#30 tag 24jam
Memulihkan lahan pertanian pascabanjir bandang
Saat banjir bandang melanda suatu wilayah, perhatian kita biasanya tertuju pada rumah yang rusak, infrastruktur yang runtuh, atau korban jiwa. Ada dampak ... [1,092] url asal
#lahan-pertanian #banjir-bandang #lumpur #kesuburan-tanah #kualitas-lahan
Jakarta (ANTARA) - Saat banjir bandang melanda suatu wilayah, perhatian kita biasanya tertuju pada rumah yang rusak, infrastruktur yang runtuh, atau korban jiwa. Ada dampak ikutannya, tanah pertanian tertutup lumpur, berakibat sifat alaminya berubah secara drastis.
Material lumpur didominasi oleh partikel halus (kurang dari 50 mikron), mempunyai porositas rendah, akibatnya mudah memadat. Kandungan bahan organik dan nitrogen sedikit karena lapisan tanah atas yang hitam, kaya bahan organik, terkikis dan dibawa kabur oleh banjir.
Kondisi lumpur yang jenuh air menyebabkan defisit oksigen di dalam tanah, berakibat aktivitas mikroba tanah menurun. Air yang berlebihan juga melarutkan unsur hara, akibatnya nutrisi tanaman berkurang dan siklus hara terganggu.
Setelah air surut, permukaan sawah dan ladang yang berwarna coklat kehitaman, sekarang berwarna kuning kecoklatan, bahkankeabu-abuan, permukaannya mengeras dan retak-retak, serta tanaman mati membusuk.
Di hadapan sawah yang berubah rupa itu, petani tentu bertanya di dalam hatinya: apakah tanah ini masih bisa ditanami kembali?
Mari kita bantu menjawabnya: bisa, tetapi pemulihannya membutuhkan pendekatan ilmiah dan bertahap serta perlu waktu untuk pulih.
Tanah aluvial
Sebagian besar lahan pertanian pada dataran banjir berkembang di atas tanah aluvial, tanah yang terbentuk dari endapan sungai. Ditilik dari usia geologinya, tanah aluvial adalah tanah muda dari zaman Holosen (kurang lebih 11.700 sampai sekarang).
Teksturnya beragam, tergantung pada jenis material yang diendapkan saat banjir, bisa pasir (50 mikron - 2mm), debu (2 - 50 mikron) dan liat (kurang dari 2 mikron). Kandungan hara yang relatif baik dan kapasitas menyimpan air yang cukup tinggi. Kombinasi sifat fisika dan kimia tanah ini menyebabkan tanah aluvial sangat mendukung produksi pangan, sebelum banjir terjadi.
Tanah yang tertimbun lumpur mengalami perubahan besar karena lapisan tanah atas yang semula subur tertutup sedimen baru. Akibatnya, karakteristik fisik, kimia, dan biologi tanah berubah secara drastis.
Tanah menjadi lebih padat karena partikel lumpur halus menutup pori tanah. Aerasi dan kemampuan tanah menyerap air menurun. Kondisi jenuh air membuat tanah miskin oksigen (anaerob), mengganggu pertumbuhan akar serta aktivitas mikroorganisme.
Secara kimia, kadar nitrogen dan bahan organik cenderung menurun, sementara pH dan keseimbangan unsur hara dapat berubah. Keseimbangan alami tanah pun terganggu, sehingga diperlukan waktu dan pengelolaan yang tepat agar tanah dapat pulih kembali sebagai media tanam yang produktif.
Hanya saja, jika banjir berlangsung lama, akumulasi senyawa toksik, seperti sulfida atau amonia, dapat terjadi dan merusak pertumbuhan tanaman setelah itu.
Sejalan dengan itu, FAO menyebutkan bahwa banjir dan genangan berulang berpotensi menyebabkan salinisasi dan alkalinisasi tanah, yang pada akhirnya menurunkan kemampuan akar menyerap nutrisi dan menuntut strategi pemulihan yang tepat untuk mengembalikan fungsi produksi lahan.
Pemulihan
Pemulihan lahan pascabanjir, bukan hanya sekadar mengolah atau membajak tanah. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, agar tanah kembali produktif secara ekologis dan agronomis.
