghadapi tantangan berikutnya. Lalu, siapakah yang bertahan dan siapa yang harus angkat kaki?
Jangan lupa saksikan Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang bakal tayang pada 19 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Sambil menunggu, Anda juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya diYouTube Shopee Indonesia.
Selain itu, Anda juga berkesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB. Para penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' pada landing pagehttps://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
(bul/bul)
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Kembali Menguji Daya Juang Para Peserta
Episode ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menantang peserta untuk berinovasi dalam video promosi. Saksikan kreativitas mereka dan dukung favorit Anda! [1,212] url asal
#shopee #jagoan-umkm #kompetisi-bisnis #kreativitas-umkm #inovasi-produk #dukungan-umkm #adaptasi-digital
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 14/10/25 10:45
v/2494/
Jakarta, CNBC Indonesia -Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas lagi-lagi berhasil mencuri perhatian masyarakat sejak penayangan episode ketiga di kanalYouTube Shopee Indonesiapada Minggu, 12 Oktober 2025.
Serial kompetisi ini menjadi panggung bagi para UMKM terbaik se-Indonesiauntukmembuktikan kreativitas, strategi, serta daya juang mereka dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Dalam episode kali ini, para peserta dituntut terus berinovasi agar dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan menegangkan.
Pada episode terdahulu, 10 peserta ditantang menghadirkan inovasi produk bertema 'Cinta Indonesia' di mana masing-masing peserta menampilkan karya terbaik. Dimulai dari ide orisinal, desain produk, hingga cara mengemas unsur lokal ke dalam identitas brand mereka. Dari sepuluh peserta yang tampil, tujuh berhasil mengamankan posisi di babak berikutnya, disusul oleh Aveka yang sukses lolos dari posisi tiga terbawah. Sayangnya, X-Perfumery dari Malang milik Baim 'Cilik', serta UMKM asal Tasikmalaya yaitu Dthree harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi ini.
Pemilik Dthree, Rusman mengungkapkan rasa legawa atas langkahnya yang terhenti di kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. "Namanya kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah. Takdir terbaik sudah ditetapkan, dan saya tidak menyesal karena sudah berikhtiar semaksimal mungkin," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).
Sementara itu, Pendiri X-Perfumery, Baim Alkatiri turut menyampaikan apresiasinya kepada para peserta lain. "Mungkin tantangan kali ini belum bisa saya taklukkan, tapi saya salut untuk semua kontestan yang berhasil melangkah ke babak berikutnya," imbuh dia.
8 Jagoan UMKM kembali beraksi, Alabisyir hadir jadi juri memeriahkan di episode 3
Asal tahu saja, delapan peserta yang tersisa kini siap menghadapi babak selanjutnya dengan tantangan baru yang tak kalah menantang. Kali ini, para peserta harus menunjukkan kemampuan promosi dan storytelling dalam tantangan Creative Video Marketing. Ini merupakan ujian yang menilai sejauh mana para peserta mampu beradaptasi dengan dunia digital dan mengemas produk mereka secara menarik di mata konsumen.
Episode ketiga turut menghadirkan tamu istimewa, yaitu Najla Bisyir atau yang akrab disapa Alabisyir, CEO Bittersweet by Najla, pelopor dessert box yang viral di Indonesia. Alabisyir yang menjadi juri tamu berbagi pengalaman berharga tentang pentingnya adaptasi, ketahanan, dan semangat belajar tanpa henti untuk menciptakan produk UMKM yang viral.
"Kalau mau UMKM naik kelas, harus bisa beradaptasi dengan tren, belajar dari trial and error, dan terus menemukan formula yang pas untuk konsumen," jelasnya.
Kehadiran Alabisyir melengkapi jajaran juri utama, yaitu Daniel Mananta dan Lizzie Parra selaku founder & CMO BLP Beauty. Kombinasi antara pengalaman ketiganya mampu memberikan sudut pandang beragam tentang bagaimana UMKM dapat berkembang yang tidak hanya dari sisi produk, melainkan juga dari kekuatan cerita, identitas, dan pemasaran.
Tantangan Creative Video Marketing: menguji ide, strategi, dan ketangguhan peserta
Sepanjang episode ketiga ini, para Jagoan UMKM ditantang untuk menciptakan video promosi kreatif dan berpotensi viral dengan lokasi syuting yang ditentukan secara acak lewat pelemparan dadu raksasa.
Keberuntungan jatuh kepada Pemilik Maritim Bag Indonesia, Michael Kwok yang berhak menentukan lokasinya sendiri karena meraih Golden Star di babak sebelumnya. Empat lokasi disiapkan untuk menguji kreativitas mereka, mulai dari parkiran, kolam, gym, dan gudang.
