Bisnis.com, JAKARTA -- Ketika banyak orang di berbagai negara masih sibuk memperdebatkan apakah cangkir kopi sekali pakai itu akan menghancurkan peradaban, atau sehelai sedotan plastik dapat membunuh hewan laut, beberapa negara diam-diam telah turun tangan dan mulai serius menyelamatkan planet ini.
Deretan 10 negara yang akan diulas kali ini berprestasi di bidang lingkungan. Mereka telah berhasil menciptakan negara-negara di mana bernapas tidak terasa seperti pilihan hidup yang berisiko dan di mana keberlanjutan bukan sekadar kata kunci yang terpampang di situs web perusahaan.
Berdasarkan peringkat Indeks Kinerja Lingkungan (EPI), ke-10 negara ini, menurut Conde Nast Traveller, telah mendapatkan posisi teratas sebagai destinasi terbersih di dunia, yang sempurna bagi wisatawan yang lebih menyukai petualangan dengan udara segar dan hati nurani yang bersih.
EPI sendiri merupakan indeks upaya kolaboratif antara para peneliti dari Yale dan Columbia University, yang bekerja sama dengan Forum Ekonomi Dunia untuk menciptakan sistem pengukuran komprehensif bagi kesehatan lingkungan global.
Sistem pemeringkatan canggih ini mengevaluasi 180 negara berdasarkan 58 parameter berbeda, yang dikelompokkan ke dalam 11 kategori berbeda.
Setiap negara menerima skor antara 1 dan 100, dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan kinerja lingkungan yang unggul dan kondisi hidup yang lebih bersih.
Kerangka kerja EPI beroperasi berdasarkan tiga pilar fundamental yang membentuk tulang punggung penilaian lingkungan, yaitu kesehatan lingkungan, vitalitas ekosistem, dan kinerja perubahan iklim.
Berikut ini 10 negara yang paling bersih di dunia berdasarkan pengukuran EPI:
1. Estonia (Skor EPI: 75,3)
Estonia muncul sebagai juara tak terduga dalam hal keunggulan lingkungan, menjadi negara Eropa Timur pertama yang meraih posisi teratas dalam peringkat kebersihan global.
Negara ini telah mencapai penurunan emisi gas rumah kaca yang luar biasa sebesar 40% selama dekade terakhir melalui transisi strategisnya dari pembangkit listrik serpih minyak ke sumber energi terbarukan, termasuk angin, matahari, dan biomassa.
Pendekatan digital pertama negara ini meluas hingga pemantauan lingkungan, memanfaatkan teknologi canggih untuk melacak kualitas udara dan mengelola sumber daya alam secara efisien.
Namun, Estonia menghadapi tantangan deforestasi terkait produksi energi biomassa, yang telah menciptakan ketegangan antara tujuan energi terbarukannya dan upaya konservasi hutan.
Adapun, tempat yang wajib dikunjungi di Estonia antara lain Taman Nasional Lahemaa, yang menawarkan pengalaman alam liar yang asri. Selain itu, ada Kota Tua Tallinn yang bergaya abad pertengahan menampilkan perencanaan kota yang berkelanjutan, Pulau Saaremaa yang menawarkan peluang ekowisata, dan Tartu menghadirkan arsitektur hijau yang inovatif di samping universitas tertua di Estonia.
2. Luksemburg (Skor EPI: 75,0)
Luksemburg telah menerapkan kebijakan komprehensif untuk menangani kualitas udara, pengelolaan sampah, dan adopsi energi terbarukan.
Komitmen Luksemburg terhadap transportasi publik patut dicontoh, dengan tersedianya transportasi umum gratis di seluruh negeri sejak tahun 2020, yang secara signifikan mengurangi emisi karbon dari kendaraan pribadi.
Pendekatan negara ini terhadap kesehatan lingkungan berfokus pada pemeliharaan standar kualitas udara dan air yang luar biasa, sekaligus mengelola kegiatan industri secara bertanggung jawab.
Investasi Luksemburg dalam teknologi hijau dan keuangan berkelanjutan telah memposisikannya sebagai pemimpin Eropa dalam inovasi lingkungan.
Untuk berwisata, pelancong wajib mengunjungi Jalur Mullerthal (The Mullerthal Trail), yang dikenal sebagai "Swiss Kecil", menawarkan jalur pendakian melintasi formasi batuan yang masih asli.
Benteng-benteng di Kota Luksemburg memadukan pelestarian sejarah dengan keberlanjutan modern, sementara Lembah Moselle memamerkan praktik produksi anggur yang berkelanjutan.
3. Jerman (Skor EPI: 74,6)
Jerman telah memantapkan diri sebagai pemimpin global dalam kebijakan lingkungan dan transisi energi terbarukan, dengan program Energiewende yang ambisius yang mentransformasi lanskap energi negara tersebut.