Pertama, pembersihan sedimen. Lumpur tipis (kurang dari 5 cm) biasanya masih bisa diolah dengan bajak seperti biasanya, sedangkan lumpur yang lebih tebal (di atas 10 cm) perlu dikeruk terlebih dahulu. Jika lumpur, membawa batu, plastik, potongan kayu tentu harus dibersihkan terlebih dahulu.
Kedua, pengolahan tanah secara bertahap. Tanah yang baru saja terendam banjir sebaiknya tidak langsung diolah secara berat. Mulailah dengan membajak secara dangkal, lalu biarkan tanah terpapar sinar Matahari selama beberapa hari agar kelebihan air perlahan menguap. Proses ini membantu tanah kembali bernapas dan menjadi lebih gembur. Jika masih ada genangan, buatlah saluran drainase sementara agar air bisa keluar lebih cepat dan lahan lebih siap ditanami kembali.
Ketiga, perbaikan kesuburan. Hal ini dapat dilakukan dengan penambahan bahan organik, seperti pupuk kandang, biomassa hijau dan kompos. Aktivitas ini akan membantu memperbaiki struktur tanah, menambah unsur hara dan memperkaya mikroba tanah, sehingga kesuburan tanah dapat pulih.
Jika tanah menjadi masam, setelah banjir, maka dapat ditambahkan kapur pertanian (kaptan) atau kapur dolomit yang akan meningkatkan pH tanah. Saat tanah dalam keadaan masam, maka akan terjadi kekahatan unsur hara, seperti P, Ca, Mg, K, Mo dan B. Sebaliknya terjadi kelebihan unsur Fe, Mn dan Al yang akan meracuni tanaman.
Keempat, pemulihan biologi tanah. Tanah adalah ekosistem hidup yang di dalamnya terdapat beragam mikroorganisme, seperti bakteri, jamur, aktinomisetes, protozoa, alga dan lain-lain. Mikrooragnisme inilah yang menghidupkan tanah dan mengubahnya menjadi subur.
Saat banjir melanda, ada mikroba yang terikat pada butiran liat dan mengendap menjadi lumpur. Ada pula miroorganisme yang dihanyutkan air banjir. Jika bertahan hidup, mikroba akan membentuk koloni baru dan mati jika kekurangan oksigen.
Guna mempercepat pulihnya fungsi biologis tanah, dilakukan penanaman dengan legum dan penggunaan pupuk hayati. Legum akan meningkatkan jumlah Rhizobium yang merupakan bakteri penambat nitrogen di areal perakaran. Simbiosis Rhizobium dengan akar menjadikan nitrogen yang ada di udara diubah menjadi amonium yang diserap oleh akar tanaman. Aktivitas mikroba yang sangat penting bagi siklus hara di dalam tanah dan meningkatnya jumlah bahan organik akan membantu stabilitas agregat tanah.
Sawah relatif lebih cepat pulih, setelah banjir karena sistem genangan air yang akan menetralkan racun dan melunakkan sedimen. Petani dapat meratakan lumpur, membuat saluran air untuk drainase, dan menunggu 2–4 minggu, sebelum melakukan olah tanah ringan kembali.
Sebaliknya, pada ladang dan kebun yang tidak tergenang, lumpur dapat mengecilkan pori tanah, membuatnya keras dan menyulitkan akar tanaman untuk tumbuh. Sebaiknya ditanam dengan tanaman kacang-kacangan, seperti kedelai dan kacang tanah, tanaman umbi-umbian, seperti ubi kayu atau ubi jalar, dan sayuran daun.
Jenis tanaman ini lebih toleran terhadap kondisi awal pascabanjir dan dapat membantu mempercepat rekonstruksi struktur tanah. Sebaliknya, jangan ditanam dulu dengan cabai dan bawang, hingga kondisi tanah benar-benar pulih.
Berkah atau beban?
Dalam jangka panjang, lumpur banjir sebenarnya dapat kembali menjadi sumber kesuburan tanah. Proses ini mirip dengan apa yang terjadi secara alami di delta sungai besar. Sedimen banjir yang datang berkala akan menyegarkan tanah dan memulihkan kesuburan tanah. Tentu saja diharapkan banjirnya tidak terlalu sering dan skalanya besar.
Banjir bandang yang berulang mengakibatkan terjadi kerusakan di hulu sungai. Ini akan mempercepat degradasi tanah dan menurunkan produktivitas secara permanen. Lahan yang semula subur, perlahan kehilangan daya dukungnya, sementara petani harus bekerja lebih keras, dengan hasil yang berkurang. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya tanah yang rusak, tetapi juga masa depan ketahanan pangan dan penghidupan masyarakat di sekitarnya ikut terancam.