Sebelum memulai proses syuting, para peserta mendapat pembekalan dari mentor profesional dan berpengalaman. Mulai dari Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM, Temmy Satya Permana, Direktur Utama SMESCO Indonesia 2025-2025, Wientor Rah Mada, serta CEO Bittersweet by Najla, Najla Bisyir. Para mentor memberikan saran mengenai strategi komunikasi visual, storytelling yang kuat, serta pentingnya eksekusi yang efisien.
Drama dan kejutan di lokasi syuting, menambah bumbu tantangan bagi Jagoan UMKM
Kali ini, tantangan yang dihadapi peserta tidak hanya mengandalkan ide, melainkan juga ketahanan mental. Pasalnya, setiap lokasi menghadirkan pengalaman tak terduga yang menguji kreativitas dan adaptasi para peserta.
Di lokasi kolam, peserta seperti Aveka, Zenitha dan homLiv dikejutkan dengan kehadiran ular yang muncul tiba-tiba saat proses syuting berlangsung. Sedangkan di area parkir, B Erl Cosmetics dan Hirakiya harus menghadapi aparat keamanan yang menuntut izin lokasi, sehingga memaksa mereka berimprovisasi dengan cepat.
Beralih di gudang, Sunkrisps dan DS Modest berjuang dengan kondisi pencahayaan yang minim serta kehadiran orang tak dikenal yang sempat mengganggu jalannya proses syuting. Adapun di gym, Maritim Bag Indonesia harus menghadapi tantangan berupa lampu yang berkali-kali padam dan menyala selama beberapa menit, sehingga menyulitkan proses pengambilan gambar.
Meskipun dipenuhi rintangan, seluruh peserta tetap berkomitmen menyelesaikan video berdurasi maksimal 15 detik tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan sebelum video dipresentasikan di hadapan para juri.
Terjadi pergantian sorotan kamera yang menampilkan delapan pelaku UMKM yang menahan tegang di hadapan para juri. Tantangan Creative Video Marketing resmi berakhir, namun ketegangan justru baru dimulai. Dalam babak ini, kreativitas bukan lagi sekadar ide, tetapi tentang bagaimana setiap detik video mampu berbicara untuk menjual sebuah nilai.
Untuk giliran pertama, Maritim Bag Indonesia tampil mencuri perhatian lewat video promosi bertema tas multifungsi untuk aktivitas olahraga, serta mendapat pujian dari para juri akan pesan videonya yang jelas serta target-nya yang tepat.
Sunkrisps juga mendapat sorotan berkat video life hack yang menyentuh, menawarkan solusi cerdas bagi anak-anak yang sulit makan sayur, dan dinilai mempunyai konsep yang autentik dan menyenangkan, seperti testimoni nyata dari pelanggan. Ditambah lagi, Zenitha yang konten videonya mendapat pujian dari para juri lantaran kerapian skripnya dan konten yang sangat cocok dipasarkan melalui fitur Shopee Video.
Di sisi lain, sejumlah peserta harus menghadapi kritik membangun dari para juri. Sebagai contoh, B Erl Cosmetics mendapat catatan dari para juri yang menilai tampilan visualnya terlalu padat sehingga pesan utamanya kurang tersampaikan. Sementara itu, Hirakiya menghadapi tantangan terberat kali ini, dengan Alabisyir yang menilai konsep videonya belum solid dan Lizzie yang menyebut alur video nya masih kurang terarah.
Lebih lanjut, puncak perhatian episode kali ini jatuh pada DS Modest yang tampil dengan video promosi tas sajadah menggunakan teknologi AI text-to-voice. Ide video itu membuatnya disebut Daniel sebagai langkah cerdas yang merepresentasikan keberanian UMKM untuk bereksperimen dan beradaptasi di era teknologi digital.
Serial kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas tak hanya menarik perhatian para penonton setia di YouTube, melainkan juga mencuri perhatian publik figur. Salah satunya adalah Sarwendah yang terpantau membagikan cuplikan tayangan episode ketiga di akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Sarwendah merasa adrenalinnya ikut terpacu saat menyaksikan momen menegangkan ketika Hirakiya mempresentasikan karyanya di hadapan para juri. Antusiasme ini memperlihatkan bagaimana serial kompetisi ini mampu menghadirkan emosi dan inspirasi, bahkan bagi penonton di luar dunia bisnis UMKM.
