Pagelaran Sabang Merauke ke-7 digelar 21-23 Agustus 2026 di Jakarta, mengusung tema "Hikayat Srikandi Nusantara" dengan Raisa sebagai Srikandi [561] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya akan kembali digelar pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-7, pagelaran yang diselenggarakan iForte bersama BCA ini mengusung tema baru"Hikayat Srikandi Nusantara" dengan menempatkan figur perempuan sebagai pusat narasi pertunjukan.
Tema dan konsep pagelaran tahun ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Main Atrium, Grand Indonesia East Mall, Jakarta, padaSelasa (20/5/2026). Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan dibuka dengan penampilan Batavia Madrigal Singers dibawah arahan konduktor Avip Priatna.
Tahun ini, penyanyi Raisa Andriana bergabung untuk pertama kalinya dan akan memerankan tokoh Srikandi. Ia akan tampil bersama deretantalenta yang sudah beberapa kali berpartisipasi, di antaranya Yura Yunita,Padi Reborn, Indra Bekti, dan sejumlah nama lainnya. Galabby Thahira turut bergabung sebagai pendatang baru, memerankan tokoh Limbuk.
“Sudah dari tahun-tahun sebelumnya aku penasaran sekali dengan Pagelaran Sabang Merauke. Aku bisa berkesempatan memerankanlangsung tokoh Srikandi dalam tema yang sangat spesial tahun ini,” kata Raisa.
Dalam alur cerita, Srikandi menjadi pusat perjalanan yang mempertemukan berbagai karakter perempuan dari hikayat Nusantara. Tokoh-tokoh yang hadir antara lain Mahadewi sebagai penjaga harmoni alam, Dayang Sumbi yang membawa nilai kasih sayang dan kehormatan, Mande Rubayah yang dihadirkan dari sudut pandang cinta seorang ibu,
serta Calonarang yang menggambarkan sisi pengorbanan. Melalui ragam karakter tersebut, pagelaran ini membangun narasi tentang peran perempuan dalam seni budaya dan kehidupan masyarakat Nusantara.
Dari sisi produksi, edisi 2026 melibatkan lebih dari 1.700 pelaku seni dan tim produksi. Mereka terdiri dari 15 penyanyi, satu grup band nasional,387 penari budaya dari berbagai daerah, 50 musisi tradisional, 119 anggota paduan suara gabungan dari Batavia Madrigal Singers, TheResonanz Children's Choir, dan Armonia Choir, serta 60 anggota Jakarta
Concert Orchestra. Koreografer utama Sandhidea Cahyo menyebut ada sekitar 103 nomor koreografi yang disiapkan untuk edisi ini. Sesiworkshop koreografi dijadwalkan dimulai pada 21 Mei 2026, sebelum dilanjutkan dengan latihan intensif selama tiga bulan di Yogyakarta mulai 2 Juni 2026.
Dari sisi visual, perancang busana utama Priyo Oktaviano akanberkolaborasi dengan desainer anggota IPMI, desainer muda Indonesia,Batik Keris, serta UBS Gold untuk merancang kostum yang mencerminkan karakter Srikandi sebagai sosok perempuan yang kuat dan elegan.
Pengembangan teknis panggung juga dilakukan, termasuk perluasan area LED live camera, sistem panggung dengan leveling yang lebih kompleks, serta aksi teatrikal udara melalui kolaborasi dengan Piranha Stunt menggunakan empat sling.
Selain pertunjukan utama, pagelaran tahun ini memperluas pengalaman pengunjung melalui berbagai elemen pendukung, mulai dari instalasi seni, costume showcase dari Jember Fashion Carnaval dan Pesona Gondanglegi, animatronik dari Magelang Ethno Carnival, hingga festival
UMKM dan Cultural Fair yang menghadirkan karya dari Museum of Toys, JICAF, RUS Animation, ARTJOG, dan Art Jakarta. Area Desa Wisata by Bakti BCA juga turut dihadirkan sebagai ruang interaksi budaya dan kearifan lokal dari berbagai daerah.
President Director dan CEO iForte Aming Santoso mengatakan pihaknya berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung keberlangsungan pagelaran ini. Sementara Direktur BCA Antonius Widodo Mulyonomenyebut Pagelaran Sabang Merauke sebagai pertunjukan yang tidak biasa karena melibatkan banyak cabang seni sekaligus.
