Bisnis.com, JAKARTA - Anda merasa kulit menjadi lebih kusam atau gelap meskipun sudah rutin menggunakan tabir surya (sunscreen) saat melakukan aktivitas luar ruangan?
Hal tersebut mungkin membuat Anda khawatir, karena pada dasarnya tabir surya memiliki fungsi yang umum sebagai pelindung kulit dari sinar UV dan mencegahnya menjadi gelap.
Mengutip dari Hindustan Times, Senin (13/4/2026), seorang Konsultan Dermatologis, Dr. Rana yang juga berfokus pada kulit tubuh mengungkapkan lima alasan mengapa kulit tetap gelap meskipun rutin menggunakan tabir surya.
1. Tabir surya tidak mencegah 100 persen dari sinar UV
Banyak yang beranggapan bahwa tabir surya merupakan penyelamat atau solusi yang menawarkan perlindungan mutlak dan lengkap dari sinar UV.
Padahal, tabir surya tidak melindungi kita dari 100 persen sinar UV. Dr. Rana mengungkapkan bahwa mayoritas tabir surya tidak mampu melindungi kulit dari sinar UVA yang dapat membuat kulit menjadi gelap, melainkan hanya mencegah UVB yang dapat membakar sel kulit.
Oleh karena itu, Anda juga perlu membawa pakaian atau barang yang dapat melindungi dari sinar UV seperti syal, jaket, topi, atau payung saat bepergian.
2. Penggunaan tabir surya yang kurang sesuai
Biasanya pengguna tabir surya memilih untuk berhemat dan menggunakannya dengan takaran yang sedikit.
Padahal, pada label kemasan tabir surya terdapat anjuran mengenai jumlah yang harus diaplikasikan ke kulit.
Dokter kulit menganjurkan untuk mengoleskan sekitar satu sendok teh tabir surya ke wajah dan setidaknya kurang dari satu gelas kecil untuk seluruh tubuh.
3. Tidak melakukan penggunaan ulang saat di luar
Saat beraktivitas di luar ruangan, banyak pengguna tabir surya hanya mengaplikasikannya sekali sebelum beraktivitas.
Perlu diketahui bahwa tabir surya biasanya memiliki batas waktu perlindungan tergantung jenis dan mereknya.
4. Waktu penggunaan yang tidak tepat
Biasanya pengguna tabir surya tidak memberi jeda setelah pemakaian sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Idealnya, tabir surya digunakan 15–20 menit sebelum memulai aktivitas di luar ruangan agar sempat membentuk lapisan pelindung pada kulit.
5. Terlalu lama terpapar sinar matahari
Jangan beranggapan bahwa setelah menggunakan tabir surya, kita sepenuhnya aman dari paparan sinar matahari dalam waktu lama.
Paparan sinar matahari yang kuat masih dapat mengurangi efektivitas perlindungan SPF, bahkan dengan kadar tinggi sekalipun.
Dr. Rana mengungkapkan bahwa pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore sebaiknya dihindari seminimal mungkin karena pada waktu tersebut intensitas sinar matahari sedang tinggi, terutama saat musim kemarau.