Lantas, episode kali ini menjadi bukti bahwa dalam dunia bisnis modern, kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kualitas produk. Para peserta diajak belajar bahwa video pemasaran yang baik bukan hanya menampilkan produk, melainkan juga mampu menyampaikan nilai, emosi, dan makna di baliknya.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas pun tidak henti-hentinya menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM lahir dari kreativitas yang berani, komunikasi yang kuat, dan kepekaan membaca tren digital.
Untuk selanjutnya, dua peserta akan tereliminasi, dan enam besar Jagoan UMKM tersisa siap menghadapi tantangan berikutnya. Lalu, siapakah yang bertahan dan siapa yang harus angkat kaki?
Jangan lupa saksikan Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang bakal tayang pada 19 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Sambil menunggu, Anda juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya diYouTube Shopee Indonesia.
Selain itu, Anda juga berkesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB. Para penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' pada landing pagehttps://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
(bul/bul)
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas ungkap Perjuangan Nyata Pengusaha Lokal
Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas hadir dengan cerita inspiratif dan tantangan kreatif. Saksikan perjalanan pelaku UMKM Indonesia mulai 5 Oktober 2025! [1,050] url asal
#umkm #kompetisi-bisnis #pengusaha-lokal #e-commerce
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 08/10/25 15:11
v/612/
Jakarta, CNBC Indonesia -Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas resmi dimulai dengan penayangan dua episode perdana dengan menghadirkan gebrakan penuh emosi pada Minggu, 5 Oktober 2025 lalu.
Kompetisi tersebut menjadi panggung spesial bagi para pelaku UMKM terbaik Indonesia dalam membuktikan kualitas, kreativitas, dan daya juang mereka. Ajang ini tidak hanya sekadar adu produk, melainkan juga mengkombinasikan drama persaingan, kisah penuh haru, serta bukti nyata semangat cinta Indonesia.
Setiap detik tayangan menghadirkan kejutan. Dimulai dari cerita bisnis yang dibangun dari nol, mimpi besar yang dipertaruhkan, hingga keberanian unjuk diri di panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Kompetisi ini menjadi tontonan inspiratif yang membekas di hati penonton sekaligus meninggalkan rasa kagum sekaligus harapan baru bagi masa depan UMKM tanah air.
Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas turut menghadirkan jajaran juri dengan pengalaman bisnis yang mumpuni. Terdapat Daniel Mananta yang banyak dikenal sebagai presenter TV. Di balik layar, Daniel adalah pengusaha sukses lewat brand fesyen DAMN! I Love Indonesia yang konsisten mengangkat semangat cinta tanah air.
Pengalaman tersebut menjadikan Daniel sebagai sosok tepat untuk menilai bagaimana UMKM tidak hanya punya produk bagus, tetapi juga mampu mengangkat identitas Indonesia.
Selain Daniel, ada Lizzie Parra sebagai pendiri BLP Beauty yang sukses mengubah wajah industri kecantikan Indonesia dengan produk lokal berkualitas dan penuh inovasi, juga hadir sebagai juri. Kehadiran Lizzie sebagai juri memberikan warna tersendiri bagi kompetisi ini, terutama bagi peserta yang bergerak di dunia kecantikan dan gaya hidup.
Tantangan pertama dimulai: Kisah perjuangan dan inspiratif dari para Jagoan UMKM
Setiap peserta hadir dengan cerita perjuangan yang unik, menghadirkan kejutan di panggung Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Pada episode perdana, finalis Top 20 diminta mempresentasikan usaha mereka. Dimulai dari Unique Selling Point (USP), teknis operasional hingga proyeksi pertumbuhan bisnisnya.
Asal tahu saja, episode ini menunjukkan transformasi Baim Alkatiri, mantan artis cilik yang kini sukses lewat brand parfum X-PERFUMERY hingga Annisa yang akrab disapa Anin dengan DS Modest yang produk sajadah dan sarung travelnya meraih rekor MURI.
Foto: dok Istimewa |
Tidak hanya itu, ada juga Micheal dengan Maritim Bag Indonesia yang produk tasnya dikenal di dunia bulutangkis, Angga Pras seorang eks timnas pelajar U-19 yang membangun brand fesyen pria Gloaming, serta Fuat, guru honorer pemilik Aveka yang menjual sepatu karena melihat kebutuhan murid-muridnya serta menunjukkan betapa beragamnya latar belakang para Jagoan UMKM.
Salah satu kisah yang mengharukan datang dari Rusman, pemilik Dthree, yang mengundurkan diri dari pekerjaannya setelah kehilangan sang anak. Sebelumnya, Rusman adalah sosok yang fokus mengejar karier sehingga jarang memiliki waktu untuk keluarga.
