Jelang Akhir Relaksasi, RKAB Batu Bara 2026 Baru Disetujui 300 Juta Ton
Kementerian ESDM menyetujui RKAB batu bara 2026 hampir 300 juta ton menjelang akhir relaksasi produksi. Adaro dan PTBA termasuk yang disetujui.
(Bisnis.Com) 12/03/26 20:51 163563
Bisnis.com, INDRAMAYU — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan kabar terbaru persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) batu bara 2026.
Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, sudah hampir 300 juta ton dari rencana kuota produksi batu bara sudah disetujui oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"RKAB batu bara sekarang sekitar 250 juta hingga 300 juta ton, hampir 300 juta ton lah kira-kira. Yang sudah disetujui ya. Sekitar hampir 300 jutaan ton lah," ucap Tri ditemui di Kawasan Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
Asal tahu saja, persetujuan RKAB ini sangat krusial karena menjelang berakhirnya masa relaksasi produksi sebesar 30% dari rencana produksi yang diajukan pada 31 Maret 2026.
Kendati demikian, Tri belum bisa merinci RKAB perusahaan mana saja yang sudah disetujui. Namun, nama-nama besar seperti Adaro dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sudah mendapatkan persetujuan.
"Eks PKP2B [Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara] ada [sudah disetujui RKAB], tapi ada juga yang belum. Arutmin belum," ucap Tri.
Sebelumnya, pemerintah berencana memangkas volume produksi batu bara pada tahun ini. Kementerian ESDM pernah menyebut, produksi batu bara akan dipangkas menjadi ke level sekitar 600 juta ton pada 2026.
Jumlah itu jauh lebih rendah dibanding realisasi produksi batu bara pada 2025 yang mencapai 790 juta ton.
Kendati demikian, Kementerian ESDM tidak akan memangkas produksi untuk perusahaan pemegang PKP2B generasi I dan BUMN.
Namun, perusahaan tersebut pun wajib menyetor batu bara kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) sebesar 30% kepada PLN sepanjang semester I/2026.
#batu-bara #kementerian-esdm #rkab-batu-bara #adaro #adro #ptba #produksi-batu-bara #persetujuan-rkab #menteri-esdm #tri-winarno #bahlil-lahadalia #adaro #pt-bukit-asam #arutmin #pkp2b #domestic-market