Jadi Tersangka Kasus Pemerasan, Bupati Pati Sudewo: Saya Dikorbankan!

Jadi Tersangka Kasus Pemerasan, Bupati Pati Sudewo: Saya Dikorbankan!

Bupati Pati Sudewo mengaku dikorbankan usai ditetapkan sebagai tersangka pemerasan Caperdes dan korupsi DJKA.

(Bisnis.Com) 21/01/26 12:30 109399

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Pati, Sudewo mengaku dikorbankan dalam kasus dugaan pemerasan pendaftaran Calon Perangkat Desa (Caperdes).

Dia mengklaim Caperdes belum membahas secara formal maupun informal kepada pihak terkait termasuk kepala desa, camat, dan organisasi perangkat daerah.

Sudewo menjelaskan tempat kejadian OTT di Kecamatan Jaken, hampir seluruh kepala desa tidak mendukungnya saat Pilkada 2024.

"Saya menganggap saya ini dikorbankan, saya betul-betul tidak mengetahui sama sekali," katanya usai ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (20/1/2026).

Namun dia mengakui terdapat tiga kepala desa yang telah ditetapkan sebagai tersangka pernah menghadap ke dirinya pada awal Desember, meminta petunjuk pengisian perangkat desa.

Menurutnya, seleksi perangkat desa akan dilaksanakan sesuai ketentuan tanpa adanya celah suap-menyuap.

"Sebagai penegasan bahwa saat seleksi nantinya itu betul-betul fair dan objektif, tidak ada celah untuk bermain," jelasnya.

Salah satu caranya, kata dia, melalui sistem CAT dan mengundang ormas, LSM, serta stakeholder terkait. Bahkan menurutnya saat pengangkatan pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Pati eselon 3 dan 2 dilakukan tanpa imbalan.

Sudewo membantah pematokan harga Rp125 juta hingga Rp225 juta untuk pendaftaran Caperdes.

Sementara itu, KPK mengungkapkan Bupati Pati Sudewo juga menjadi tersangka di kasus dugaan korupsi proyek rel kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Hal itu disampaikan Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers penahanan Sudewo dan kasus pemerasan di Madiun, Selasa (20/1/2026).

"Benar bahwa ini adalah pintu masuk dan sekaligus ya, sekaligus untuk perkara DJKA itu hari ini kita juga sudah naikkan gitu ya. Iya, iya [Sudewo ditetapkan sebagai tersangka]," kata Asep.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Sudewo diduga menerima aliran dana terkait korupsi DJKA di Jawa Tengah.

Dia pernah diperiksa penyidik KPK sebagai saksi sebanyak dua kali pada Rabu (27/8/2025) dan Senin (22/9/2025) dalam kasus dugaan korupsi proyek rel kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Budi menyampaikan penyidik mendalami proses pengkondisian proyek di DJKA sehingga terjadi pembagian fee kepada sejumlah pihak.

"Dugaan pengkondisian yang dilakukan oleh para pihak ini seperti apa termasuk dugaan aliran uang, di mana dalam sejumlah proyek ini aliran uang yang diduga terkait seperti fee-fee proyek seperti itu mengalir ke sejumlah pihak," jelas Budi.

Bupati Pati Sudewo diduga menerima Rp720 juta dari proyek itu dan KPK telah menyita Rp3 miliar dari kediamannya.

#bupati-pati #sudewo-tersangka #kasus-pemerasan #caperdes #kepala-desa #pilkada-2024 #seleksi-perangkat-desa #sistem-cat #korupsi-djka #proyek-rel-kereta #kpk #aliran-dana #ott-jaken #fee-proyek #penyi

https://kabar24.bisnis.com/read/20260121/16/1945871/jadi-tersangka-kasus-pemerasan-bupati-pati-sudewo-saya-dikorbankan