Tahun ini menjadi fase penting bagi Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya 2026, yang telah memasuki tahun ke-5 perjalanannya dan digelar untuk ke-7 kalinya. Pengembangan dari sisi cerita, konsep, dan eksekusi dilakukan sebagai bagian dari langkahberkelanjutan menuju 2027, saat pagelaran ini akan hadir di berbagai kota di Indonesia untuk menyebarkan semangat pelestarian seni dan budaya ke seluruh Nusantara.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 angkat tema "Hikayat Srikandi Nusantara" untuk merayakan peran perempuan. Raisa dan Yura tampil sebagai Srikandi dan Mahadewi. [394] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya 2026 resmi mengangkat tema Hikayat Srikandi Nusantara sebuah pertunjukan yang akan menyoroti sosok perempuan melalui perpaduan seni budaya, musik, tari, hingga teater modern.
Tema tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers kick off yang digelar di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta, Rabu (20/5).
Sutradara Pagelaran Sabang Merauke, Rusmedie Agus, menjelaskan bahwa tema tahun ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan Indonesia yang dinilai memiliki peran besar dalam kehidupan dan generasi bangsa.
“Tahun ini kami dedikasikan untuk perempuan, ibu-ibu, dan anak-anak perempuan yang akan meneruskan generasi bangsa,” ujar Rusmedie.
Menurutnya, karakter Srikandi dipilih karena dianggap merepresentasikan keberanian, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah yang tidak dibatasi gender. Sosok tersebut nantinya akan diperankan oleh Raisa Andriana dalam pertunjukan utama Pagelaran Sabang Merauke 2026.
Raisa mengaku tertarik terlibat dalam produksi tersebut karena melihat karakter Srikandi sebagai simbol perempuan yang relevan dengan kondisi saat ini. Meski belum pernah terlibat dalam Pagelaran Sabang Merauke sebelumnya, ia justru merasa tertantang untuk mencoba pengalaman baru di panggung budaya berskala besar tersebut.
“Srikandi itu jadi simbolisme seorang wanita. Wanita adalah pilar kehidupan kita semua, dan tema ini tentunya relevan dengan isu-isu perempuan atau feminisme saat ini,” kata Raisa dalam sesi wawancara media.
Pelantun Kali Kedua itu juga mengaku masih beradaptasi dengan proses produksi yang menurutnya berbeda dibanding penampilan musik biasa.
“Challenge baru buat saya justru menarik karena jadi banyak belajar dari semua elemen yang terlibat di pagelaran ini,” ujarnya.
Selain Raisa, Yura Yunita kembali dipercaya memerankan tokoh Mahadewi setelah sebelumnya tampil pada edisi terdahulu. Yura menyebut Pagelaran Sabang Merauke selalu menghadirkan pengalaman panggung yang megah sekaligus emosional bagi para pengisi acara.
“Sebagai seniman saya benar-benar senang karena pagelaran ini terasa magis,” kata Yura.
Ia juga menyinggung pengalaman ekstrem saat tampil pada pertunjukan sebelumnya, termasuk bernyanyi dari ketinggian di atas properti naga raksasa. Karena itu, Yura mengaku penasaran dengan kejutan yang akan dihadirkan pada produksi tahun ini.
Dalam sesi media, Yura turut menyoroti makna tema perempuan yang diangkat lewat Hikayat Srikandi Nusantara. Menurutnya, penonton perempuan diharapkan bisa ikut merasa bahwa semangat Srikandi hidup dalam diri mereka masing-masing.
“Semua kekuatan itu selalu ada dalam diri perempuan dan bisa menjadi penerang,” ujar Yura.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang dengan melibatkan ratusan penari budaya, musisi tradisional, paduan suara, hingga seniman lintas disiplin dari berbagai daerah Indonesia.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 bertema "Hikayat Srikandi Nusantara" akan digelar 21-23 Agustus di Senayan, menampilkan 27 penari baru dan artis seperti Raisa. [402] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Pagelaran budaya berskala besar Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya resmi memulai rangkaian menuju pertunjukan 2026 lewat konferensi pers kick off yang digelar di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta, Rabu (20/5).
Tahun ini, pagelaran tersebut hadir dengan tema Hikayat Srikandi Nusantara yang menyoroti kisah perempuan-perempuan dalam folklore Indonesia melalui perpaduan tari, musik, teater, hingga orkestra.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan. Dalam keterangan resminya, produksi tahun ini melibatkan lebih dari 1.700 pelaku produksi, 387 penari budaya, 50 musisi tradisional, 119 anggota paduan suara, serta Jakarta Concert Orchestra di bawah arahan konduktor Avip Priatna.
