#30 tag 24jam
Harga HP atau smartphone, laptop, hingga tablet berpotensi naik seiring melonjaknya biaya cip memori yang dipicu oleh pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Apple salah satu yang mengumumkan rencana kenaikan harga produk.
Cip memori atau RAM merupakan komponen penting bagi berbagai perangkat komputasi, mulai dari ponsel, tablet, hingga laptop. Namun, pasokannya kini semakin terbatas karena tingginya permintaan dari pusat data AI.
Perusahaan teknologi seperti Nvidia, Advanced Micro Devices (AMD), dan Google berlomba mengamankan pasokan RAM untuk mendukung pengembangan teknologi AI mereka. Akibatnya, harga cip memori terus meningkat dan mulai membebani produsen maupun peritel perangkat elektronik.
Dampaknya mulai terlihat. Apple mengumumkan kenaikan harga MacBook dan iPad dengan meneruskan kenaikan biaya cip memori kepada konsumen. Perusahaan juga menyebut kelangkaan memori sebagai tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, serta mengisyaratkan masih ada potensi kenaikan harga berikutnya.
Analis Senior Gartner, Ranjit Atwal, memperkirakan kondisi itu akan berdampak besar terhadap pasar perangkat elektronik tahun ini. Berdasarkan riset Gartner yang dirilis pada Februari, pengiriman komputer pribadi (PC) secara global diproyeksikan turun 10,4%, sedangkan pengiriman smartphone diperkirakan merosot 8,4%.
Di saat yang sama, harga HP hingga laptop diperkirakan ikut meningkat. Gartner memperkirakan harga PC naik sekitar 17% dibandingkan level 2025, sementara harga smartphone diproyeksikan meningkat 13%.
Menurut Atwal, kenaikan kali ini berbeda dibandingkan lonjakan harga chip memori sebelumnya.
"Yang berbeda kali ini yakni seberapa besar kenaikan harga memori dan berapa lama harga tinggi itu akan bertahan," katanya dikutip dari CNBC Internasional, akhir pekan lalu (26/6).
Ia memperkirakan harga cip memori baru kembali mendekati level normal pada akhir 2027.
Meski kenaikan harga belum sepenuhnya terlihat di toko karena sebagian peritel telah menambah stok pada kuartal pertama tahun ini, Atwal menilai kondisi itu hanya bersifat sementara.
"Pada akhirnya semua akan terdampak. Akan tiba saatnya tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen," ujarnya.
Atwal juga menilai sebagian konsumen kemungkinan tidak langsung menyadari kenaikan harga. Banyak pengguna mengganti laptop setiap empat hingga lima tahun sehingga tidak lagi mengingat harga perangkat lama yang mereka beli. Meski demikian, dampaknya terhadap perilaku konsumen diperkirakan akan muncul dalam beberapa waktu ke depan.
Salah satu peritel elektronik terbesar di Amerika Serikat, Best Buy, memperkirakan divisi komputer menjadi bisnis yang paling terdampak akibat kenaikan harga cip memori.
CEO baru Best Buy Jason Bonfig mengatakan perusahaan sudah melihat kenaikan harga secara bertahap pada kuartal pertama dan memperkirakan harga jual rata-rata perangkat akan meningkat pada kuartal kedua. Kenaikan harga itu juga diperkirakan memengaruhi volume penjualan karena sensitivitas konsumen terhadap harga.
Meski begitu, hingga saat ini Best Buy belum melihat tanda-tanda konsumen mempercepat pembelian ataupun mengurangi belanja akibat kenaikan biaya cip memori. Perusahaan bahkan mencatat penjualan komputer dengan pertumbuhan positif selama sembilan kuartal berturut-turut.
Analis Loop Capital Anthony Chukumba menilai peritel besar seperti Best Buy akan lebih mampu menghadapi kondisi tersebut dibandingkan peritel kecil, karena memiliki posisi tawar yang lebih kuat terhadap pemasok. Hal itu memungkinkan mereka menahan kenaikan harga lebih lama.
Namun, risiko yang lebih besar tetap membayangi industri. Atwal memperingatkan mahalnya chip memori dapat membuat konsumen menunda penggantian smartphone maupun laptop. Jika tren itu berlanjut, siklus pembaruan perangkat akan semakin panjang dan produsen akan lebih sulit mendorong penjualan perangkat AI premium yang membutuhkan kapasitas memori lebih besar.
Kekhawatiran tersebut juga disampaikan sejumlah organisasi ritel di Amerika Serikat, termasuk National Retail Federation (NRF). Dalam surat kepada Departemen Keuangan dan Departemen Perdagangan AS, mereka meminta pemerintah meninjau ketidakseimbangan pasokan chip memori yang dinilai berpotensi memicu kenaikan harga signifikan bagi konsumen dalam jangka pendek.
Wakil Presiden Supply Chain and Customs Policy NRF Jon Gold mengatakan dampaknya bukan hanya kenaikan harga, tetapi juga potensi kelangkaan produk elektronik apabila pasokan chip memori tetap terbatas.
Menurutnya, jika konsumen semakin lama menahan penggunaan perangkat lama karena harga HP maupun laptop baru semakin mahal, pasar elektronik berisiko mengalami perlambatan yang turut memengaruhi peritel maupun produsen.
Hadapi Tekanan Kurs, Xiaomi dan POCO Tinjau Harga HP Secara Berkala
Xiaomi dan POCO meninjau harga HP secara berkala untuk menghadapi fluktuasi nilai tukar dan menjaga kualitas produk di tengah proyeksi kenaikan harga pada 2026. [484] url asal
#xiaomi-indonesia #poco-indonesia #harga-smartphone #fluktuasi-nilai-tukar #kenaikan-harga-hp #strategi-bisnis-xiaomi #inovasi-produk-xiaomi #ekosistem-xiaomi #performa-poco #nilai-produk-poco #pasar-s
(Bisnis.Com - Teknologi) 04/05/26 13:21
v/210337/
Bisnis.com, JAKARTA— Xiaomi Indonesia dan POCO mengungkapkan strategi bisnis di tengah fluktuasi nilai tukar, sekaligus merespons proyeksi kenaikan harga smartphone pada kuartal III/2026.
Terkait potensi kenaikan harga, Xiaomi Indonesia menyatakan penetapan value produk dipengaruhi oleh berbagai faktor. Karena itu, perusahaan melakukan peninjauan secara berkala untuk memastikan nilai yang dihadirkan tetap mencerminkan kualitas dan inovasi produk.
Dengan misi Innovation for Everyone, Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan teknologi yang relevan dan bernilai dengan mempertimbangkan dinamika pasar serta ekspektasi konsumen. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan optimal antara performa dan kualitas.
“Di tahun 2026 ini, kami optimis untuk terus memperkuat posisi Xiaomi di Indonesia dengan memperluas ekosistem terpadu,” kata Andi kepada Bisnis pada Senin (4/5/2026).
Dia menjelaskan, perluasan ekosistem tersebut dilakukan melalui visi Human x Car x Home, yang menghubungkan smartphone, AIoT, hingga perangkat home appliances dalam satu pengalaman terintegrasi guna mendukung gaya hidup modern pengguna.
Berkat strategi tersebut, lanjut Andi, Xiaomi berhasil menempati posisi sebagai vendor smartphone nomor satu di Indonesia pada 2025 berdasarkan laporan Omdia.
Sementara itu, PR Manager POCO Indonesia Novita Krisutami menuturkan value produk POCO dibangun dari prinsip Extreme Performance, Extreme Value.
“Artinya, setiap produk harus deliver performa maksimal dengan value yang tetap masuk akal untuk pengguna,” kata Novita.
Dia menambahkan, perusahaan terus melakukan peninjauan agar tetap relevan dengan dinamika pasar, tanpa menggeser fokus utama, yakni menghadirkan performa tinggi yang bisa langsung dirasakan pengguna.
Di tengah kondisi pasar yang semakin selektif, POCO masih melihat permintaan terhadap produk dengan value kuat, terutama yang mudah diakses konsumen.
“Termasuk melalui ketersediaan resmi produk POCO di berbagai kanal online,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai memberi tekanan pada industri teknologi. Kondisi ini diperkirakan berdampak pada kenaikan harga smartphone hingga laptop, yang mulai terasa pada kuartal III/2026 seiring masuknya stok baru dengan biaya impor lebih tinggi.
Direktur ICT Institute Heru Sutadi menjelaskan bahwa dampak pelemahan rupiah umumnya tidak langsung terasa di pasar. Pelaku industri masih cenderung menahan harga dengan memanfaatkan stok lama serta kontrak sebelumnya.
“Kenaikan harga umumnya mulai terlihat pada kuartal III 2026, saat stok baru masuk dengan biaya impor lebih tinggi,” kata Heru kepada Bisnis pada Senin (27/4/2026).
Dia menambahkan, jika depresiasi rupiah berlanjut, penyesuaian harga akan semakin meluas pada kuartal IV, terutama untuk segmen menengah dan premium. Meski demikian, sebagian pedagang kerap lebih cepat menaikkan harga dengan alasan penguatan dolar AS.
Menurut Heru, faktor global juga berperan besar dalam pembentukan harga. Penurunan pengiriman smartphone secara global dapat menahan harga sementara akibat melemahnya permintaan. Namun, jika terjadi kelangkaan chipset atau komponen, biaya produksi akan meningkat dan pada akhirnya diteruskan ke konsumen.
Dia menekankan, strategi produsen sebaiknya tidak agresif dalam menaikkan harga. Efisiensi biaya, diversifikasi pemasok, hingga strategi promosi dinilai lebih efektif dalam menjaga daya beli.
“Tak ketinggalan, pendekatan bertahap dalam penyesuaian harga juga akan membantu menjaga permintaan tetap stabil di tengah tekanan biaya,” katanya.
Fluktuasi Rupiah, HONOR Belum Berencana Naikkan Harga HP dalam Waktu Dekat
HONOR tidak berencana menaikkan harga smartphone meski rupiah melemah dan biaya logistik naik, dengan strategi efisiensi dan optimalisasi produksi. [364] url asal
#fluktuasi-rupiah #harga-hp #honor-smartphone #pelemahan-rupiah #harga-smartphone #krisis-pasokan-cip #efisiensi-rantai-pasok #optimalisasi-produksi #kelangkaan-chipset #fitur-premium #inovasi-smartpho
(Bisnis.Com - Teknologi) 28/04/26 12:04
v/205025/
Bisnis.com, JAKARTA — HONOR, produsen smartphone asal China, belum berencana menaikkan harga smartphone dalam waktu dekat di tengah sentimen krisis pasokan cip global hingga pelemahan nilai rupiah.
