Bisnis.com, JAKARTA - Jantung Anda sering kali membisikkan peringatan sebelum masalah serius muncul.
Jantung Anda adalah organ tubuh yang bekerja paling keras, berdetak lebih dari 100.000 kali sehari dan bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Ketika jantung Anda mulai terganggu, ia tidak selalu berteriak minta tolong.
Faktanya, jantung Anda mungkin berbisik dan menunjukkan tanda-tanda yang mudah diabaikan. Mengabaikan tanda-tanda tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. Mengenali tanda-tanda bahaya tersebut sejak dini dapat sangat menyelamatkan nyawa.
Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di seluruh dunia, tetapi tidak harus demikian. Banyak masalah jantung dapat ditangani atau bahkan dicegah jika Anda mengenalinya sejak dini.
Sinyal-sinyal umum ini mungkin tidak selalu menunjukkan ada sesuatu yang salah, tetapi tentu saja patut diperhatikan jika Anda memiliki faktor risiko dan/atau proses penyakit seperti hipertensi, hiperlipidemia, diabetes melitus, merokok, dan/atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Jantung Anda biasanya memberi Anda peringatan halus tepat sebelum sesuatu yang besar terjadi. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mendengarkan; Jangan abaikan ketidaknyamanan, kelelahan, atau sensasi aneh hanya karena tidak melemahkan. Jangan abaikan apa yang tubuh Anda katakan, itu akan menyelamatkan Anda dari risiko komplikasi lebih lanjut dalam jangka panjang.
Berikut adalah 5 tanda umum dan sehari-hari yang menunjukkan jantung Anda mungkin bermasalah.
1. Sesak napas saat beraktivitas sederhana
Ini bisa berarti Anda merasa sedikit kehabisan napas bahkan setelah melakukan aktivitas ringan seperti menaiki tangga atau berjalan kaki sebentar. Ini bukan sekadar tanda tingkat kebugaran Anda, tetapi sebenarnya bisa menunjukkan ketidakefisienan cara jantung Anda memompa darah.
Ini bisa menjadi tanda peringatan dini gagal jantung, yaitu ketika jantung tidak dapat menjalankan tugasnya untuk mengedarkan darah.
Banyak orang yang salah mengartikan sesak napas yang berhubungan dengan masalah jantung dengan kelelahan atau usia. Jika Anda semakin sering mengalami sesak napas, jadwalkan untuk memeriksakannya. Terlebih lagi jika Anda juga mengalami pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki, jangan tunda lagi untuk menemui dokter.
2. Rasa tidak nyaman di dada tidak selalu nyeri tajam
Kita sering membayangkan nyeri dada akibat jantung sebagai nyeri yang hebat dan dramatis seperti adegan di film. Namun, nyeri dada akibat jantung juga bisa muncul dalam bentuk yang kurang kentara. Anda mungkin merasakan tekanan, sesak, terbakar, atau sesak di dada.
Terkadang, rasa tidak nyaman ini datang dan pergi atau terjadi dengan aktivitas fisik atau kegembiraan dan mereda dengan istirahat, yang merupakan tanda-tanda klasik angina, tanda peringatan dini arteri yang tersumbat. Jika Anda merasakan ketidaknyamanan dada apa pun, terutama jika berlangsung lebih dari beberapa menit, atau berulang, jangan abaikan.
3. Kelelahan yang tidak kunjung hilang
Kelelahan yang terus-menerus dan tidak dapat dijelaskan dapat menjadi salah satu tanda awal penyakit jantung, terutama di kalangan wanita. Jika jantung Anda tidak bekerja secara efektif, tubuh Anda akan mengalihkan aliran darah dari area tubuh yang kurang penting, seperti otot, untuk memastikan lebih banyak energi, darah, oksigen, dan nutrisi penting lainnya bersirkulasi ke jantung dan otak, yang dapat membuat Anda merasa lelah.
Jika Anda merasa sangat lelah bahkan setelah tidur semalaman atau merasa terlalu lelah untuk melakukan aktivitas sehari-hari, ini mungkin merupakan tanda masalah jantung primer. Jika kelelahan terus-menerus, jangan anggap itu hanya sebagai "betapa sibuknya hidup kita!"
4. Detak jantung tidak teratur atau sensasi berdebar-debar
Sesekali detak jantung Anda yang melompat-lompat kemungkinan besar tidak menjadi masalah, terutama setelah mengonsumsi kafein, atau saat Anda merasa stres. Jika Anda mengalami palpitasi yang tidak biasa, jantung berdebar kencang, atau berdebar-debar di dada secara teratur atau dalam jangka waktu yang lama, ini mungkin merupakan indikasi aritmia, suatu kondisi dalam sistem kelistrikan jantung Anda.
Beberapa aritmia bersifat jinak, tetapi yang lain, seperti atrial flutter/fibrilasi, secara signifikan meningkatkan risiko stroke di masa mendatang. Setiap kejadian detak jantung tidak teratur yang berkelanjutan harus selalu dievaluasi, terutama jika disertai pusing, pingsan, atau nyeri dada.
5. Nyeri rahang, leher, atau lengan
Tidak semua masalah jantung Anda akan menyebabkan Anda merasakan nyeri di dada. Satu dari tiga wanita mengalami nyeri yang menjalar ke rahang, leher, bahu, punggung, atau lengan.
Ini bisa menjadi tanda serangan jantung. Alasan area-area ini sangat sakit adalah karena nyeri alih, ketika otak salah membaca dari mana rasa sakit itu berasal.
Jika nyeri Anda mulai tiba-tiba, tidak memiliki penjelasan, atau terjadi dengan gejala lain (berkeringat, mual, atau sesak napas), anggaplah itu keadaan darurat medis dan segera cari pertolongan.