Bisnis.com, MAKASSAR —Unit bisnis properti Kalla Group bersiap melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek perluasan pusat perbelanjaan Mal Ratu Indah (MaRI) Extension pada awal April 2026 mendatang.
Pembangunan mal yang berlokasi di Jalan Dr Ratulangi, jantung Kota Makassar ini akan mengusung konsep mixed use, memadukannya dengan ballroom dan apartemen.
Sales & Marketing General Manager Kalla Property Rasmila Sari Suaib mengatakan proyek yang direncanakan mulai dibangun pasca-Lebaran ini diproyeksikan bakal menggandakan kapasitas luasan dari mal yang sudah ada saat ini (existing).
Dengan estimasi masa konstruksi selama dua tahun, kawasan terintegrasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada awal 2028.
"Pengembangan ini tidak hanya sekadar menambah ruang ritel, melainkan bertransformasi menjadi kawasan multifungsi yang mencakup apartemen dan fasilitas ballroom," ungkap Rasmila kepada Bisnis, Selasa (24/3/2026).
Secara teknis, bangunan baru ini akan memiliki ketinggian lantai yang selaras dengan bangunan MaRI existing. Penambahan luasan diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan lahan komersial di area pusat kota saat ini.
Meski belum bersedia merinci nilai investasi yang dikucurkan, pihak Kalla memastikan bahwa minat pasar terhadap proyek tersebut cukup tinggi. Hal ini terlihat dari antusiasme calon penyewa tenant yang mulai menjajaki komunikasi untuk mengisi ruang komersial di MaRI Extension.
"Kehadiran proyek mixed-use ini mempertegas langkah Kalla Group dalam memperkuat portofolio propertinya di Sulawesi Selatan, bersaing dengan pusat perbelanjaan besar lainnya," tutur Rasmila.