Head of Public Relations HONOR Indonesia Aryo Meidianto Aji mengakui adanya tekanan dari pelemahan rupiah dan kenaikan biaya logistik yang dirasakan hampir semua merek.
“Namun, sampai saat ini, HONOR sepertinya belum memiliki rencana untuk menaikkan harga smartphone dalam waktu dekat,” kata Aryo.
Dia menambahkan, perusahaan masih berupaya menyerap tekanan biaya tersebut melalui efisiensi rantai pasok dan optimalisasi produksi. Selain itu, HONOR juga telah mengantisipasi potensi kelangkaan chipset global dengan menjaga hubungan erat dengan pemasok utama seperti Qualcomm. Strategi lain yang ditempuh adalah menghadirkan fitur premium ke segmen menengah guna meningkatkan nilai produk.
“Dengan begitu, konsumen merasa ‘worth it’ meski budget terbatas,” katanya.
Sementara itu, Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng sebelumnya menyebut kondisi industri saat ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi hingga perubahan perilaku konsumen.
“Hingga ekspektasi yang semakin tinggi terhadap inovasi dan pengalaman penggunaan yang lebih terintegrasi,” kata Andi.
Dalam dinamika tersebut, minat terhadap produk dengan inovasi relevan dan nilai kuat dinilai masih terjaga. Ke depan, Xiaomi akan terus memperkuat portofolio dan menghadirkan pengalaman terintegrasi melalui ekosistemnya.
Di sisi lain, tekanan global juga tercermin dari data pengiriman. Secara global, pengiriman smartphone pada kuartal I/2026 tercatat turun sekitar 4,1% secara tahunan berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC). Sementara itu, di kawasan Asia Tenggara, pasar relatif lebih stabil dengan penurunan tipis sekitar 1% sepanjang 2025 berdasarkan Omdia Smartphone Market Pulse.
Adapun di Indonesia, persaingan pasar masih cukup ketat. Sepanjang 2025, pangsa pasar dipimpin oleh Samsung sekitar 16,78%, disusul Oppo 16,4% dan Xiaomi 14,5%, berdasarkan data StatCounter.
Namun, tekanan yang lebih besar justru datang dari sisi komponen. Research Analyst Devices Research International Data Corporation Indonesia Vanessa Aurelia mengungkapkan kekurangan memori diperkirakan masih akan berlangsung hingga 2027.
Kondisi tersebut membuat pasokan komponen tidak mencukupi kebutuhan vendor, sehingga produksi harus ditekan dan berdampak pada penurunan pengiriman secara global.
“Selain itu, keterbatasan pasokan juga telah mendorong kenaikan signifikan harga komponen memori. Hal ini semakin menekan vendor, karena kenaikan biaya input tidak hanya membatasi produksi, tetapi juga berkontribusi pada meningkatnya harga perangkat di pasar,” kata Vanessa.
Dihimpit Kurs dan Pasokan Global, Harga HP-Laptop Berpotensi Naik Kuartal III/2026
Harga smartphone dan laptop diprediksi naik pada kuartal III/2026 akibat pelemahan rupiah dan pasokan global. Kenaikan lebih terasa di kuartal IV. [480] url asal
#harga-hp #harga-laptop #fluktuasi-rupiah #nilai-tukar #dolar-as #industri-teknologi #kenaikan-harga #kuartal-iii-2026 #stok-baru #biaya-impor #depresiasi-rupiah #penyesuaian-harga #segmen-menengah #se
(Bisnis.Com - Teknologi) 27/04/26 19:07
v/204349/
Bisnis.com, JAKARTA — Fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa waktu terakhir diperkirakan berdampak pada tekanan pada industri teknologi. Kondisi ini diperkirakan memicu kenaikan harga smartphone hingga laptop, dengan proyeksi mulai terasa pada kuartal III/2026 seiring masuknya stok baru berbiaya impor lebih tinggi.
Direktur ICT Institute Heru Sutadi menjelaskan, dampak pelemahan rupiah umumnya tidak langsung terasa di pasar. Pelaku industri masih cenderung menahan harga dengan memanfaatkan stok lama serta kontrak sebelumnya.
“Kenaikan harga umumnya mulai terlihat pada kuartal III 2026, saat stok baru masuk dengan biaya impor lebih tinggi,” kata Heru kepada Bisnis pada Senin (27/4/2026).
Dia menambahkan, apabila depresiasi rupiah berlanjut, maka penyesuaian harga akan semakin meluas pada kuartal IV, terutama untuk segmen menengah dan premium. Meski demikian, dalam praktiknya, sebagian pedagang kerap lebih cepat menaikkan harga dengan alasan penguatan dolar AS.
Menurut Heru, faktor global juga memiliki peran besar dalam pembentukan harga. Penurunan pengiriman smartphone secara global dapat menahan harga sementara akibat melemahnya permintaan. Namun, jika terjadi kelangkaan chipset atau komponen, biaya produksi akan meningkat dan pada akhirnya diteruskan ke konsumen.
Dia menekankan, strategi produsen sebaiknya tidak agresif dalam menaikkan harga. Efisiensi biaya, diversifikasi pemasok, hingga strategi promosi dinilai lebih efektif menjaga daya beli.
“Tak ketinggalan, pendekatan bertahap dalam penyesuaian harga juga akan membantu menjaga permintaan tetap stabil di tengah tekanan biaya,” katanya.
Senada, Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community Tesar Sandikapura menilai kenaikan harga akan mulai terasa pada kuartal III dan mencapai puncaknya di kuartal IV/2026.
“Karena Q3 masih gunakan stok lama, tapi Q4 untuk model baru langsung ikuti harga kurs,” kata Tesar.
Dia juga menyoroti kuatnya pengaruh faktor global, bahkan dalam beberapa kasus bisa melampaui dampak kurs. Kelangkaan chipset dan terbatasnya suplai dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga lebih cepat dan lebih tinggi. Karena itu, dia meminta produsen tidak menaikkan harga secara agresif di tengah tekanan tersebut.
“Tahan harga, minim upgrade teknologi, perbanyak gimmick [bonus/cicilan], dan jaga segmen bawah tetap hidup,” katanya.
Diketahui meski nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,10% atau 18 poin ke Rp17.211 per dolar AS pada perdagangan Senin (27/4/2026), namun dibandingkan dengan bulan lalu pada hari yang sama nilainya melemah.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah pada perdagangan Selasa (28/4) akan melemah, sejalan dengan sentimen global dan domestik yang menyertai pasar.
"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.210 sampai Rp17.260 per dolar AS," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Sentimen dari global tak lain datang dari gejolak perang AS-Iran. Ibrahim bilang, para pedagang kini mempertimbangkan gangguan pasokan terhadap potensi dimulainya kembali pembicaraan damai antara AS dan Iran yang dapat membantu membatasi gangguan tersebut.
"Iran dilaporkan telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Dalam usulan tersebut, Teheran menawarkan untuk menunda negosiasi nuklir demi fokus pada penyelesaian konflik," kata Ibrahim.
Harga HP Diramal Naik Lagi Imbas Perang Iran dan AS, Terutama Samsung
Harga HP berpotensi naik lagi akibat gangguan di industri semikonduktor yang dipicu krisis global, mulai dari lonjakan permintaan AI hingga konflik Iran dengan AS yang mengancam pasokan bahan baku. [1,426] url asal
Harga HP sempat naik karena krisis semikonduktor imbas tingginya permintaan untuk AI sejak tahun lalu. Kini, industri semikonduktor juga terganggu oleh perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, sehingga berpotensi membuat harga ponsel kembali naik, terutama Samsung.
Dengan Selat Hormuz yang praktis tertutup sejak awal Maret imbas perang Iran dengan AS, membuat pasokan nafta telah berkurang tajam. Nafta adalah bahan baku utama untuk bahan kimia khusus yang digunakan dalam produksi semikonduktor termasuk photoresist.
Nafta yang dihasilkan selama penyulingan minyak mentah atau gas alam, sangat penting untuk pembuatan cip canggih yang digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari AI hingga sistem mobil.
Raksasa cip memori Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, termasuk di antara mereka yang paling terkena dampak. Padahal, produsen smartphone lebih dulu dihantam krisis cip dan memori, karena tingginya permintaan untuk AI.
Menurut media Korea Selatan, TheElec, pemasok photoresist utama Jepang telah memperingatkan kedua perusahaan itu tentang kemungkinan gangguan terhadap pengadaan bahan baku.
Samsung belum menanggapi permintaan komentar, sementara SK Hynix menolak berkomentar.
Kekurangan pasokan nafta diperkirakan paling berdampak pada node canggih yang bergantung pada litografi ultraviolet ekstrem (EUV), mengingat sensitivitas dan toleransi ketat dari proses tersebut.
“Lamanya hal itu (penutupan Selat Hormuz) berlangsung, sangat bergantung pada durasi perang,” kata ekonom senior di Natixis Corporate and Investment Bank Gary Ng dikutip dari South China Morning Post (SCMP), akhir pekan lalu (25/4).
Jepang mendominasi pasar photoresist global dengan JSR, Tokyo Ohka Kogyo, Shin-Etsu Chemical, dan Fujifilm memimpin pasokan di sektor semikonduktor, layar, dan papan sirkuit tercetak.
Keempat perusahaan itu menguasai 76% pasar global pada 2023. Mereka mencengkeram industri material kelas atas, menurut Shenzhen Enterprise Investment Research, mengutip data dari Asosiasi Industri Material Elektronik Cina.
Situasi itu menggarisbawahi kerapuhan rantai pasokan semikonduktor Asia, di mana produsen cip tetap sangat sensitif terhadap gangguan hulu dan hambatan logistik.
Sektor teknologi secara lebih luas sudah bersiap menghadapi ketidakstabilan berkepanjangan di Timur Tengah, yang dapat membebani produksi cip dan memperlambat perluasan pusat data AI.
Kekurangan Propylene Glycol Methyl Ether (PGME) dan Propylene Glycol Methyl Ether Acetate (PGMEA) diperkirakan memengaruhi node canggih yang menggunakan litografi EUV, menurut Phelix Lee, analis ekuitas senior di Morningstar. PGME dan PGMEA adalah pelarut penting yang dimurnikan secara kimia dari nafta yang memungkinkan pencetakan cip.
“Produsen semikonduktor menyimpan persediaan pengaman selama berbulan-bulan, dan ditambah dengan penggantian sebagian dari AS, kami memperkirakan setengah tahun, atau sedikit lebih dari itu, masih dianggap 'aman' dalam arti mempertahankan produksi chip,” kata Lee.
