#30 tag 24jam
PT IIM Raih Award Kepercayaan Publik di Most Trusted Financial Brands 2026
PT IIM berhasil meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori Manajer Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap. [1,291] url asal
#pt-iim #award #reksa-dana #reksadana-pendapatan-tetap #update-me
PT Insight Investments Management (PT IIM) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dalam ajang Most Trusted Financial Brands Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id bekerja sama dengan Infovesta Utama. Acara penganugerahan tersebut diselenggarakan di Mezzanine Ballroom, Hotel Aryaduta, Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam ajang tersebut, PT IIM berhasil meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 pada kategori Manajer Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap. Pengakuan ini diberikan kepada PT IIM karena dinilai berhasil membangun dan menjaga kepercayaan publik melalui kinerja, integritas, serta kualitas layanan yang konsisten.
Pencapaian ini menjadi salah satu tolok ukur penting bagi masyarakat dalam memilih institusi keuangan yang terpercaya sekaligus mencerminkan komitmen PT IIM dalam menghadirkan produk investasi yang kredibel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan investor.
Most Trusted Financial Brands Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang bertujuan untuk mendorong industri keuangan di Indonesia agar terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi produk.
Penilaian penghargaan ini dilakukan melalui survei yang melibatkan 13.000 responden berusia 18 hingga 56 tahun dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, menggunakan metode multistagerandomsampling.
Hasil survei kemudian diproses melalui validasi ketat oleh tim Infovesta dan InvestorTrust guna memastikan bahwa penerima penghargaan benar-benar memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi di mata publik.
Direktur PT IIM, Ria M. Warganda menyampaikan apresiasi kepada InvestorTrust dan Infovesta Utama atas penghargaan tersebut, serta berterima kasih kepada investor dan mitra distribusi atas kepercayaan yang diberikan kepada PT IIM.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada InvestorTrust dan Infovesta Utama atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi kebanggaan PT IIM dan bentuk kepercayaan seluruh investor dan mitra distribusi yang telah diberikan dan berjalan bersama kami hingga hari ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/4).
Tidak hanya dalam menghasilkan kinerja yang baik, lanjut Ria, tetapi juga dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan komitmen PT IIM, Transforming Investment into Social Impact. Hal ini karena seluruh produk Reksa Dana PT IIM memiliki fitur kontribusi sosial.
Ria menambahkan bahwa PT IIM sangat bersyukur mendapatkan penghargaan dalam kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap. Ini sejalan dengan pertumbuhan dana kelolaan industri reksa dana sepanjang tahun 2025, khususnya pada segmen reksa dana pendapatan tetap.
Berdasarkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) - Desember 2025, total dana kelolaan industri reksa dana Indonesia (tidak termasuk KPD) mencapai Rp703,26 triliun per akhir Desember 2025. Meningkat sekitar 32% dari Rp533,06 triliun per akhir Desember 2024.
Dalam periode tersebut, reksa dana pendapatan tetap mencatat pertumbuhan tertinggi berkisar 65 persen dalam satu tahun dengan total dana kelolaan mencapai Rp241,97 triliun. Capaian ini menegaskan bahwa reksa dana pendapatan tetap menjadi salah satu pilihan utama investor, terutama di tengah kondisi pasar yang dinamis, didukung oleh kinerja historis yang relatif stabil serta potensi imbal hasil yang kompetitif.
“Sepanjang tahun 2025, reksa dana pendapatan tetap terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap industri reksa dana, sekaligus menjadi salah satu pilihan utama investor di tengah ketidakpastian ekonomi, karena didukung oleh kinerja historis yang relatif stabil serta potensi imbal hasil yang kompetitif,” ujar Ria.
Melalui pencapaian ini, PT IIM berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai manajer investasi terpercaya sekaligus berkontribusi dalam mendorong perkembangan industri keuangan nasional yang sehat dan berkelanjutan.
Pertumbuhan Investor Ritel Dorong Perkembangan Industri Investasi
Pertumbuhan jumlah investor ritel di Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Mengacu pada data yang sama dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Desember 2025, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat mencapai 20.347.147.