Pemulihan lahan pascabanjir bukan sekadar soal bajak dan penambahan pupuk. Ini tentang bagaimana memulihkan fungsi ekosistem tanah yang terluka dan memperbaiki hubungan kita dengan lahan pertanian. Tanah yang subur bukan hanya sebagai media tanam, tetapi menjadi fondasi produksi pangan dan ketahanan pangan masa depan kita.
Untuk memastikan pertanian tetap produktif, pemulihan harus dimulai dari hulu, menjaga hutan dengan pepohonannya tetap berdiri kokoh, memperbaiki tata air dan siklus hidrologi, dan merancang sistem pertanian yang tahan terhadap kejadian banjir di masa depan. Semua itu, bisa kita lakukan bersama.
*) Prof Dr Ir Dian Fiantis, adalah dosen di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas
Copyright © ANTARA 2026
Menteri ATR perkuat kualitas layanan publik di bidang pertanahan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memperkuat kualitas layanan publik dengan mempercepat penyelesaian ... [300] url asal
#menteri-atr #nusron-wahid #kualitas-layanan-publik #pertanahan
Kami ingin memastikan di internal benar-benar bersih. Organisasi kita harus sehat sehingga masyarakat sebagai pemohon punya kepastian
Jakarta (ANTARA) - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memperkuat kualitas layanan publik dengan mempercepat penyelesaian berkas layanan pertanahan.
“Kami ingin memastikan di internal benar-benar bersih. Organisasi kita harus sehat sehingga masyarakat sebagai pemohon punya kepastian, kepastian waktu, kepastian biaya dan kepastian urusannya bisa dilanjutkan atau tidak,” ujar Nusron dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, seluruh prosesnya akan dimonitor dan dievaluasi. Nusron ingin menjadikan ATR/BPN sebagai lembaga yang bersih, cepat dan dapat memberikan kepastian kepada masyarakat.
Perbaikan layanan bukan hanya soal memenuhi target administratif, tetapi memastikan masyarakat memperoleh kejelasan status berkas mereka.
Kementerian ATR/BPN mencatat adanya progres positif sejak pertemuan internal dua pekan sebelumnya, dengan penurunan tunggakan mencapai 18.000 layanan.
“Menuju tanggal 31 Desember tinggal beberapa pekan. Karena itu, kita butuh akselerasi, percepatan yang bersifat eksponensial sehingga tidak ada masalah pertanahan yang menggantung,” ujar Nusron.
Sebagai lembaga yang melayani kebutuhan dasar masyarakat terkait tanah dan ruang, perubahan pola kerja perlu diterapkan Kementerian ATR/BPN.
Nusron menekankan bahwa setiap satuan kerja wajib memberikan kepastian kepada pemohon, mulai dari kepastian waktu, kepastian biaya, hingga kepastian apakah suatu permohonan bisa diproses atau tidak.
Ia juga menyebut Kementerian ATR/BPN harus bersiap menghadapi audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait residu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Program PTSL menggunakan dana APBN sehingga pengawasan dan pertanggungjawaban menjadi prioritas kementerian.
“Karena itu kita harus melakukan antisipasi secara konkret dan terukur,” kata Nusron.
Sebagai langkah penguatan tata kelola dan pencegahan tunggakan berulang, Jika di awal tahun 2026 penyelesaian tunggakan belum tuntas, Nusron rencananya akan menerbitkan regulasi baru berbasis prinsip “first in, first out” untuk memastikan berkas diproses sesuai antrean tanpa celah.
Pewarta: Aji Cakti
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025
bank bjb Raih Predikat "Excellent" di ICSQ Award 2025
bank bjb meraih ICSQ Award sebagai 1st Winner kategori Bank Pembangunan Daerah. Penghargaan ini menegaskan komitmen bank bjb dalam pelayanan pelanggan unggul [645] url asal
#bank-bjb #icsq-award-2025 #kualitas-layanan
(CNBC Indonesia - News) 17/11/25 14:40
v/40615/
Jakarta, CNBC Indonesia - bank bjb berhasil meraih penghargaan Indonesia Customer Service Quality Award 2025 (ICSQ Award 2025). Penghargaan tersebut diberikan kepada merek-merek yang dinilai mampu menjaga kualitas layanan secara konsisten dan memuaskan kebutuhan pelanggan. Dalam ajang ini, bank bjb dinobatkan sebagai 1st Winner dengan predikat Excellent untuk kategori Bank Pembangunan Daerah.