Taiwan dan Korea Selatan tetap menjadi pasar terbesar untuk photoresist.
Taiwan, tempat berdirinya Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), menyumbang 26,4% dari permintaan global, menurut perusahaan riset yang berbasis di Tokyo, Fuji Keizai. Sementara itu, Korea Selatan menyumbang 25,4%.
Fuji Keizai memperkirakan pasar photoresist global mencapai US$ 2,7 miliar tahun ini, meningkat 9% dibandingkan tahun lalu.
Analis di Isaiah Research, Joseph Chung mengatakan bahwa dampak jangka pendek pada TSMC mungkin dapat dibatasi.
“Dalam hal pengadaan bahan baku, TSMC terus mendiversifikasi strategi pasokannya dan telah membangun basis pemasok yang terdiversifikasi secara global,” katanya, seraya mencatat bahwa produsen cip utama biasanya mempertahankan cadangan persediaan untuk bahan-bahan utama mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan.
Rantai pasokan semikonduktor Cina tampaknya tidak terlalu terpengaruh secara langsung dibandingkan dengan Korea Selatan, yang mencerminkan fokusnya pada node proses yang sudah matang dan dorongannya untuk mencapai swasembada.
Para pemain domestik, termasuk Xuzhou B&C Chemical, telah memperluas kemampuan di berbagai bidang seperti photoresist. “Perusahaan semikonduktor terkemuka Tiongkok juga menunjukkan ketahanan rantai pasokan yang kuat berdasarkan investigasi kami,” kata Chung.
Negara tersebut kurang terkena dampak dalam artian memiliki rantai pasokan industri yang relatif lengkap untuk memproduksi berbagai material dan mencari solusi alternatif, kata Gary Ng dari Natixis.
Meskipun demikian, Cina tetap bergantung pada Jepang untuk material canggih. Meskipun upaya substitusi lokal sedang berlangsung, penggantian input tertentu masih dapat memengaruhi hasil produksi dan meningkatkan biaya.
Menurut perusahaan riset semikonduktor ICWise, Jepang menyumbang 56% dari impor photoresist Cina pada paruh pertama tahun lalu.
Krisis Cip Imbas AI
Harga HP diramal melonjak mulai tahun ini dan produsen elektronik disebut terancam bangkrut, karena tingginya penggunaan memori untuk industri kecerdasan buatan alias AI.
CEO Phison Electronics, semikonduktor asal Taiwan, Pua Khein-Seng mengatakan tingginya permintaan memori misalnya, NAND Flash untuk industri AI, berpotensi membuat produsen elektronik bangkrut. “Banyak vendor sistem akan bangkrut atau menghentikan lini produk karena kekurangan memori,” kata dia dikutip dari PCGamer, Minggu (22/2).
NAND Flash adalah jenis memori non-volatile atau tidak hilang saat listrik mati, yang dipakai untuk menyimpan data secara permanen. Teknologi ini menjadi fondasi storage modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, QLC dengan kapasitas besar.
Tren AI membuat permintaan cip dan memori melonjak. SK Hynix, produsen memori asal Korea Selatan, memperkirakan kekurangan pasokan akan berlanjut hingga akhir 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan meluas jauh melampaui 2026.
Selain ketersediaan memori yang menipis, produsen elektronik menghadapi tantangan dari sisi persyaratan pengadaan yang diperketat. Bahkan, ada pabrik memori yang meminta pembayaran tunai di muka hingga tiga tahun ke depan, bagi produsen elektronik yang ingin mengamankan kapasitas.
Skema seperti itu berpotensi membebani produsen perangkat yang memiliki margin tipis, terutama merek kecil dan menengah. Jika tidak mampu mengamankan pasokan lebih awal, mereka berisiko kehilangan akses terhadap komponen penting seperti NAND.
Dampaknya bisa beragam, mulai dari berkurangnya pilihan konfigurasi memori, kenaikan harga produk akhir, hingga kemungkinan penghentian sementara lini produk tertentu.
Harga HP Diramal Naik hingga Akhir Tahun
Keterbatasan pasokan cip dan memori juga memicu kenaikan harga. Samsung misalnya, menaikkan harga cip memori 30% - 60% per November 2025, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters. TrendForce juga melaporkan bahwa permintaan kontrak NAND Flash melonjak 60% pada November tahun lalu.
Sementara itu, Firma riset pasar khusus teknologi Counterpoint Research memproyeksikan harga memori naik 30% pada kuartal keempat 2025 dan berpotensi naik lagi 20% pada awal 2026.
Kondisi itu kemudian berdampak pada ketersediaan dan harga HP. Produksi ponsel pintar diperkirakan berkurang 200 juta sampai 250 juta unit.
Analis industri telekomunikasi memperkirakan kenaikan harga terburuk akan terjadi pada pertengahan 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku, sebagaimana dikutip dari Red94, pada Desember (10/12/2025).
Produsen yang terikat perjanjian jangka panjang yang dinegosiasikan sebelum kekurangan pasokan akan mulai merasakan kenaikan biaya yang pada kuartal kedua dan ketiga 2026.
International Data Corporation atau IDC dan Counterpoint Research sama-sama memperingatkan bahwa harga jual rata-rata smartphone akan meningkat secara signifikan selama paruh pertama tahun ini.
Harga jual rata-rata ponsel pintar diperkirakan naik menjadi US$ 465 atau Rp 7,75 juta (kurs Rp 16.680 per US$) pada 2026, dibandingkan US$ 457 atau Rp 7,6 juta pada 2025, menurut Direktur Riset Senior di IDC Nabila Popal dikutip dari CNN pada Desember.
Presiden Xiaomi Lu Weibing menekankan bahwa tekanan biaya pada produksi smartphone akan memburuk tahun depan. “Saya memperkirakan tekanan biaya akan jauh lebih berat tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata dia dikutip dari Qoo10, pada November (24/11/2025).
Kepala Pemasaran Produk Global Realme Francis Wong mengatakan industri semikonduktor sudah terbiasa bergulat dengan perubahan harga seiring munculnya teknologi baru. Akan tetapi, kali ini, mereka belum siap menghadapi kecepatan permintaan AI yang signifikan.
"Di sektor semikonduktor, akan selalu ada ketidaksesuaian (antara penawaran dan permintaan)," ujar Wang dikutip dari CNN, pada Desember (10/12). "Ini agak di luar dugaan."
Dikutip dari 91Mobiles, Francis Wong mengatakan penyebab utama kenaikan harga HP pada 2026 yakni meningkatnya biaya untuk komponen NAND Flash, DRAM, dan SSD, bagian integral dari penyimpanan dan memori di setiap gadget.
DRAM atau Dynamic Random Access Memory adalah memori volatile, data hilang saat listrik mati. Ini merupakan RAM utama komputer atau server yang dipakai untuk memproses data secara cepat. Sedangkan, SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan berbasis NAND Flash yang menggantikan hard disk lama. SSD menggunakan controller dan cip NAND untuk menyimpan data dengan performa jauh lebih cepat.
Komponen-komponen itu mengalami kenaikan harga yang berkelanjutan, karena pasokan yang semakin ketat dan persaingan yang meningkat untuk mendapatkan cip seiring tren AI. Tren AI mendorong permintaan memori kelas atas. Komponen yang selama ini digunakan untuk smartphone hingga laptop, kini diprioritaskan untuk pusat data AI, server, dan komputasi bandwidth tinggi.
Produsen cip telah mengalihkan kapasitas dari DRAM dan NAND standar kelas gadget ke memori kelas perusahaan seperti HBM atau High Bandwidth Memory. Pergeseran ini berdampak terhadap harga HP. “Ini masalah di seluruh industri, tidak ada merek yang dapat menghindar,” kata Wong dikutip dari 91Mobiles, pada November (27/11/2025).
Situasi itu semakin memburuk karena ketegangan perdagangan yang berkelanjutan, penyesuaian kembali rantai pasokan, dan fluktuasi mata uang. Dengan negara-negara yang memperketat aturan ekspor teknologi dan mendiversifikasi pusat manufaktur mereka, biaya produksi meningkat bersamaan dengan waktu tunggu yang lebih lama.
Daftar HP Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo dan iPhone yang Naik Harga per April 2026
Per April 2026, harga HP Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan iPhone naik hingga jutaan rupiah akibat biaya produksi dan nilai tukar rupiah yang melemah. [807] url asal
#samsung-harga-naik #xiaomi-harga-naik #oppo-harga-naik #vivo-harga-naik #iphone-harga-naik #hp-naik-harga #kenaikan-harga-hp #samsung-april-2026 #xiaomi-april-2026 #oppo-april-2026 #vivo-april-2026
(Bisnis.Com - Teknologi) 08/04/26 10:53
v/184857/
Bisnis.com, JAKARTA — Per April 2026, beberapa merek HP seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan iPhone terpantau mengalami kenaikan harga, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Untuk kalangan Android, kenaikan harga bervariatif mulai dari Rp100 ribu hingga lebih dari Rp1,2 juta.
Sedangkan iPhone terpantau mengalami fluktuasi harga, dengan beberapa model mengalami kenaikan signifikan dari harga sebelumnya per Maret 2026 hingga April 2026, terutama seri iPhone 15 dan iPhone 16, dengan kenaikan mulai dari Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta.
Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh biaya produksi global, terutama pada komponen seperti chipset dan memori yang mengalami lonjakan harga karena tingginya permintaan untuk industri AI.
Selain itu, kenaikan juga dipicu oleh turunnya nilai tukar rupiah, yang saat ini tembus Rp17.050–Rp17.200.