Dari jumlah tersebut, komposisi investor masih didominasi oleh investor individu yang mencapai 99,73%, sementara investor institusi hanya sekitar 0,27 persen.
Secara lebih rinci, jumlah investor individu tercatat sebanyak 20.292.599 pada Desember 2025, meningkat dari 14.826.867 pada Desember 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan investor pasar modal indonesia masih ditopang oleh meningkatnya partisipasi investor ritel.
Ria menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional. Pencapaian tersebut juga menjadi momentum bagi perusahaan untuk semakin memperkuat perannya di tengah pertumbuhan jumlah investor ritel di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam investasi menunjukkan semakin tingginya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang.
“Merespons pertumbuhan investor ritel, PT IIM terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra distribusi guna memastikan produk reksa dana Insight dapat diakses lebih luas oleh masyarakat. PT IIM juga berkomitmen menghadirkan solusi investasi yang inovatif dan mudah diakses melalui aplikasi InvestasiIN. Sebagai aplikasi yang menghadirkan kontribusi sosial dalam investasi, InvestasiIN tidak hanya memudahkan transaksi reksa dana secara digital, tetapi juga memungkinkan investor berpartisipasi dalam kegiatan sosial.” tambahnya.
“Pertumbuhan investor ritel di Indonesia membuka peluang besar bagi industri pengelolaan investasi untuk menghadirkan produk yang semakin inovatif dan mudah diakses. PT IIM berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi investasi yang relevan dengan kebutuhan investor ritel sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat,” ujar Ria.
Selain jumlah yang terus meningkat, karakteristik investor ritel di Indonesia juga mengalami perubahan. Investor baru umumnya lebih digital savvy, semakin sadar terhadap risiko investasi, serta mulai memprioritaskan diversifikasi portofolio dalam mengelola aset mereka. Mereka juga cenderung mencari kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi investasi melalui aplikasi digital.
Seiring dengan meningkatnya partisipasi investor ritel tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap produk investasi yang tidak hanya memberikan potensi imbal hasil, tetapi juga relevan dengan tujuan keuangan tertentu semakin meningkat.
Untuk itu, PT IIM menghadirkan program investasi melalui produk Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) yang dirancang untuk memberikan alternatif investasi yang sesuai dengan profil risiko investor, khususnya bagi investor dengan profil risiko moderat. Seluruh produk reksa dana PT IIM dapat dilihat melalui https://insights.id.
Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) memiliki rekam jejak panjang yang relatif stabil sejak diluncurkannya pada tahun 2005. Produk ini menjadi solusi investasi yang kompetitif dan selaras dengan nilai kebermanfaatan jangka panjang bagi investor maupun bagi sesama yang membutuhkan.
Hingga Februari 2026, investor telah membantu memberangkatkan 1.349 jemaah melaksanakan ibadah haji dan umrah melalui penyisihan dana infaq haji produk Reksa Dana Insight Haji Syariah. Para jemaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat terpilih dengan keterbatasan finansial/pra-sejahtera namun mempunyai impact positif terhadap masyarakat dan lingkungan masing-masing.
Sumber: Fund Fact Sheet Insight, Data per Februari 2026 (Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa yang akan datang).
Berdasarkan Fund Fact Sheet per akhir Februari 2026, Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) mencerminkan performa yang positif dan menunjukkan kinerja historis yang solid.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2005, I-Hajj Syariah Fund telah mencatatkan pertumbuhan kumulatif sebesar 460,47 persen. Capaian ini mencerminkan konsistensi pengelolaan portofolio dalam jangka panjang serta kemampuan produk dalam memberikan nilai tambah bagi investor.
Kinerja tersebut juga sejalan dengan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi syariah yang tidak hanya memberikan potensi imbal hasil, tetapi juga selaras dengan prinsip investasi berbasis syariah.
Dengan rekam jejak kinerja yang panjang, produk ini menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin merencanakan tujuan keuangan jangka menengah hingga panjang.
Agar investasi lebih terarah, reksa dana dapat menjadi salah satu pilihan karena dikelola secara profesional oleh manajer investasi serta ditempatkan pada berbagai instrumen keuangan sehingga portofolionya menjadi lebih terdiversifikasi.