Capaian ini menjadi bukti bahwa komitmen bank bjb dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah terus menunjukkan hasil yang positif. Tidak hanya fokus pada pengembangan produk dan teknologi, bank bjb juga secara berkelanjutan membangun budaya pelayanan yang mengutamakan kepuasan pelanggan.
Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh insan bjb untuk terus menghadirkan pelayanan yang unggul, humanis, dan berbasis teknologi.
"bank bjb berterima kasih atas kepercayaan nasabah. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi demi menghadirkan layanan terbaik," tulis bank bjb, dikutip Senin (17/11/2025).
Selama beberapa tahun terakhir, bank bjb terus melakukan modernisasi di berbagai lini layanan, mulai dari transformasi digital hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di frontliner. Inovasi ini meliputi pengembangan mobile banking DIGI bank bjb, serta perluasan ekosistem layanan digital yang memudahkan transaksi nasabah di mana pun berada.
Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi customer-centric, di mana kebutuhan dan pengalaman nasabah menjadi pusat dari setiap pengembangan produk dan kebijakan perusahaan. Dengan pendekatan ini, bank bjb mampu menjaga loyalitas nasabah sekaligus memperluas jangkauan layanan.
Konsistensi bank bjb dalam menjaga mutu pelayanan juga terlihat dari cara bank ini beradaptasi terhadap perubahan perilaku nasabah. bank bjb terus memperbaiki sistem pelayanan agar semakin cepat, efisien, dan relevan dengan gaya hidup modern.
Dewan juri menilai, kualitas layanan bjb mencerminkan perpaduan antara profesionalisme, teknologi, dan empati terhadap kebutuhan pelanggan. Hal ini menjadi alasan kuat di balik pencapaian bank bjb dalam ajang ICSQ Award 2025.
Penghargaan ICSQ Award diberikan berdasarkan hasil survei nasional yang menilai kualitas interaksi dan pelayanan yang dirasakan pelanggan saat berhubungan dengan berbagai merek. Penilaian dilakukan secara objektif melalui pendekatan customer experience yang melibatkan ribuan responden dari berbagai segmen.
"Penghargaan ini sekaligus menjadi feedback positif bagi bank bjb untuk terus memperkuat budaya pelayanan unggul. Dalam ekosistem perbankan yang semakin kompetitif, kualitas pelayanan menjadi pembeda utama antara bank yang sekadar beroperasi dan bank yang benar-benar dipercaya masyarakat," terang bank bjb.
bank bjb meyakini bahwa keberhasilan mempertahankan kualitas layanan tidak lepas dari sinergi seluruh elemen perusahaan, mulai dari manajemen hingga garda depan pelayanan. Setiap karyawan memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan nasabah. bank bjb menempatkan kepuasan nasabah sebagai prioritas utama. Seluruh pengembangan teknologi dan strategi bisnis diarahkan untuk memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat, pelaku usaha, dan mitra strategis.
Capaian di ICSQ Award 2025 menjadi validasi bahwa bjb berada di jalur yang tepat dalam perjalanan transformasinya menuju bank daerah berkelas nasional dengan standar layanan global. bank bjb akan terus mendengar nasabah, belajar dari umpan balik, dan menciptakan inovasi yang membuat pengalaman bertransaksi semakin mudah dan menyenangkan.
"Selain itu, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi karyawan bjb di seluruh Indonesia yang senantiasa menjaga profesionalitas dan keramahan dalam setiap interaksi dengan nasabah. Melalui penghargaan ICSQ Award 2025, bank bjb membuktikan bahwa kualitas pelayanan bukan sekadar slogan, tetapi wujud nyata dari kerja keras, inovasi, dan komitmen jangka panjang terhadap kepuasan pelanggan," tegas manajemen bank bjb.
