Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memaparkan perkembangan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra menjelang akhir tahun.
Pratikno menjelaskan, dari sisi pemulihan aktivitas ekonomi, khususnya pasar tradisional, terdapat ratusan pasar yang terdampak bencana. Di Provinsi Aceh, sebanyak 112 pasar tradisional terdampak, dan hingga saat ini 18 pasar telah sepenuhnya kembali beroperasi.
Sementara itu, di Sumatra Utara terdapat 47 pasar terdampak, dengan 46 pasar sudah beroperasi dan satu pasar lainnya masih dalam proses percepatan pemulihan.
“Di Sumatra Barat, tiga pasar telah mulai beroperasi, sedangkan satu pasar masih dalam tahap percepatan pemulihan,” ucapnya dalam Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (29/12/2025).
Selain ekonomi, dia mengatakan sektor pendidikan menjadi perhatian utama pemerintah. Pratikno menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran akan kembali dimulai pada 5 Januari 2026.
Namun, tercatat sebanyak 3.700 sekolah terdampak bencana, dengan sekitar 3.100 sekolah mengalami kerusakan berat.
“Pemerintah telah mempersiapkan agar proses belajar mengajar tetap bisa berlangsung pada 5 Januari 2026. Saat ini masih ada 587 sekolah dalam proses pembersihan dan ditargetkan selesai pada 4 Januari,” ujarnya.
Kendati demikian, Pratikno mengakui masih terdapat sejumlah sekolah yang harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat. Tercatat sebanyak 54 sekolah masih akan menggunakan tenda sebagai ruang belajar sementara.
Terkait penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak, Pratikno menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) terus berjalan. Hingga 28 Desember 2025, pembangunan huntara di tiga provinsi telah dimulai dan sebagian sudah selesai.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 450 unit huntara dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah, sementara 600 unit lainnya dibangun melalui dukungan Danantara beserta jajaran BUMN.
Pemerintah, lanjut Pratikno, berkomitmen untuk terus mempercepat proses pemulihan di seluruh sektor agar masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas secara normal secepat mungkin.
“Total unit hunian sementara yang telah selesai dibangun mencapai 1.050 unit,” tandas Pratikno.