Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal mengikuti arahan dari pemerintah pusat, perihal permintaan Presiden Prabowo Subianto untuk meniadakan sambutan oleh siswa-siswi terhadap kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh para pejabat.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak sesuai dengan arahan resmi yang diberikan oleh kementerian teknis terkait permintaan Presiden Prabowo itu.
"Kalau saya, ya kita mengikuti, itu kan bagaimanapun juga kan mengikuti arahan kementerian, arahan Bapak Presiden," kata Yusuf saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Jumat (28/11/2025).
Yusuf mengungkapkan, pihaknya masih belum mendapatkan surat dari kementerian terkait mengenai instruksi tersebut. Menurutnya, hal tersebut masih menjadi pembahasan di tingkat pusat.
"Insyaallah dari kementerian belum [ada instruksi resminya], tapi kan kalau informasi itu biasanya kan sudah ada komunikasi antar kementerian dan lain-lain," ucapnya.
Sedangkan, secara pribadi Yusuf mendukung permintaan Presiden Prabowo mengenai budaya siswa-siswi yang menyambut pejabat di pinggir jalan tersebut. Sebab, menurutnya, para murid sudah sepatutnya hanya fokus untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.
"Memang biar anak-anak fokus di pembelajaran. Ya nanti teman-teman guru mungkin bisa memfasilitasi, barangkali [menonton kunjungan] lewat di televisi, kan seperti itu," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta supaya sambutan yang dilakukan siswa-siswi terhadap kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh pejabat, untuk segera ditiadakan.
Hal tersebut diutarakannya saat meresmikan pembangunan dua jembatan, dua underpass, dan satu flyover dalam acara yang digelar di Jembatan Kabanaran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/11/2025) silam.
"Tadi saya mendarat dalam perjalanan ke sini terima kasih saya disambut oleh rakyat dan banyak anak-anak sekolah saya terkesan tapi kasian juga mereka berdiri lama di panas," katanya.
Di hadapan para pejabat dan masyarakat yang hadir, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur tersebut.
Namun, dia melanjutkan agar agenda penyambutan tersebut untuk bisa ditiadakan dalam kunjungan kerja (kunker) pejabat selanjutnya.
"Saya minta Seskab nanti tolong dibuat surat ke semua bupati wali kota kalau seandainya saya kunjungan kerja mohon anak-anak sekolah tidak perlu menyambut saya di pinggir jalan biarlah mereka di sekolah masing-masing," katanya.
Prabowo menegaskan bahwa jika ingin berinteraksi dengan pelajar, dia lebih memilih mendatangi ruang kelas daripada membuat mereka menunggu terlalu lama. Orang nomor satu di Indonesia itu pun menekankan pentingnya menjaga waktu belajar siswa dan keselamatan mereka.
"Saya khawatir mengurangi waktu jam sekolah mereka. Kalau saya mau periksa saya akan masuk ke ruang kelas saja. Saya seneng tiap kali liat wajah-wajah rakyat wajah-wajah anak-anak itu saya juga tambah semangat, saya tambah muda karena energi dari mereka, tapi saya kasian mereka nunggu lama di bawah panas terik matahari," tuturnya.