"bank bjb berharap apresiasi ini akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga keuangan lainnya untuk mengutamakan kualitas pelayanan di atas segalanya. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi tanpa henti, bank bjb berkomitmen untuk terus menjadi mitra keuangan terpercaya bagi masyarakat," tutur manajemen bank bjb.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Tingkatkan Kualitas Layanan, Pertamina Ajak Diskusi Komunitas Otomotif
PT Pertamina menggelar acara Ngobrol Santai dengan komunitas otomotif untuk diskusi terbuka, meningkatkan layanan, dan mengklarifikasi isu terkait BBM. [553] url asal
#pertamina #komunitas-otomotif #kualitas-layanan
(CNBC Indonesia - News) 01/11/25 22:14
v/24132/
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) mengajak beberapa komunitas otomotif untuk berbagi pendapat, dan bertukar ide peningkatan layanan, pada acara Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif yang digelar di Enduro Fastron Lounge, Oil Center Building, Jakarta, pada Jumat (31/10). Kegiatan ini menjadi ajang diskusi terbuka antara Pertamina dan beberapa komunitas otomotif untuk mempererat hubungan, sekaligus membahas berbagai isu yang kerap beredar di media sosial terkait BBM dan pelayanan di SPBU.
Sisca, Ketua Harian Innova Community Pusat mengungkapkan, pihaknya beberapa kali melakukan kegiatan bersama Pertamina. Sebelum pandemi Covid-19, Innova Community rutin menggelar Fastron Weekend Drive sebagai ajang bertemu komunitas dan Pertamina.
"Kegiatan Ngobrol Santai ini menarik, karena bisa mendengar dari sisi komunitas, mendapatkan edukasi serta penjelasan kondisi terkini," jelasnya dikutip Sabtu (1/11/2025).
Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita, mengajak para anggota komunitas otomotif agar lebih bijak dalam menanggapi berbagai isu viral yang belum tentu kebenarannya. Menurutnya, masyarakat sebaiknya tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi.
"Sekarang banyak isu viral di media sosial yang kadang tidak berimbang dalam menyajikan informasi. Karena itu, kami mengimbau teman-teman komunitas dan masyarakat luas untuk selalu memeriksa kebenarannya terlebih dahulu sebelum menarik kesimpulan," ujar Arya.
Arya menegaskan, Pertamina selalu terbuka terhadap saran publik dan berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan. Arya juga mengingatkan bahwa apabila masyarakat menemukan adanya praktik yang tidak sesuai di lapangan, mereka dapat langsung melapor ke Pertamina.
"Komunitas dan masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 dan menyampaikan kode SPBU-nya. Pertamina akan segera menindaklanjuti laporan tersebut," tambahnya.
Pakar Konservasi Energi Institut Teknologi Bandung, Dr. Ing. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri turut memberikan pandangannya mengenai berpikir rasional dalam menyikapi berbagai isu, khususnya yang berkaitan dengan performa kendaraan dan kualitas bahan bakar kendaraan bermotor.
"Dalam melihat sebuah isu, kita harus menggunakan akal sehat dan logika. Jangan hanya terpaku pada narasi yang muncul di media sosial. Perlu dilihat secara menyeluruh, apakah masalahnya berasal dari bahan bakar, kondisi mesin, atau faktor lain," jelas Tri.
Sementara itu, VP Marketing PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pembenahan terhadap seluruh jaringan SPBU, baik yang dimiliki langsung oleh Pertamina maupun yang dikelola oleh pihak swasta. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan standar pelayanan serta memastikan kualitas bahan bakar sampai ke tangan konsumen tetap terjaga.
"Kami terus melakukan evaluasi dan pembinaan kepada seluruh SPBU. Namun, kami juga memerlukan dukungan dari masyarakat. Jika menemukan perilaku atau pelayanan yang tidak sesuai, mohon segera sampaikan kepada kami agar bisa ditindak," kata Heppy.
Sebagai informasi, kegiatan Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif ini disambut positif oleh para peserta. Mereka mengapresiasi keterbukaan Pertamina dalam menjalin komunikasi langsung dengan komunitas otomotif dan masyarakat pengguna produk Pertamina.
Melalui acara ini, Pertamina berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendorong budaya komunikasi dua arah yang lebih konstruktif antara perusahaan, pelanggan, dan komunitas otomotif. Dengan demikian, berbagai isu terkait pelayanan dan produk dapat diklarifikasi secara langsung dengan data dan penjelasan yang akurat.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Air Hujan Jakarta Mengandung Mikroplastik, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi temuan mikroplastik dalam air hujan oleh BRIN. Ini katanya. [706] url asal
#mikroplastik #air-hujan #dki-jakarta #polusi-plastik #pramono-anung #kualitas-lingkungan #brin #kesehatan-publik #pengendalian-sampah
(CNBC Indonesia - News) 21/10/25 13:54
v/11180/
Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan pendalaman terkait hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menemukan adanya kandungan partikel mikroplastik berbahaya dalam air hujan di Jakarta.
