AHY Temui Purbaya, Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat

AHY Temui Purbaya, Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat

AHY dan Menkeu Purbaya bahas restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebelum lanjut ke Surabaya, sesuai arahan Presiden Prabowo.

(Bisnis.Com) 20/01/26 21:10 109175

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono membahas restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh bersama dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (20/1/2026).

AHY mengatakan pemerintah saat ini masih terus mencari solusi terbaik untuk restrukturisasi utang proyek senilai lebih dari US$6 miliar itu. Namun, dia menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah akan ikut bertanggung jawab atas permasalahan struktur keuangan proyek kereta peluru itu.

AHY memastikan bahwa pemerintah akan terlebih dahulu fokus menangani restrukturisasi utang KCJB sebelum nantinya melanjutkan pembangunan jalurnya sampai Surabaya.

"Tentu kami terlebih dahulu harus fokus pada restrukturisasi keuangan, karena ini juga berkaitan dengan pihak Tiongkok dan keamanan fiskal dari perusahaan-perusahaan yang ada di proyek tersebut," terangnya di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Kendati demikian, AHY memastikan bahwa pembahasan untuk melanjutkan proyek kereta cepat hingga ke Surabaya tetap berlanjut sebagaimana keinginan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam waktu dekat, dia berencana membentuk komite nasional yang salah satunya menyiapkan pengembangan kereta cepat sampai Surabaya.

Seperti halnya Komite Kereta Cepat yang dibentuk era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), komite itu akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk Kemenkeu. Bedanya, pada pemerintahan Prabowo, kemenko yang dipimpin AHY itu akan mengepalai komite tersebut.

"Jadi tentunya kami akan berada di depan dan melibatkan cukup banyak stakeholders, termasuk Kementerian Keuangan karena bagaimanapun terkait dengan pengembangan kereta cepat semacam itu yang perlu dipastikan terlebih dahulu adalah ya anggarannya, pendanaannya. Termasuk juga dipastikan agar tidak ada permasalahan dalam perencanaan maupun eksekusinya," terang AHY.

Selain komite nasional, lanjut AHY, pihaknya akan menyiapkan peraturan pemerintah (PP) yang memfasilitasi perpanjangan dari KCJB.

"Kami juga sedang mengusung, bisa dikatakan peraturan pemerintah yang bisa mengayomi bukan hanya Kereta Cepat Jakarta-Bandung tetapi seluruh wilayah lainnya karena tadi ada semangat dan rencana untuk mengembangkan sampai dengan Surabaya," tuturnya.

AHY memastikan bahwa pemerintahan saat ini akan memelajari pengalaman proyek KCJB. Dia memastikan kesalahan-kesalahan terdahulu bakal dipelajari, serta bakal melakukan benchmark ke negara-negara lain.

"Ini akan masih butuh diskusi dan juga koordinasi yang lebih ketat lagi. Jadi kami fokusnya tadi memang masih pada bagaimana kami duduk bersama lagi dengan Danantara untuk restrukturisasi keuangan Jakarta-Bandung," paparnya.

#kereta-cepat #restrukturisasi-utang #ahy #purbaya #kcjb #jakarta-bandung #proyek-kereta-cepat #prabowo-subianto #komite-nasional #pengembangan-kereta-cepat #surabaya #kementerian-keuangan #infrastrukt

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260120/9/1945696/ahy-temui-purbaya-bahas-restrukturisasi-utang-kereta-cepat