Negara ini telah melakukan investasi substansial dalam energi angin dan surya. Pendekatan Jerman terhadap pengelolaan limbah, termasuk sistem daur ulang yang komprehensif dan prinsip-prinsip ekonomi sirkular, menjadi model bagi negara-negara lain.
Program pendidikan lingkungan dan kampanye kesadaran publik Jerman telah menciptakan budaya keberlanjutan yang meresap dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi pelancong yang hendak berlibur ke Jerman, wajib mengunjungi Kawasan Hutan Hitam menawarkan pengalaman wisata berkelanjutan, sementara taman nasional Bavaria memamerkan ekosistem Alpen yang asri.
HafenCity di Hamburg menunjukkan perencanaan kota yang inovatif, dan Lembah Rhine menghadirkan instalasi energi terbarukan di samping lanskap bersejarah.
4. Finlandia (Skor EPI: 73,7)
Keunggulan lingkungan Finlandia berawal dari keterikatannya yang mendalam dengan alam dan pendekatan komprehensif terhadap keberlanjutan.
Negara ini memiliki cakupan hutan yang luas, dengan lebih dari 70% wilayahnya ditutupi oleh hutan yang dikelola secara lestari yang berfungsi sebagai penyerap karbon yang signifikan.
Inisiatif ekonomi sirkular Finlandia telah merevolusi pengelolaan sampah, dengan target ambisius untuk pengurangan dan daur ulang sampah.
Komitmen negara ini terhadap energi bersih mencakup investasi substansial dalam bioenergi, tenaga air, dan teknologi baru.
Jika ke Finlandia, Lapland menjadi lokasi yang wajib dikunjungi, menawarkan pengalaman alam liar yang murni dan pariwisata Arktik yang berkelanjutan.
Helsinki memamerkan arsitektur hijau dan perencanaan kota yang inovatif, sementara Lakeland Finlandia menyediakan peluang rekreasi ramah lingkungan, dan kepulauan ini menunjukkan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.
5. Inggris Raya (Skor EPI: 72,7)
Britania Raya telah menunjukkan kemajuan luar biasa dalam kinerja lingkungan, terutama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan bertransisi ke sumber energi terbarukan.
Negara ini telah mencapai tonggak penting dalam pembangkit listrik tenaga angin, dengan ladang angin lepas pantai yang berkontribusi besar terhadap jaringan energi nasional.
Upaya mitigasi perubahan iklim telah komprehensif, dengan anggaran karbon yang mengikat secara hukum dan target nol bersih yang ambisius. Inisiatif kesehatan lingkungan negara ini berfokus pada peningkatan kualitas udara, terutama di wilayah perkotaan, dan strategi pengelolaan limbah yang komprehensif.
Berwisata di Inggris Raya wajib mengunjungi Lake District, yang menawarkan pengalaman wisata berkelanjutan di lingkungan alam yang asri. Dataran Tinggi Skotlandia memamerkan proyek energi terbarukan di samping lanskap yang memukau, sementara wilayah pesisir Cornwall menunjukkan upaya konservasi laut. Ruang terbuka hijau dan inisiatif perkotaan berkelanjutan di London memberikan keunggulan lingkungan perkotaan.
Daftar 10 Negara Paling Bersih di Dunia, Indonesia Tak Termasuk
6. Swedia (Skor EPI: 70,5)
Swedia telah lama dikenal sebagai pelopor lingkungan, dengan kebijakan komprehensif yang menangani perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, dan pembangunan berkelanjutan.
Sektor energi terbarukan Swedia, khususnya tenaga air dan bioenergi, menyediakan sebagian besar kebutuhan listrik negara tersebut.
Pendekatan negara ini terhadap pengelolaan sampah mencakup program-program inovatif konversi sampah menjadi energi dan sistem daur ulang yang ekstensif.
Standar kesehatan lingkungan juga Swedia sangat luar biasa, dengan kualitas udara dan air yang tinggi terjaga melalui regulasi yang ketat dan pemantauan berkelanjutan.
Sebagai tempat wisata wajib, Lapland Swedia menawarkan pengalaman alam liar yang asri dan pariwisata Arktik yang berkelanjutan. Selain itu, Stockholm menunjukkan keberlanjutan perkotaan yang inovatif, sementara Pulau Gotland memamerkan proyek-proyek energi terbarukan. Pesisir Tinggi menyediakan keindahan alam Warisan Dunia UNESCO dengan praktik pariwisata berkelanjutan.
7. Norwegia (Skor EPI: 70,0)
Norwegia menggabungkan sumber daya alam yang melimpah dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, menciptakan model unik untuk pembangunan berkelanjutan.