"Untuk hal yang berkaitan dengan hujan yang mengandung plastik yang ditemukan oleh BRIN, kami sudah melakukan pendalaman," ujar Pramono, di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (21/10/2025).
Ia pun meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta agar menyampaikan hasil pendalaman dan penelitian Pemprov DKI kepada publik dalam waktu dekat.
"Nanti secara khusus Kepala Dinas Lingkungan Hidup, saya akan minta untuk menyampaikan ke publik karena mereka juga melakukan penelitian. Dalam waktu dekat ini pasti akan saya minta untuk menyampaikan ke publik," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya tengah memperkuat program pengendalian sampah plastik dari hulu hingga hilir, termasuk pemantauan kualitas udara dan air hujan secara terpadu.
"Kami memandang temuan BRIN ini sebagai alarm lingkungan yang perlu direspons cepat dan kolaboratif. Polusi plastik kini bukan hanya urusan laut atau sungai, tetapi sudah sampai di langit Jakarta," ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Menurut Asep, Pemprov DKI Jakarta selama ini telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk menekan sampah plastik sekali pakai. Di antaranya melalui Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan, serta perluasan program Jakstrada Persampahan yang menargetkan 30 persen pengurangan sampah dari sumbernya.
Selain itu, lanjut Asep, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperluas bank sampah, TPS 3R, dan inisiatif daur ulang berbasis komunitas agar limbah plastik tidak lagi berakhir di lingkungan terbuka.
Foto: Sejumlah kendaraan bermotor melintas saat hujan deras melanda kawasan Blok A, Jakarta Selatan, (16/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Sejumlah kendaraan bermotor melintas saat hujan deras melanda kawasan Blok A, Jakarta Selatan, (16/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) |
"Upaya pengurangan plastik harus dilakukan dari sumbernya - mulai dari rumah tangga, industri, hingga sektor jasa. Setiap orang punya peran," tambahnya.
Sebagai tindaklanjut, Asep mengaku, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan BRIN untuk memperluas pemantauan mikroplastik dalam udara dan air hujan sebagai bagian dari sistem Jakarta Environmental Data Integration (JEDI), platform pemantauan kualitas lingkungan berbasis data.
Hasil pengukuran ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan yang lebih kuat dalam pengendalian polusi plastik di udara.
Lebih lanjut, Asep mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan memperkuat kampanye publik bertajuk "Jakarta Tanpa Plastik di Langit dan Bumi" untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, dan tidak membakar limbah sembarangan.
"Langit Jakarta sedang mengingatkan kita untuk lebih bijak mengelola bumi. Perubahan perilaku adalah kunci," tegasnya.
Pemprov DKI juga mengajak dunia usaha, lembaga riset, dan komunitas lingkungan untuk bersama memperkuat aksi nyata pengurangan plastik dan inovasi daur ulang.
"Kami terbuka untuk kolaborasi riset, teknologi filtrasi, hingga pengembangan produk ramah lingkungan. Upaya menjaga langit bersih dari mikroplastik adalah tanggung jawab bersama," tukasnya.
Hal senada diutarakan Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali. Dia mengemukakan bahwa Pemprov DKI sangat responsif terhadap berbagai hasil riset yang menyoroti kualitas lingkungan, termasuk air, udara, dan tanah.
Menurutnya, pemerintah daerah aktif mengendalikan penggunaan plastik berkualitas rendah yang umumnya dihasilkan dari proses daur ulang sederhana. Jenis plastik ini banyak dipakai masyarakat, mulai dari pasar tradisional, warung, hingga pedagang kaki lima.
"Plastik jenis ini memang mudah terurai, yang sekilas tampak baik bagi lingkungan. Namun, justru berkontribusi besar terhadap peningkatan mikroplastik di alam," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemprov DKI tidak sedang "bermusuhan" dengan plastik. Namun demikian, Ia mengingatkan tentang dampak lingkungan akibat dari sampah plastik.
"Kita tidak anti terhadap plastik, karena plastik sudah menjadi bagian dari peradaban modern. Yang kita tolak adalah plastik yang mencemari lingkungan," tandasnya.