Kepergian anaknya menjadi titik balik yang membuka mata Rusman akan pentingnya waktu bersama keluarga, sehingga akhirnya mendorong dia untuk memulai bisnis yang menjunjung nilai kekeluargaan sebagai inti usahanya. Perpaduan antara tujuan bisnis dan nilai yang dipegang teguh inilah yang membuat Dthree terpilih dan berhasil meraih Golden Star dari Lizzie Parra di episode pertama.
Tantangan kedua berlanjut: Membuat produk bertema Nusantara
Selanjutnya, tersisa 10 finalis yang dihadapkan dengan tantangan baru untuk menciptakan inovasi sebuah produk di episode kedua. Para Jagoan UMKM ditantang untuk mengembangkan produk baru dengan tema 'Cinta Indonesia' sekaligus membuat strategi pemasaran yang optimal.
Setiap peserta UMKM mempresentasikan produk yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia, seperti Zenitha dengan hijab sablon motif rumah adat, Hirakiya yang memperkenalkan tas seni bordir motif Priangan, HomLiv yang menampilkan alat masak dengan sentuhan batik, serta DS Modest yang mengembangkan sajadah travel inovatif lengkap dengan tag kode QR untuk menentukan arah kiblat, serta gantungan kunci akrilik bermotif kekayaan Indonesia yang dapat dikustomisasi.
Pada tahap ini, ketegangan semakin memuncak dengan hadirnya Haykal Kamil, Creativepreneur & Founder of ZM Zaskia Mecca yang menjadi juri tamu dan menilai serta memberikan insight, khususnya kepada Dthree yang menampilkan abaya dengan sentuhan motif batik di tangan.
Foto: dok Istimewa |
Usai meraih Golden Star di episode 1, Dthree kini dihadapkan dengan kenyataan bahwa penampilannya di episode 2 tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi para juri. Haykal sebagai pemilik bisnis fesyen muslim yang berpengalaman, memberikan kritik tajam namun membangun, dan menekankan pentingnya diferensiasi dan inovasi agar produk tidak hanya menarik tetapi juga memiliki nilai jual yang kuat.
Di sisi lain, para juri terpesona dengan Erlyanie, pemilik B Erl Cosmetics yang memperkenalkan produk body shower oil dengan kandungan khas Indonesia, termasuk bunga melati yang memancarkan aroma yang dirindukan dari almarhum ibunya.
Berkat inspirasi dari sang ibu, Erlyanie membawa nilai emosional dalam setiap tetes produknya. Inovasi ini tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mendulang pujian dari para juri yang mengakui kedalaman ide dan kualitas produk tersebut, dan menjadikan B Erl Cosmetics sebagai salah satu UMKM yang mendapatkan nilai tinggi di episode ini.
Episode kedua pun berakhir dengan tiga peserta yang berada di posisi terbawah, yakni Dthree, Aveka, dan X-Perfumery. Akan ada dua orang yang tereliminasi, dan 8 peserta tersisa yang kembali bertarung di episode selanjutnya. Tantangan semakin berat, dan para peserta kini harus mengatasi ujian baru yang menuntut lebih dari sekadar kreativitas, tetapi juga strategi pemasaran yang jitu.
Setelah itu, Episode 3 akan menguji mereka dengan tantangan konten pemasaran interaktif dan kreatif, di mana setiap peserta dituntut untuk membuat konten promosi yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga dapat mendorong produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Karya-karya para peserta akan dinilai oleh para juri utama, serta juri tamu spesial Najla Bisyir, CEO Bittersweet by Najla dan konten kreator sukses yang dikenal dengan kemampuan luar biasanya dalam menciptakan konten viral dan berdaya jual tinggi.
Episode Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas kali ini semakin memperlihatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh produk yang unggul, melainkan juga kemampuan untuk beradaptasi dengan tren pemasaran dan berinovasi di setiap langkah. Kompetisi ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi para pengusaha UMKM di Indonesia untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah.
Lantas, siapa dua Jagoan UMKM yang harus tereliminasi? Jangan sampai kelewatan episode 3 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang akan tayang pada 12 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB untuk mengetahui siapa yang akan melanjutkan perjalanan dan siapa yang harus mengakhiri kompetisi.
Sambil menunggu, Anda juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya dan teaser episode 3 di YouTube Shopee Indonesia. Dapatkan kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB.
Para penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' di landing page https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
(dpu/dpu)
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56
Foto: dok Istimewa
Foto: dok Istimewa
Foto: dok Istimewa