Driver Ojol Siap Beralih ke Motor Listrik di Tengah Ancaman BBM Naik

Driver Ojol Siap Beralih ke Motor Listrik di Tengah Ancaman BBM Naik

Asosiasi ojek online (Ojol) mengusulkan agar pemerintah mengalihkan subsidi BBM ke subsidi pembelian motor listrik.

(Bisnis.Com) 27/03/26 15:42 174527

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia mendorong pemerintah untuk mengalihkan sebagian anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) menjadi subsidi pembelian sepeda motor listrik. Langkah ini diusulkan sebagai strategi efisiensi energi di tengah ancaman krisis pasokan global dan risiko kenaikan harga BBM.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono menjelaskan bahwa ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel mengancam ketersediaan BBM nasional. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan disrupsi ekonomi jika tidak segera dimitigasi melalui penguatan ketahanan energi.

“Oleh karena itu, Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia secara tegas mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan kajian komprehensif mengenai pengalihan sebagian subsidi BBM menjadi subsidi pembelian sepeda motor listrik bagi pengemudi ojek daring, disertai penyediaan fasilitas pembiayaan yang terjangkau untuk program penukaran sepeda motor berbahan bakar minyak,” ujar Igun kepada Bisnis, Jumat (27/3/2026).

Igun menilai ekosistem ojek daring saat ini telah menjadi pilar utama dalam rantai pasok barang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta transportasi penumpang. Perubahan moda transportasi ke kendaraan listrik dipandang akan meningkatkan efisiensi biaya operasional logistik secara signifikan.

Dia menambahkan, terdapat estimasi 7 juta pengemudi ojek daring di seluruh Indonesia yang menjadi target sasaran kebijakan tersebut. Transformasi ini diklaim mampu mengurangi ketergantungan pada impor bensin sekaligus menekan emisi gas rumah kaca di sektor transportasi.

“Dengan estimasi 7 juta pengemudi ojek daring di seluruh Indonesia, pengalihan subsidi BBM ke sepeda motor listrik merupakan langkah strategis yang tepat sasaran, guna mengurangi ketergantungan impor BBM, menekan emisi gas rumah kaca, dan memperkuat ketahanan energi nasional,” lanjutnya.

Untuk itu, Garda Indonesia menghimbau pemerintah untuk segera mengimplementasikan skema pembiayaan kredit berbunga rendah guna mempermudah akses kepemilikan kendaraan listrik. Inisiatif tersebut diharapkan menjadi katalisator transformasi ekonomi berkelanjutan di sektor gig economy.

Selain itu, asosiasi menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan instansi terkait, perusahaan aplikator, hingga sektor pembiayaan. Sinergi ini diperlukan untuk mematangkan kajian teknis terkait program penukaran motor berbahan bakar minyak ke motor listrik secara nasional.

“Asosiasi siap menjalin kerja sama serta kajian bersama dengan instansi pemerintah terkait, platform ojek daring, sektor pembiayaan serta produsen sepeda motor listrik untuk realisasi program sebagai bentuk mitigasi potensi krisis BBM di Indonesia,” pungkas Igun.

#subsidi-motor-listrik #hemat-bbm #ojek-online #subsidi-bbm #garda-indonesia #pengemudi-ojek-daring #ketahanan-energi #kendaraan-listrik #efisiensi-energi #krisis-bbm #emisi-gas-rumah-kaca #transformas

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260327/98/1962562/driver-ojol-siap-beralih-ke-motor-listrik-di-tengah-ancaman-bbm-naik