BRIN menemukan adanya kandungan partikel mikroplastik berbahaya dalam air hujan di wilayah Jakarta. Kandungan partikel tersebut berasal dari aktivitas manusia di perkotaan. Selain mengandung partikel mikroplastik, air hujan juga mengandung berbagai polutan lainnya. Karena itu, BRIN mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi langsung air hujan tanpa filtrasi berlapis.
(wur/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Internet Starlink di RI Makin Lelet, Ternyata Cuma Ngebut di Awal
Starlink di Indonesia mengalami penurunan kecepatan internet setelah setahun. [473] url asal
#internet-cepat #starlink #kecepatan-internet #layanan-internet #opensignal #fwa #koneksi-nirkabel #analisis-jaringan #biaya-layanan #kualitas-layanan
(CNBC Indonesia - Tech) 15/10/25 06:10
v/3734/
Jakarta, CNBC Indonesia - Terhitung sudah lebih dari setahun Starlink membuka layanannya di Indonesia sejak Mei 2024. Namun ternyata ditemukan kecepatan internetnya tak sekencang dulu.
Perusahaan analisis jaringan seluler internasional, Opensignal mengungkapkan hal tersebut dalam laporan berjudul 'Starlink di Indonesia - Satu Tahun Berlalu'. Dari laporan itu diketahui kecepatan download Starlink berkurang dari 42 Mbps tahun 2024 menjadi hanya 15,8 Mbps pada tahun ini.
Begitu juga kecepatan unggah atau upload. Saat ini berkisar 5,4 Mbps dari tahun sebelumnya 10,5 Mbps.
"Ketika Starlink diluncurkan di Indonesia pada bulan Mei 2024, Starlink membawa harapan bagi masyarakat yang berada di luar jangkauan jaringan fiber atau jaringan seluler. Dengan kecepatan awal unduh 42,0 Mbps dan unggah 10,5 Mbps, Starlink menawarkan alternatif yang kuat untuk koneksi nirkabel yang sudah ada," kata Opensignal, dikutip dari laman resminya, Selasa (14/10/2025).
"Namun dalam waktu satu tahun, penggunaan yang pesat membuat kapasitasnya tertekan: unduhan turun hampir dua pertiga, unggahan turun hampir setengahnya, dan skor Pengalaman Menggunakan Video turun lima poin," imbuh perusahaan.
Opensignal mengatakan kemungkinan penurunan ini karena permintaan yang melonjak. Hal ini juga yang membuat layanan Starlink sempat menghentikan pendaftaran sementara pengguna baru pada Juli 2025.
Saat pendaftaran kembali dibuka, harga layanan mengalami peningkatan. Artinya konsumen yang ingin menggunakannya harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi atau menunggu hingga permintaan berkurang.
Laporan itu mencatat biaya layanannya berkisar Rp 8-9,4 juta, bergantung pada gateway. Harganya tiga kali lipat dari upah rata-rata bulanan masyarakat Indonesia.
"Ini berarti konsumen yang tertarik harus membayar biaya tinggi di muka atau menunggu hingga permintaan berkurang," kata Opensignal.
Namun tak semuanya memburuk. Opensignal juga mencatat konsistensi kualitas mengalami peningkatan dari 24,2% pada 2024 menjadi 30,9%.
Meski begitu, Opensignal mengatakan ujian Starlink sebenarnya terletak pada perbandingan dengan alternatif layanan lokal seperti FWA. Layanan tersebut adalah salah satu bagian penting dari strategi digital dalam negeri namun dengan segala kendalanya.
FWA mengalami kendala dari cakupan. Cukup sulit membangun menara dan mahalnya backhaul karena populasi yang jarang dan medan sulit.
Starlink dilaporkan memimpin pada kecepatan unduh sebesar 15,8 Mbps. Sementara FWA berada sedikit di belakang sebesar 14,8 Mbps.
Sebaliknya dalam tiga metrik Opensignal lainnya, FWA memimpin. Misalnya kecepatan unggah sebesar 8,3 Mbps berbanding 5,4 Mbps pada Starlink.
Begitu juga dengan konsistensi kualitas 49,7% berbanding 30,9%. Terakhir video experience FWA unggul 55,2 sementara Starlink 53,1.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56
Foto: Sejumlah kendaraan bermotor melintas saat hujan deras melanda kawasan Blok A, Jakarta Selatan, (16/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)