Salah satu hal yang ikut disorot dalam peluncuran tahun ini adalah kehadiran 27 penari baru hasil seleksi nasional. Sebanyak 676 peserta dari berbagai daerah Indonesia mengikuti proses audisi sebelum akhirnya terpilih menjadi bagian dari produksi Pagelaran Sabang Merauke 2026. Para penari tersebut berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Aceh, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, hingga Papua Tengah.
Penampilan PSM Singer “Padang Wulan” dengan tokoh Yuyu Kangkang yang diperankan Nino Prabowo dalam konferensi pers Kick Off Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya 2026 di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Bisnis/M.S. Izar
Wakil Presiden Direktur & Wakil CEO iForte sekaligus Eksekutif Produser Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, mengatakan pagelaran ini sejak awal memang dirancang untuk menghadirkan budaya Indonesia dalam kemasan yang lebih modern dan dekat dengan generasi saat ini.
“Kami memang ingin mengajak masyarakat sama-sama melestarikan budaya Indonesia, tapi dengan pendekatan yang lebih entertainment dan relevan dengan penonton sekarang,” ujar Silvi.
Sementara itu, sutradara pagelaran Rusmedie Agus menjelaskan bahwa tema Hikayat Srikandi Nusantara dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan Indonesia yang dianggap memiliki peran penting dalam kehidupan dan generasi bangsa.
“Tahun ini kami dedikasikan untuk perempuan, ibu, dan anak-anak perempuan yang akan meneruskan generasi bangsa,” kata Rusmedie.
Karakter Srikandi dalam pagelaran tahun ini akan diperankan oleh Raisa Andriana. Menurut Rusmedie, sosok Srikandi dipilih karena merepresentasikan keberanian, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah.
Selain Raisa, Yura Yunita juga kembali terlibat sebagai Mahadewi setelah tampil pada edisi sebelumnya. Pagelaran tahun ini turut melibatkan sejumlah nama lain seperti PADI Reborn, Batavia Madrigal Singers, hingga berbagai komunitas seni budaya dari berbagai daerah Indonesia.
Tak hanya pertunjukan utama, penyelenggara juga turut menghadirkan sejumlah elemen pendukung seperti BCA UMKM Fest, Cultural Fair, instalasi seni, showcase kostum budaya, hingga penampilan seniman lokal yang akan berlangsung mulai 20 Agustus 2026.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Jakarta angkat tema 'Hikayat Srikandi Nusantara', menyoroti peran perempuan dalam budaya Indonesia. Acara berlangsung 21-23 Agustus. [922] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - iForte dan Protelindo Group kembali menggelar ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ 2026. Pertunjukan seni budaya kolosal tersebut dilaksanakan pada 21-23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Selatan.
Tahun ini, ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ mengangkat tema ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ yang menyoroti kisah perempuan dalam berbagai cerita rakyat Indonesia.
Presiden Direktur & CEO iForte & Protelindo Group F. Aming Santoso mengatakan pagelaran ini terlaksana seiring meningkatnya minat generasi muda terhadap budaya Indonesia. Dia pun menilai ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya.
“Kita harus menyediakan wadah bagi mereka untuk menyatukan aspirasi mereka, dan kita harus membuat masyarakat Indonesia dan generasi muda jatuh cinta dengan kebudayaannya sendiri,” kata Aming dalam konferensi pers 'Road to Pagelaran Sabang-Merauke 2026' di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).
Lebih lanjut, tema ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ akan menghadirkan kisah perempuan Nusantara yang sarat nilai keteladanan serta inspirasi kehidupan. Nilai yang diangkat meliputi keberanian, keteguhan, dan kontribusi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pendekatan artistik.
Pertunjukan yang digelar satu tahun sekali tersebut memadukan semua unsur seni, termasuk tari, musik, desain, busana, hingga teater dalam satu kesatuan pementasan budaya yang utuh. ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ menjadi ruang refleksi peran perempuan dalam membentuk narasi kebudayaan Nusantara yang inspiratif.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ menjadi salah satu pertunjukan berbasis budaya yang konsisten menghadirkan kekayaan tradisi Indonesia di panggung modern.
“Pagelaran Sabang-Merauke hanya ada di Indonesia. Kita melihat banyak panggung festival saat ini. Namun, saya yakin acara yang berbasis budaya hanyalah Pagelaran Sabang Merauke. Ini merupakan bentuk regenerasi untuk memastikan budaya Indonesia tetap ada dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Sutradara 'Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya', Rusmedie Agus, mengatakan tema tahun ini 'Srikandi Nusantara' didedikasikan kepada sosok perempuan.
