Bisnis.com, SAWAHLUNTO — PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) melalui Ombilin Mining Site mendukung pengembangan perkebunan kopi seluas 18 hektare yang dikelola Kelompok Tani Harapan Baru di Sawahlunto, Sumatra Barat.
Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk bibit kopi unggul dan peralatan penunjang pengolahan kopi guna meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen.
Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan dukungan terhadap komoditas kopi merupakan wujud sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
"Kami turut membantu berupa bibit kopi unggul ke Kelompok Tani Harapan Baru serta peralatan penunjang pengolahan kopi, guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen," katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).
Dia menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Perseroan meyakini bahwa keberhasilan suatu program pemberdayaan tidak hanya diukur dari hasil yang dicapai saat ini, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk terus berkembang dan mandiri di masa depan.
"Melalui pengembangan kopi, kami ingin mendorong terciptanya sumber penghidupan yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan daya saing produk unggulan daerah," ujar Eko.
Pjs General Manager PTBA Ombilin Mining Site, Alman Syarif menambahkan perusahaan terus berkomitmen mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang.
"Kami melihat potensi kopi di Balai Batu Sandaran sangat baik untuk terus dikembangkan," ungkapnya.
Oleh karena itu, PTBA hadir tidak hanya sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga sebagai mitra yang tumbuh bersama masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
"Dukungan bibit dan peralatan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi kopi sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Alman.
Dia berharap, keberhasilan Kelompok Tani Harapan Baru dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga mampu menciptakan sumber penghidupan yang berkelanjutan.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra turut mengapresiasi komitmen PTBA dalam mendukung pengembangan masyarakat melalui sektor pertanian dan perkebunan.
"Dukungan yang diberikan PTBA ke pengembangan kopi ini, sebuah langkah yang positif," sebutnya.
Dia bilang Sawahlunto memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, sehingga kolaborasi seperti ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
"Terlebih komoditas kopi memiliki prospek yang berkelanjutan untuk terus dikembangkan," ucap dia.
Sementara itu, Ketua Binaan Petani Kopi Sawahlunto, Beby Candra menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PTBA dalam pengembangan usaha kopi di Balai Batu Sandaran.
Dia menjelaskan bahwa sebelum mendapatkan pendampingan, petani hanya fokus pada budidaya. Kini, dengan adanya bantuan bibit, peralatan, dan pendampingan dari PTBA, kemampuan pengolahan kopi turut meningkat.
"Kami mulai memahami pentingnya pengolahan pascapanen untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa kopi Balai Batu Sandaran dapat menjadi produk unggulan daerah," ucap dia.