Selain diakses melalui berbagai mitra distribusi yang telah bekerja sama dengan PT IIM, investor dapat berinvestasi melalui aplikasi investasiIN.
Aplikasi InvestasiIN dapat diunduh melalui:
- Google Play : http://play.google.com/store/apps/details?id=com.insight.investasiin
- Apple App Store: https://apps.apple.com/id/app/investasiin/id1542814071?l=id
***
ARTIKEL INI MERUPAKAN ARTIKEL BERBAYAR OLEH PT INSIGHT INVESTMENTS MANAGEMENT (PT IIM).
PT IIM BERIZIN DAN DIAWASI OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK). INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN KINERJA MASA DATANG.
Prospektus dan Fund Fact Sheet terbaru dapat diakses dihttps://insights.id/id/product/reksa-dana-haji-syariah-i-hajj-syariah-fund
Dedikasi 15 Tahun Seorang Caregiver, PT IIM Berangkatkan Umrah Kang Asep
PT IIM (Insight Investments Management) memberangkatkan 90 jemaah umrah, termasuk seorang caregiver bernama Asep, sebagai bentuk apresiasi melalui program Reksa Dana Syariah. [594] url asal
#pt-iim #insight-investments-management #umrah #give-me-perspective
Asep Subandi (32), seorang caregiver atau pendamping pasien yang telah mengabdi selama 15 tahun, mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah dari PT Insight Investments Management (PT IIM). Pemberangkatan ini dilakukan melalui program dari Reksa Dana Insight Haji Syariah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sosial yang ia lakukan.
Asep merupakan satu dari 90 jemaah yang diberangkatkan PT IIM pada awal Ramadan. Selama ini, Asep dikenal sebagai caregiver yang mendampingi pasien rawat inap maupun rawat jalan. Ia kerap membantu berbagai kebutuhan pasien, mulai dari menjadi perwakilan keluarga pasien, merawat dan membersihkan luka, hingga membelikan obat ketika stok di rumah sakit tidak tersedia.
Di luar pekerjaannya sebagai caregiver, Asep juga aktif membantu kegiatan posyandu setiap bulan. Ia terlibat dalam berbagai aktivitas, seperti menimbang bayi dan balita hingga membantu pengurusan administrasi ibu hamil sampai proses persalinan.
“Pekerjaan ini tidak selalu mudah dan ada saatnya terasa melelahkan. Tapi saya selalu ingat pesan orang tua untuk tetap melangkah dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Asep.
Asep mengatakan kedua orang tuanya selalu menanamkan nilai kejujuran dalam bekerja. Menurutnya, prinsip tersebut yang membuatnya terus bertahan menekuni profesi caregiver sejak 2011, ketika usianya 18 tahun.
Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada PT IIM dan para investor yang telah memberikan kesempatan baginya untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Semoga PT IIM dan para investor diberikan keberkahan dan kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ujar Asep.
Direktur PT IIM, Ria M. Warganda mengatakan, pemilihan Asep sebagai salah satu jemaah umrah didasarkan pada kontribusi sosial serta kepeduliannya terhadap masyarakat.
“Dalam melakukan pemilihan kandidat, PT IIM memilih calon jemaah umrah berdasarkan kontribusi yang aktif dan positif di masyarakat serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Kang Asep misalnya, dengan segala keterbatasannya beliau tetap ikhlas mengulurkan tangan untuk orang lain tanpa memikirkan besaran imbalan yang akan diterimanya,” tutur Ria dalam keterangannya, Jumat (27/2).
Program pemberangkatan haji dan umrah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT IIM yang telah berjalan sejak 2005. Pendanaannya berasal dari penyisihan dana infaq haji produk Reksa Dana Insight Haji Syariah.
“Terhitung dari 2005 hingga Februari 2026 ini sudah 1.349 jemaah yang diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah oleh PT IIM dengan total dana program senilai lebih dari Rp48 miliar. Para jemaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat terpilih dengan keterbatasan finansial/pra-sejahtera namun mempunyai impact positif terhadap masyarakat dan lingkungan masing-masing,” tutur Ria.