‘Pagelaran Sabang Merauke Hanya Indonesia yang Punya’ juga dipersembahkan kepada perempuan-perempuan Nusantara yang terus menghadirkan keindahan bagi Indonesia. Peran perempuan Nusantara itu dinilai menjadi bagian penting yang membuat Indonesia tetap terlihat begitu indah hingga sekarang.
“Srikandi itu adalah Ibu kita semua, jadi Pagelaran Sabang Merauke tahun ini kita dedikasikan kepada perempuan Nusantara. Yang melesatkan panahnya dan panah itu adalah kita yang duduk berdiri sampai saat ini,” katanya.
Sementara itu, Executive Producer Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, menilai sosok Srikandi menginspirasi semua untuk terus memberikan yang terbaik dari kemampuan yang dimiliki. Dia juga mendorong setiap orang untuk terus berjuang dan menjadi sosok yang dibutuhkan dalam berbagai peran kehidupan.
“Menurut saya, Srikandi ini menginspirasi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik dari apa yang kita bisa. Terus berjuang, terus menjadi sosok yang saat itu memang dibutuhkan,” ujarnya.
Penyanyi Yura Yunita memandang Srikandi sebagai kemampuan setiap individu untuk menemukan sosok ‘Srikandi’ dalam diri masing-masing. Banyak pelajaran yang ia petik, terutama terkait menemukan kekuatan di tengah kelebihan dan kekurangan diri.
Yura, yang selalu mengenakan kebaya dan baju khas Indonesia saat di panggung, mengatakan bahwa Srikandi mampu menemukan cahaya dalam dirinya yang tidak hanya menerangi diri sendiri, tetapi juga dibagikan kepada Srikandi lainnya.
“Srikandi itu bisa menemukan cahaya dalam dirinya yang bisa menerangi dirinya, memberi cahaya pada dirinya, bukannya pada dirinya. Justru Srikandi yang sesungguhnya juga bisa berbagi terang untuk para Srikandi yang ada di luar sana dan mendapatkan kekuatan dari para Srikandi yang ada di lingkungannya,” ucap Yura.
Pada tahun ini, penyanyi Rais Andriana menjadi salah satu juri The Audition, yang merupakan rangkaian acara Road to Pagelaran Sabang-Merauke 2026. The Audition merupakan ajang untuk menjaring penari berbakat dari seluruh Indonesia dengan latar belakang budaya dan genre yang beragam.
Raisa mengaku bangga terpilih menjadi salah satu juri, meski dirinya berasal dari dunia vokal. Meski demikian, dia sangat familier dengan Pagelaran Sabang Merauke pada tahun-tahun sebelumnya.
"Pada akhirnya, menurutku, semua bentuk seni, baik tari, suara, musik, dan lain-lain, kita bisa melihat dan merasakan dari soul-nya,” tutur Raisa.
Penyanyi Yura Yunita tampil memeriahkan acara Road to Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Jakarta, Jumat (24/4/2026). JIBI/Feni Freycinetia
The Audition hingga National Dance Competition
Seperti perhelatan pada tahun lalu, iForte menyelenggarakan tiga acara penting sebagai bagian dari Road to Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya. Ketiga acara ini dirancang untuk membuka kesempatan partisipasi publik secara lebih luas, yaitu:
1. iForte National Dance Competition Inspirasi Diri
2. The Audition - Pagelaran Sabang Merauke
3. Parade Inspirasi Diri
iForte National Dance Competition Inspirasi Diri merupakan ajang kompetisi tari antarsekolah dan universitas yang ditujukan bagi pelajar SMA/SMK dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Sebanyak 30 tim terbaik dari 13 regional akan tampil pada Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu (25/4/2026) di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta mulai pukul 10.30 WIB. Pemenang Grand Final berkesempatan untuk tampil di panggung Cultural Fair ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ 2026.
Untuk acara The Audition, sebanyak 50 finalis terpilih yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia akan mengikuti tahap Grand Final pada Minggu (26/4/2026) di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta mulai pukul 10.30 WIB hingga 19.00 WIB.
Pada tahap ini, sebanyak 27 penari terbaik akan dipilih untuk mengikuti pelatihan intensif bersama para koreografer selama 3 bulan di Yogyakarta yang kemudian tampil dalam pertunjukan utama ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ 2026.
Terakhir, Parade Inspirasi Diri, yang menampilkan 143 penari dari 30 grup finalis National Dance Competition serta 50 finalis The Audition, akan mengikuti pawai pada Minggu pagi (26/4/2026) di area publik Car Free Day pada pukul 06.30 WIB hingga 09.00 WIB.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56