Bisnis.com, JAKARTA - Psoriasis merupakan salah satu penyakit yang banyak diidap oleh penderita autoimun, yang bisa menyebabkan muncunya peradangan dan pertumbuhan sel kulit terlalu cepat, menyebabkan kemerahan, bersisik, kering, dan gatal.
Namun, penderita psoriasis juga harus berhati-hati akan risiko artritis psoriatik, yang tak hanya memengaruhi kulit tapi juga sendi. Kondisi ini menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada sendi dan sering muncul pada penderita psoriasis.
Dalam kondisi ini, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sendi dan jaringan di sekitarnya, menyebabkan peradangan, nyeri, pembengkakan, dan kekakuan.
Adapun, gejalanya dapat sangat bervariasi, mulai dari ketidaknyamanan ringan hingga kerusakan sendi parah yang dapat memengaruhi mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Menurut sejumlah studi, kondisi ini terkait dengan faktor genetik dan lingkungan, dengan sekitar 30%-50% pasien memiliki riwayat keluarga psoriasis atau artritis psoriatik.
Gen-gen tertentu, membuat sistem kekebalan tubuh lebih mungkin menyerang sendi dan kulit. Pemicu lingkungan seperti infeksi, stres, atau cedera juga dapat berkontribusi. Artritis psoriatik juga dapat memengaruhi sendi mana pun, dan gejalanya dapat berubah seiring waktu.
Tidak hanya pada sendi, artritis psoriatik juga dapat memengaruhi tulang belakang, jari tangan, jari kaki, dan kuku. Oleh karena itu, diagnosis dan pengobatan dini sangat penting, karena membantu mengendalikan peradangan, mengurangi nyeri, mencegah kerusakan sendi, dan meningkatkan kualitas hidup, sehingga penderitanya dapat tetap aktif dan sehat.
Mengelola faktor gaya hidup, seperti menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan mengurangi stres, juga dapat mendukung pengobatan dan membantu mengelola kambuhnya penyakit dengan lebih efektif.
Penyebab Artritis Psoriatik
Penyebab pasti artritis psoriatik masih belum diketahui, tetapi biasanya berkembang karena kombinasi faktor genetik, imun, dan lingkungan.
1. Genetik: Memiliki riwayat keluarga psoriasis atau artritis psoriatik meningkatkan risiko. Gen tertentu membuat sistem imun lebih mungkin menyerang sendi dan kulit. Orang dengan kerabat dekat yang terkena lebih rentan, meskipun tidak dijamin akan terkena penyakit ini.
2. Masalah sistem kekebalan tubuh: artritis psoriatik adalah kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sendi dan kulit tubuh. Hal ini menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan nyeri. Seiring waktu, peradangan kronis dapat merusak sendi jika tidak diobati.
3. Pemicu lingkungan: Faktor-faktor seperti cedera sendi, infeksi, stres, obesitas, atau kebiasaan gaya hidup dapat memicu artritis psoriatik pada orang yang rentan secara genetik. Pemicu ini dapat memicu penyakit atau memperburuk gejala yang sudah ada.
Gejala Artritis Psoriatik
Gejala artritis psoriatik dapat sangat bervariasi, meliputi:
• Nyeri dan pembengkakan sendi: Sering terjadi pada jari tangan, jari kaki, pergelangan tangan, atau lutut. Mebuat sendi mungkin terasa kaku, terutama di pagi hari.
• Daktilitis: Pembengkakan seluruh jari tangan atau kaki, sehingga tampak seperti "jari sosis".
• Entesitis: Peradangan di tempat tendon atau ligamen menempel pada tulang, seperti tumit atau siku.
• Nyeri punggung atau leher ketika tulang belakang terpengaruh.
• Perubahan kulit dengan munculnya bercak merah dan bersisik yang khas pada psoriasis.
• Masalah kuku berlubang, bergerigi, menebal, atau kuku terangkat dari dasar kuku.
• Kelelahan yang terus-menerus, bahkan ketika nyeri sendi ringan.
• Iritasi mata, baik kemerahan atau peradangan pada beberapa kasus.
Gejala dapat datang dan pergi, dengan periode kambuh dan remisi.
Faktor Risiko Artritis Psoriatis
Beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan terkena artritis psoriatik antara lain:
• Mengidap psoriasis, terutama penyakit kulit yang parah atau meluas.
• Riwayat keluarga psoriasis atau artritis psoriatis.
• Psoriasis kuku, seperti berlubang atau menebal.
• Obesitas atau berat badan berlebih dapat memperburuk peradangan.
• Faktor gaya hidup tertentu, seperti merokok atau stres.
• Meskipun Anda memiliki satu atau lebih faktor risiko ini, bukan berarti Anda pasti akan terkena PsA.
Oleh karena itu, diagnosis dini artritis psoriatik penting untuk mencegah kerusakan sendi, mengurangi rasa sakit dan kekakuan dan mengelola risiko kesehatan lainnya, serta memperlambat perkembangan penyakit.
Artritis psoriatis bukan hanya kondisi fisik tetapi juga dapat memengaruhi kesejahteraan emosional, yang menyebabkan stres atau kecemasan akibat nyeri kronis dan gejala kulit yang terlihat. Namun, penyakit ini dapat ditangani dengan perawatan yang tepat.
Jika Anda merasakan nyeri sendi, pembengkakan, kekakuan, atau gejala psoriasis, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional. Intervensi dini dapat meningkatkan hasil secara signifikan dan membantu mempertahankan kehidupan yang lebih aktif dan nyaman.