Berikut daftar HP yang naik harga per April 2026:
Samsung
Galaxy A07 4/64 GB: Rp1.599.000 (dari Rp1.399.000, naik Rp200.000)
Galaxy A07 4/128 GB: Rp1.899.000 (dari Rp1.699.000, naik Rp200.000)
Galaxy A07 6/128 GB: Rp2.199.000 (dari Rp1.999.000, naik Rp200.000)
Galaxy A07 8/256 GB: Rp2.599.000 (dari Rp2.399.000, naik Rp200.000)
Galaxy A17 8/128 GB: Rp3.499.000 (dari Rp3.099.000, naik Rp400.000)
Galaxy A17 8/256 GB: Rp3.999.000 (dari Rp3.499.000, naik Rp500.000)
Galaxy A17 5G 8/256 GB: Rp4.499.000 (dari Rp3.799.000, naik Rp700.000)
Galaxy A26 5G 8/256 GB: Rp4.999.000 (dari Rp4.299.000, naik Rp700.000)
Galaxy A36 5G 8/256 GB: Rp5.699.000 (dari Rp5.299.000, naik Rp400.000)
Galaxy A36 5G 12/256 GB: Rp6.399.000 (dari Rp5.799.000, naik Rp600.000)
Galaxy A56 5G 8/256 GB: Rp6.699.000 (dari Rp6.299.000, naik Rp400.000)
Galaxy A56 5G 12/256 GB: Rp7.199.000 (dari Rp6.799.000, naik Rp400.000)
Xiaomi
Xiaomi 15T 12/256 GB: Rp7.500.000 (dari Rp6.500.000, naik Rp1.000.000)
Xiaomi 15T 12/512 GB: Rp8.000.000 (dari Rp7.500.000, naik Rp500.000)
Xiaomi 15T Pro 12/512 GB: Rp10.500.000 (dari Rp10.000.000, naik Rp500.000)
Redmi
Redmi A5 4/128 GB: Rp1.600.000 (dari Rp1.400.000, naik Rp200.000)
Redmi 15C 6/128 GB: Rp2.049.000 (dari Rp1.800.000, naik Rp249.000)
Redmi 15C 8/256 GB: Rp2.249.000 (dari Rp2.000.000, naik Rp249.000)
Redmi 15 8/128 GB: Rp2.500.000 (dari Rp2.300.000, naik Rp200.000)
Redmi 15 8/256 GB: Rp2.700.000 (dari Rp2.500.000, naik Rp200.000)
Poco
Poco C85 6/128 GB: Rp1.949.000 (dari Rp1.549.000, naik Rp400.000)
Poco C85 8/256 GB: Rp2.149.000 (dari Rp1.700.000, naik Rp449.000)
Poco M7 8/256 GB: Rp2.649.000 (dari Rp2.500.000, naik Rp149.000)
Oppo
Oppo A6 Pro 5G 8/256 GB: Rp4.799.000 (dari Rp4.699.000, naik Rp100.000)
Oppo A6 Pro 4G 8/128 GB: Rp4.099.000 (dari Rp3.699.000, naik Rp400.000)
Oppo A6 Pro 4G 8/256 GB: Rp4.499.000 (dari Rp3.999.000, naik Rp500.000)
Oppo A6 4G 6/128 GB: Rp4.099.000 (dari Rp2.899.000, naik Rp1.200.000)
Oppo A6 4G 6/256 GB: Rp4.399.000 (dari Rp3.299.000, naik Rp1.100.000)
Oppo A6x 4G 4/64 GB: Rp2.099.000 (dari Rp1.599.000, naik Rp500.000)
Oppo A6x 4G 4/128 GB: Rp2.799.000 (dari Rp1.799.000, naik Rp1.000.000)
Oppo A6x 4G 6/128 GB: Rp3.499.000 (dari Rp2.399.000, naik Rp1.100.000)
Oppo A6x 4G 6/256 GB: Rp3.899.000 (dari Rp2.699.000, naik Rp1.200.000)
Oppo A6x 4G 8/128 GB: Rp3.799.000 (dari Rp3.599.000, naik Rp200.000)
Oppo A6t Pro 5G 8/256 GB: Rp4.799.000 (dari Rp4.699.000, naik Rp100.000)
Vivo
Vivo Y19sGT 5G 6/128 GB: Rp2.199.000 (dari Rp1.999.000, naik Rp200.000)
Vivo Y19sGT 5G 8/256 GB: Rp2.799.000 (dari Rp2.399.000, naik Rp400.000)
Vivo V60 Lite 8/128 GB: Rp4.699.000 (dari Rp4.099.000, naik Rp600.000)
Vivo V60 Lite 8/256 GB: Rp5.299.000 (dari Rp4.499.000, naik Rp800.000)
iPhone
iPhone 15 128 GB: Rp12.749.000 (dari Rp11.249.000, naik Rp1.500.000)
iPhone 16 128 GB: Rp14.999.000 (dari Rp13.999.000, naik Rp1.000.000)
iPhone 16 256 GB: Rp16.699.000 (dari Rp15.999.000, naik Rp700.000)
iPhone 16 512 GB: Rp20.999.000 (dari Rp19.999.000, naik Rp1.000.000)
Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan nilai tukar. (Nur Amalina)
Penjualan Smartphone Meningkat Lebaran 2026, Samsung dan iPhone jadi Incaran
Penjualan smartphone di Tangerang meningkat saat Lebaran 2026, dengan Samsung dan iPhone menjadi incaran utama. Harga naik, namun permintaan tetap tinggi. [425] url asal
#smartphone-lebaran #penjualan-smartphone #hp-samsung #hp-iphone #samsung-s26 #iphone-13 #iphone-14 #iphone-17 #harga-smartphone #kenaikan-harga-hp #tukar-tambah-iphone #tukar-tambah-android #preferens
(Bisnis.Com - Teknologi) 28/03/26 18:05
v/175338/
Bisnis.com, JAKARTA — Pedagang smartphone di Tangerang mencatatkan kenaikan penjualan pada momen Lebaran 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Merek iPhone dan Samsung menjadi incaran.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan di salah satu gerai penjualan ponsel, tepatnya di Supermal Karawaci, penjual smartphone yang benama Tiar mengatakan penjualan selama Ramadan hingga pasca Lebaran tahun ini meningkat dibanding Lebaran tahun sebelumnya.
“Samsung ada peningkatan, dari tahun sebelumnya juga masih worth it apalagi sekarang ada seri S26,” kata Tiar saat ditemui Bisnis, Jumat (27/3/2026).
Tiar juga menjelaskan per Februari 2026 harga smartphone mengalami kenaikan. Kenaikan harga ini berlaku untuk semua brand. Dia juga menyebut beberapa seri Samsung mengalami kenaikan sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000, seperti seri A56, A36, A17, dan A07.
Untuk smartphone dengan kenaikan harga tertinggi, kata Tiar, adalah merek Oppo. Sayangnya, kenaikan harga tersebut berdampak pada penjualan yang kurang laku.
“Oppo naiknya Rp500.000, untuk seri Reno 15 bulan depan kemungkinan bakal naik lagi,” katanya.
Selain itu, iPhone juga mengalami peningkatan penjualan. Jika dibandingkan tahun lalu, peningkatannya terlihat hingga sekitar 40%. Sales iPhone bernama Caca juga menjelaskan, penjualan iPhone meningkat, khususnya di seri iPhone 13, 14, dan 17.
“Harga iPhone untuk sekarang naik, karena banyak yang discontinue dan sudah tidak ada di iBox, tapi penjualan kita meningkat banget,” kata Caca.
Tidak hanya itu, Caca juga menjelaskan kebanyakan konsumen melakukan tukar tambah untuk meng upgrade perangkat lama mereka. Tukar tambah ini berlaku baik untuk pengguna iPhone maupun Android.
Namun, mayoritas konsumen yang melakukan tukar tambah berasal dari pengguna Android yang ingin beralih ke iPhone. Untuk model yang paling dicari adalah iPhone 13, seri itu sangat diminati untuk pengguna Android yang baru beralih ke iPhone.
Caca juga menjelaskan ada peningkatan harga, seperti iPhone 13 yang sebelumnya sekitar Rp8.250.000 kini naik menjadi Rp8.500.000 karena stok resmi di distributor seperti iBox sudah habis. Sementara itu, iPhone 14 dijual sekitar Rp8.750.000.
“iPhone 17 peminatnya juga tinggi banget, apalagi kalau lihat dari ketersediaan stok,” ujarnya.
Preferensi Masyarakat dalam Membeli Smartphone
Dalam memilih ponsel, konsumen memiliki preferensi yang berbeda-beda tergantung kebutuhan. Namun secara umum, kapasitas penyimpanan menjadi faktor utama, diikuti oleh kualitas kamera.
Segmentasi juga terlihat jelas, anak-anak cenderung tidak terlalu memprioritaskan spesifikasi tinggi, sementara remaja dan orang dewasa lebih mempertimbangkan storage (128GB–256GB) dan kamera.
Rentang harga pembelian ponsel juga berbeda berdasarkan kelompok pengguna. Untuk anak-anak dan ibu-ibu, kisaran harga berada di Rp1–2 juta. Sementara untuk Gen Z, kisaran harga meningkat ke sekitar Rp3 jutaan. Namun banyak juga konsumen kelas atas yang memilih HP Flagship. (Nur Amalina)
Harga HP Diramal Melonjak dan Produsen Elektronik Terancam Bangkrut karena AI
Harga HP diprediksi melonjak karena tingginya permintaan memori NAND Flash untuk industri AI, yang mengancam kelangsungan hidup produsen elektronik. [774] url asal
Harga HP diramal melonjak mulai tahun ini dan produsen elektronik disebut terancam bangkrut, karena tingginya penggunaan memori untuk industri kecerdasan buatan alias AI.
CEO Phison Electronics, semikonduktor asal Taiwan, Pua Khein-Seng mengatakan tingginya permintaan memori misalnya, NAND Flash untuk industri AI, berpotensi membuat produsen elektronik bangkrut. “Banyak vendor sistem akan bangkrut atau menghentikan lini produk karena kekurangan memori,” kata dia dikutip dari PCGamer, Minggu (22/2).
NAND Flash adalah jenis memori non-volatile atau tidak hilang saat listrik mati, yang dipakai untuk menyimpan data secara permanen. Teknologi ini menjadi fondasi storage modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, QLC dengan kapasitas besar.
Tren AI membuat permintaan cip dan memori melonjak. SK Hynix, produsen memori asal Korea Selatan, memperkirakan kekurangan pasokan akan berlanjut hingga akhir 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan meluas jauh melampaui 2026.
Selain ketersediaan memori yang menipis, produsen elektronik menghadapi tantangan dari sisi persyaratan pengadaan yang diperketat. Bahkan, ada pabrik memori yang meminta pembayaran tunai di muka hingga tiga tahun ke depan, bagi produsen elektronik yang ingin mengamankan kapasitas.
Skema seperti itu berpotensi membebani produsen perangkat yang memiliki margin tipis, terutama merek kecil dan menengah. Jika tidak mampu mengamankan pasokan lebih awal, mereka berisiko kehilangan akses terhadap komponen penting seperti NAND.
Dampaknya bisa beragam, mulai dari berkurangnya pilihan konfigurasi memori, kenaikan harga produk akhir, hingga kemungkinan penghentian sementara lini produk tertentu.
