Bisnis.com, JAKARTA — PT AirAsia Indonesia Tbk. (CMPP) masih berhitung terkait kebutuhan penambahan frekuensi penerbangan, untuk mendukung pelaksanaan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Head of Indonesia Affairs & Policy Indonesia AirAsia Eddy Krismeidi menyampaikan bahwa langkah tersebut sebagai antisipasi karena maskapai memang melihat adanya tren peningkatan permintaan perjalanan periode Nataru tahun ini.
Meski demikian, dirinya tak menyebutkan rencana adanya pesawat tambahan. Namun, AirAsia berencana untuk menambah frekuensi maupun kapasitas pesawat.
“Saat ini kami masih memfinalisasi rencana operasional termasuk kemungkinan penambahan frekuensi dan kapasitas kursi untuk mengakomodasi lonjakan permintaan,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (20/11/2025).
Rute-rute favorit yang kemungkinan akan AirAsia tambah, seperti Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, Surabaya, dan juga destinasi internasional seperti Kuala Lumpur dan Bangkok.
Selagi melakukan finalisasi tersebut, Eddy menegaskan bahwa AirAsia akan fokus untuk memastikan layanan tetap optimal dan pelanggan bisa menikmati pengalaman terbang yang nyaman selama musim liburan.
Sementara terkait proyeksi jumlah penumpang, pihaknya juga masih melakukan penyelarasan secara internal.
Adapun, AirAsia terus melakukan ekspansi rute pada kuartal IV/2025. AirAsia Indonesia juga fokus pada penguatan hub Surabaya melalui pembukaan rute domestik baru ke Balikpapan, Tarakan, dan Berau, serta rute internasional ke Bangkok–Don Mueang, Thailand.
Hingga akhir 2025, AirAsia Indonesia juga menargetkan total 28 pesawat untuk memperluas kapasitas dan memperkuat konektivitas di seluruh jaringan penerbangan.
Sementara itu, maskapai nasional maupun internasional bersiap menambah armada maupun frekuensi penerbangan untuk mengakomodir kebutuhan pada momen Nataru. Seperti PT Transnusa Aviation Mandiri, PT Pelita Air Service, maupun Singapore Airlines.
Misalnya, Transnusa yang melakukan penambahan frekuensi khusus untuk penerbangan rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) ke Perth, Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK)—DPS, dan CGK—Bandara Subang Malaysia (SZB).
Kemudian rute CGK—Changi International Airport (SIN) dan CGK—Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL) juga akan ditambah frekuensinya pada masa liburan Nataru.
Sementara Singapore Airlines akan melayani satu penerbangan tambahan untuk rute Medan—Singapura pada 25 Desember 2025 — 27 Desember 2025 dan 2 Januari 2026 — 5 Januari 2026.
Untuk penerbangan Surabaya—Singapura, Singapore Airlines akan menambah kapasitas dengan penggantian armada yang lebih besar, pada periode 24 Desember 2025 — 27 Desember 2025 dan pada 2 Januari 2026—5 Januari 2026.