Pembangkit listrik tenaga air negara ini menyediakan hampir seluruh kebutuhan listrik domestik sekaligus menjaga ekosistem fjord yang masih asli.
Dana kekayaan negara Norwegia, yang dibangun dari pendapatan minyak, semakin berfokus pada investasi berkelanjutan dan divestasi dari perusahaan bahan bakar fosil.
Pendekatan negara ini terhadap konservasi keanekaragaman hayati mencakup kawasan lindung yang luas, meliputi pegunungan, hutan, dan lingkungan laut. Inisiatif kesehatan lingkungan Norwegia mempertahankan standar kualitas udara dan air yang luar biasa meskipun terdapat aktivitas industri.
Ke Norwegia belum lengkap jika belum pergi ke Fjord Norwegia, yang menawarkan keindahan alam yang memukau dengan praktik pariwisata berkelanjutan.
Kepulauan Lofoten juga menawarkan pengalaman Arktik yang murni, sementara Oslo menunjukkan inovasi keberlanjutan perkotaan. Sementara, Svalbard memamerkan upaya konservasi Arktik dan fasilitas penelitian iklim.
8. Austria (Skor EPI: 69,0)
Austria telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin dalam pariwisata berkelanjutan dan energi terbarukan, dengan kebijakan komprehensif yang menangani tantangan lingkungan di berbagai sektor.
Komitmen negara ini terhadap pembangkit listrik tenaga air dan teknologi terbarukan yang sedang berkembang telah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menjaga ketahanan energi.
Pendekatan Austria terhadap pertanian berkelanjutan mencakup inisiatif pertanian organik dan konservasi keanekaragaman hayati di daerah pedesaan.
Standar kesehatan lingkungan negara ini patut dicontoh, dengan kualitas udara dan air yang tinggi terjaga melalui kerangka regulasi yang efektif.
Sebagai tempat wisata wajib, Pegunungan Alpen Austria menawarkan pengalaman wisata pegunungan yang berkelanjutan, sementara Wina menunjukkan pengelolaan lingkungan perkotaan yang inovatif.
Salzburg memadukan warisan budaya dengan keberlanjutan lingkungan, dan Lembah Donau memamerkan proyek-proyek energi terbarukan di samping lanskap bersejarah.
9. Swiss (Skor EPI: 68,0)
Keunggulan lingkungan Swiss mencerminkan komitmennya untuk melestarikan lingkungan Alpen yang asri sambil mempertahankan standar hidup yang tinggi.
Negara ini telah menerapkan kebijakan iklim yang komprehensif, termasuk mekanisme penetapan harga karbon dan investasi energi terbarukan.
Inisiatif kesehatan lingkungan negara ini menjaga kualitas udara dan air yang luar biasa melalui regulasi yang ketat dan pemantauan berkelanjutan.
Sistem pengelolaan limbah Swiss termasuk yang paling efisien di dunia, menggabungkan teknologi daur ulang canggih dan program konversi limbah menjadi energi.
Untuk berwisata, pergilah ke Taman Nasional Swiss, yang menawarkan pengalaman alam liar Alpen yang murni. Zurich juga menunjukkan inovasi keberlanjutan perkotaan, sementara wilayah Matterhorn memamerkan wisata pegunungan yang berkelanjutan. Selain itu, Danau Jenewa menyediakan peluang untuk rekreasi air dan wisata anggur yang berkelanjutan.
10. Denmark (Skor EPI: 67,9)
Denmark melengkapi 10 besar dengan pendekatan komprehensifnya terhadap keberlanjutan lingkungan dan kepemimpinan energi terbarukan.
Negara ini telah mencapai kesuksesan luar biasa dalam pembangkit listrik tenaga angin, dengan turbin angin yang menyediakan sebagian besar kebutuhan listrik nasional.
Pendekatan Denmark terhadap perencanaan kota berkelanjutan mencakup infrastruktur bersepeda yang ekstensif dan standar bangunan hijau.
Inisiatif kesehatan lingkungan negara ini berfokus pada pemeliharaan kualitas udara dan air yang tinggi sambil mengelola kegiatan pertanian dan industri secara bertanggung jawab.
Sistem pengelolaan limbah Denmark menggabungkan prinsip-prinsip ekonomi sirkular dan teknologi daur ulang yang inovatif.
Untuk wisata, pergilah ke Copenhagen menunjukkan keberlanjutan perkotaan kelas dunia dengan infrastruktur bersepeda yang luas dan arsitektur hijau.
Copenhagen menunjukkan keberlanjutan perkotaan kelas dunia dengan infrastruktur bersepeda yang luas dan arsitektur hijau.