Bisnis.com, JAKARTA — Koalisi iklim manajer aset global Net Zero Asset Managers Initiative (NZAMI) memutuskan untuk melonggarkan sejumlah target bagi para anggotanya, sebagaimana terungkap dalam dokumen yang diperoleh Reuters. Keputusan ini diambil setelah tekanan politik dari pemerintahan Amerika Serikat mendorong investor besar seperti BlackRock hengkang dari koalisi tersebut.
Langkah NZAMI ini mengikuti keputusan serupa yang sebelumnya diambil oleh kelompok perbankan dan asuransi yang berada di bawah payung inisiatif net-zero. Seluruh langkah tersebut diambil setelah politisi Partai Republik menuduh koalisi-keuangan hijau ini melanggar aturan antitrust dan melakukan koordinasi pasar yang tidak sah.
Keputusan ini muncul hanya beberapa hari sebelum pertemuan iklim COP30 di Brasil, di mana para manajer dana global dijadwalkan berkumpul dalam serangkaian forum yang berfokus pada upaya global menuju dekarbonisasi ekonomi.
BlackRock, salah satu manajer aset terbesar di dunia, mengundurkan diri dari NZAMI pada 9 Januari dengan alasan ketidakjelasan arah upaya iklim koalisi dan adanya tekanan hukum dari pejabat publik di AS. Menyusul keluarnya BlackRock, NZAMI menghentikan seluruh aktivitasnya pada 13 Januari dan mengumumkan akan melakukan evaluasi internal.
Dalam pernyataan resmi di situsnya, NZAMI menyebut telah melakukan konsultasi dengan ratusan pemangku kepentingan.
“Masukan yang kami terima mendorong kami untuk mempertahankan ambisi, tetap inklusif secara global, dan memastikan pernyataan komitmen kami tetap relevan dalam lanskap kebijakan yang terus berubah,” demikian pernyataan tersebut.
Melalui pembaruan Commitment Statement terbaru, NZAMI menghapus kewajiban eksplisit bagi anggotanya untuk mencapai target nol emisi bersih (net zero) pada pertengahan abad ini serta untuk menetapkan target antara tahun 2030.
Dalam pernyataan yang baru, anggota NZAMI kini hanya diwajibkan memberikan informasi kepada klien agar dapat memahami dan menindaklanjuti risiko iklim, membantu klien mencapai target iklim mereka, serta menetapkan sasaran jangka pendek yang sejalan dengan tujuan global net-zero, tanpa menetapkan tenggat waktu yang mengikat.
“Komitmen awal NZAMI sebenarnya sudah sangat lemah dan tidak mengikat. Perkembangan ini menunjukkan pelemahan nyata komitmen sektor keuangan terhadap agenda net-zero dan semakin pudarnya peran aliansi keuangan hijau dalam mendukung aksi iklim global," ujar Christophe Etienne, peneliti isu net-zero di lembaga nirlaba Reclaim Finance.