Bisnis.com, CILACAP — Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mencapai swasembada energi nasional paling lambat pada akhir 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan usai kunjungannya ke SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
Menjawab pertanyaan mengenai target swasembada bahan bakar minyak (BBM), Presiden menyatakan pemerintah akan bekerja secepat mungkin untuk mempercepat pencapaian tersebut.
“Swasembada energi target kita akhir 2029 paling lambat. Kalau bisa lebih dulu, ya kita akan bekerja cepat,” ujarnya dalam keterangan pers.
Target tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi melalui hilirisasi industri serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri. Pemerintah juga tengah mendorong berbagai proyek hilirisasi dan pengembangan energi domestik guna mengurangi ketergantungan pada impor energi.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah penambahan proyek hilirisasi bernilai investasi besar. Pemerintah menyiapkan sedikitnya 13 proyek hilirisasi baru dengan total nilai sekitar Rp239 triliun yang difokuskan pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
Program tersebut juga diarahkan untuk mengoptimalkan berbagai sumber energi domestik, termasuk pengembangan etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO), sebagai bagian dari strategi menekan impor energi sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.
Presiden ke-8 RI itu juga menekankan optimisme terhadap potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Menurutnya, kunci utama terletak pada kemampuan pengelolaan serta keberanian dalam mengambil langkah strategis.
“Kita optimistis Yang Maha Kuasa telah memberi karunia kita sumber-sumber yang luar biasa, tinggal kita pandai mengelola atau tidak. Kita berani atau tidak,” katanya.
Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya suatu negara kerap menarik perhatian berbagai pihak sehingga diperlukan kewaspadaan dan keteguhan dalam menjaga kepentingan nasional.
“Biasa kalau namanya negara yang kaya pasti jadi incaran banyak pihak,” pungkasnya.