Ia menambahkan, momentum pemberangkatan umrah pada Februari 2026 menjadi spesial lantaran merupakan pelaksanaan umrah Ramadan pertama oleh PT IIM sejak 2005. Pemberangkatan kali ini juga bagian dari rangkaian inisiatif #BetterINRamadan yang bertujuan memperkuat semangat berbagi serta memperluas kebermanfaatan di bulan suci.
Ria juga menyampaikan apresiasi kepada para investor yang telah mempercayakan investasinya pada produk reksa dana PT IIM, khususnya Reksa Dana Insight Haji Syariah. Informasi lebih lanjut mengenai Reksa Dana Insight Haji Syariah dapat diakses melalui tautan berikut: https://insights.id/id/product/reksa-dana-haji-syariah-i-hajj-syariah-fund.
“Reksa Dana Insight Haji Syariah adalah produk unggulan dari PT IIM yang memiliki kinerja historis dan imbal hasil yang menarik dan telah meraih berbagai penghargaan. Kepercayaan investor atas produk ini merupakan kunci atas keberlanjutan program umrah dan haji untuk masyarakat kurang mampu dan berkontribusi sosial yang telah dilaksanakan PT IIM selama lebih dari 20 tahun terakhir,” pungkas Ria.
Sebelum keberangkatan, para jemaah mengikuti kegiatan manasik umrah yang digelar pada 16 Februari 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut juga mencakup pembagian perlengkapan serta pelepasan jemaah oleh PT IIM. Ibadah umrah berlangsung selama 10 hari dengan rangkaian kegiatan di Makkah dan Madinah. Para jemaah kemudian kembali ke Tanah Air pada 25 Februari 2026.
PT IIM Gandeng OJK, BEI & Mitra Perluas Dampak Desa Energi di Lampung
PT IIM gelar CSR Partnership Gathering 2025 di Lampung, fokus pada keuangan berkelanjutan dan program Desa Energi Insight untuk dampak sosial dan lingkungan. [557] url asal
#pt-iim #insight-investments-management #csr #desa-energi #ojk #bei #ntt #desa-labuan-ratu-vii #desa-energi #aperd-online #ria-m-warganda #mitra #kantor-perwakilan-bursa-efek-indonesia #otto-fitri
(CNN Indonesia - Ekonomi) 14/11/25 15:51
v/38679/
PT Insight Investments Management (PT IIM) menyelenggarakan CSR Partnership Gathering 2025 di Desa Labuan Ratu VII, Lampung Timur, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025. Kegiatan ini digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung, serta mitra distribusi penjualan seperti bank, perusahaan sekuritas, dan APERD online.
Program ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat implementasi keuangan berkelanjutan sekaligus memperluas dampak sosial dan lingkungan dari program unggulan PT IIM, yakni Desa Energi Insight: Renewable Energy for Ecotourism and Conservation.
Direktur PT IIM, Ria M Warganda, menyampaikan bahwa CSR Partnership Gathering 2025 merupakan forum kolaborasi antara regulator, pelaku industri jasa keuangan, dan masyarakat untuk mendukung penerapan Prinsip Keuangan Berkelanjutan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2, 5, 7, 8, 13, 15, dan 17 melalui program Desa Energi Insight.
"Program Desa Energi Insight merupakan salah satu program CSR unggulan PT IIM yang merupakan inisiatif berkelanjutan yang menjadi salah satu pilar utama dari komitmen perusahaan untuk mewujudkan Transforming Investment into Social Impact," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PT IIM dan para mitra melakukan monitoring dan evaluasi infrastruktur energi terbarukan, seperti biogas, PLTS, demplot pertanian organik, serta fasilitas pengolahan kompos cair dan padat.
Di samping itu, dilakukan Workshop Batik Ecoprint untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan, kegiatan edukasi ekologi dan konservasi di sekitar Taman Nasional Way Kambas, serta dialog bersama pelaku industri jasa keuangan.
