BI Makin Akomodatif! Bakal Terlibat Pembiayaan Proyek Strategis Prabowo
Bank Indonesia siap mendukung pembiayaan proyek strategis di bawah Presiden Prabowo, termasuk Danantara dan KDMP, melalui sinergi dengan pemerintah dan perbankan.
(Bisnis.Com) 28/01/26 20:04 117598
Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) memastikan akan bersinergi dalam pembiayaan proyek-proyek strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto, mulai dari milik Danantara hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa otoritas moneter akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, tidak hanya dalam menjaga stabilitas makroekonomi, tetapi juga dalam aspek pembiayaan sektor riil dan ekonomi kerakyatan.
Dalam acara Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025, Perry secara spesifik menyebutkan kesiapan bank sentral untuk mendukung skema pembiayaan proyek strategis dan Danantara melalui berbagai instrumen pasar keuangan.
"Mari kita juga bersinergi [dalam] pembiayaan proyek-proyek strategis pemerintah, proyek-proyeknya Danantara. Kami siap dengan perbankan, apakah pembiayaan melalui kredit perbankan, apakah melalui penerbitan sekuritas," ungkapnya, Rabu (29/1/2026).
Perry mengaku bahwa dukungan pembiayaan ini merupakan satu dari lima pilar sinergi yang dibangun BI bersama pemerintah. Otoritas moneter juga mendorong perbankan untuk menyalurkan kredit lebih tinggi guna menopang target pertumbuhan ekonomi.
Lebih lanjut, dia menjelaskan kesiapan BI dalam mendukung pembiayaan tersebut didasari oleh pendalaman pasar uang yang semakin solid. Menurutnya, transaksi harian pasar uang Indonesia telah menembus angka Rp55 triliun per hari.
"Pasar valas kita sekarang juga sudah US$10 miliar per hari. Dan kita akan terus dorong," lanjutnya.
Dukung Program Prioritas Prabowo
Selain proyek strategis berskala besar, Perry juga menyoroti sinergi dalam program-program pemerintahan sebagai prioritas lain. Dia menyatakan BI akan masuk dalam ekosistem program prioritas Presiden Prabowo, termasuk pembangunan perumahan rakyat hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Bank Indonesia bersinergi, kami kembangkan UMKM, kami ikut mendanai perumahan rakyat, demikian juga KDMP, bersinergi membangun ekonomi kerakyatan termasuk ekonomi keuangan syariah," jelas Perry.
Adapun sinergi lainnya yang menjadi fondasi kebijakan BI ke depan adalah stabilitas makroekonomi dan hilirisasi. Perry menegaskan bahwa bauran kebijakan fiskal dan moneter akan terus dipererat dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Sementara itu, terkait hilirisasi sumber daya alam dan industrialisasi, Perry menyebut langkah ini krusial untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui sektor riil, sejalan dengan arahan presiden.
"Terus kami pastikan bahwa sinergi kebijakan Bank Indonesia dengan fiskal, pemerintah erat-erat menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi," ucapnya.
#bank-indonesia #proyek-strategis #prabowo-subianto #pembiayaan-proyek #sinergi-pemerintah #stabilitas-makroekonomi #sektor-riil #ekonomi-kerakyatan #perbankan-indonesia #pasar-keuangan #kredit-perbank