Harga HP Naik karena AI
Keterbatasan pasokan cip dan memori juga memicu kenaikan harga. Samsung misalnya, menaikkan harga cip memori 30% - 60% per November 2025, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters. TrendForce juga melaporkan bahwa permintaan kontrak NAND Flash melonjak 60% pada November tahun lalu.
Sementara itu, Firma riset pasar khusus teknologi Counterpoint Research memproyeksikan harga memori naik 30% pada kuartal keempat 2025 dan berpotensi naik lagi 20% pada awal 2026.
Kondisi itu kemudian berdampak pada ketersediaan dan harga HP. Produksi ponsel pintar diperkirakan berkurang 200 juta sampai 250 juta unit.
Analis industri telekomunikasi memperkirakan kenaikan harga terburuk akan terjadi pada pertengahan 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku, sebagaimana dikutip dari Red94, pada Desember (10/12/2025).
Produsen yang terikat perjanjian jangka panjang yang dinegosiasikan sebelum kekurangan pasokan akan mulai merasakan kenaikan biaya yang pada kuartal kedua dan ketiga 2026.
International Data Corporation atau IDC dan Counterpoint Research sama-sama memperingatkan bahwa harga jual rata-rata smartphone akan meningkat secara signifikan selama paruh pertama tahun ini.
Harga jual rata-rata ponsel pintar diperkirakan naik menjadi US$ 465 atau Rp 7,75 juta (kurs Rp 16.680 per US$) pada 2026, dibandingkan US$ 457 atau Rp 7,6 juta pada 2025, menurut Direktur Riset Senior di IDC Nabila Popal dikutip dari CNN pada Desember.
Presiden Xiaomi Lu Weibing menekankan bahwa tekanan biaya pada produksi smartphone akan memburuk tahun depan. “Saya memperkirakan tekanan biaya akan jauh lebih berat tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata dia dikutip dari Qoo10, pada November (24/11/2025).
Kepala Pemasaran Produk Global Realme Francis Wong mengatakan industri semikonduktor sudah terbiasa bergulat dengan perubahan harga seiring munculnya teknologi baru. Akan tetapi, kali ini, mereka belum siap menghadapi kecepatan permintaan AI yang signifikan.
"Di sektor semikonduktor, akan selalu ada ketidaksesuaian (antara penawaran dan permintaan)," ujar Wang dikutip dari CNN, pada Desember (10/12). "Ini agak di luar dugaan."
Dikutip dari 91Mobiles, Francis Wong mengatakan penyebab utama kenaikan harga HP pada 2026 yakni meningkatnya biaya untuk komponen NAND Flash, DRAM, dan SSD, bagian integral dari penyimpanan dan memori di setiap gadget.
DRAM atau Dynamic Random Access Memory adalah memori volatile, data hilang saat listrik mati. Ini merupakan RAM utama komputer atau server yang dipakai untuk memproses data secara cepat. Sedangkan, SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan berbasis NAND Flash yang menggantikan hard disk lama. SSD menggunakan controller dan cip NAND untuk menyimpan data dengan performa jauh lebih cepat.
Komponen-komponen itu mengalami kenaikan harga yang berkelanjutan, karena pasokan yang semakin ketat dan persaingan yang meningkat untuk mendapatkan cip seiring tren AI. Tren AI mendorong permintaan memori kelas atas. Komponen yang selama ini digunakan untuk smartphone hingga laptop, kini diprioritaskan untuk pusat data AI, server, dan komputasi bandwidth tinggi.
Produsen cip telah mengalihkan kapasitas dari DRAM dan NAND standar kelas gadget ke memori kelas perusahaan seperti HBM atau High Bandwidth Memory. Pergeseran ini berdampak terhadap harga HP. “Ini masalah di seluruh industri, tidak ada merek yang dapat menghindar,” kata Wong dikutip dari 91Mobiles, pada November (27/11/2025).
Situasi itu semakin memburuk karena ketegangan perdagangan yang berkelanjutan, penyesuaian kembali rantai pasokan, dan fluktuasi mata uang. Dengan negara-negara yang memperketat aturan ekspor teknologi dan mendiversifikasi pusat manufaktur mereka, biaya produksi meningkat bersamaan dengan waktu tunggu yang lebih lama.
Harga HP Flagship Xiaomi 17 hingga Samsung Galaxy S26 Diramal Naik pada 2026
Harga HP flagship diramal naik, imbas kelangkaan pasokan cip memori. Xiaomi 17 Ultra disebut-sebut akan menjadi ponsel kelas atas pertama yang mengalami kenaikan harga. [1,074] url asal
Harga HP atau handphoneflagship diramal naik, imbas kelangkaan pasokan cip memori. Xiaomi 17 Ultra disebut-sebut akan menjadi ponsel kelas atas pertama yang mengalami kenaikan harga.
Xiaomi 17 Ultra yang dirilis pada 25 Desember di Cina dibanderol 6.999 Yuan atau setara Rp 16,7 juta (kurs Rp2.393 per Yuan). Harganya 10% lebih mahal ketimbang Xiaomi 15 Ultra yang diluncurkan pada Maret 6.499 Yuan atau Rp 15,5 juta.
Media Korea Selatan Aju News melaporkan pada Rabu (24/12), harga Samsung Galaxy S26 dan iPhone 18, berpotensi lebih mahal ketimbang pendahulunya.
Samsung bahkan menargetkan penjualan seri Galaxy S26, Galaxy Z Flip 8, dan Galaxy Z Fold 8 sekitar 10% lebih mahal dibandingkan target penjualan flagship mereka tahun ini.
Sementara itu, Counterpoint memperkirakan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) smartphone secara global akan naik sekitar 6,9% pada 2026. Kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh strategi cost pass-through, produsen membebankan kenaikan biaya produksi kepada konsumen.
Padahal sebelumnya, analis memperkirakan kelangkaan cip memori berpengaruh besar terhadap HP kelas menengah alias mid-range dan kelas baawah atau entry level. Namun gawai flagship juga terkena dampak.
Biaya komponen (bill of materials) untuk gadget dengan harga di bawah US$ 200 atau kisaran Rp 3 jutaan (kurs Rp16.770 per US$), diperkirakan melonjak hingga 30%. Sebaliknya, ponsel kelas atas diproyeksikan mengalami kenaikan biaya produksi yang relatif lebih kecil secara proporsional.
Penyebab Harga HP Naik pada 2026
Riset International Data Corporation atau IDC menunjukkan, kekurangan pasokan cip memori global membuat biaya produksi gadget naik. Kondisi ini juga akan mengurangi produksi gawai terutama kelas bawah hingga menengah berbasis sistem operasi alias OS Android, di mana pembeli lebih sensitif terhadap harga.
Akibatnya, jumlah ponsel Android kelas bawah dan menengah diperkirakan turun pada 2026. Sedangkan harga HP rata-rata atau ASP diramal meningkat menjadi US$ 465 atau Rp 7,75 juta (kurs Rp 16.670 per US$) dibandingkan US$ 457 atau Rp 7,6 juta pada 2025.
“Seiring komponen memori menjadi semakin terbatas dan mahal, produsen menghadapi tekanan yang meningkat, untuk menaikkan harga HP,” kata Direktur Riset IDC Anthony Scarsella dikutip dari keterangan pers, Senin (15/12). “Vendor perlu mengadopsi strategi yang berbeda untuk melindungi pangsa pasar mereka.”
Ia memperkirakan beberapa OEM atau Original Equipment Manufacturer terpaksa menaikkan harga komponen. OEM adalah perusahaan yang memproduksi komponen atau produk untuk perusahaan lain, yang kemudian menjualnya dengan merek mereka sendiri.
OEM umum diterapkan di industri otomotif, elektronik, dan IT. Misalnya Apple bekerja sama dengan OEM Samsung Display untuk memproduksi layar iPhone.
Anthony Scarsella juga memproyeksikan, sebagian OEM menyesuaikan portofolio ke arah model HP yang lebih mahal dengan margin yang lebih tinggi untuk mengurangi sebagian dampak kenaikan harga memori.
“Tahun depan akan menjadi masa yang menantang bagi industri ini,” kata dia.
IDC pun memprediksi pengiriman smartphone di seluruh dunia hanya tumbuh 1,5% secara tahunan alias year on year (yoy) tahun ini menjadi 1,25 miliar. Sedangkan pada tahun depan, turun 0,9% yoy.
| Tahun | Android + Harmony | iOS | Total Pasar |
|---|---|---|---|
| 2024 | 7,9% | -0,5% | 6,2% |
| 2025 | 0,4% | 6,1% | 1,5% |
| 2026 | 0,0% | -4,2% | -0,9% |
| 2027 | 2,4% | 5,4% | 3,0% |
Firma riset pasar khusus teknologi Counterpoint Research memproyeksikan harga memori naik 30% pada kuartal keempat 2025 dan berpotensi naik lagi 20% pada awal tahun depan.
Hal itu menandai krisis yang semakin parah, dengan kenaikan harga cip 50% sejak awal tahun. Lonjakan ini belum pernah terjadi sebelumnya, dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Samsung misalnya, menaikkan harga cip memori 30% - 60% per November, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters. Sementara itu, TrendForce melaporkan bahwa permintaan kontrak NAND Flash melonjak 60% pada November.
NAND Flash adalah jenis memori non-volatile atau tidak hilang saat listrik mati, yang dipakai untuk menyimpan data secara permanen. Teknologi ini menjadi fondasi storage modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, QLC dengan kapasitas besar.
SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan berbasis NAND Flash yang menggantikan hard disk lama. SSD menggunakan controller dan cip NAND untuk menyimpan data dengan performa jauh lebih cepat.
Kenaikan harga cip disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi AI canggih. Teknologi ini membutuhkan kapasitas memori yang besar dan canggih, yang menyebabkan lonjakan permintaan cip global.
Akibatnya, seluruh rantai pasokan elektronik terpengaruh, dengan produsen besar seperti Samsung mengurangi alokasi produksi memori untuk HP guna memprioritaskan kebutuhan infrastruktur AI.
Kekurangan pasokan meluas ke memori DRAM dan NAND flash, sehingga menghilangkan opsi penggantian komponen apa pun.
SK Hynix, produsen memori asal Korea Selatan, memperkirakan kekurangan pasokan akan berlanjut hingga akhir 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan meluas jauh melampaui 2026.
Analis industri telekomunikasi memperkirakan kenaikan harga terburuk akan terjadi pada pertengahan 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku, sebagaimana dikutip dari Red94, dua pekan lalu (10/12).