Menurut Ria, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat jaringan kerja sama guna menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
"Dengan dukungan regulator dan pelaku industri jasa keuangan, kami yakin inisiatif berkelanjutan seperti Desa Energi akan terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang," imbuh dia.
Di sisi lain, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin dalam program ini. Ia menilai sinergi tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.
"Kami mengapresiasi kolaborasi PT IIM bersama berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan ini, yang tidak hanya memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat, tetapi juga turut menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang," ucapnya.
Otto menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan kebijakan OJK dalam memperkuat keuangan berkelanjutan di sektor jasa keuangan. Ia berharap semakin banyak pelaku industri yang menerapkan prinsip ESG dalam kegiatan usahanya.
"Program Desa Energi Insight menjadi contoh nyata bagaimana prinsip ESG dapat diterjemahkan menjadi aksi di lapangan," tegas dia.
Sebagai informasi, program Desa Energi telah memberikan hasil di Dusun Boleng Darat, Desa Tanjung Boleng, Manggarai Barat, NTT.
Program tersebut meningkatkan pendapatan nelayan, memperkuat pemberdayaan perempuan melalui UMKM pengolahan hasil laut, serta menghadirkan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Atas inisiatif tersebut, PT IIM meraih BISRA 2025 Silver Champion.
Di Lampung Timur, program Desa Energi dikembangkan bersama Yayasan Rumah Energi dan Indonesian Rhino Initiative. Fokus program meliputi infrastruktur energi terbarukan seperti biogas, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), demplot pertanian organik, serta fasilitas produksi kompos.
Program ini juga mencakup pelatihan bagi Kelompok Tani Hutan dan Kelompok Perempuan Tani terkait literasi keuangan, pemanfaatan bio-slurry sebagai pupuk organik, dan produksi pakan silase.
Desa Energi Insight merupakan bagian dari CSR Reksa Dana Pendapatan Tetap Insight Renewable Energy Fund (I-Renewable), yang menyisihkan sebagian management fee untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
"Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa investasi berkelanjutan tidak hanya memberikan nilai ekonomi bagi investor, tetapi juga mendorong perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan," pungkas Ria.
PT IIM Ungkap Potensi Pertumbuhan Reksa Dana, Ini Buktinya!
OJK melaporkan 643 ribu investor baru pada September 2025, menunjukkan pertumbuhan pasar modal. Reksa dana pendapatan tetap jadi pilihan utama. [835] url asal
#pt-iim #reksa-dana #investasi #pasar-modal #ihsg
(CNBC Indonesia - Market) 29/10/25 12:45
v/19921/
Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan sebanyak 643 ribu investor baru tercatat pada September 2025. Hal ini menandakan, industri pasar modal domestik terus mencatat pertumbuhan positif, ditandai dengan meningkatnya jumlah investor baru yang masuk ke pasar sepanjang tahun ini.
Secara kumulatif, jumlah investor pasar modal meningkat 3,79 juta secara year to date (ytd), menjadi total keseluruhan investor yang tercatat di pasar modal mencapai 18,66 juta investor, atau tumbuh 25,50% secara tahunan.
Direktur PT Insight Investments Management (PT IIM), Ria M. Warganda, menilai lonjakan jumlah investor baru tersebut menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri reksa dana di Indonesia.
"Pertumbuhan jumlah investor yang pesat menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap instrumen pasar modal. Kami melihat hal ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan AUM reksa dana, khususnya di segmen pendapatan tetap yang memiliki karakter cenderung stabil dan sesuai dengan profil risiko investor baru," ujar Ria dalam keterangan resmi, Rabu (29/10/2025).
Per September 2025, Dana Kelolaan (AUM) industri reksa dana secara keseluruhan tercatat mencapai Rp. 581,19 triliun, dengan kontribusi reksa dana pendapatan tetap kembali mencatat pertumbuhan AUM tertinggi sejak awal tahun (ytd) mencapai 36,78%. Ria menambahkan, kenaikan AUM tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan investor terhadap reksa dana pendapatan tetap di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Dalam situasi yang dinamis, investor cenderung memilih instrumen dengan risiko yang lebih terukur, sehingga mendorong arus masuk ke reksa dana pendapatan tetap," jelasnya.
