Halo BCA meraih 34 penghargaan di Top Ranking Performers Awards 2025, termasuk Best Mega Contact Center, berkat inovasi dan layanan unggul di kancah internasional. [539] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersyukur dapat kembali meraih prestasi membanggakan melalui layanan contact center Halo BCA. Tahun ini, Halo BCA kembali meraih sejumlah penghargaan pada kompetisi internasional Top Ranking Performers Awards 2025, yang diselenggarakan oleh ContactCenterWorld.com dan diikuti oleh lebih dari 80 negara di seluruh dunia.
Top Ranking Performers Awards 2025merupakan kompetisi tahunan berskala internasional yang mempertemukan praktisi contact center terbaik dari berbagai industri dan negara di seluruh dunia. Kompetensi ini memiliki proses penjurian yang ketat dan independen, dengan menilai kualitas contact center pada berbagai perusahaan di dunia, mulai dari strategi pelayanan, inovasi teknologi yang digunakan, hingga keunggulan sumber daya manusia.
Wakil Presiden Direktur BCA, Armand W. Hartono, menyampaikan, “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa ini. Penghargaan ini kami dedikasikan bagi seluruh nasabah setia BCA yang selalu memberikan kepercayaannya kepada kami. Kami sebagai anak bangsa merasa terharu dapat menunjukkan bagian dari Indonesia yang unggul dan kompeten di kancah dunia. Ke depan, kami akan senantiasa melakukan inovasi yang berfokus kepada kebutuhan nasabah, sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan perbankan yang andal dan berkualitas bagi segenap nasabah tercinta.”
Dalam malam penghargaan yang berlangsung di Loutraki, Yunani, pada Jumat (31/10), Halo BCA mendapatkan 34 Awards yang terdiri dari 5 Certified World Class Awards, 17 Company Awards, 3 Company – Best Team Awards, dan 9 Individual Awards. Beberapa kategori unggulan yang berhasil dimenangkan BCA antara lain: Best Mega Contact Center, Best in Customer Service, Best Technology Innovation, Best Contact Center Design, Best Green Contact Center, Best Employee Engagement, dan Best Crisis Management Campaign.
Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono (foto 4 – kanan depan) menerima penghargaan Grand Champion TBCCI 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA). BCA telah mempertahankan gelar Grand Champion selama 14 tahun berturut-turut sejak kategori ini diperkenalkan.
Sebelumnya, Halo BCA terlebih dahulu memperoleh pencapaian membanggakan dalam ajang Top Ranking Performers Awards 2025 tingkat Asia Pasifik yang berlangsung di Bali, pada Jumat (25/7). Pada ajang tersebut, Halo BCA mendapatkan DREAM Team Award yang menunjukkan komitmen kuat BCA dalam melakukan proses pendampingan, pelatihan, dan pengembangan karier guna mendukung kinerja dan kemajuan seluruh karyawan.
Pada ajang lainnya, Halo BCA juga berhasil meraih penghargaan Grand Champion TBCCI 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) selama 14 kali berturut-turut, sejak skema Grand Champion diperkenalkan. Dalam acara malam penghargaan yang berlangsung di Jakarta, Kamis (25/9). BCA meraih total 52 medali, terdiri dari 21 Platinum, 16 Gold, 11 Silver, 4 Bronze, serta 1 gelar Grand Champion. Kompetisi ini diikuti oleh 731 peserta dari 57 perusahaan di seluruh Indonesia, dengan penjurian oleh 160 pakar lokal dan internasional.
Sebagai layanan contact center terpadu, BCA selalu memastikan Halo BCA untuk senantiasa mudah diakses oleh nasabah maupun non-nasabah, kapan saja, melalui berbagai kanal secara aman, termasuk telepon, WhatsApp, media sosial, aplikasi haloBCA, serta layanan chat banking. Melalui pendekatan Omni-channel yang terintegrasi, Halo BCA terus berupaya memberikan pengalaman layanan yang mudah, cepat, dan relevan sesuai kebutuhan nasabah dan masyarakat Indonesia.
“Terima kasih kepada seluruh tim Halo BCA atas dedikasi dan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan selama ini. Kami berharap pencapaian ini senantiasa menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” tutup Armand W. Hartono.
Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat Indonesia masih gemar belanja di pasar tradisional di tengah perkembangan teknologi belanja digital yang masif. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia saat memberi sambutan dalam perayaan Hari Ritel Nasional pada Selasa (11/11/2025).
"Sebagaimana tergambar dalam laporan Worldpanel by Nominator FMCG, Monitor Q3 tahun 2025, dari data tersebut, kita melihat bahwa 82% aktivitas belanja masyarakat Indonesia masih dilakukan di pasar tradisional," ucap Solihin.
Ia pun menekankan pentingnya modernisasi pasar rakyat agar tetap menjadi bagian rantai ekonomi nasional.
Kendati warga RI masih gemar belanja langsung, perkembangan saluran belanja online juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Solihin mengatakan tren ini sebagai cerminan bahwa perilaku konsumen saat ini memiliki saluran belanja yang beragam.
"Pelaku konsumen kini semakin omni-channel, mereka membeli dari berbagai kanal dengan tujuan dan frekuensi yang berbeda. Artinya, konsumen Indonesia tidak lagi memilih satu jalur belanja tetapi menjalankan gaya hidup multi-kanal yang menggabungkan kenyamanan, harga, pengalaman, dan nilai tambah," ucapnya.
Solihin pun menegaskan bahwa tren yang terjadi jangan dijadikan sebagai ancaman, melainkan tantangan bagi para pengusaha ritel.
"Inilah tantangan sekaligus peluang besar bagi seluruh pelaku retail nasional. Kita harus melihat tren ini bukan sebagai ancaman, tetapi sebagai peta jalan menuju transformasi retail Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing global. Karena akhirnya, retail adalah cermin dari kehidupan ekonomi rakyat."
Pesan lain yang disampaikan oleh Solihin adalah peran ritel selaras dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, ritel juga memiliki peran dalam keberlanjutan dan keadilan ekonomi lewat kolaborasi dengan UMKM.
"Jika retailnya sehat, maka ekonominya kuat. Jika retailnya kolaboratif, maka UMKM-nya akan tumbuh bersama. Kita tengah memasuki babak baru industri ini retail yang tidak hanya berbicara tentang transaksi, tetapi tentang nilai keberlanjutan dan keadilan ekonomi," katanya.
Ketua APRINDO itu juga menekankan bahwa pada Perayaan Hari Retail Nasional ke-6 tahun 2025, sekaligus hari jadi Aprindo ke 31 bukan hanya sebuah perayaan tahunan, tetapi momentum refleksi dan kebangkitan bersama serta ritel Indonesia tumbuh, beradaptasi, dan bertransformasi menghadapi perubahan zaman.
Kemajuan ritel yang menjadi visi APRINDO Solihin tekankan harus berjalan beriringan dengan kemajuan UMKM di Indonesia.
"Tahun ini, APRINDO bersama para pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmen besar bahwa kemajuan retail Indonesia harus berjalan seiring dengan kemajuan UMKM di Indonesia. Tema besar kita, kebangkitan retail bertubuh besar bersama UMKM bergerak ke pasar global," ungkapnya.
"Menjadi semangat yang tidak hanya menggema di forum, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata sepanjang tahun 2025 ini. Inilah wajah kolaborasi nyata antara semangat lokal dan sistem modern antara produksi rakyat dan jaringan distribusi nasional," sambungnya.
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56