Produsen yang terikat perjanjian jangka panjang yang dinegosiasikan sebelum kekurangan pasokan akan mulai merasakan kenaikan biaya yang pada kuartal kedua dan ketiga 2026.
Presiden Xiaomi Lu Weibing menekankan bahwa tekanan biaya pada produksi smartphone akan memburuk tahun depan. “Saya memperkirakan tekanan biaya akan jauh lebih berat tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata dia dikutip dari Qoo10, bulan lalu (24/11).
Kepala Pemasaran Produk Global Realme Francis Wong mengatakan industri semikonduktor sudah terbiasa bergulat dengan perubahan harga seiring munculnya teknologi baru. Tetapi, kali ini, mereka belum siap menghadapi kecepatan permintaan AI yang signifikan.
"Di sektor semikonduktor, akan selalu ada ketidaksesuaian (antara penawaran dan permintaan)," ujar Wang dikutip dari CNN, dua pekan lalu (10/12). "Ini agak di luar dugaan."
Dikutip dari 91Mobiles, Francis Wong mengatakan penyebab utama kenaikan harga HP pada 2026 yakni meningkatnya biaya untuk komponen NAND Flash, DRAM, dan SSD, bagian integral dari penyimpanan dan memori di setiap gadget.
Komponen-komponen itu mengalami kenaikan harga yang berkelanjutan, karena pasokan yang semakin ketat dan persaingan yang meningkat untuk mendapatkan cip seiring tren AI.
Tren AI mendorong permintaan memori kelas atas. Komponen yang selama ini digunakan untuk smartphone hingga laptop, kini diprioritaskan untuk pusat data AI, server, dan komputasi bandwidth tinggi.
Produsen cip telah mengalihkan kapasitas dari DRAM dan NAND standar kelas ponsel pintar ke memori kelas perusahaan seperti HBM atau High Bandwidth Memory.
Pergeseran itu berdampak terhadap harga HP. “Ini masalah di seluruh industri, tidak ada merek yang dapat menghindar,” kata Wong dikutip dari 91Mobiles, bulan lalu (27/11).
Situasi itu semakin memburuk karena ketegangan perdagangan yang berkelanjutan, penyesuaian kembali rantai pasokan, dan fluktuasi mata uang. Dengan negara-negara yang memperketat aturan ekspor teknologi dan mendiversifikasi pusat manufaktur mereka, biaya produksi meningkat bersamaan dengan waktu tunggu yang lebih lama.
Harga HP Naik 2026, Xiaomi hingga Realme Diramal Perbanyak Ponsel RAM 4GB
Harga HP diperkirakan naik pada 2026. Untuk mengatasi hal ini, produsen diproyeksikan memperbanyak varian ponsel dengan RAM 4GB, dibandingkan standar saat ini 8GB. [1,172] url asal
Harga HP atau handphone diperkirakan naik pada 2026. Untuk mengatasi hal ini, produsen diproyeksikan memperbanyak varian ponsel dengan RAM 4GB.
TrendForce memperkirakan bahwa kelangkaan DRAM akan berlanjut hingga akhir 2027. “Kondisi ini akan memaksa produsen menghadirkan ponsel harga terjangkau atau entry level dengan hanya memiliki RAM 4G,” demikian isi laporan, dikutip Senin (15/12).
DRAM atau Dynamic Random Access Memory adalah memori volatile, data hilang saat listrik mati. Ini merupakan RAM utama komputer atau server yang dipakai untuk memproses data secara cepat.
Smartphone dewasa ini menggunakan RAM 8GB sebagai standar. Akan tetapi, merek-merek gawai kini harus menyesuaikan diri karena kelangkaan cip memori.
Kelangkaan memori juga akan berdampak terhadap ketersediaan varian RAM tinggi pada HP kelas menengah alias mid-range dan unggulan atau flagship. Rinciannya sebagai berikut:
| Perangkat | Segmen Pasar | Spesifikasi Terbaru | Spesifikasi Sebelumnya | Catatan |
| HP | Flagship | 12–16 GB | 12–16 GB | Transisi ke RAM 16 GB berjalan lebih lambat dari perkiraan. |
| HP | Mid-range | 6–8 GB | 6–12 GB | Varian RAM 12 GB akan secara bertahap menghilang dari segmen menengah. |
| HP | Entry-level | 4 GB | 4–8 GB | Dengan keterbatasan spesifikasi pemasok dan tekanan biaya ekstrem, kapasitas kembali ke 4 GB. |
| Notebook | Flagship | 16–64 GB | 16–64 GB | Pengiriman utama terkonsentrasi pada RAM 16 GB. |
| Notebook | Mid-range | 8–16 GB | 8–16 GB | Konfigurasi memori masih didominasi 8–16 GB, namun tren pengiriman bergeser ke 8 GB. |
| Notebook | Entry-level | 8 GB | 8 GB | Sulit diturunkan lebih jauh dalam jangka pendek. |
Bahkan, rumor dari Repeater 002 menunjukkan beberapa merek gadget akan menghadirkan kembali penyimpanan MicroSD yang dapat diperluas. MicroSD adalah kartu memori portabel berukuran sangat kecil (15x11x1mm) yang berfungsi sebagai penyimpanan data tambahan untuk perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, drone, dan kamera.
Selain kartu MicroSD, ada kemungkinan merek-merek HP akan mengadaptasi faktor bentuk yang lebih kecil seperti Biwin CL100 Mini SSD yang ukurannya kira-kira sebesar Nano SIM, namun memberikan kecepatan baca dan tulis masing-masing 3700 MB/s dan 3400 MB/s dan tersedia dalam ukuran hingga 2TB.
Harganya tidak murah, dengan Biwin CL100 Mini SSD versi 512GB dibanderol CNY 599 atau Rp 1,4 juta (kurs Rp 2.62 per CNY).
Penyebab Harga HP Naik pada 2026
Riset International Data Corporation atau IDC menunjukkan, kekurangan pasokan cip memori global membuat biaya produksi gadget naik. Kondisi ini juga akan mengurangi produksi gawai terutama kelas bawah hingga menengah berbasis sistem operasi alias OS Android, di mana pembeli lebih sensitif terhadap harga.
Akibatnya, jumlah ponsel Android kelas bawah dan menengah diperkirakan turun pada 2026. Sedangkan harga HP rata-rata atau ASP diramal meningkat menjadi US$ 465 atau Rp 7,75 juta (kurs Rp 16.670 per US$) dibandingkan US$ 457 atau Rp 7,6 juta pada 2025.
“Seiring komponen memori menjadi semakin terbatas dan mahal, produsen menghadapi tekanan yang meningkat, untuk menaikkan harga HP,” kata Direktur Riset IDC Anthony Scarsella dikutip dari keterangan pers, Senin (15/12). “Vendor perlu mengadopsi strategi yang berbeda untuk melindungi pangsa pasar mereka.”
Ia memperkirakan beberapa OEM atau Original Equipment Manufacturer terpaksa menaikkan harga komponen. OEM adalah perusahaan yang memproduksi komponen atau produk untuk perusahaan lain, yang kemudian menjualnya dengan merek mereka sendiri.
OEM umum diterapkan di industri otomotif, elektronik, dan IT. Misalnya Apple bekerja sama dengan OEM Samsung Display untuk memproduksi layar iPhone.
Anthony Scarsella juga memproyeksikan, sebagian OEM menyesuaikan portofolio ke arah model HP yang lebih mahal dengan margin yang lebih tinggi untuk mengurangi sebagian dampak kenaikan harga memori.
“Tahun depan akan menjadi masa yang menantang bagi industri ini,” kata dia.
IDC pun memprediksi pengiriman smartphone di seluruh dunia hanya tumbuh 1,5% secara tahunan alias year on year (yoy) tahun ini menjadi 1,25 miliar. Sedangkan pada tahun depan, turun 0,9% yoy.
| Tahun | Android + Harmony | iOS | Total Pasar |
|---|---|---|---|
| 2024 | 7,9% | -0,5% | 6,2% |
| 2025 | 0,4% | 6,1% | 1,5% |
| 2026 | 0,0% | -4,2% | -0,9% |
| 2027 | 2,4% | 5,4% | 3,0% |
Firma riset pasar khusus teknologi Counterpoint Research memproyeksikan harga memori naik 30% pada kuartal keempat 2025 dan berpotensi naik lagi 20% pada awal tahun depan.
Hal itu menandai krisis yang semakin parah, dengan kenaikan harga cip 50% sejak awal tahun. Lonjakan ini belum pernah terjadi sebelumnya, dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Samsung misalnya, menaikkan harga cip memori 30% - 60% per November, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters. Sementara itu, TrendForce melaporkan bahwa permintaan kontrak NAND Flash melonjak 60% pada November.
NAND Flash adalah jenis memori non-volatile atau tidak hilang saat listrik mati, yang dipakai untuk menyimpan data secara permanen. Teknologi ini menjadi fondasi storage modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, QLC dengan kapasitas besar.
SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan berbasis NAND Flash yang menggantikan hard disk lama. SSD menggunakan controller dan cip NAND untuk menyimpan data dengan performa jauh lebih cepat.
Kenaikan harga cip disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi AI canggih. Teknologi ini membutuhkan kapasitas memori yang besar dan canggih, yang menyebabkan lonjakan permintaan cip global.
Akibatnya, seluruh rantai pasokan elektronik terpengaruh, dengan produsen besar seperti Samsung mengurangi alokasi produksi memori untuk HP guna memprioritaskan kebutuhan infrastruktur AI.
Kekurangan pasokan meluas ke memori DRAM dan NAND flash, sehingga menghilangkan opsi penggantian komponen apa pun.
SK Hynix, produsen memori asal Korea Selatan, memperkirakan kekurangan pasokan akan berlanjut hingga akhir 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan meluas jauh melampaui 2026.
Analis industri telekomunikasi memperkirakan kenaikan harga terburuk akan terjadi pada pertengahan 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku, sebagaimana dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Produsen yang terikat perjanjian jangka panjang yang dinegosiasikan sebelum kekurangan pasokan akan mulai merasakan kenaikan biaya yang pada kuartal kedua dan ketiga 2026.
Presiden Xiaomi Lu Weibing menekankan bahwa tekanan biaya pada produksi smartphone akan memburuk tahun depan. “Saya memperkirakan tekanan biaya akan jauh lebih berat tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata dia dikutip dari Qoo10, beberapa waktu lalu (24/11).