Ria melanjutkan, tren positif ini juga sejalan dengan penguatan pasar obligasi domestik yang terjadi pada September 2025, di tengah penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.
"Bank Indonesia memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada September 2025, langkah yang mencerminkan arah kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Tren penurunan suku bunga ini umumnya berdampak positif bagi pasar obligasi, karena mendorong kenaikan harga obligasi dan memperkuat prospek kinerja instrumen pendapatan tetap. Dengan demikian, peluang imbal hasil reksa dana pendapatan tetap ke depan menjadi semakin menarik bagi investor," jelas Ria.
Ia menilai bahwa kombinasi antara meningkatnya basis investor dan kebijakan suku bunga yang lebih longgar menjadi katalis utama bagi penguatan kinerja reksa dana pendapatan tetap hingga akhir tahun.
"Kami melihat produk berbasis obligasi akan tetap atraktif karena menawarkan keseimbangan antara potensi imbal hasil dan stabilitas. Dalam kondisi seperti ini, reksa dana pendapatan tetap memiliki posisi strategis untuk memberikan hasil yang kompetitif di tengah tren penurunan suku bunga," lanjutnya.
Selain faktor makroekonomi, Ria menekankan pentingnya pendalaman literasi dan edukasi investasi sebagai langkah berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan investor baru diimbangi dengan pemahaman yang memadai.
"Tantangan ke depan bukan hanya menarik investor baru, tetapi juga memastikan mereka memiliki pemahaman tentang profil risiko dan horizon investasi yang sesuai. Karena itu, kami di PT IIM terus memperkuat inisiatif literasi pasar modal melalui berbagai kanal digital dan program edukasi," jelas Ria.
Sejalan dengan tren industri, PT IIM mencatat peningkatan dana kelolaan dalam produk reksa dana pendapatan tetap. Dalam satu tahun terakhir per 30 September 2025 dana kelolaan pada produk reksa dana pendapatan tetap PT IIM tumbuh di atas 13% seiring meningkatnya kepercayaan terhadap profil risiko yang lebih terukur.
"Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa semakin banyak investor yang memahami karakter instrumen pendapatan tetap sebagai pilihan ideal di tengah dinamika pasar. Kami melihat pola yang sehat, di mana investor mulai menyeimbangkan antara potensi imbal hasil dan risiko dengan lebih matang," ujar Ria.
PT IIM juga mencatat kinerja positif pada produk-produk reksa dana pendapatan tetapnya, yang tumbuh konsisten di tengah volatilitas pasar global. Penguatan ini tidak hanya didorong oleh faktor makroekonomi, tetapi juga oleh semakin matangnya pemahaman investor terhadap konsep value investing yakni pendekatan investasi yang menekankan pada nilai intrinsik dan potensi jangka panjang.
"Investor kini semakin rasional dalam menentukan strategi investasinya. Pemahaman terhadap value investing mendorong mereka untuk melihat peluang dari instrumen yang memiliki fundamental kuat dan stabilitas kinerja, seperti reksa dana pendapatan tetap," kata Ria.
Salah satu produk Reksa Dana PT IIM, Reksa Dana Fixed Income Insight TRIM Golf Pro Acceleration Fund (I-GOLF) yang baru diluncurkan 5 Februari 2025 mencatat pertumbuhan solid sejalan tren penguatan produk reksa dana pendapatan tetap.
Dari sisi kinerja, Reksa Dana I-GOLF Kelas B mencatat performa historis yang solid. Per 30 September 2025, produk ini membukukan imbal hasil 6 bulan sebesar 7,94%, melampaui benchmark yang berada di 5,65%.
"Dengan karakter yang stabil, reksa dana pendapatan tetap akan tetap menjadi pilihan strategis bagi investor yang mengutamakan keseimbangan antara risiko dan imbal hasil. Kami percaya segmen ini memiliki ruang pertumbuhan yang kuat, didukung oleh basis investor yang semakin luas dan kesadaran yang tumbuh terhadap pentingnya investasi jangka panjang yang bernilai," pungkas Ria.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56