Kepala Pemasaran Produk Global Realme Francis Wong mengatakan industri semikonduktor sudah terbiasa bergulat dengan perubahan harga seiring munculnya teknologi baru. Tetapi, kali ini, mereka belum siap menghadapi kecepatan permintaan AI yang signifikan.
"Di sektor semikonduktor, akan selalu ada ketidaksesuaian (antara penawaran dan permintaan)," ujar Wang dikutip dari CNN, Rabu (10/12). "Ini agak di luar dugaan."
Dikutip dari 91Mobiles, Francis Wong mengatakan penyebab utama kenaikan harga HP pada 2026 yakni meningkatnya biaya untuk komponen NAND Flash, DRAM, dan SSD, bagian integral dari penyimpanan dan memori di setiap gadget.
Komponen-komponen itu mengalami kenaikan harga yang berkelanjutan, karena pasokan yang semakin ketat dan persaingan yang meningkat untuk mendapatkan cip seiring tren AI.
Tren AI mendorong permintaan memori kelas atas. Komponen yang selama ini digunakan untuk smartphone hingga laptop, kini diprioritaskan untuk pusat data AI, server, dan komputasi bandwidth tinggi.
Produsen cip telah mengalihkan kapasitas dari DRAM dan NAND standar kelas ponsel pintar ke memori kelas perusahaan seperti HBM atau High Bandwidth Memory.
Pergeseran itu berdampak terhadap harga HP. “Ini masalah di seluruh industri, tidak ada merek yang dapat menghindar,” kata Wong dikutip dari 91Mobiles, dua pekan lalu (27/11).
Situasi itu semakin memburuk karena ketegangan perdagangan yang berkelanjutan, penyesuaian kembali rantai pasokan, dan fluktuasi mata uang. Dengan negara-negara yang memperketat aturan ekspor teknologi dan mendiversifikasi pusat manufaktur mereka, biaya produksi meningkat bersamaan dengan waktu tunggu yang lebih lama.
Harga HP Naik 2026 karena Cip Langka, Ponsel RAM 4GB Diramal Makin Banyak
Harga HP diperkirakan naik pada 2026. Untuk mengatasi hal ini, produsen diproyeksikan memperbanyak varian ponsel dengan RAM 4GB, dibandingkan standar saat ini 8GB. [1,172] url asal
Harga HP atau handphone diperkirakan naik pada 2026. Untuk mengatasi hal ini, produsen diproyeksikan memperbanyak varian ponsel dengan RAM 4GB.
TrendForce memperkirakan bahwa kelangkaan DRAM akan berlanjut hingga akhir 2027. “Kondisi ini akan memaksa produsen menghadirkan ponsel harga terjangkau atau entry level dengan hanya memiliki RAM 4G,” demikian isi laporan, dikutip Senin (15/12).
DRAM atau Dynamic Random Access Memory adalah memori volatile, data hilang saat listrik mati. Ini merupakan RAM utama komputer atau server yang dipakai untuk memproses data secara cepat.
Smartphone dewasa ini menggunakan RAM 8GB sebagai standar. Akan tetapi, merek-merek gawai kini harus menyesuaikan diri karena kelangkaan cip memori.
Kelangkaan memori juga akan berdampak terhadap ketersediaan varian RAM tinggi pada HP kelas menengah alias mid-range dan unggulan atau flagship. Rinciannya sebagai berikut:
| Perangkat | Segmen Pasar | Spesifikasi Terbaru | Spesifikasi Sebelumnya | Catatan |
| HP | Flagship | 12–16 GB | 12–16 GB | Transisi ke RAM 16 GB berjalan lebih lambat dari perkiraan. |
| HP | Mid-range | 6–8 GB | 6–12 GB | Varian RAM 12 GB akan secara bertahap menghilang dari segmen menengah. |
| HP | Entry-level | 4 GB | 4–8 GB | Dengan keterbatasan spesifikasi pemasok dan tekanan biaya ekstrem, kapasitas kembali ke 4 GB. |
| Notebook | Flagship | 16–64 GB | 16–64 GB | Pengiriman utama terkonsentrasi pada RAM 16 GB. |
| Notebook | Mid-range | 8–16 GB | 8–16 GB | Konfigurasi memori masih didominasi 8–16 GB, namun tren pengiriman bergeser ke 8 GB. |
| Notebook | Entry-level | 8 GB | 8 GB | Sulit diturunkan lebih jauh dalam jangka pendek. |
Bahkan, rumor dari Repeater 002 menunjukkan beberapa merek gadget akan menghadirkan kembali penyimpanan MicroSD yang dapat diperluas. MicroSD adalah kartu memori portabel berukuran sangat kecil (15x11x1mm) yang berfungsi sebagai penyimpanan data tambahan untuk perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, drone, dan kamera.
Selain kartu MicroSD, ada kemungkinan merek-merek HP akan mengadaptasi faktor bentuk yang lebih kecil seperti Biwin CL100 Mini SSD yang ukurannya kira-kira sebesar Nano SIM, namun memberikan kecepatan baca dan tulis masing-masing 3700 MB/s dan 3400 MB/s dan tersedia dalam ukuran hingga 2TB.
Harganya tidak murah, dengan Biwin CL100 Mini SSD versi 512GB dibanderol CNY 599 atau Rp 1,4 juta (kurs Rp 2.62 per CNY).
Penyebab Harga HP Naik pada 2026
Riset International Data Corporation atau IDC menunjukkan, kekurangan pasokan cip memori global membuat biaya produksi gadget naik. Kondisi ini juga akan mengurangi produksi gawai terutama kelas bawah hingga menengah berbasis sistem operasi alias OS Android, di mana pembeli lebih sensitif terhadap harga.
Akibatnya, jumlah ponsel Android kelas bawah dan menengah diperkirakan turun pada 2026. Sedangkan harga HP rata-rata atau ASP diramal meningkat menjadi US$ 465 atau Rp 7,75 juta (kurs Rp 16.670 per US$) dibandingkan US$ 457 atau Rp 7,6 juta pada 2025.
“Seiring komponen memori menjadi semakin terbatas dan mahal, produsen menghadapi tekanan yang meningkat, untuk menaikkan harga HP,” kata Direktur Riset IDC Anthony Scarsella dikutip dari keterangan pers, Senin (15/12). “Vendor perlu mengadopsi strategi yang berbeda untuk melindungi pangsa pasar mereka.”
Ia memperkirakan beberapa OEM atau Original Equipment Manufacturer terpaksa menaikkan harga komponen. OEM adalah perusahaan yang memproduksi komponen atau produk untuk perusahaan lain, yang kemudian menjualnya dengan merek mereka sendiri.
OEM umum diterapkan di industri otomotif, elektronik, dan IT. Misalnya Apple bekerja sama dengan OEM Samsung Display untuk memproduksi layar iPhone.
Anthony Scarsella juga memproyeksikan, sebagian OEM menyesuaikan portofolio ke arah model HP yang lebih mahal dengan margin yang lebih tinggi untuk mengurangi sebagian dampak kenaikan harga memori.
“Tahun depan akan menjadi masa yang menantang bagi industri ini,” kata dia.
IDC pun memprediksi pengiriman smartphone di seluruh dunia hanya tumbuh 1,5% secara tahunan alias year on year (yoy) tahun ini menjadi 1,25 miliar. Sedangkan pada tahun depan, turun 0,9% yoy.
| Tahun | Android + Harmony | iOS | Total Pasar |
|---|---|---|---|
| 2024 | 7,9% | -0,5% | 6,2% |
| 2025 | 0,4% | 6,1% | 1,5% |
| 2026 | 0,0% | -4,2% | -0,9% |
| 2027 | 2,4% | 5,4% | 3,0% |
Firma riset pasar khusus teknologi Counterpoint Research memproyeksikan harga memori naik 30% pada kuartal keempat 2025 dan berpotensi naik lagi 20% pada awal tahun depan.
Hal itu menandai krisis yang semakin parah, dengan kenaikan harga cip 50% sejak awal tahun. Lonjakan ini belum pernah terjadi sebelumnya, dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Samsung misalnya, menaikkan harga cip memori 30% - 60% per November, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters. Sementara itu, TrendForce melaporkan bahwa permintaan kontrak NAND Flash melonjak 60% pada November.
NAND Flash adalah jenis memori non-volatile atau tidak hilang saat listrik mati, yang dipakai untuk menyimpan data secara permanen. Teknologi ini menjadi fondasi storage modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, QLC dengan kapasitas besar.
SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan berbasis NAND Flash yang menggantikan hard disk lama. SSD menggunakan controller dan cip NAND untuk menyimpan data dengan performa jauh lebih cepat.
Kenaikan harga cip disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi AI canggih. Teknologi ini membutuhkan kapasitas memori yang besar dan canggih, yang menyebabkan lonjakan permintaan cip global.
Akibatnya, seluruh rantai pasokan elektronik terpengaruh, dengan produsen besar seperti Samsung mengurangi alokasi produksi memori untuk HP guna memprioritaskan kebutuhan infrastruktur AI.
Kekurangan pasokan meluas ke memori DRAM dan NAND flash, sehingga menghilangkan opsi penggantian komponen apa pun.
SK Hynix, produsen memori asal Korea Selatan, memperkirakan kekurangan pasokan akan berlanjut hingga akhir 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan meluas jauh melampaui 2026.
Analis industri telekomunikasi memperkirakan kenaikan harga terburuk akan terjadi pada pertengahan 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku, sebagaimana dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Produsen yang terikat perjanjian jangka panjang yang dinegosiasikan sebelum kekurangan pasokan akan mulai merasakan kenaikan biaya yang pada kuartal kedua dan ketiga 2026.
Presiden Xiaomi Lu Weibing menekankan bahwa tekanan biaya pada produksi smartphone akan memburuk tahun depan. “Saya memperkirakan tekanan biaya akan jauh lebih berat tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata dia dikutip dari Qoo10, beberapa waktu lalu (24/11).
Kepala Pemasaran Produk Global Realme Francis Wong mengatakan industri semikonduktor sudah terbiasa bergulat dengan perubahan harga seiring munculnya teknologi baru. Tetapi, kali ini, mereka belum siap menghadapi kecepatan permintaan AI yang signifikan.
"Di sektor semikonduktor, akan selalu ada ketidaksesuaian (antara penawaran dan permintaan)," ujar Wang dikutip dari CNN, Rabu (10/12). "Ini agak di luar dugaan."
Dikutip dari 91Mobiles, Francis Wong mengatakan penyebab utama kenaikan harga HP pada 2026 yakni meningkatnya biaya untuk komponen NAND Flash, DRAM, dan SSD, bagian integral dari penyimpanan dan memori di setiap gadget.
Komponen-komponen itu mengalami kenaikan harga yang berkelanjutan, karena pasokan yang semakin ketat dan persaingan yang meningkat untuk mendapatkan cip seiring tren AI.
Tren AI mendorong permintaan memori kelas atas. Komponen yang selama ini digunakan untuk smartphone hingga laptop, kini diprioritaskan untuk pusat data AI, server, dan komputasi bandwidth tinggi.
Produsen cip telah mengalihkan kapasitas dari DRAM dan NAND standar kelas ponsel pintar ke memori kelas perusahaan seperti HBM atau High Bandwidth Memory.
Pergeseran itu berdampak terhadap harga HP. “Ini masalah di seluruh industri, tidak ada merek yang dapat menghindar,” kata Wong dikutip dari 91Mobiles, dua pekan lalu (27/11).
Situasi itu semakin memburuk karena ketegangan perdagangan yang berkelanjutan, penyesuaian kembali rantai pasokan, dan fluktuasi mata uang. Dengan negara-negara yang memperketat aturan ekspor teknologi dan mendiversifikasi pusat manufaktur mereka, biaya produksi meningkat bersamaan dengan waktu tunggu yang lebih lama.
Harga HP Android Diramal Naik pada 2026 Imbas Pasokan Cip, iPhone 18 Ditunda
Harga HP entry level dan mid-range, termasuk Android, diperkirakan naik pada 2026. Bagaimana dengan iPhone 18? [1,131] url asal
#harga-hp #xiaomi #realme #iphone-18 #iphone-18e #update-me #insight
Harga HP atau handphone kelas terjangkau atau entry level dan menengah alias mid-range diperkirakan naik pada 2026, karena paling terkena dampak langkanya pasokan cip memori akibat tren AI. Bagaimana dengan iPhone Apple, terutama iPhone 18 yang akan dirilis 2026?
Riset International Data Corporation atau IDC menunjukkan, kekurangan pasokan cip memori global membuat biaya produksi gadget naik. Kondisi ini juga akan mengurangi produksi gawai terutama kelas bawah hingga menengah berbasis sistem operasi alias OS Android, di mana pembeli lebih sensitif terhadap harga.
Akibatnya, jumlah ponsel Android kelas bawah dan menengah diperkirakan turun pada 2026. Sedangkan harga HP rata-rata atau ASP diramal meningkat menjadi US$ 465 atau Rp 7,75 juta (kurs Rp 16.670 per US$) dibandingkan US$ 457 atau Rp 7,6 juta pada 2025.
“Seiring komponen memori menjadi semakin terbatas dan mahal, produsen menghadapi tekanan yang meningkat, untuk menaikkan harga HP,” kata Direktur Riset IDC Anthony Scarsella dikutip dari keterangan pers, Senin (15/12). “Vendor perlu mengadopsi strategi yang berbeda untuk melindungi pangsa pasar mereka.”
Ia memperkirakan beberapa OEM atau Original Equipment Manufacturer terpaksa menaikkan harga komponen. OEM adalah perusahaan yang memproduksi komponen atau produk untuk perusahaan lain, yang kemudian menjualnya dengan merek mereka sendiri.
OEM umum diterapkan di industri otomotif, elektronik, dan IT. Misalnya Apple bekerja sama dengan OEM Samsung Display untuk memproduksi layar iPhone.
Anthony Scarsella juga memproyeksikan, sebagian OEM menyesuaikan portofolio ke arah model HP yang lebih mahal dengan margin yang lebih tinggi untuk mengurangi sebagian dampak kenaikan harga memori.
“Tahun depan akan menjadi masa yang menantang bagi industri ini,” kata dia.
IDC pun memprediksi pengiriman smartphone di seluruh dunia hanya tumbuh 1,5% secara tahunan alias year on year (yoy) tahun ini menjadi 1,25 miliar. Sedangkan pada tahun depan, turun 0,9% yoy.
| Tahun | Android + Harmony | iOS | Total Pasar |
|---|---|---|---|
| 2024 | 7,9% | -0,5% | 6,2% |
| 2025 | 0,4% | 6,1% | 1,5% |
| 2026 | 0,0% | -4,2% | -0,9% |
| 2027 | 2,4% | 5,4% | 3,0% |
Firma riset pasar khusus teknologi Counterpoint Research memproyeksikan harga memori naik 30% pada kuartal keempat 2025 dan berpotensi naik lagi 20% pada awal tahun depan.
Hal itu menandai krisis yang semakin parah, dengan kenaikan harga cip 50% sejak awal tahun. Lonjakan ini belum pernah terjadi sebelumnya, dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Samsung misalnya, menaikkan harga cip memori 30% - 60% per November, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters. Sementara itu, TrendForce melaporkan bahwa permintaan kontrak NAND Flash melonjak 60% pada November.
NAND Flash adalah jenis memori non-volatile atau tidak hilang saat listrik mati, yang dipakai untuk menyimpan data secara permanen. Teknologi ini menjadi fondasi storage modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, QLC dengan kapasitas besar.
SSD atau Solid State Drive adalah perangkat penyimpanan berbasis NAND Flash yang menggantikan hard disk lama. SSD menggunakan controller dan cip NAND untuk menyimpan data dengan performa jauh lebih cepat.
Kenaikan harga cip disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi AI canggih. Teknologi ini membutuhkan kapasitas memori yang besar dan canggih, yang menyebabkan lonjakan permintaan cip global.
Akibatnya, seluruh rantai pasokan elektronik terpengaruh, dengan produsen besar seperti Samsung mengurangi alokasi produksi memori untuk HP guna memprioritaskan kebutuhan infrastruktur AI.
Kekurangan pasokan meluas ke memori DRAM dan NAND flash, sehingga menghilangkan opsi penggantian komponen apa pun. DRAM atau Dynamic Random Access Memory adalah memori volatile, data hilang saat listrik mati. Ini merupakan RAM utama komputer atau server yang dipakai untuk memproses data secara cepat.
SK Hynix, produsen memori asal Korea Selatan, memperkirakan kekurangan pasokan akan berlanjut hingga akhir 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan meluas jauh melampaui 2026.
Analis industri telekomunikasi memperkirakan kenaikan harga terburuk akan terjadi pada pertengahan 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku, sebagaimana dikutip dari Red94, Rabu (10/12).
Produsen yang terikat perjanjian jangka panjang yang dinegosiasikan sebelum kekurangan pasokan akan mulai merasakan kenaikan biaya yang pada kuartal kedua dan ketiga 2026.
Presiden Xiaomi Lu Weibing menekankan bahwa tekanan biaya pada produksi smartphone akan memburuk tahun depan. “Saya memperkirakan tekanan biaya akan jauh lebih berat tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata dia dikutip dari Qoo10, beberapa waktu lalu (24/11).
Kepala Pemasaran Produk Global Realme Francis Wong mengatakan industri semikonduktor sudah terbiasa bergulat dengan perubahan harga seiring munculnya teknologi baru. Tetapi, kali ini, mereka belum siap menghadapi kecepatan permintaan AI yang signifikan.
"Di sektor semikonduktor, akan selalu ada ketidaksesuaian (antara penawaran dan permintaan)," ujar Wang dikutip dari CNN, Rabu (10/12). "Ini agak di luar dugaan."
Dikutip dari 91Mobiles, Francis Wong mengatakan penyebab utama kenaikan harga HP pada 2026 yakni meningkatnya biaya untuk komponen NAND Flash, DRAM, dan SSD, bagian integral dari penyimpanan dan memori di setiap gadget.
Komponen-komponen itu mengalami kenaikan harga yang berkelanjutan, karena pasokan yang semakin ketat dan persaingan yang meningkat untuk mendapatkan cip seiring tren AI.
Tren AI mendorong permintaan memori kelas atas. Komponen yang selama ini digunakan untuk smartphone hingga laptop, kini diprioritaskan untuk pusat data AI, server, dan komputasi bandwidth tinggi.
Produsen cip telah mengalihkan kapasitas dari DRAM dan NAND standar kelas ponsel pintar ke memori kelas perusahaan seperti HBM atau High Bandwidth Memory.
Pergeseran itu berdampak terhadap harga HP. “Ini masalah di seluruh industri, tidak ada merek yang dapat menghindar,” kata Wong dikutip dari 91Mobiles, dua pekan lalu (27/11).
Situasi itu semakin memburuk karena ketegangan perdagangan yang berkelanjutan, penyesuaian kembali rantai pasokan, dan fluktuasi mata uang. Dengan negara-negara yang memperketat aturan ekspor teknologi dan mendiversifikasi pusat manufaktur mereka, biaya produksi meningkat bersamaan dengan waktu tunggu yang lebih lama.
Apple Tunda Peluncuran iPhone 18 dan iPhone 18e karena Harga Cip Memori Naik
IDC mencatat kinerja Apple justru membaik pada akhir tahun ini. Pengiriman iPhone diperkirakan tumbuh 6,1% yoy pada 2025, naik tajam dari 3,9% pada tahun lalu.
Apple diprediksi akan mencetak rekor pengiriman pada 2025, menjadi lebih dari 247 juta unit. “Ini berkat kesuksesan seri iPhone 17,” kata Direktur Riset Senior IDC Nabila Popal. “Di Cina, pasar terbesar Apple, permintaan besar iPhone 17 telah secara signifikan mempercepat kinerja Apple.”
Data Penjualan Bulanan Tiongkok IDC, iPhone 17 menduduki peringkat pertama dengan pangsa pasar lebih dari 20% di Cina pada Oktober – November. IDC pun merevisi perkiraan pertumbuhan Apple di Cina untuk kuartal keempat dari 9% menjadi 17% secara tahunan.
Kisah sukses Apple terjadi di semua wilayah, termasuk AS dan Eropa Barat yang sebelumnya mengalami perlambatan.
Seiring kenaikan biaya produksi, Apple pun menunda peluncuran iPhone terbaru versi reguler hingga 2027. Dikutip dari Macrumors, perusahaan Amerika Serikat ini disebut-sebut hanya akan meluncurkan tiga model iPhone 18 pada 2026, yakni iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone 18 Fold.
Sedangkan iPhone 18 dan iPhone 18e yang versi lebih murah, akan diluncurkan pada 2027.
Hal itu menunjukkan betapa hati-hatinya para pemain besar mengatur waktu peluncuran utama di tengah lanskap yang jenuh. Selain itu, kekurangan memori global mengubah rencana produk, mendorong produsen membuat HP yang lebih mahal.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56